0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan47 halaman

Definisi dan Invers Matriks dalam SPL

Dokumen ini membahas tentang matriks, termasuk definisi, operasi, dan cara mencari invers matriks. Materi mencakup sifat-sifat matriks, teorema terkait, serta aplikasi matriks dalam menyelesaikan sistem persamaan linier. Terdapat juga tugas kelompok untuk membuat contoh soal dan menyelesaikannya menggunakan invers matriks.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan47 halaman

Definisi dan Invers Matriks dalam SPL

Dokumen ini membahas tentang matriks, termasuk definisi, operasi, dan cara mencari invers matriks. Materi mencakup sifat-sifat matriks, teorema terkait, serta aplikasi matriks dalam menyelesaikan sistem persamaan linier. Terdapat juga tugas kelompok untuk membuat contoh soal dan menyelesaikannya menggunakan invers matriks.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ALJABA

R
Linier
Pertemuan 2: Matrix
Agenda
Kita
1 Definisi Matrix

.2 Mencari Invers Matrix

.3 Solving SPL dengan Invers


Matrix
.
4 Pekerjaan Rumah

.
Learning
Outcomes
1
.
Mengetahui Definisi Matrix

2 Dapat mencari invers

.3 Dapat menyelesaikan SPL


dengan Invers Matrix
.
Matriks &
Operasinya
Bab 1.3
Review 1 Matriks
• Suatu
. bentuk
kumpulan nilai

or panjang
empat persegi

• Terdiri dari baris-baris dan

Summa kolom-kolom
• Tiap nilai dalam matriks
disebut entri; cara

ry menyebutkan entri adalah


dengan subskrip / indeks
(baris, kolom)
Matriks: Contoh

Review Matriks A =

or Semua entri: real

Summa Matriks A terdiri dari 2 baris dan

ry
3 kolom :

A 1,1 = 1 A 1,2 = 5 A
1,3 = 9

A 2,1 = 7 A 2,2 = 3 A
2,3 = 0
Definisi-
1. definisi:
Matriks A= Matriks B jika ukuran baris A & baris B dan
ukuran kolom A & kolom B sama; dan entri Ai,j = entri
Bi,j
2. Jika C = A ± B, maka Ci,j = Ai,j ± Bi,j

3. Jika M = cA ( dengan c = real / skalar), maka Mi,j= cAi,j

4. [Link] A1, A2, …, An adalah matriks-matriks berukuran


sama, dan c1, c2, …, cn adalah bilangan-bilangan
skalar, maka c1 A1 + c2A2 + …+ cnAn disebut
kombinasi linier dari A1, A2, …, An dengan koefisien c1,
c2, …, cn.
Definisi-
5. definisi:
Suatu matriks dapat di-partisi menjadi beberapa
submatriks dengan “menarik” garis horisontal dan/atau
garis vertikal.
Contoh:
Definisi-
6. definisi:
Matriks A dikalikan dengan matriks B;syaratnya adalah
banyaknya kolom A = banyaknya baris B.
Catatan: perhatikan bahwa perkalian matriks (kedua matriks bujur sangkar dengan ukuran sama) tidak
komutatif (AB ≠ BA)
Definisi-
7. definisi:
Transpos(A) = matriks A dengan baris-kolom ditukar
tempatnya

8. Trace(A) = jumlah semua entri diagonal A = A11 + A22


+ … + Ann
1 Sifat perkalian

Sifat-sifat .
matriks:
A matriks bujur sangkar, maka:

Matriks

2 Sifat matriks
transpos:
.
Matriks-matriks khusus:
1. Matriks O = matriks nol; semua entrinya nol
2. Matriks In = matriks identitas berukuran (n x n);
semua entri diagonalnya = 1, entri lain = 0
[Link] (vektor) baris adalah matriks dengan 1 baris.
[Link] (vektor) kolom adalah matriks dengan 1
kolom.
Teorema: A, B, C merepresentasikan
matriks
a, b merepresentasikan
1. A +B = B +A bilangan skalar
6. a(B ± C) = aB ± aC
2. A + (B + C) = (A + 7. (a ± b)C = aC ± bC
B) +C 8. a(bC) = (ab)C
3. A(BC) = (AB)C 9. a(BC) = (aB)C =
4. A(B ± C) = AB ± AC B(aC)
5. (B ± C)A = BA ± CA
Teorema:A, O merepresentasikan matriks
O adalah matriks nol (semua entrinya =
nol)
1. A + O = O + A = A
2. A – A = O
3. O – A = – A
4. AO = O; OA = O
Matriks: Contoh

Review Matriks A =

or Semua entri: real

Summa Matriks A terdiri dari 2 baris dan

ry
3 kolom :

A 1,1 = 1 A 1,2 = 5 A
1,3 = 9

A 2,1 = 7 A 2,2 = 3 A
2,3 = 0
MATRIKS
Bab 1.4 - 1.6

INVERS
Invers dari
sebuah
matriks
A adalah matriks bujur sangkar

Jika AB = BA = I maka B adalah invers dari


A dan A adalah invers dari B. (invers
matriks A dinotasikan dengan A– 1)

Jika B invers dari A dan C juga invers dari A


maka B = C
Matriks A, B adalah matriks-
Sifat-sifat matriks invertibel

Matriks
Inverse
INVERSE dengan
Algoritma untuk mencari invers sebuahmatriks A (n x n)
OBE
ubah menjadi matrix identitas dengan menggunakan OBE.

Contoh:
INVERSE
MATRIX
MATHLAB
PERKALIAN MATRIX
MATHLAB
Invers matrix
Cari Inverse
Matrix Dari
menggunakan excel
A 3
1 2
b3 = b1 * -1 + b3
Iterasi 2
=> b2 = b3 * 3 + b2
Iterasi 5
=>

2 5
3
OBE0
A-1 menggunakan 1
8
b3 = b2 * 2 + b3 => b1 = b3 * -3 + b1 =>
Iterasi 3 Iterasi 6

b2 = b1 * -2 + b2 =>
Iterasi 1
b3 = b3 * -1 => Iterasi 4 b1 = b3 * -3 + b1 =>
Iterasi 7
Step by step mencari matrix
Find the invers invers
12 17
of A -16
= 24 18 -
4
-15 -4
Pada
31
iterasi ke 1 berapa
isi sel A(1,2) = 1.42
Pada iterasi ke 2 berapa
isi sel A(2,3) = 27.92
Pada iterasi ke 3 berapa
isi sel A(3,3) = 11.05
Step by step mencari matrix
invers
Pada iterasi ke 4 berapa
isi sel A(2,3) = -1.74
Pada iterasi ke 5 berapa
isi sel A(3,4) = -0.88
Pada iterasi ke 6 berapa
isi sel A(3,5) = 0.03
Step by step mencari matrix
invers
Pada iterasi ke 7 berapa
isi sel A(2,6) = 0.03
Pada iterasi ke 8 berapa
isi sel A(1,5) = 0.04
Pada iterasi ke 9 berapa
isi sel A(1,6) = -0.01
Carilah invers
matrix berikut
dengan
menggunakan
-5 4
A OBE 1
3 2
= 7
6 -4
3
Example 7 page
44
Example 10 page
44
Matrix yang tidak dapat
dibalik
Jika pada suatu tahap muncul baris bilangan nol pada ruas kiri -
> maka hentikan perhitungan

Gunakan Prosedur Pada Example 4


Example 5 Hal 56

1 6
A 4
2 4 -
= 1
-1 2
5
Dalam matrix A.x
MATRIKS INVERS =B
if A = matrix nxn yang dapat A= X= B=
dibalik, maka :
A.x = B --> x = A¯¹.B
Contoh : A¯¹ =
Persamaan linear :
x1 + 2x2 + 3x3 = 5
2x1 + 5x2 + 3x3 = 3 Maka x = A¯¹.B
x1 + 8x3 = 17

= =
Aplikas Contoh
dalam mendapatkan solusi
i:
jika A = matrix
( nxn ) yang punya
: Persamaan
dari Sistem
invers (invertible / Linier
x₁ + 2x₂ + 3x₃ = 1
dapat dibalik), maka 2x₁+ 5x₂ + 3x₃ = 1
dalam sebuah Sistem x₁+ 8x₃ = 1 matriks A berisi koefisien-
Persamaan Linier: koefisien dari x1, x2, x3

vektor x = (x1, x2, x3) yang


Ax = B --> x = dicari
vektor B = (1, 1, 1)T
A¯¹B
Contoh
:
MATRIKS
Matriks A(nxn) disebut elementer jika A dihasilkan
ELEMENTER
dari matriks identitas In dengan satu Operasi Baris
Elementer.
Contoh:
Matriks A(n x n) bujur sangkar, artinya
banyaknya baris A sama dengan
MATRIKS- banyaknya kolom A.

MATRIKS
Bentuk-bentuk khusus sebuah matriks
DENGAN bujur sangkar a. l. :
BENTUK [Link] diagonal D
BAB 1.7 [Link] segi-3 atas
KHUSUS [Link] segi-3 bawah
[Link] simetrik
1. Matriks
diagonal D: Aij= 0
untuk i ≠ j
2. Matriks Segi-3
atas: Aij= 0 untuk i
>j
3. Matriks Segi-3
bawah: Aij= 0 untuk
i<j
4. Matriks Simetrik:
Aij = Aji
TEOREMA:
1. Transpos dari matriks segi-3 bawah adalah matriks segi-3 atas;
transpos dari matriks segi-3 atas adalah matriks segi-3 bawah.

2. Perkalian dua matriks segi-3 bawah menghasilkan matriks segi-


3 bawah; perkalian dua matriks segi-3 atas menghasilkan matriks
segi-3 atas.

3. Matriks segi-3 invertibel jika dan hanya jika semua entri


diagonalnya tidak nol.

4. Invers dari matriks segi-3 bawah adalah matriks segi-3 bawah.

5. Invers dari matriks segi-3 atas adalah matriks segi-3 atas.


TEOREMA:
A dan B matriks simetrik, k adalah
T
skalar
6. A simetrik
7. A + B simetrik dan A – B simetrik
8. Matriks kA simetrik
9. Jika A invertibel, maka A¯¹ simetrik

TEOREMA: T T
[Link] A matriks invertibel, maka AA dan A
A juga invertibel.
TUGAS
KELOMPOK:
Membuat contoh soal sendiri (ppt) boleh mengarang sendiri atau dari
internet.
Dijawab step by step seperti yang saya ajarkan di upload ke
drive (share)
[Link] 3x3
[Link] Sistem Persamaan Linier (3 x 3) dengan
menggunakan invers matriks

Nilai max PR adalah : 91,


Jika ada yang tidak aktif,
anggota yang aktif langsung memberi tau asisten, dan
asisten akan mengurangi nilai nya

Anda mungkin juga menyukai