0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan19 halaman

Pencegahan dan Pemantauan DBD 2024

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Pencegahan DBD meliputi pemberantasan sarang nyamuk, pemantauan jentik, dan edukasi masyarakat melalui Juru Pemantau Jentik (JUMANTIK). Data kasus DBD di Jawa Barat menunjukkan adanya tren yang perlu diwaspadai, terutama di Kabupaten Indramayu.

Diunggah oleh

IRENE ADE SORAYA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan19 halaman

Pencegahan dan Pemantauan DBD 2024

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Pencegahan DBD meliputi pemberantasan sarang nyamuk, pemantauan jentik, dan edukasi masyarakat melalui Juru Pemantau Jentik (JUMANTIK). Data kasus DBD di Jawa Barat menunjukkan adanya tren yang perlu diwaspadai, terutama di Kabupaten Indramayu.

Diunggah oleh

IRENE ADE SORAYA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DEMAM BERDARAH DENGUE

(DBD)
(Kewaspadaan, Pemberantasan Sarang Nyamuk, Pemantauan
Jentik Berkala)

Di susun oleh :
Promosi Kesehatan (PROMKES)
UPTD Puskesmas Gantar
PENGERTIAN

Penyakit Demem Berdarah Dengue (DBD)


adalah penyakit menular yang disebabkan
oleh virus dengue dan ditularkan melalui
gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Penyakit ini
dapat menyerang semua orang dan dapat
mengakibatkan kematian, terutama pada
anak serta sering menimbulkan wabah.
Ciri-Ciri Nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD)
BAGAIMANA DATA KASUS DBD DI JAWA BARAT SAMPAI SAAT INI? (DINKES JABAR)
BAGAIMANA DATA KASUS DBD DI JAWA BARAT SAMPAI SAAT INI? (DINKES JABAR)

JUMLAH KASUS DBD KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2024


25
23

20

20

15
10

10
9

5
4

1
-
ay
u ta
r isi ay
a an ng lis ng ng er lea kr
a
pe
l
ua an
g
oy
a
pe
t an tig
i
an
g ar
i
ka
n na as tro
l
an
g
ne
r
au
r an ua
t
ye
g
an Tr jat du eu da ke nd Le Su od ar Kr ng an ar as se da ng be gh et ny Sli
am G em n ke rg in n g u gam g s em lo C b id a k o Pa iw h n s w ti
dr rta
s A Ci u S a nb n Ba
n Lo Ci
d Ba ti W P Tu B m
Lo a bu n
In Ha Kr ka ra Ja gu nd Ju
Ke do Ka ka Ka Ga
K e Su
Cara Penularan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Cara Penularan Demam Berdarah Dengue (DBD)

 Demam berdarah dengue ditularkan oleh


nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus
betina
 Nyamuk ini mendapatkan virus dengue sewaktu
mengigit/mengisap darah orang yang sakit DBD
atau di dalam darahnya terdapat virus dengue,
tapi tidak menunjukan gejala sakit.
 Virus dengue yang terhisap akan berkembang
biak dan menyebar ke seluruh tubuh nyamuk,
termasuk kelenjar liurnya ≥ 7 hari.
Cara Penularan Demam Berdarah Dengue (DBD)

 Bila nyamuk tersebut


menggigit/menghisap darah orang
lain, virus itu akan dipindahkan
bersama air liur nyamuk ≥ 7 hari.
 Virus dengue akan menyerang sel
pembeku darah dan merusak dinding
pembuluh darah kecil (kapiler),
akibatnya terjadi pendarahan dan
kekurangan cairan bahkan bisa
sampai mengakibatkan renjatan
(syok).
PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

Cara lainnya (PLUS) yaitu:


• Ganti air vas bunga, minuman burung dan
tempat-tempat lainnya seminggu sekali.
• Perbaiki saluran dan talang air yang tidak
lancar/rusak.
• Tutup lubang-lubang pada potongan
bambu, pohon dan lain-lain dengan tanah.
• Bersihkan/keringkan tempat-tempat yang
dapat menampung air seperti pelepah
pisang atau tanaman lainnya.
PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

• Mengeringkan tempat-tempat lain yang


dapat menampung air hujan di
perkarangan, kebun, pemakaman, rumah-
rumah kosong dan lain sebagainya.
• Pelihara ikan pemakan jentik nyamuk
seperti ikan cupang, ikan kepala timah, ikan
tempalo, ikan nila, ikan guvi dan lain-lain.
• Pasang kawat kasa.
• Jangan menggantung pakaian di dalam
rumah.
• Tidur menggunakan klambu.
PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

• Atur pencahayaan dan ventilasi yang memadai.


• Gunakan obat anti nyamuk untuk mencegah gigitan
nyamuk.
• Lakukan larvasidasi yaitu membubukan larvasida
misalnya temephos di tempat-tempat yang sulit
dikuras atau didaerah yang sulit air.
• Menggunakan ovitrap, larvitrap maupun mosquito
trap.
• Menggunakan tanaman pengusir nyamuk seperti :
lavender, kantong semar, sereh, zodia, geranium, dan
lain-lain.
• Larvasidasi untuk jentik
• Fogging (pengasapan) untuk nyamuk dewasa
MAKSUD & TUJUAN JUMANTIK:

Juru Pemantau Jentik atau 1. Penularan itu terjadi karena


JUMANTIK adalah warga terdapat jentik-jentik/nyamuk
2. Adanya jentik-jentik tersebut
masyarakat setempat yang telah karena belum semua warga
dilatih oleh petugas Masyarakat membiasakan diri
untuk menjaga kebersihan
kesehatan/puskesmas sehingga lingkungannya
mengenal Demam Berdarah dan 3. Oleh sebab itu diperlukan
JUMANTIK agar dapat
cara- cara pencegahannya. memberikan bimbingan dan
penyuluhan kepada masyarakat

SYARAT-SYARAT JUMANTIK :
1. Warga masyarakat (RW/RT/KADER) setempat.
2. Mengenal/dikenal oleh masyarakat di
lingkungannya.
3. Dapat membaca dan menulis.
4. Mau bekerja untuk kepentingan warganya.
5. Sudah mengikuti latihan yang diberikan oleh
petugas kesehatan/Puskesmas setempat
TUGAS JUMANTIK :
1. Mengunjungi rumah di wilayah kerjanya sesuai dengan jadwal kerja.
2. Memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada keluarga tentang Demam Berdarah dan pencegahannya.
 Pilih waktu yang tepat untuk berkunjung (saat keluarga sedang santai)
 Mulai pembicaraan dengan menanyakan sesuatu yang sifatnya menunjukkan perhatian kepada keluarga itu
 Selanjutnya menceritakan peristiwa yang ada kaitannya dengan DBD
 Membicarakan tentang penyakit demam berdarah, cara penularan dll.
 Mengajak bersama-sama memeriksa tempat penampungan air dan barang-barang yang dapat menjadi
tempat berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti
 Jika ditemukan jentik, beri penjelasan kepada tuan rumah tentang tempat berkembang biak nyamuk
Aedes aegypti
 Jika tidak ditemukan jentik, maka beri pujian kepada tuan rumah dan beri saran untuk terus menjaga
rumah agar selalu bebas jentik.
3. Melakukan pemeriksaan jentik, mencatat dan melaporkan hasil pemeriksaan jentik tersebut kepada kepala
Puskesmas.
4. Mengikuti bimbingan dan petunjuk petugas kesehatan/Puskesmas.
CARA KERJA : PERSIAPAN SEBELUM PEMERIKSAAN
JENTIK :
1. Tentukan rumah/keluarga yang akan
dikunjungi / diperiksa 1. Mencatat daftar keluarga yang ada.
2. Melakukan kunjungan rumah 2. Membuat jadwal kunjungan dan
3. Melakukan pemeriksaan jentik menyampaikan kepada petugas Puskesmas.
4. Mencatat dan melaporkan hasil 3. Menyiapkan bahan / peralatan :
 Kartu jentik
pemeriksaan jentik
 Formulir pemeriksaan jentik
 Senter
 Abate
LANGKAH KEGIATAN JUMANTIK :

1. Memperkenalkan diri.
2. Menjelaskan maksud kedatangannya.
3. Mencatat nama KK
4. Memberikan bimbingan & penyuluhan
PSN
5. Memeriksa jentik
6. Mencatat hasil pemeriksaan pada :
 kartu jentik
 formulir hasil pemeriksaan.
CARA MEMERIKSA JENTIK :

1. Periksa bak mandi, tempayan, drum & tempat yg lain


2. Jika tidak tampak tunggu ± 1 menit, bila ada akan
muncul ke permukaan Jentik A. Aegypti di
3. Gunakan senter bak
4. Periksa juga vas bunga, tempat minum burung,
kaleng, ban bekas dll.

➢ Bila ditemukan jentik:


✓ tunjukkan jentik kepada KK
✓ jelaskan jentik akan jadi nyamuk
✓ beri petunjuk cara mencegah
✓ usahakan dilakukan PSN / abate
✓ anjurkan untuk PSN teratur
✓ Anjurkan untuk dipertahankan dan mengajak
keluarga yang lain
 Bila ditemukan jentik:
 Sampaikan bahwa pada saat itu
 Waspadai Tempat yang jarang terpantau :
 Air yang terjebak di talang air
 Air pada vas bunga, tampungan kulkas dan
alat rumah tangga lainnya yang menampung
air
 Pagar rumah yang terdapat air yang terjebak
(pagar bambu dll)
 Rumah kosong dan fasilitas umum yang
tidak ada penghuninya sehingga air tidak
pernah diganti.
DOKUMENTASI KEGIATAN PSN &
PJB
Terima kasih

Anda mungkin juga menyukai