0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan42 halaman

Pakaian Dinas dan Seleksi IPDN 2024

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah lembaga pendidikan tinggi pemerintah yang fokus pada kepamongprajaan untuk menghasilkan kader pemerintahan yang kompeten dan berkarakter. IPDN memiliki visi untuk menjadi pendidikan tinggi unggul pada tahun 2045 dan menawarkan berbagai fakultas serta program studi terkait pemerintahan. Proses penerimaan calon praja melibatkan beberapa tahapan seleksi yang mencakup administrasi, tes kesehatan, dan kompetensi dasar.

Diunggah oleh

muammarkhadaffi007
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan42 halaman

Pakaian Dinas dan Seleksi IPDN 2024

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah lembaga pendidikan tinggi pemerintah yang fokus pada kepamongprajaan untuk menghasilkan kader pemerintahan yang kompeten dan berkarakter. IPDN memiliki visi untuk menjadi pendidikan tinggi unggul pada tahun 2045 dan menawarkan berbagai fakultas serta program studi terkait pemerintahan. Proses penerimaan calon praja melibatkan beberapa tahapan seleksi yang mencakup administrasi, tes kesehatan, dan kompetensi dasar.

Diunggah oleh

muammarkhadaffi007
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SELAMAT

DATANG
DI
DI INSTITUT
INSTITUT PEMERINTAHAN
PEMERINTAHAN DALAM
DALAM NEGERI
NEGERI
Institut
Dalam
Pemerintahan
Negeri

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah sebuah lembaga


pendidikan tinggi milik pemerintah yang bergerak di bidang
kepamongprajaan yang bertujuan menghasilkan kader
pemerintahan yang berkompetensi, berkarakter, dan berkepribadian.

Latar
Belakan
g
“Menjadi Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan
yang Unggul, Profesional, Berintegritas, dan
Berdaya Saing Pada Tahun 2045”.

Peraturan
Rektor IPDN
Nomor 5

VISI
Tahun 2020
MIS
Institut
Dalam
Pemerintahan
Negeri

I
Menyelenggarakan pendidikan kepamongprajaan dengan mengembangkan, membina, dan
memperkuat disiplin ilmu pemerintahan yang bersifat teoritis dan empiris

Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menerapkan dan


mengembangkan teori serta praktik pemerintahan yang inovatif, berwawasan nasional dan
berakar pada kearifan lokal

Mengembangkan pendidikan kepamongprajaan yang selaras melalui pendidikan akademik,


vokasi dan profesi sesuai kebutuhan bangsa, pemerintah, daerah serta kemajuan
masyarakat

Menyebarluaskan pengalaman dan temuan-temuan inovatif dalam disiplin ilmu


pemerintahan, teoritis dan ilmu pemerintahan terapan untuk kepentingan bangsa,
pemerintah dan daerah sertakemajuanmasyarakat.
SISTEM
PENDIDIKAN
PENGAJARAN
1 Transfer Of Knowledge
Dilakukan oleh dosen seperti perkuliahan pada umumnya di ruang
kelas. Bertugas memberikan bekal pengetahuan kepada peserta didik

PELATIHA
N
2 Dilakukan oleh pelatih yang profesional di bidangnya, untuk
Transfer Of Skill
memberikan
kemampuan motorik berupa keterampilan. Contohnya
pelatihan keprotokolan, pertanian, peternakan, dan tata naskah dinas.

PENGASUHA
3 N
Dilakukan oleh pengasuh untuk memberikan, menanamkan,
Transfer Of Attitude
menginternalisasi nilai-nilai kepamongprajaan dan kepribadian yang
dan
baik.
FAKULTAS DAN PROGRAM
STUDIFAKULTAS POLITIK PEMERINTAHAN
Politik Indonesia Terapan
(PIT) Studi Kebijakan Publik
(SKP)
Pembangunan Ekonomi Dan Pemberdaya a n
Masyarakat (PEPM)

FAKULTAS MANAJEMEN
PEMERINTAHAN
Administrasi Pemerintahan Daerah (Adpemda)
Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik (MSDM-
SP) Keuangan Publik (KP)
Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan (TRIP)

FAKULTAS PERLINDUNGAN
MASYARAKAT
Studi Kependudukan Dan Pencatatan SIpil
(SKPS) Praktik Perpolisian Tata Pamong (PPTP)
KAMPUS
DAERAH
KALBAR SUMBAR
NTB

Administrasi Pemda Keuangan Publik Praktik Perpolisian Tata


Manajemen SDM Teknologi Rekayasa Pamong Manajemen
Sektor Publik Informasi Keamanan Dan
K A M P U S
DAERAH
SULU SULSE
PAPU
T L
A

Studi Kebijakan Publik


Studi Pembangunan Ekonomi Politik
Kependudukan Dan Pemberdayaan Indonesia
Masyarakat
KEPANGKATA
PRAJ
N
A
Institut
Dalam
Pemerintahan
Negeri
Institut
Dalam
Pemerintahan
Negeri
Institut
Dalam
Pemerintahan
Siklus
Negeri Praj
Kehidupan
a

Sholat Subuh Aerobik Makan Pagi

Sholat Dhuhur Perkuliahan Apel Pagi


Institut
Dalam
Siklus
Pemerintahan
Negeri Praj
Kehidupan
a

Makan Siang Perkuliahan Sholat Ashar

Kegiatan Mandiri Sholat Maghrib Makan Malam Apel Malam


Unit Kegiatan
Praja
BAND
PRAMUK
KHATULISTIWA
BINJA A
S

GA
GITA PUJA
P
WIYATA

PASUKAN
WAPA
INTI
MANGGALA PATAK
A
PAKAIAN DINAS
UPACARA (PDU
Pakaian Dinas (PDU
Upacara
merupakan
dinas
pakaian )
yang digunakan
)
ketika
ataupun ada kenegaraan.
acara acara Penutup kepala yang
besar
Misalnya
saja Upacara Kemerdaan digunakan pada pakaian
Yudisium atau RI, dinas upacara (PDU) adalah
pelantikan,
kegiatan besar dan Pet tidak digunakan
pet.
lainnya dalam
kegiatan
harian

Atribut yang digunakan pada


pakaian dinas upacara sama
seperti pada pakaian pdp/pdh
hanya saja yang membedakan
adalah pada baju ini tidak
menggunakan id card
PAKAIAN DINAS
HARIAN (PDH
)
Pakaian dinas harian (PDH)
biasa digunaka oleh praja
dalam kehidupan sehari-hari.
Penutup kepala yang
Contohnya saat melaksanakan
digunakan pada pakaian dinas
perkuliahan atau kegiatan lain
harian (PDH) adalah muts.
yang tidak bersifat lapangan
Muts biasa digunakan dalam
kegiatan harian

Kelengkapan atribut
meliputi pin KemenDagri,
Wings Praja, dan Id Card.
Wings praja dapat
Ikat pinggang digunakan setelah
menggunakan kepala menyelesaikan
sabuk yang berlogo IPDN rangkaian kegiatan
pembaretan.
PAKAIAN DINAS
PESIAR (PDP
Pakaian dinas pesiar (PDP)
biasa digunakan praja
)
ketika melaksanakan
kegiatan pesiar. Penutup kepala yang
Selain itu PDP juga digunakan pada pakaian dinas
digunakan ketika pesiar (PDP) adalah pet.
ada kegiatan formal. Pet tidak digunakan dalam
kegiatan
harian

Atribut yang
digunakan sama
seperti pada pakaian
PDH hanya saya
Monogram yang terdapat perbedaan
digunakan berbentuk pada monogram
lingkaran yang digunakan
PAKAIAN DINAS
LAPANGAN(PDL
) Baret digunakan oleh
ketika menggunakan PDL.
praja

Dek Baret didapatkan setelah


melambangkan mengikuti kegiatan pembaretan
tingkatan praja dan mendaki puncak gunung
manglayang

Pakaian Dinas
Lapangan (PDL)
digunakan saat
sedang
melakukan
kegiatan praktik
Kopel digunakan di lapangan
dan berfungsi misalnya saat
sebagaimana ikat praktik
pinggang pada pdh lapangan
Saat pagi lengan PDL
digulung sedangkan
saat malam hari
gulungan dilepas
PAKAIAN DINAS
OLAHRAGA(PDO
Pakaian DInas
Olahraga
(PDO) ) Pakaia DIna Olahrag ata
merupakan pakaian n
biasa s atrainin pac
u
dinas
digunakan yang disebutdari celana
terdiri g pajangk
melakukan
saat list berwarna kuning
dengan
kegiatan
olehraga baik yang
melambangkan tingkatan
secara
terpimpin praja, jaket, serta kaos
maupun mandiri dalam yang berwarna
biru/hitam.

Celana tanpa list :


Tk. 1 Celana list 1 :
Tk. 2
Celana list 2 : Tk. 3
Celana list 3 : Tk. 4
SELEKSI
PENERIMAAN
CALON PRAJA
(SPCP)
SEBANYAK
721
KUOT
CAPR
A
IAPD
202
N
SEBANYAK
721
KUOT
CAPR
A
IAPD
202
N
Institut
Dalam
Tahapan Seleksi
Pemerintahan
Negeri
Penerimaan
Calon Praja
Seleksi
(SPCP)
1 Administra 2 Kompeten 3 Tes
Kesehatan
si si Dasar
Tahap I
(SKD)

Tes Psikologi
4 Integritas 5 Pantukh
Dan ir
Kejujuran
Alur
Pendaftaran
Sekolah
Kedinasan
Buat akun Login ke SSCASN
Pelamar
SSCASN Sekolah Sekolah Kedinasan
1 portal
mengakses
kedinasan
sekolah
https://
di
2 Kedinasan
kemudian cetak
menggunakan
3 menggunakan NIK
password
dan yang
Kartu
NIK sudah dibuat
[Link]
Informasi Akun

Unggah swafoto,

6 5 4
Verifikator instansi Cek resume dan pilih sekolah,
memverifikasi data cetak
kartu unggah
berkas, lengkapi
dan berkas pelamar pendaftaran dan
nilai
biodata
Alur
Pendaftaran
Sekolah
Kedinasan
Pelamar yang Cetak kartu
Login ke SSCASN lulus akan ujian SSCASN

7 Sekolah Kedinasan
dan cek status
kelulusan
8 mendapatkan
informasi
kode billing, cek
masing masing
pembayaran
9 Sekolah
pembayaran
Kedinasan jika
dikonfirmasi
telah
administrasi sekolah oleh
kedinasan sistem

Pengumuman Melaksanakan
11 seleksi akan
diumumkan
kedinasa
sekolah
oleh
panitia seleksi 10 Seleksi
(SKD
Kompetensi Dasar
)
n
KUNJUNGI WEBSITE
RESMI PORTAL SSCASN
https://
[Link]/home
Institut
Dalam
Pemerintahan
Persyarata
n
Negeri

Administra
Berijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan Paket C

si
Berdomisili minimal 1 (satu) tahun di Kabupaten/Kota pada Provinsi tempat mendaftar secara sah
terhitung pada tanggal awal pendaftaran yang dibuktikan dengan KTP-el, Kartu Keluarga dan Surat
Pindah (bagi yang pindah tempat tinggal) serta dokumen lain yang berhubungan dengan domisili

Surat Keterangan Kelas XII SMA/MA yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah atau pejabat yang
berwenang dan dicap/distempel basah, bagi siswa SMA/MA lulusan Tahun 2023 untuk dokumen awal
persyaratan pendaftaran;

Surat Keterangan Orang Asli Papua

(OAP) Pakta Integritas dan alamat

e- mail aktif

Pasfoto berwarnaukuran foto 4x6 cm dengan m enghadap ke depan dan tidak


Institut
Dalam
Pemerintahan
Negeri

Persyarat
[Link] Negara Indonesia;
[Link] peserta seleksi minimal 16
(enam belas) tahun dan maksimal

Pendaftar
an 21 (dua puluh satu) tahun pada

an Umum
tanggal 1 Januari 2023; dan
[Link] badan pendaftar bagi pria
minimal 160 cm dan wanita minimal
155 cm.
SELEKSI KOMPETENSI
DASAR (SKD)
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) merupakan tes lanjutan
setelah lolos tahap administrasi. SKD terdiri dari 3 subtes
yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia
Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
PERHITUNGAN NILAI
TES KESEHATAN
TAHAP I
Tes Kesehatan Tahap I m eliputi pemeriksaan
kesehatan bagian luar.
a . Anamnesis: Penjelasan tentang riwayat penyakit
baik pada diri sendiri (Calon Praja IPDN) maupun
saat
keluarga ini atau sebelumnya
yang diderita Termasu
penjelasan tentang pernah . k
(contoh: yang tindakan
penyakit Asma, hypertensi) maupun sifatnya diturunka
pembedahan yang pernah dijalani. n
b. Penila ian Tes Kesehatan C alon Praja IPDN:
a natomi, fisiologi, dan estetika tubuh.
TES KESEHATAN
TAHAP I
Tinggi Badan dan Berad Badan serta
keserasian diantaranya :

Nadi, THT, Mata, Gigi, Kulit, Alat Vital,


Kaki
TE
PSIKOLOGI, INTEGRITAS,
S DAN
KEJUJURAN
Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran dilaksanakan untuk melihat kepribadian calon praja.
Apakah cocok atau tidak untuk menjalani pendidikan sebagai seorang praja. Adapun subtes
yang diujikan meliputi kecerdasan, kecermatan, kepribadian, dan substansi khusus.

Adapun yang dinilai meliputi integritas, inovasi, kepemimpinan, transparansi, produktivitas,


profesionalisme, ketahanan kerja, dan religiusitas.
PANTUKHI
R
Pantukhir terdiri dari 4 (empat) tahapan :
(1) Tes Kesehatan II, (2)
Wawancara/Keswa, (3) Pemeriksaan
dokumen/data administrasi faktual, (4)
Pemeriksaan Penampilan, (5) Samapta.
Tes kesehatan 2 meliputi pemeriksaan
ulang kesehatan 1, pemeriksaan bagian
dalam seperti urine, darah, ekg, dan foto
toraks.
Samapta terdiri dari Samapta A
dan
Samapta B. Samapta A meliputi lari 12
menit pada lapangan dengan keliling +-
400m. Sedangkan Samapta B Push Up, Sit
Up, Pull Up dalam waktu 1 m enit dan
Kegiatan
Interaktif
(Pengabdian
Masyarakat)
Pengabdian masyarakat
umumnya berupa
pemberian bantuan sembako
dan tenaga fisik terhadap
wilayah terdampak bencana.
IPDN selalu
berusaha untuk melibatkan praja
pa2da fenomena
Apabila praja tidak dapat di
yang berada
langsun
luar kampus. terjun ke lokasi
g
beberapa dikarenakan
hal, biasanya
Misalnya dengan bantuan
memberikan
akan
bantuandisalurkan
terhadap dengan bantuan
wilayah
dana.
Kegiatan
(Expo Campus)
Interaktif
Mengikuti kegiatan Expo Campus
untuk berinteraksi secara langsung
dengan masyarakat dan siswa
SMA.
Memberikan sosialisasi mengenai
Seleksi Penerimaan Calon Praja
(SPCP) sekaligus memberikan
informasi- informasi mengenaik
program pemerintahan yang
pernah kami karena
masyaraka ikuti. Kegiatan
praja ini
IPD
dilakukan
t, sebagai upaya
merupaka N
calo untuk
berbaur dengan
seyogyany
masyarakat n
dan n abd
negara i
Kegiatan
Interaktif
(Praktik Lapangan)
Praktik Lapangan (PL) atau Magang
merupakan kegiatan pengabdian yang
dilakukan oleh praja IPDN.
PL dilakukan setiap tahun pada akhir semes ter
2
genap.
Praktik Lapangan atau magang bertujuan
untuk
mengenalkan lingkungan pekerjaan
baik di
lingkungan masyarakat maupun pemerintahan
agar praja dapat memiliki pandangan
terhadap bidang pekerjaannya nanti. Selain itu
PL juga dilaksanakan untuk memberikan
Kegiatan
Interaktif
(Bakti Sosial)

Santunan kepada panti asuhan,


biasanya dilakukan setiap semester
khususnya pada bulan Ramadhan.
Santunan yang diberikan merupakan
santunan dari praja IPDN sendiri yang
dikumpulkan melalui Badan Kerohanian
Islam (Rohis) yang juga dikelola oleh
praja.
Santunan anak yatim ini bertujuan
untuk saling membantu kepada
sesama manusia.
Selain ke panti asuhan praja juga biasa
Kegiatan
Interaktif
(LATSITARDANUS)

Latsitardanus merupakan kegiatan


integrasi yang dilaksanakan oleh
Taruna Akmil, AAL, AAU, AKPOL, IPDN,
SSN dan perwakilan dari mahasiswa
sebelum dilantik menjadi Perwira dan
ini merupakan salah satu syarat yang
harus diikuti oleh taruna.
Instagram HUMAS IPDN Ingin tahu info lebih lanjut? Tiktok HUMAS IPDN
@[Link] Kunjungi website resmi @[Link]
[Link]
Thank You

Common questions

Didukung oleh AI

Perbedaan utama antara Pakaian Dinas Upacara (PDU) dan Pakaian Dinas Harian (PDH) terletak pada atribut dan penggunaan. PDU digunakan saat acara besar dan kenegaraan, dengan aksesori penutup kepala berupa pet dan tidak memakai id card. Sedangkan PDH digunakan dalam kehidupan sehari-hari selama kegiatan tidak bersifat lapangan, di mana muts digunakan sebagai penutup kepala dan meliputi atribut lengkap seperti pin KemenDagri, Wings Praja, dan Id Card .

Proses seleksi di IPDN mencakup tahapan ketat seperti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), tes kesehatan, psikologi, dan pantukhir, yang tidak hanya focus pada akademik tetapi juga integritas dan kesesuaian karakter dengan pendidikan kepamongprajaan. Atribut lulusan IPDN juga unik dengan elemen tambahan seperti Wings Praja yang diperoleh setelah pembaretan, menunjukkan kelulusan dalam aspek fisik dan mental yang khas bagi IPDN dibandingkan dengan institusi sekolah kedinasan lainnya .

Visi IPDN adalah menjadi Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan yang unggul, profesional, berintegritas, dan berdaya saing pada tahun 2045. IPDN berencana mencapainya dengan menyelenggarakan pendidikan yang mengembangkan dan memperkuat disiplin ilmu pemerintahan serta menyebarluaskan pengalaman dan temuan inovatif dalam disiplin ilmu pemerintahan untuk kepentingan bangsa, pemerintah, dan masyarakat .

Tujuan utama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam menyelenggarakan pendidikan kepamongprajaan adalah untuk menghasilkan kader pemerintahan yang berkompetensi, berkarakter, dan berkepribadian. IPDN berkomitmen untuk mengembangkan disiplin ilmu pemerintahan yang bersifat teoritis dan empiris serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menerapkan dan mengembangkan teori serta praktik pemerintahan yang inovatif .

Pelatihan Praktik Lapangan (PL) penting dalam pendidikan di IPDN karena memberikan praja pengalaman langsung di lingkungan kerja nyata, baik di masyarakat maupun pemerintahan. PL dirancang untuk membekali praja dengan pandangan praktis terhadap bidang pekerjaan mereka nantinya, serta menumbuhkan kemampuan beradaptasi dan keterampilan sosial yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas kepamongprajaan secara efektif setelah lulus .

IPDN memastikan integritas dan profesionalisme selama pelatihan calon praja dengan menerapkan tes psikologi, integritas, dan kejujuran yang mengukur kecermatan, kepribadian, dan kemampuan kepemimpinan. Selain itu, program Transfer Of Attitude yang dilakukan oleh pengasuh bertujuan menanamkan nilai-nilai kepamongprajaan yang baik. Semua ini dilakukan dalam upaya membentuk praja yang berkarakter kuat dan profesional dalam mengemban tanggung jawab di pemerintahan .

Program Studi Kebijakan Publik di IPDN penting karena menyiapkan praja dengan pemahaman mendalam tentang pengembangan, implementasi, dan evaluasi kebijakan yang efektif dan responsif. Pengetahuan ini esensial bagi keberhasilan pembangunan nasional karena kebijakan publik yang baik memperhitungkan kebutuhan masyarakat, efisiensi pemerintah, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan adil .

Sistem pendidikan di IPDN dirancang untuk menyeimbangkan antara teori dan praktik melalui tiga komponen utama: Transfer Of Knowledge yang dilakukan oleh dosen untuk memberikan bekal pengetahuan teoritis kepada peserta didik, Transfer Of Skill yang dilaksanakan oleh pelatih profesional di bidangnya untuk mengembangkan keterampilan praktis seperti keprotokolan, pertanian, dan tata naskah dinas, serta Transfer Of Attitude yang dilakukan oleh pengasuh untuk menanamkan nilai-nilai kepamongprajaan dan kepribadian yang baik kepada praja .

Proses penerimaan calon praja di IPDN dimulai dengan mengakses portal sekolah kedinasan, membuat akun SSCASN, dan mengunggah berkas yang diperlukan. Pendaftar harus berdomisili minimal satu tahun di kabupaten/kota tempat mendaftar, berusia 16-21 tahun, dan memenuhi tinggi badan minimum. Setelah melewati verifikasi administrasi, pelamar dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan proses seleksi lainnya seperti tes kesehatan, psikologi, dan pantukhir. Kriteria termasuk kecerdasan, integritas, dan kecocokan menjalani pendidikan sebagai praja .

Keikutsertaan IPDN dalam kegiatan pengabdian masyarakat diwujudkan melalui berbagai program seperti pemberian bantuan sembako ke wilayah terdampak bencana, santunan ke panti asuhan, dan LATSITARDANUS yang merupakan kegiatan integrasi praja dengan taruna dari institusi lain untuk pengabdian sosial. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan interaksi nyata dengan komunitas luar kampus .

Anda mungkin juga menyukai