0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan5 halaman

Pengertian dan Manfaat Embung

Embung adalah bangunan konservasi air berbentuk kolam yang menampung air hujan dan limpasan untuk kebutuhan air pada musim kemarau. Tujuannya mencakup penampungan air, cadangan untuk berbagai kebutuhan, serta penekanan erosi dan sedimentasi. Embung direncanakan berdasarkan kondisi sosial ekonomi, biofisik, dan manfaatnya bagi masyarakat, serta melibatkan proses pembuatan yang mencakup penggalian dan pelapisan untuk memastikan kedap air.

Diunggah oleh

duaandala
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan5 halaman

Pengertian dan Manfaat Embung

Embung adalah bangunan konservasi air berbentuk kolam yang menampung air hujan dan limpasan untuk kebutuhan air pada musim kemarau. Tujuannya mencakup penampungan air, cadangan untuk berbagai kebutuhan, serta penekanan erosi dan sedimentasi. Embung direncanakan berdasarkan kondisi sosial ekonomi, biofisik, dan manfaatnya bagi masyarakat, serta melibatkan proses pembuatan yang mencakup penggalian dan pelapisan untuk memastikan kedap air.

Diunggah oleh

duaandala
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

EMBUNG

 Pengertian
Bangunan konservasi air berbentuk kolam untuk
menampung air hujan dan air limpasan atau air
rembesan dari lahan tadah hujan sebagai cadangan
kebutuhan air pada musim kemarau.
 Tujuan
– Menampung dan mengalirkan air pada kolam
penampung
– Cadangan persediaan air untuk berbagai kebutuhan
pada musim kemarau
– Menekan laju erosi dan sedimentasi
 Manfaat
Persediaan air di musim kemarau dan dapat
digunakan untuk berbagai keperluan (pertanian,
peternakan, rumah tangga dsb)
 Sasaran
Lahan-lahan kering dan lahan-lahan tadah hujan pada
hulu DAS :
– Bertipe iklim C (5-6 bulan basah); tipe iklim D (3-4
bulan basah) dan tipe iklim E (<3 bulan basah), serta
daerah kering lainnya yang memerlukan embung
– Air tanah sangat dalam atau tidak ada sama sekali
– Tekstur tanah liat (tidak permeable) liat berlempung
dan lempung liat berdebu
 Perencanaan Teknis
– Kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat
– Kondisi biofisik (letak dan luas DAS/Sub DAS,
penggunaan lahan, tekstur tanah, formasi batuan,
kelerengan, iklim, hidrologi/curah hujan).
– Manfaat embung bagi masyarakat sekitar
– Bestek/gambar-gambar rancangan bangunan
embung dan letaknya dalam DAS
– Rincian kebutuhan biaya (perencanaan, pelaksanaan,
peeliharaan tahun berjalan dan pengawasan)
– Jadwal pelaksanaan pembuatan
– Lembar Sunlaisah
 Persiapan Lapangan
– Penyiapan rancangan sebagai panduan pelaksanaan
– Pengukuran kembali
– Pematokan tanda letak embung
– Pengadaan bahan dan alat
 Pembuatan Embung
– Penggalian tanah mulai batas pinggir embung dengan
kemiringan tanggul 450 dengan kedalaman 2,5-3 m.
Tanggul dibuat agak tinggi untuk menghindari kotoran
yang terbawa air limpasan.
– Agar dinding embung tidak mudah roboh dan lebih
kedap air, dilakukan pelapisan dengan tanah liat, batu
kapur, semen, plastik atau penembokan dengan
semen dan batu.
– Ukuran/volume embung per unit mampu menampung
air minimal 1000 m3
EMBUNG

Anda mungkin juga menyukai