0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
41 tayangan19 halaman

Teknik Pra Induksi Hipnosis Efektif

Dokumen ini membahas teknik pra induksi hipnosis yang penting untuk membangun keakraban dan kenyamanan dengan klien. Terdapat enam pilar dalam membangun fondasi hipnosis, termasuk Building Authority, Connection, Expectation Up, Mind Mapping, Induction Strategy, dan Framming. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan berbagai jenis tes sugesti untuk menentukan kemudahan klien dalam dihipnosis.

Diunggah oleh

Permata Tarsib
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
41 tayangan19 halaman

Teknik Pra Induksi Hipnosis Efektif

Dokumen ini membahas teknik pra induksi hipnosis yang penting untuk membangun keakraban dan kenyamanan dengan klien. Terdapat enam pilar dalam membangun fondasi hipnosis, termasuk Building Authority, Connection, Expectation Up, Mind Mapping, Induction Strategy, dan Framming. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan berbagai jenis tes sugesti untuk menentukan kemudahan klien dalam dihipnosis.

Diunggah oleh

Permata Tarsib
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TEKNIK

PRE INDUKSI
HIPNOSIS
Dr. Amira Permata Sari Tarigan, [Link], [Link]
PRA INDUKSI

Pra insuksi merupakah langkah awal dari hipnosis yang paling


menentukan berhasil atau tidaknya menghipnosis seseorang.

Yakni bercakap-cakap ringan serta membangun keakraban


dengan kliean sehingga mereka nyaman berkomunikasi dengan kita.
Disini, Anda harus mampu mengolah kata-kata yang dapat
mempengaruhi klien sehingga dapat mengarahkan klien kepada
tujuan kita.
Lanjutan …

PRA INDUKSI

Dalam teori hipnosis ada yang disebut dengan Foundation of


Hypnotic Building (Membangun fondasi hipnotis).

Dimana jika ini sempurna dilakukan, Anda akan sangat mudah


menghipnotis siapapun, kapanpun dan dimana pun
Pilar Membangun Fondasi Hipnosis
Ada 6 pilar yang harus kita ketahui dalam membangun fondasi hipnotis
tersebut, yakni:

1. Building
2. Conection 3. Expectation Up
Autority (Daya
(Koneksi) (Harapan)
Kuasa)

5. Induction
4. Mind Mapping 6. Framming
Strategy
(Peta pikiran) (Kerangka/bingkai)
(Strategi Induksi)
1. Building Autority (Daya Kuasa)
Harus mampu punya kharisma dimata
klien. Ini biasa dilakukan dengan:
• Menceritakan siapa kita
• Apa yang pernah kita raih
• Apa prestasi kita dibidang hipanosis
• Dll.
Intinya kita harus membranding diri
kita agar terdengar wah di pikiran bawah
sadar klien.
2. Conection (Koneksi)

Bertanya tentang klien, harapan klien,


Masuk ke pikiran klien, yakni dengan keinginan serta masalah yang sedang
member perhatian penuh kepada kliean dihadapi

 Dalam proses koneksi ini Anda wajib melakukan Attention power (perhatian
penuh dengan segenap jiwa dan raga)

 Curahkan semua empati dan perasaan pada klien sehingga dengan otomatis
koneksi antara Anda dan klien akan tersambung dengan baik.
3. Expectation Up (Harapan)

Harus dapat meyerap apa sebenarnya harapan


terbesar klien, kemudian tingkatkan harapannya
jauh lebih tinggi Mengatakan ucapan atau
hal-hal yang dapat
meningkatkan harapan-
Mengatakan: “anda mampu mendapatkan itu jauh
harapannya
lebih banyak dari harapan anda tadi. Sudah
bnyak klien saya yang berhasil dengan bantuan
saya.”
4. Mind Mapping (Peta pikiran)
Kita mulai menerka seberapa mudah klien tersebut memasuki kondisi hipnosis. Untuk mengetahui
hal ini ada dua cara yang dapat kita lakukan.

Mengetahui kemampuan memasuki Menguji kemampuan klien menyerap


kondisi hipnotis alami pada diri klien sugesti yang Anda berikan. Anda harus
yakni dengan menanyakan apakah klien melakukan yang namanya :
pernah melihat hantu atau hal gaib, suka
banget dengerin music atau gak
TES SUGESTI
Jika ya, maka orang tersebut termasuk
orang yang mudah memasuki kondisi
hipnotis
Tes sugesti
Langkah ini bertujuan untuk mengetes seberapa mudah seseorang untuk di hypnosis,
Karena tidak setiap orang mudah untuk dihipnosis.
Tes sugesti ini sangat penting untuk menentukan induksi apa yang harus digunakan
untuk menghipnotis seseorang.

Tos jarak jauh

Tangan kaku seperti baja JENIS TES SUGESTI Balon dan Batu

Jari nempel
Tos Jarak Jauh
“Baiklah, saya punya permainan yang bisa mengetes keyakinan Anda pada sebuah
impian. Anda pernah tos kan ya? Sekarang boleh Anda focus pada dahi saya….
Terus focus. Dan pada hitungan ketiga rasakan tangan saya menge-TOS tangan Anda…
(sambil peragakan TOS)”

Jika tangan klien merasa hangat atau bahkan merasa di TOS, berarti
klien Anda tipe orang yang mudah dihipnosis dan Anda boleh langsung
Induksi. Jika tidak, maka ada kemungkinan agak sulit dihipnotis dan Anda
coba tes sugesti yang lain
Balon dan Batu
”Baik, boleh saya tes konsentrasi atau keyakinan Anda ? dan silahkan ambil posisi paling
nyaman yang membuat Anda mudah rileks dan santai. Posisikan tangan kanan anda menjulur
kedepan dan jempol di atas. Sementara tangan kiri juga julurkan kedepan dengan telapaknya
menelungkup ke bawah. Baguus… Sekarang biar lebih focus boleh tutup matanya…. Bagus…
tarik nafas panjang, buang pelan2 lewat mulut… Bayangkan apapun yang saya katakan
menjadi nyata dalam pikiran Anda… rasakan saya ikatkan balon gas ke jempol tangan kanan
Anda dan rasakan tangan Anda terasa sangat ringan dan terangkat ke atas… bagus rasakan
terus… Dan saya gantungkan batu yang sangat berat rasakan tangan kiri Anda semakin
tertarik ke bawah…. Baguus rasakan lebih nyata dalam bayangan Anda…
Baguuus… terus…
baguuuus…. 3x”.

Perhatikan apakah tangan kanan naik dan tangan kiri turun ke awah?
Jika ya, artinya klien Anda mudah untuk di hypnosis.
Jari Nempel

“Baik pak/bu… boleh saya bantu tes imajinasi dan kefokusan Anda… Semakin bagus
tingkat focus Anda maka semakin mudah mencapai impian Anda,, betul…
Nah, sekarang bolehposisikan tangan kirinya seperti ini (praktekkan)..
Tempelkan jari telunjuk dan jempol..
Lalu dengan kekuatan pikiran Anda perintahkan pada jari Anda…
Wahai jempol dan telunjuk nepelah sekarang juga,, semakin nempel,,,
nempel,,, nempel…
Sehingga Anda sulit untuk membukanya… semakin Anda berusaha membuka maka
semakin sulit untuk dibuka dan semakin lengket jari anda… bagus..
coba buka kalau bisa namun semakin dicoba dibuka malah semakin kuat menempel….”
Tangan Kaku seperti Baja
“Baik bu,, percaya atau tidak keyakinan kita sebagai manusia mampu mengendalikan
seluruh badan kita… Boleh ulurkan tangan kanan ke depan… kemudian kepalkan dan
kasih tenaga yang maksimal layaknya mau meninju… biar lebih konsentrasi boleh
tutup matanya… baguuus…
Sekarang bayangkan ada energy mengalir dari pikiran Anda ke tangan kanan
Anda sehingga semakin lama tangan Anda semakin mengeras… bagus rasakan terus
dengan sangat nyata…
Selain itu,, saya tambahkan energinya sehingga tangan Anda benar-benar menjadi sangat
kaku dan lurus seperti baja… dan suliit sekali untuk dibenkokkan… semakin
lama semakin keras dan makin sulit untuk dibengkokkan…
Tidak ada saru orang pun yang mampu membengkokkan tangan Anda termasuk anda
sendiri…
Semakin dicoba dibengkokkan maka semakin lurus dan kaku dan sulit
untuk dibengkokkan…bagus…
5. Induction Strategy (Strategi Induksi)
Setelah mengetahui seberapa mudah klien dihipnotis lalu dapat
ditentukan strategi induksi apa yang cocok untuk membawa klien
memasuki kondisi hipnotisnya.
Ada beberapa contoh induksi yaitu :

a. Induksi Tatap b. Jabat Tangan c. Induksi Gabungan


a. Induksi Tatap
Induksi ini mengarahkan klien untuk menatap sebuat titik suatu benda atau anggota
tubuh, sehingga semakin lama semakin focus dan bosan. Usahakan setiap gerakan
diiringi dengan menarik nafas panjang dan hembuskan pelan-pelan dengan tujuan
supaya klien merasa rilaks dan nyaman dan semakin focus
“Silahkan tarik nafas panjang dan hembuskan pelan2 lewat mulut… bagus…
Sekarang fokuskan pandangan Anda pada telapak tangan Anda…
Bayangkan ditelapak tangan Anda ada sebuah titik kecil hitam….
Terus bayangkan… dan semakin lama titik tersebut semakin besar…
Tarik nafas panjang dan hembuskan pelan2 lewat mulut… rasakan
semakin nyaman… baguuus…
Semakin lama titiknya semakin besar dan membuat anda semakin mengantuk…
Tarik nafas panjang,,,
Dan tiduuur (sambil menempelkan tanggannya ke wajah klien)..
b. Jabat Tangan
Induksi ini hanya dapat dilakukan kepada orang yang sangat mudah di hypnosis.
Berikut adalah caranya:
Pertama jabat tangannya, kemudian ayun-ayunkan tangannya dengan lemas

“Baik pak, rillaks dan santai saja…


Tarik nafas panjang hembuskan lewat mulut.. rasakan tangan dan badannya
semakin lemas dan rilaks….
Tarik nafas dari hidung, buang pelan2 lewat mulut…semakin santai..
Tarik nafas panjang.. tahaaan .. dan tidur sangat dalam……!!!
(sambil menarik tangannya secara mengejutkan)
c. Induksi Gabungan
Induksi ini dilakukan dengan cara menggabungkan antara tes sugesti dengan induksi…
Misalnya Anda menggunakan tes sugesti jari nempel.
Setelah klien merasa nempel dan kesulitan membuka jarinya, maka lanjutkan dengan
induksi..

“Coba buka jarinya bu… susah kan?? Baik mau dibuka kan ya bu jarinya?
Biar saya bantu….
Fokuskan pada jari yang nempel…
Tarik nafas panjang,,, tahan dan tidurrr sangat dalam….!!
(sambil menepuk dahi klien)
6. Framming (Kerangka/bingkai)
Selanjutnya adalah membangun kerangka apa yang akan kita berikan
kepada klien. Misalnya kita akan melakukan penyembuhan klien dari
kecanduan rokok, maka kerangka yang kita bangun adalah semua tentang fakta
rokok, manfaat rokok serta akibat dari merokok, kemudian berapa orang yang
pernah Anda sembuhkan dari kecanduan rokok

Berikan kesan bahwa separah apapun orang kecanduan sangat mudah


disembuhkan dengan hipnotis dengan syarat ada keinginan kuat dari klien.
Itulah yang dinamakan dengan framing
TERIMA
KASIH

Anda mungkin juga menyukai