Kelompok 6
CROSS
Platform Development
PYTHON
Kelompok 6
1. Aafiyah Balqis
2. Siddartha Purnama
3. Adhitya Candra
4. Ahmad Antoni
5. M fahri
Pembahasan
01 Definisi Cross 06 Sejarah Python
02 Sejarah Cross 07 Framework Python
03 Bahasa Cross 08 Kelebihan Framework
04 Definisi Python 09 Kekurangan Framework
05 Versi Python 10 Contoh Aplikasi
Apa itu Cross?
Cross-platform development adalah
metode pengembangan perangkat lunak
yang memungkinkan aplikasi berjalan di
berbagai sistem operasi dengan
menggunakan satu basis kode. Teknik ini
memungkinkan pengembang
menghindari menghabiskan banyak
waktu untuk menulis dan menyimpan
kode untuk setiap platform.
(Sumber : [Link]
mobile-di-berbagai-platform/
Pengembangan Cross-Platform Mobile
App dimulai pada awal 2000-an untuk
Sejarah Singkat
mengatasi tantangan menulis kode
terpisah di berbagai platform seperti iOS,
Cross
Android, dan Windows Mobile.
Framework pertama seperti PhoneGap
(Apache Cordova) memungkinkan
penggunaan HTML, CSS, dan JavaScript,
tetapi memiliki kelemahan pada
performa dan akses perangkat keras.
Kemudian muncul Xamarin, yang
memungkinkan penggunaan C# untuk
membuat aplikasi native
[Link]
01 Flutter
Beberapa
02 React Native
Bahasa
Cross-platform
03 Pyhton(Dengan Syarat)
Bahasa Flutter
Cross Platform
perangkat pengembangan
perangkat lunak UI milik Google
yang berbasis pada bahasa objek
Dart.
Saat ini, Flutter merupakan salah
satu kerangka kerja paling populer
untuk membangun aplikasi lintas
platform dengan cepat dengan
banyak komponen siap pakai.
[Link]
programming-languages/
React Native Bahasa
Cross Platform
Framework React Native merupakan salah
satu teknologi lintas platform yang paling
populer.
Framework ini digunakan untuk
membangun aplikasi seluler Cross
platform, bersifat open-source,
memungkinkan Anda membangun aplikasi
Android dan iOS dengan satu basis kode.
[Link]
programming-languages/
Bahasa Python
Cross Platform
Python bisa di jalankan pada perangkat
keras Windows, Mac, Linux, dan bahkan
Android dan iOS. Tapi, untuk membangun
aplikasi Mobile dalam Python untuk
berbagai platform dan kemudian
menjalankannya, memerlukan Framework
yang sesuai, serta interpreter Python yang
sering diinstal.
[Link]
programming-languages/
ICE BREAKING
Apa itu Python?
Python adalah salah satu bahasa
pemrograman paling populer di dunia.
Python merupakan bahasa pemrograman
yang dirancang untuk digunakan dalam
berbagai aplikasi, pengembangan
software, website, otomatisasi, hingga
digunakan dalam berbagai ilmu data.
[Link]
Sejarah Singkat Python di ciptakan oleh Guido van
Rossum seorang pria berkebangsaan
Python Belanda yang lahir pada tanggal 31
Januari 1956, dia merupakan otak dibalik
bahasa pemrograman Python, Guido
mulai mengembangkan bahasa
pemrograman Python tersebut sejak
tahun 1989 di Centrum Wiskunde &
Informatica (CWI) dan akhirnya bahasa
pemrograman Python secara resmi dirilis
kepada publik pada tahun 1991.
[Link]
Sejarah Perkembangan
Versi Python
1980 1989
Awal
Asal-usul nama
pengembangan
Python
Python
Sejarah Perkembangan
Versi Python
1991 1994
Peluncuran
Rilis Pertama
Python Versi
Python
1.0
Sejarah Perkembangan
Versi Python
1995 2000
Peluncuran
Pengembangan
Python Versi
Python di CNRI
2.0
Sejarah Perkembangan
Versi Python
2001 2008
Pendirian Peluncuran
Python Software Python Versi
Foundation 3.0
Sejarah Perkembangan
Versi Python
2020 2021
Pembaruan Python Peluncuran
Versi 3.8.2 dan 3.9.0 Python Versi
3.10.0a5
Framework
Python
Kiv
y
Kivy adalah framework GUI Python untuk
pengembangan aplikasi, termasuk mobile, dengan
antarmuka menarik dan interaktif. Mendukung
lintas platform (Windows, Linux, MacOS, Android,
iOS), Kivy memungkinkan satu kode digunakan di
berbagai perangkat.
[Link]
python-mudah-dengan-python-kivy
Kelebihan Framework
Kivy
01 02 03
Cross-Platform dan Satu Kode untuk Dukungan Beragam
Dukungan Mobile Banyak Perangkat Input dan Multitouch
04 05 06
Grafik Berbasis Bahasa Python dengan Akses ke Banyak
OpenGL ES Sintaks Mudah Library Gratis
[Link]
Kelebihan Kivy Cross-Platform dan Dukungan
Sebagai Mobile
Framework
Mobile satu satunya GUI Framework python
yang bisa berlalan di mobile.
Android dan [Link] Kivy,
pengembang dapat membuat
aplikasi mobile tanpa harus
mempelajari bahasa pemrograman
lain seperti Java untuk Android atau
Swift untuk iOS.
[Link]
android-dengan-python-mudah-dengan-python-kivy
Kelebihan Kivy
Satu Kode untuk Banyak
Perangkat
Sebagai
Framework
Salah satu kelebihan utama Kivy Mobile
adalah mendukung pengembangan
lintas platform (cross-platform).
Artinya, satu kode program dapat
digunakan untuk berbagai sistem
operasi seperti Windows, Linux,
MacOS, Android, dan iOS.
[Link]
android-dengan-python-mudah-dengan-python-kivy
Kelebihan Kivy Dukungan Beragam Input
Sebagai Framework Device dan Multitouch
Mobile
Kivy mendukung berbagai jenis
perangkat input, seperti mouse,
keyboard, touchpad, hingga layar
sentuh (touchscreen). Selain itu,
framework ini mendukung fitur
multitouch, sehingga aplikasi yang
dibuat dapat menangkap lebih dari
satu titik sentuh secara bersamaan.
[Link]
ming-languages/
Kelebihan Kivy
Grafik Berbasis OpenGL ES Sebagai
Framework
Mobile
Kivy menggunakan OpenGL ES
sebagai mesin grafisnya, yang
memungkinkan rendering grafis
berkinerja tinggi. OpenGL ES adalah
standar industri untuk
pemrograman grafis pada perangkat
mobile.
[Link]
android-dengan-python-mudah-dengan-python-kivy
Kelebihan Kivy Bahasa Python dengan
Sebagai Framework Sintaks Mudah
Mobile
Kivy menggunakan Python sebagai
bahasa utamanya, yang dikenal
dengan sintaks yang sederhana dan
mudah dipelajari. Python adalah
pilihan yang tepat bagi pemula yang
baru mulai belajar pemrograman.
[Link]
ming-languages/
Kelebihan Kivy
Akses ke Banyak Library
Python Gratis
Sebagai
Framework
Mobile
Python memiliki ekosistem library
yang luas dan sebagian besar
tersedia secara gratis. Kivy
mendukung integrasi dengan library
pihak ketiga ini, sehingga
pengembang dapat dengan mudah
menambahkan fitur tambahan ke
dalam aplikasi mereka.
[Link]
android-dengan-python-mudah-dengan-python-kivy
ICE BREAKING
Kekurangan Framework
Kivy
01 02
Tidak Mendukung Waktu Startup Lebih Lama
100% API pada iOS Dibandingkan Flutter dan
React Native
03 04
Performa di Bawah Flutter Ukuran File APK yang Lebih
dan React Native Besar Setelah Kompilasi
[Link]
Kekurangan Kivy
Tidak Mendukung 100% API
Sebagai pada iOS
Framework
Mobile Kivy memiliki keterbatasan dalam
mendukung API(Application
Programming Interface) penuh pada
platform iOS. Ini berarti tidak semua
fitur atau kemampuan yang
disediakan oleh iOS dapat diakses
atau digunakan secara langsung
melalui Kivy.
[Link]
android-dengan-python-mudah-dengan-python-kivy
Waktu Startup Lebih Lama Kekurangan Kivy
Dibandingkan Flutter dan React Sebagai
Native
Framework
Hal ini disebabkan oleh penggunaan Mobile
wrapper Python yang memerlukan
waktu tambahan untuk memproses
dan memulai aplikasi. Meski
demikian, untuk aplikasi sederhana
atau menengah, perbedaan waktu
ini biasanya tidak terlalu signifikan
bagi pengguna akhir.
[Link]
android-dengan-python-mudah-dengan-python-kivy
Kekurangan Kivy Performa di Bawah Flutter
Sebagai Framework dan React Native
Mobile
Dari segi performa, Kivy berada di
bawah Flutter dan React Native,
terutama untuk aplikasi yang
memerlukan interaksi berat atau
animasi kompleks. Hal ini karena
Kivy menggunakan Python, yang
cenderung lebih lambat
dibandingkan bahasa native seperti
Dart (Flutter) atau JavaScript (React
Native).
[Link]
ming-languages/
Kekurangan Kivy
Ukuran File APK yang Lebih
Besar Setelah Kompilasi
Sebagai
Framework
Setelah dikompilasi menjadi file
Mobile
APK, ukuran aplikasi yang dibuat
dengan Kivy biasanya lebih besar
dibandingkan dengan aplikasi
serupa yang dibuat menggunakan
Flutter atau React Native. Hal ini
karena Kivy menyertakan
interpreter Python dan beberapa
pustaka tambahan ke dalam paket
aplikasi.
[Link]
android-dengan-python-mudah-dengan-python-kivy
Contoh Aplikasi Yang
Menggunakan Kivy Kivymd UI Examples
Aplikasi ini menampilkan contoh
antarmuka pengguna yang dibuat
dengan Kivy dan KivyMD,
memberikan inspirasi desain UI bagi
pengembang.
[Link]
.kivymdui
Terima Kasih