0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
51 tayangan27 halaman

Ekosistem dan Perbandingan Fashion

Dokumen ini membahas ekosistem industri mode, termasuk perkembangan fashion, perbedaan antara fast fashion dan slow fashion, serta dampaknya terhadap lingkungan. Fast fashion ditandai dengan produksi cepat dan bahan berkualitas rendah, sedangkan slow fashion menekankan kualitas, keberlanjutan, dan etika dalam produksi. Selain itu, dokumen ini juga mencakup tugas-tugas terkait karakteristik bahan dan contoh merek dalam kedua kategori fashion.

Diunggah oleh

Cao lyrics
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
51 tayangan27 halaman

Ekosistem dan Perbandingan Fashion

Dokumen ini membahas ekosistem industri mode, termasuk perkembangan fashion, perbedaan antara fast fashion dan slow fashion, serta dampaknya terhadap lingkungan. Fast fashion ditandai dengan produksi cepat dan bahan berkualitas rendah, sedangkan slow fashion menekankan kualitas, keberlanjutan, dan etika dalam produksi. Selain itu, dokumen ini juga mencakup tugas-tugas terkait karakteristik bahan dan contoh merek dalam kedua kategori fashion.

Diunggah oleh

Cao lyrics
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

EKOSISTEM

INDUSTRI
MODE
Here is where your presentation begins
TUJUAN
PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan perkembangan ekosistem mode
dan overview fashion industri dalam kegiatan
bisnis di bidang busana.
2. Mengemukakan pendapat mengenai
perkembangan fashion pada peta ekosistem
industri fashion.
3. Menganalisis perbedaan antara fast fashion
dan slow fashion di lingkungan sekitar.
4. Merumuskan mengenai produk fashion yang
tergolong dalam fast fashion dan slow fashion.
TREND
FASHION
TERKINI?
1 2 3 4
FASHION TREND,LOOK AND
STYLE

FASHION STYLE
fashion dapat diartikan sebagai style dapat didefinisikan sebagai
TREND
sebuah trend, mode, cara, dan gaya sesuatu hal yang bersifat lebih
yang menentukan penampilan personal. Berbeda dengan trend
seseorang sehingga terlihat berbeda fashion yang mudah sekali berubah,
dari sebelumnya. Fashion merupakan style ini seringkali digunakan untuk
sesuatu yang sedang hits, mudah menonjolkan karakteristik atau ciri
didapatkan oleh semua orang, dan khas seseorang dan berlaku untuk
bersifat musiman sehingga cepat jangka waktu yang lebih panjang.
FASHION TREND,LOOK AND
STYLE

LOOK
LOOK adalah Tampilan yang
mengadaptasi dari gaya atau style
berpakaian
suatu kaum atau kelompok yang sudah
ada pada masyarakat sebelumnya
LATAR BELAKANG
• Perkembangan fashion sangat berhubungan dengan
lingkungan. Industri fashion terus memproduksi produk –
produknya dengan cepat. Sehingga dapat memberikan
dampak buruk bagi lingkungan sekitar. Kebutuhan manusia
akan fashion tidak ada habisnya apalagi berkaitan dengan
tren membuat orang secara terus menerus membeli pakaian
yang dapat menyempurnakan tampilan.

• Trend dan mode sangat mempengaruhi terutama dalam


bisnis usaha fesyen. Dalam mengembangkan ekosistem
industri fesyen di Tanah Air, upaya yang dapat dilakukan
yaitu meningkatkan inovasi, kreativitas dan sector bisnis.
Aspek Yang Mempengaruhi
Perkembangan Tren Fashion
01 02
MEDIA MASA DUNIA HIBURAN
ARTIKEL BERITA, TELEVISI, ARTIS, SELEBGRAM,
FILM BLOGGER

03 04
BISNIS INTERNET
INDUSTRI FASHION, STORE INSTAGRAM, FACEBOOK,
DLL TWITER, TIKTOK DLL
APA KAITAN FASHION DENGAN
LINGKUNGAN?
PENGERTIAN
EKOSISTEM
INDUSTRI
Ekosistem industri fashion
FASHION
merupakan sebuah sistem yang
mengambarkan hubungan saling
ketergantungan (interdependent
relationship) setiap peran di
dalam proses penciptaan nilai
kreatif dan dengan lingkungan
sekitar yang mendukung
terciptanya nilai kreatif.
PETA EKOSISTEM
FASHION
Rantai Nilai Kreatif (Creative
Value Chain)
Value chain merupakan proses atau
aktivitas dimana suatu perusahaan
memberikan tambahan nilai pada suatu
komponen termasuk production, marketing,
and the provision of after.

Rantai nilai kreatif yang menjadi inti industri


kreatif merupakan sebuah proses kreasi,
produksi dan penyajian dalam penciptaan
karya kreatif melalui transaksi sosial,
budaya dan ekonomi.
PETA EKOSISTEM
FASHIONAudience,
Pasar‐Konsumen,
dan Customer (Market)

Target pasar adalah suatu kelompok


konsumen yang menjadi sasaran
pendekatan perusahaan untuk
membeli produk yang dijual.
Singkatnya target pasar adalah
kelompok yang akan dilayani sebagai
konsumen. Target pasar biasanya
mempunyai rentan umur, sifat dan
karakter yang hampir sama.
PETA EKOSISTEM
FASHION
Lingkungan Pengembangan
(Nurturance Environment)
lingkungan pengembangan, yaitu
berupa kegiatan pendidikan, baik
pendidikan nonformal (kursus, seminar,
forum dan event terkait), pendidikan
informal (komunitas dan keluarga),
maupun pendidikan formal (Sekolah
Menengah Kejuruan, Sekolah Tinggi
dan universitas).
PETA EKOSISTEM
FASHION
Pengarsipan (Archiving)
pengarsipan, yaitu suatu proses
preservasi dan dokumentasi karya
agar dapat diakses dan
dimanfaatkan oleh aktor-aktor
kreatif yaitu pemerintah,
komunitas kreatif, akademisi dan
pelaku-pelaku bisnis.
FAST FASHION
1 3

PENGERTI
CIRI-CIRI
AN

2 4

SEJARAH DAMPAK
PENGERTI
AN FAST
FASHION
Fast Fashion adalah istilah yang
digunakan oleh industri tekstil yang
memiliki berbagai model fashion
yang silih berganti dalam waktu
yang sangat singkat, serta
menggunakan bahan baku yang
berkualitas buruk (murah), sehingga
tidak tahan lama.
SEJARAH
FAST
FASHION
Sebelum memasuki zaman revolusi industri,
fesyen merupakan sebuah produk yang
mahal, karena produksinya yang perlu
dikerjakan secara detail bahkan dijahit
tanpa mesin. Efeknya, fesyen hanya bisa
dibeli oleh kalangan tertentu saja.
Kemudian pada tahun 1980, muncul zaman
revolusi industri yang juga beriringan
dengan munculnya teknologi. Dari sini
lahirlah salah satunya teknologi mesin jahit
untuk memproduksi produk fast fashion.
CIRI-CIRI
FAST
FASHION
a) Produk fast fashion memiliki banyak model
dan selalu mengikuti trend terbaru.
b) Model fashion selalu berganti dalam waktu
yang sangat singkat.
c) Diproduksi secara massal di negara Asia
dan negara berkembang, dimana pekerja
digaji dengan sangat murah tanpa ada
jaminan keselamatan kerja dan upah yang
layak, salah satunya di Indonesia.
d) Menggunakan bahan baku yang tidak
berkualitas (murah) dan tidaktahan lama.
DAMPAK
FAST
FASHION
• Industri fast fashion biasanya
menggunakan pewarna tekstil yang
murah dan berbahaya, sehingga dapat
menyebabkan pencemaran air dan
beresiko terhadap kesehatan manusia.
• Industri fast fashion tidak memperhatikan
keselamatan para pekerjanya.
• menciptakan pakaian jadi yang murah &
terjangkau, industri fast fashion juga
menggunakan bahan baku seperti
poliester, nilon dan akrilik.
SLOW FASHION
1
3

LATAR CIRI-CIRI
BELAKANG

2 4
PENGERTI
AN DAMPAK
LATAR
BELAKANG
SLOW
FASHION
Slow fashion mulai dikenal pada tahun 2007
silam, oleh profesor sustainabilitas, desain, dan
fashion, Kate Fletcher menerbitkan esai
mengenai slow fashion di majalah The
Ecologist. Slow fashion adalah konsep yang
diadaptasi dari konsep slow food yang
dicetuskan oleh Carlo Petrini di Italia. Slow
food mengaitkan kesenangan dan makanan
dengan kesadaran dan rasa tanggung
jawab. Slow food kemudian menginspirasi
munculnya konsep slow lain, seperti slow
city dan juga slow fashion.
PENGERTIA
N
SLOW
FASHION
Fesyen lambat (slow fashion) merupakan
praktik dalam fesyen yang didasari atas
produksi dan pemakaian pakaian dalam
rentang waktu yang lama, daya tahan dan
kualitas yang tinggi, proses produksi yang
beretika serta ramah lingkungan. Tidak
berfokus pada kecepatan produksi massal
layaknya fesyen cepat (fast fashion). Dalam
praktik fesyen lambat, yang diprioritaskan
adalah kualitas, bukan kuantitas.
CIRI-CIRI
SLOW
FASHION
• Biaya Bahan Pakaian
Sustainable fabrics seringkali didapatkan dari
tumbuhan dan hewan. Bahan ini tentu saja
memakan biaya lebih mahal dari kain sintetik.
• Biaya Tenaga Kerja
Slow fashion, di sisi lain, menawarkan hak asasi
kepada para pekerja dengan menyediakan hak
berserikat, hak beristirahat, batasan kerja, dan
lingkungan kerja yang aman.
• Produksi Yang Rendah
slow fashion memiliki permintaan yang rendah
sehingga harus diproduksi dalam jumlah sedikit
DAMPAK
SLOW
• FASHION
Slow fashion menggunakan material alami
yang bisa dikembangkan secara sustainable.
• Slow fashion, sebuah gerakan yang
mengedepankan kualitas, ketahanan, serta
keramahan produk terhadap lingkungan.
• Slow fashion menggunakan material
berkualitas tinggi yang lebih tahan lama,
seperti katun organik.
• slow fashion juga menekankan pentingnya
etika dalam rantai suplai produk, seperti
keselamatan bagi pekerja, upah pekerja dll
TUGAS !!

1. Apa saja bahan dan karakteristik bahan yang


termasuk ke dalam fast fashion dan slow
fashion?
2. Apa yang dimaksud dengan made to order dan
ready to wear?
TUGAS !!
1. Apa saja bahan dan karakteristik bahan yang
termasuk ke dalam fast fashion dan slow
fashion?
2. Sebutkan contoh merk produk yang termasuk
kedalam fast fashion dan slow fashion?
3. Sebutkan dan jelaskan karakteristik dari produk
fashion desainer Indonesia yang telah
menerapkan konsep sustainable?
4. Apa yang dimaksud dengan made to order dan
ready to wear?

Anda mungkin juga menyukai