MYO
Chart of B
Account
DAFTAR PERKIRAAN ( ACCOUNT LIST)
Dalam MYOB, daftar perkiraan dikelompokkan sebagai berikut:
• 1-xxxx Asset Aktiva/Harta
• 2-xxxx Liability Hutang/Kewajiban
• 3-xxxx Equity Modal/Ekuitas
• 4-xxxx Income Pendapatan
• 5-xxxx Cost of Sales Beban Pokok
• 6-xxxx Expense Penjualan
Beban Usaha
• 8-xxxx Other Income Pendapatan lain
• 9-xxxx Other Expenses Beban lain
2
Tipe Perkiraan
• Header
Berfungsi untuk mengelompokkan perkiraan yang sejenis,
perkiraan ini tidak dapat digunakan untuk transaksi (non
postable).
• Detail
Terletak di bawah Header, perkiraan dapat digunakan
untuk transaksi (Postable).
3
Pembuatan Daftar Akun
Secara umum dalam MYOB Accounting
terdapat tiga (3) cara mengentri daftar akun,
yaitu:
[Link] daftar akun yang
sudah tersedia dalam program MYOB
Accounting
[Link] daftar akun dengan cara
mengimpor akun
[Link] daftar akun secara manual
pada MYOB Accounting
Adapun yang akan kita praktekkan pada
latihan ini adalah membuat akun dengan cara
ke-dua yaitu membuat akun dengan cara impor
akun.
IMPOR DATA
Import akun → metode yang digunakan agar
pekerjaan membuat daf tar akun menjadi
lebih cepat dan lebih praktis , ser ta daftar
akun yang telah dibuat dapat digunakan lagi
untuk data perusahaan yang lain .
Langkah-langkah dalam mengimpor data di
MYOB adalah sebagai berikut.
1: Membuat daftar akun di Microsoft Excel
a. Setelah daftar akun diketik sesuai
dengan urutan seperti gambar, klik File –
Save As
IMPOR DATA
Import akun → metode yang digunakan agar
pekerjaan membuat daftar akun menjadi
lebih cepat dan lebih praktis , serta daftar
akun yang telah dibuat dapat digunakan lagi
untuk data perusahaan yang lain.
Langkah-langkah dalam mengimpor data di
MYOB adalah sebagai berikut.
1: Membuat daftar akun di Microsoft Excel
b. Tentukan nama dan
lokasi penyimpanan file,
kemudian
klik Save
IMPOR DATA
Import akun → metode yang digunakan agar
pekerjaan membuat daf tar akun menjadi
lebih cepat dan lebih praktis , serta daftar
akun yang telah dibuat dapat digunakan lagi
untuk data perusahaan yang lain.
Langkah-langkah dalam mengimpor data di
MYOB adalah sebagai berikut.
1: Membuat daftar akun di Microsoft Excel
c. Setelah file tersimpan dalam format
Excel (*.xls), simpan file data akun ke Klik File – Save As. Ubah Save As Type
dalam format Text (Tab menjadi Text (Tab Delimited) dengan
cara mengklik tanda panah yang ada pada
Delimited).
IMPOR DATA
Import akun → metode yang digunakan agar
pekerjaan membuat daftar akun menjadi
lebih cepat dan lebih praktis , ser ta daftar
akun yang telah dibuat dapat digunakan lagi
untuk data perusahaan yang lain.
Langkah-langkah dalam mengimpor data di
MYOB adalah sebagai berikut.
1: Membuat daftar akun di Microsoft Excel
d. Klik
save
IMPOR DATA
Import akun → metode yang digunakan agar
pekerjaan membuat daftar akun menjadi
lebih cepat dan lebih praktis , ser ta daftar
akun yang telah dibuat dapat digunakan lagi
untuk data perusahaan yang lain. e. Klik Ok – kemudian
Yes
Langkah-langkah dalam mengimpor data di
MYOB adalah sebagai berikut.
1: Membuat daftar akun di Microsoft Excel
f. Apabila file Akun tersebut sudah benar tersimpan dalam format
Text, maka tulisan Sheet 1 pada worksheet akan berubah
menjadi Nama File
nya. Misalnya menjadi Data Akun.
IMPOR DATA
Import akun → metode yang digunakan agar
pekerjaan membuat daftar akun menjadi
lebih cepat dan lebih praktis , ser ta daftar
akun yang telah dibuat dapat digunakan lagi
untuk data perusahaan yang lain.
Langkah-langkah dalam mengimpor data di
MYOB adalah sebagai berikut.
1: Membuat daftar akun di Microsoft Excel
g. Agar daftar akun dapat diimport ke dalam MYOB, maka Microsoft
Excel ini
harus ditutup terlebih dahulu. Klik File – Exit atau Close,
IMPOR DATA
Langkah 2: Bukalah kembali program MYOB 18 yang Anda buat.
a. Klik Menu File – Import Data – b. Pada kolom Duplicate Record pilih
Accounts – Account Update Existing Records, Klik
Information Continue
IMPOR DATA
Langkah 2: Bukalah kembali program MYOB 18 yang Anda buat.
c. Carilah file Data [Link] yang d. klik Match All. Jika telah sesuai dengan
sebelumnya telah Anda buat, klik file tersebut masing- masing nama, kemudian klik
lalu klik Open. Import.
IMPOR DATA
Langkah 2: Bukalah kembali program MYOB 18 yang Anda buat.
IMPORT DONE
e. Setelah proses import data selesai,
klik OK
Menata Daftar Akun
Langkah-langkahnya :
[Link] perkiraan yang tidak digunakan (tidak ada tanda
linked account nya *)
Kecuali :
- Akun Header Jenis Perkiraan (1-000 Assets, 2-000 Liability
dan sebagainya)
- Akun Current Earning (ubah menjadi Laba Tahun Berjalan)
dan Retained Earning (ubah menjadi Laba ditahan)
[Link] akun-akun yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan
[Link] akun-akun yang belum ada sesuai dengan kebutuhan
perusahaan
47
Menghapus Perkiraan/Akun
Menghapus Akun “Cash In Bank”
1. Klik modul Account lalu Account List
2. Klik ganda pada akun 1-0100 “ Cheque Account”
15
Menghapus Perkiraan/Akun
• Pilih menu Edit > Delete Account
16
Meng-edit Perkiraan/Akun
Mengedit Akun “Cash In Bank”
• Klik ganda pada akun 1-0100 “ Cheque Account”
• Gantikan Nomor akun menjadi 1-1110
• Gantikan Nama akun menjadi “Cash In Bank”
17
Meng-edit Perkiraan/Akun
Mengedit Akun “Cash In Bank”
• Klik OK
18
Edit Akun
Klik dua kali pada akun yang iingin di
rubah. Maka muncul tampilan seperti
berikut
Pada account number diubah sesuai dengan
nomor akun yang benar, Pada account name
diubah dengan nama akun yang benar Klik ok
Mengisi Saldo
•Pastikan link Tracking Receivable : Accounts Receivable
Awal buku besar
Klik setup
Balance
Account opening Balance
Muncul
tampilan
seperti
berikut
Isi semua saldo awal akun.
Perhatikan penempatan Jika semua sudah di isi dan
saldo akun kontra amount left to be allocated
sudah menunjukan angka 0
maka klik ok
Mengisi Saldo
Awal buku besar
• Dari menu utama Setup>Balances>Account Opening Balances
• Input saldo awal neraca seperti gambar di bawah ini.
• Pastikan saldo awal telah diinput dengan benar, dengan ciri saldo Rp.0,00 pada bagian bawah
tampilan. (Amount left to be allocated Rp 0,00).
2. Pengaturan LINKED ACCOUNT
Pengaturan Linked Account ada 3 macam yaitu :
[Link] and Banking Accounts
[Link] Accounts
[Link] Accounts
Pilih Menu Setup > Linked Accounts
22
Accounts & Banking Accounts
Dari menu utama pilih Setup,
Pilih dan klik Linked Accounts,
Pilih dan klik Account and banking Accounts
Pastikan link Undeposited Funds : Cash In Bank
23
Accounts & Banking Accounts
24
Accounts & Banking Accounts
• Equity Account for Current Earnings
Untuk menampung selisih laba/ rugi (saldo dari jumlah
account income – cost of sales –expense + other income
– other expense) dapat juga dinamakan sebagau laba/ rugi tahun
(periode) berjalan.
• Equity Account for Retained Earnings
Untuk menampung laba/ rugi pada tahun-tahun sebelumnya yang
tidak dibagi ke pemilik, dan telah dilakukan tutup buku tahunan.
25
Accounts & Banking Accounts
• Equity Account for Historical Balancing
Untuk menampung selisih saldo debit dan kredit pada saat
pengisian saldo awal. Pengisian saldo awal dilakukan pada
masa awal transaksi perpindahan data manual ke komputer
atau dari software lain ke MYOB. Jika account ini masih ada
angkanya berarti masa transisi transisi belum berhasil dilakukan
dengan baik. Jadi account ini harus bersaldo NOL sebelum
melakukan transaksi.
• Bank Account for Undeposited Funds
Account ini untuk menampung penerimaan dari custumer yang
berbentuk giro dan belum jatuh tempo. Jadi sebelum dana/ giro
tersebut cair dan masih dalam masa kliring dimasukkan dalam
account ini. Setelah cair baru dilakukan deposit ke bank yang
bersangkutan. 36
Sales Linked Accounts
Dari menu utama pilih Setup,
Pilih dan klik Linked Accounts,
Pilih dan klik Sales Accounts
Pastikan link Tracking Receivable : Accounts Receivable
Dan Link Customer Receipts : Cash In Bank
Isikan link untuk pendapatan jasa angkut penjualan, potongan
penjualan, dan Denda lambat bayar sesuai akun perusahaan
Klik OK
37
Sales Linked Accounts
37
Sales Linked Accounts
• Asset for Tracking Receivables
Untuk menampung akun piutang dagang (buku besar umum
piutang usaha/ piutang dagang)
• Bank for Customers Receipts
Untuk menampung akun kas/ bank yang digunakan untuk
menerima pembayaran piutang dari pelanggan.
• Income Account for Freight
untuk menampung account pendapatan angkut saat field freight
transaksi sales invoice diisi angkanya.
• Liability Account for Customer Deposits
Untuk menampung akun uang muka penjualan yang diterima dari
customer karena melakukan pembayaran di muka atau sales
order (receive payment from order)
29
Sales Linked Accounts
• Expense or Cost of Sales Account for Discounts
Untuk menampung akun potongan penjualan yang akan diberikan
pada pelanggan, karena menerima pembayaran utang mereka
pada masa termin potongan.
• Income Account for Late Charges
Untuk menampung akun pendapatan denda/ bunga atas
keterlambatan pelanggan membayar utangnya melewati masa
jatuh tempo yang telah ditetapkan.
30
Purchase Linked Accounts
Dari menu utama pilih Setup,
Pilih dan klik Linked Accounts,
Pilih dan klik Purchase Accounts
Pastikan Link Tracking Payable : Accounts Payable
Dan Link Paying Bill : Cash In bank
Isikan link untuk beban angkut pembelian,potongan pembelian,
dan denda lambat bayar sesuai akun perusahaan
Klik OK
37
Purchase Linked Accounts
32
Purchased Linked Accounts
• Liability Account for Tracking Payables
Untuk menampung akun utang dagang (buku besar umum utang
usaha/ utang dagang)
• Bank Account for Paying Bills
Untuk menampung akun kas/ bank yang digunakan untuk
membayar utang kepada supplier.
• Expense or Cost of Sales Accounts for Freight
Untuk menampung akun beban/ biaya angkutan yang diambil dari
form purchase invoice.
• Assets Accounts for Supplier Deposits
Untuk menampung akun uang muka pembelian yang dibayar
pada supplier karena melakukan pembayaran dimuka atas
purchase order (pay bill to order)
33
Purchased Linked Accounts
• Expense (or Contra) Accounts for Discounts
Untuk menampung akun potongan pembelian yang akan
diterima dari supplier, karena kita membayar utang pada
masa terima potongan.
• Expense Account for Late Charges
Untuk menampung akun beban denda/ bunga atas
keterlambatan kita membayar utang melewati tanggal jatuh
tempo.
34
SEKIAN......
TERIMAKASI
H~