PRE CONSTRUCTION MEETING
(PCM)
Paket Pekerjaan :
Pembangunan Sarana/Prasarana Pengendalian Banjir
Sungai Malibaka di Kab. Belu
TAHUN ANGGARAN 2022
DAFTAR ISI :
1. INFORMASI KONTRAK
2. PETA LOKASI PEKERJAAN
3. STRUKTUR ORGANISASI
4. TATA CARA PENGATURAN PEKERJAAN DAN METODE
PELAKSANAAN
5. JADWAL PELAKSANAAN
6. JADWAL PENGGUNAAN TENAGA, BAHAN DAN
PERALATAN
7. PENYUSUNAN RENCANA PEMERIKSAAN LAPANGAN
8. SOSIALISASI KEPADA MASYARAKAT
9. PENYUSUNAN PROGRAM MUTU
PRE CONSTRUCTION MEETING
(PCM)
1. INFORMASI KONTRAK
INFORMASI KONTRAK
1. Satuan Kerja : NVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Nusa Tenggara II Provinsi NTT
2. Nama Kepala Satuan Kerja : Hendra Kurniawan, ST, MT
3. Kegiatan : Sungai dan Pantai I
4. Pejabat Pembuat Komitmen : Edixon S. Nufninu, ST, [Link]
5. Alamat : Jalan Jembatan Liliba No. 2 Bundaran PU Kupang
6. Nama Perusahaan : PT. Kencana Raya Abadi Sentosa
7. Nama Pimpinan Perusahaan : Ridwan Boston H. Simanjuntak
8. Jabatan : Kuasa Direktur
9. Alamat Perusahaan : Jalan Timor Raya, Oesapa - Kupang
[Link] dan Tanggal Kontrak : HK.02.03/SNVT/[Link]/SP.I/53/II/2022 Tanggal 16 Februari 2022
11. Nomor dan Tanggal SPMK : HK.02.03/SNVT/[Link]/SPMK/SP.I/54/II/2022 Tanggal 16 Februari 2022
12. Nilai Kontrak : Rp. [Link],00 (Tiga Puluh Milyar Sembilan Ratus Dua Puluh Lima Juta Tiga
Ratus Tujuh Puluh Tiga Ribu Rupiah)
12. Nama Paket Pekerjaan : Pembangunan Sarana/Prasarana Pengendalian Banjir Sungai Malibaka di Kab. Belu
13. Jangka Waktu Pelaksanaan : 300 ( Tiga Ratus ) Hari Kalender
Terhitung sejak tanggal 16 Februari 2022 s/d 12 Desember 2022
14. Jumlah Hari Masa Pemeliharaan : 180 (Seratus Delapan Puluh) Hari Kalender,
Terhitung sejak serah Terima Pertama Pekerjaan (PHO)
PRE CONSTRUCTION MEETING
(PCM)
2. PETA LOKASI PEKERJAAN
PETA NUSA TENGGARA TIMUR
Sungai
Malibaka
PETA LOKASI
PRE CONSTRUCTION MEETING
(PCM)
3. STRUKTUR ORGANISASI
Keterangan:
Garis Komando/Perintah
STRUKTUR ORGANISASI
PENYEDIA JASA
Ridwan Boston H. Simanjuntak
Kuasa Direktur
Puji Utami, ST Reynaldo A. Beremau
Petugas K3 Konstruksi Pelaksana
Pekerja Lapangan
URAIAN TUGAS DAN JABATAN
Direktur/Kuasa Direktur :
Uraian Tugas :
- Pengambil keputusan tertinggi dalam perusahaan;
- Membuat keputusan dan kebijakan atas semua persoalan/ masalah yang dihadapi
oleh level yang dibawahnya;
- Melaksanakan Manajemen Perusahaan;
- Mengatur dan bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan secara keseluruhan,
baik di lapangan maupun yang berhubungan dengan keuangan proyek
Tanggung Jawab :
- Penanggung jawab tertinggi secara umum atas semua kegiatan dan sebab akibat
yang dilakukan sehubungan dengan Perusahaan yang dipimpin dan Bertanggung
Jawab Kepada PPK.
- Manajemen dan Mengkoordinasi Pelaksanaan Proyek dengan PPK
Pelaksana :
Uraian Tugas :
- Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan dan memberi Instruksi kepada Mandor mengenai
kualitas dan kuantitas pekerjaan.
- Menjaga dan mengamankan serta merencanakan tempat penyimpanan
peralatan, bahan dan material sesuai kebutuhan dalam menunjang terlaksananya
pekerjaan.
- Menghitung kemajuan pekerjaan, hasil opname setiap hari bersama pengawas
lapangan.
- Membuat Laporan Harian dan Mingguan bersama Pengawas Lapangan.
- Memantau proses Pelaksanaan Pekerjaan guna mendapatkan hasil pekerjaan
sesuai
kontrak dan syarat teknis dengan prosedur pelaksanaan yang ditentukan.
- Membuat atau menghitung Volume Pekerjaan yang terpasang, MC 0%, MC 100%
dan Gambar Pelaksanaan bersama Pengawas Lapangan.
- Melakukan pengambilan gambar pelaksanaan (dokumentasi) untuk setiap kegiatan
yang dilaksanakan.
Tanggung Jawab :
- Bertanggung jawab kepada Pemimpin Perusahaan dan Pengawas.
- Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan di lapangan dan koordinasi
dengan Pelaksana QA (pengendalian mutu).
PETUGAS K3
Uraian Tugas :
- Membuat usulan perubahan bila terdapat kekeliruan atau kesalahan pada metode
kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3;
- Membuat perencanaan dan menyusun program K3;
- Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi;
- Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur
kerja dan instruksi kerja K3;
- Mengevaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi;
- Melakukan penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat.
PRE CONSTRUCTION MEETING
(PCM)
4. TATA CARA PENGATURAN PEKERJAAN
DAN METODE PELAKSANAAN
BAGAN ALIR PELAKSANAAN PEKERJAAN
TIDAK
MOBILISASI
SOSIALISASI / PEMAHAMAN
KONTRAK, PCM, YA (ALAT,
MULAI SPMK
LAPOR MULAI CEK PERANGKAT,
PERSYARATAN
RMK KEGIATAN UMUM
SDM & BAHAN)
PEMBERSIHAN YA PEMBUATAN YA PENGUKURAN
CEK GAMBAR KERJA, CEK
LOKASI CCO, MC-0 SITE
TIDAK
TIDAK TIDAK
YA
CEK
PEKERJAAN
PEKERJAAN PERSIAPAN PEMBERSIHAN DAN STRIPING
I&U
Keterangan : PEKERJAAN KONSTRUKSI
- PERKUATAN TEBING DAN
I = Inspeksi. TANGGUL
- BANGUNAN PELENGKAP
I & U = Inspeksi dan
Uji.
TIDAK
CEK CEK
YA
PEMBUATAN
PHO PERAPIHAN DAN PEMBERSIHAN
GAMBAR AS BUILT DRAWING CEK
CCO, MC-100 KEMBALI LOKASI PEKERJAAN
TIDAK
TIDAK
PEMELIHARAAN FHO SELESAI
METODE PELAKSANAAN DAN ANALISA TEKNIK
A. METODE PELAKSANAAN
1. PENDAHULUAN
Secara umum, Metode Pelaksanaan berarti cara/pola Pelaksanaan Pekerjaan untuk
mencapai hasil pekerjaan yang sesuai dengan rencana baik waktu, biaya maupun mutu hasil
kerja. Karena itu, Metode Pelaksanaan disusun sedemikian rupa, dengan analisis yang tepat,
terutama dalam pemanfaatan waktu dan biaya, mobilisasi tenaga, pengadaan/ penyediaan
material, pengoperasian alat, dalam kaitannya dengan jumlah material/bahan, jumlah alat dan
tenaga yang dibutuhkan, serta dengan memperhatikan spesifikasi teknis pekerjaan, kuantitas
dan prosedur pelaksanaan pekerjaan. Metode Pelaksanaan ini disusun untuk dapat
dipergunakan sebagai acuan dalam Pelaksanaan Pekerjaan serta disusun berdasarkan pada
Dokumen Kontrak dan Addendumnya (bila ada), peraturan-peraturan atau ketentuan-ketentuan
yang berlaku. Selain acuan tersebut diatas, metode pelaksanaan ini juga mengacu pada
pengalaman manajerial perusahaan kami dalam menangani pekerjaan. Diharapkan metode
pelaksanaan ini dapat memberi gambaran yang menyeluruh atas pelaksanaan pekerjaan
tersebut di atas serta yang terpenting dapat diimplementasikan dan memberikan hasil kerja
yang tepat biaya (efektif), tepat waktu (efisien) dan tepat mutu (kualitatif).
2. GAMBARAN UMUM METODE PELAKSANAAN
Secara Umum Metode Pelaksanaan Pekerjaan yang akan dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Pemberitahuan/ Laporan/ Sosialisasi Pekerjaan yang akan dilaksanakan kepada Direksi
dan Pemilik Wilayah yang terkait berdasarkan SPMK dan BAPL.
2. Pelajari dan memahami Isi Kontrak serta lampiran-lampirannya dan aturan terkait lainnya
untuk
Acuan Pelaksanaan Pekerjaan.
3. Merencanakan dan membuat Program Kerja.
4. Pengenalan dan Persiapan Lokasi.
5. Persiapan, membuat Administrasi dan Pelaporan.
6. Menentukan Strategis bahan, tenaga, alat, direksi keet dan gudang bahan serta akomodasi
lapangan.
7. Mobilisasi Alat dan Tenaga kemudian mulai dengan Pekerjaan Persiapan.
8. Uitzet/set up awal bersama-sama dengan Direksi Proyek serta minta persetujuan Direksi.
9. Membuat Rencana Kerja yang nyata, Shop Drawing, MC 0% dan Rekayasa Lapangan.
10. Persetujuan Pelaksanaan sesuai Kontrak dan lampiran-lampiran serta perubahannya yang
telah
disetujui Direksi Proyek.
11. Mulai pelaksanaan fisik proyek sesuai tahapan pada Time Schedule Pelaksanaan.
12. Mulai pendropingan material.
[Link], Administrasi dan pemantauan kemajuan fisik dan kebenaran pekerjaan, Mutual check
secara rutin/ Tahapan, MC I dan seterusnya.
14. Memperhatikan Mutu, kebenaran pekerjaan dan percepatan penyelesaian pekerjaan
terhadap time schedule.
15. Pemeriksaan rutin bersama Direksi Proyek.
16. Persiapan Serah Terima Pertama Pekerjaan (PHO).
17. Perapihan dan Perbaikan.
18. Serah Terima Pertama Pekerjaan (PHO).
19. Masa Pemeliharaan.
20. Serah Terima Terakhir Pekerjaan (FHO).
3. MAKSUD DAN TUJUAN.
Maksud dan tujuan Metode Pelaksanaan ini dibuat sebagai gambaran pelaksanaan pekerjaan dilapangan,
sehingga tahap-tahap pekerjaan di lapangan dapat dilaksanakan dengan cara dan sistem yang benar, sehingga
dapat menghasilkan Kualitas Pekerjaan yang diinginkan.
4. LINGKUP PEKERJAAN.
Pekerjaan yang harus dilaksanakan adalah :
PEKERJAAN PEMBANGUNAN SARANA/PRASARANA PENGENDALIAN BANJIR
SUNGAI MALIBAKA DI KABUPATEN BELU
5. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN.
Jangka waktu pelaksanaan untuk penyelesaian pekerjaan secara keseluruhan ditetapkan selama 300
(Tiga Ratus) hari kalender terhitung sejak tanggal dikeluarkan Surat Perintah Mulai Kerja.
6. PEDOMAN KRITERIA/ KUALITAS.
Pedoman Kriteria Pekerjaan mengacu pada Dokumen Kontrak pada Nomor : HK.02.03/SNVT/PJSA-
[Link]/SP.I/53/II/2022 Tanggal : 16 Februari 2022, serta ketentuan dan pedoman pelaksanaan
Pekerjaan Konstruksi Nasional. Kualitas Pekerjaan, penyediaan material/bahan adalah produksi dalam
negeri yang berkualitas serta didukung oleh personil sesuai bidangnya dan ditunjang dengan peralatan
yang memadai serta Jadwal Pelaksanaan sesuai rencana.
B. METODE PELAKSANAAN
Lingkup Pekerjaan :
I. PEKERJAAN PERSIAPAN
1. Mobilisasi dan Demobilisasi
2. Pembuatan Papan Nama Proyek
3. Pembuatan Direksi Keet, Los Kerja, Gudang, dll
4. Dewatering / Pengeringan (Menggunakan Pompa Air)
II. RENCANA KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (RK3)
1. Rencana Kesehatan dan Keselamatan Kerja (RK3)
III. PEMBANGUNAN SARANA/PRASARANA PENGENDALIAN BANJIR
A. PERKUATAN TEBING DAN TANGGUL
1. Pembersihan dan Striping
2. Galian dengan Bantuan Alat Berat
3. Urugan Kembali Bekas Galian
4. Pekerjaan Timbunan
5. Pekerjaan Pemadatan
6. Pasangan Batu 1 PC : 4 Psr
7. Plesteran 1 PC : 3 Psr
8. Acian
9. Beton Bertulang (K.175) termasuk Pembesian dan Begisting
10. Beton Bertulang (K.225) termasuk Pembesian dan Begisting
11. Pencetakan Kubus Beton K.175 (1,0 m x 1,0 m x 1,0 m)
12. Penyusunan Kubus Beton K.175 (1,0 m x 1,0 m x 1,0 m)
13. Pekerjaan Lantai Rabat (Beton K.100)
14. Pemasangan Bronjong Pabrikasi
15. Pemasangan Geotextile
16. Pemasangan Weep Hole, PVC Pipa dia 2 (1-1,5) m
17. Pemasangan Pipa untuk Perkuatan Pondasi diameter 2”
B. BANGUNAN PELENGKAP
[Link] Land Scape
[Link] dengan Bantuan Alat Berat
[Link] Pemadatan
[Link] Batu 1 PC : 4 Psr
[Link] 1 PC : 3 Psr
[Link]
[Link] Paving Blok
PRE CONSTRUCTION MEETING
(PCM)
5. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN
JADWAL WAKTU PELAKSANAAN
PRE CONSTRUCTION MEETING
(PCM)
6. JADWAL PERSONIL SERTA PENGGUNAAN BAHAN DAN ALAT
JADWAL PERSONIL
JADWAL PENGGUNAAN MATERIAL
JADWAL PENGGUNAAN PERALATAN
PRE CONSTRUCTION MEETING
(PCM)
7. PENYUSUNAN RENCANA PEMERIKSAAN
LAPANGAN
PENYUSUNAN RENCANA PEMERIKSAAN LAPANGAN
Langkah-langkah penyusunan Rencana Pemeriksaan Lapangan :
Pada Tahap awal pelaksanaan kontrak, setelah penerbitan SPMK, Direksi Teknis bersama-
sama dengan Penyedia Jasa melaksanakan Pemeriksaan Lapangan bersama untuk
melakukan Pengukuran dan Pemeriksaan Detail Kondisi Lapangan untuk menetapkan
kuantitas awal
Hasil Pemeriksaan lapangan bersama dituangkan dalam Berita Acara, apabila hasil
pemeriksaan lapangan tersebut mengakibatkan perubahan isi kontrak (Spesifikasi
Teknis, gambar, jenis pekerjaan, mata pembayaran, kuantitas), maka perubahan
tersebut dituangkan dalam Berita Acara yang ditindaklanjuti dengan pembuatan
amandemen kontrak
Selanjutnya pemeriksaan lapangan bersama terhadap setiap pekerjaan / mata pembayaran
yang dilaksanakan selama periode waktu pelaksanaan pekerjaan untuk
menetapkan kuantitas hasil pekerjaan yang akan dibayar setiap bulan/ angsuran
Program SMK3
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan Permenaker No.5 Tahun 1996
adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi,
perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan
kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan
kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.
Tahapan SMK3 menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor : 02/PRT/M/2018 tentang
Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan
Umum adalah sebagai berikut:
a. Tahapan Komitmen dan Kebijakan K3;
b. Tahapan Perencanaan Keselamatan Konstruksi;
c. Tahapan Dukungan Keselamatan Konstruksi; Penjelasannya ada di RKK
d. Tahapan Operasi Keselamatan Konstruksi;
e. Tahapan Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi.
Komponen Rencana Manajemen Mutu
1. Ruang Lingkup Peraturan
2. Manajemen & Kontrol Dokumen
3. Tanggung jawab Manajemen
4. Pengendalian Pembangunan dan Ketelitian
5. Kontrol Desain
6. Pengujian & Jaminan Kualitas
7. Resiko dan Mitigasi
PRE CONSTRUCTION MEETING
(PCM)
8. SOSIALISASI KEPADA MASYARAKAT
SOSIALISASI KEPADA MASYARAKAT
PEMERINTAH
DAERAH /
SATUAN KERJA KABUPATEN
APARAT KEPOLISIAN
Satuan Kerja / Pihak PPK bersama dengan Pihak
Kontraktor memberitahukan kedatangan, menjelaskan KECAMATAN
tujuan dan rencana kedatangannya.
Sehingga masyarakat dan Aparat setempat
APARAT DESA
mendukung berlangsungnya proses pekerjaan.
KEPALA ADAT /
MASYARAKAT
MATERI SOSIALISASI
1. Pendahuluan yaitu Pemberitahuan tentang akan diadakannya Pekerjaan Pembangunan Sarana/Prasarana
Pengendalian Banjir Sungai Malibaka di Kab.
Belu
2. -Penjelasan
NamaInformasi Kontrak :
Satuan Kerja.
- Nama Kontraktor Pelaksana.
3. Penjelasan Scope Pekerjaan.
- Pekerjaan Persiapan.
- Rencana Kesehatan dan Keselamatan Kerja (RK3)
- Pembangunan Sarana/Prasarana Pengendalian Banjir
- Perkuatan Tebing dan Tanggul
- Bangunan Pelengkap
4. Penjelasan Jangka Waktu Pekerjaan.
Pekerjaan dilaksanakan dengan jangka waktu 300 (Tiga Ratus) Hari Kalender terhitung mulai dari tanggal
ditandatanganinya SPMK..
5. Partisipasi & Dukungan Masyarakat penerima dampak dan manfaat proyek.
- Pihak Pelaksana akan sedapat mungkin melibatkan masyarakat setempat dalam pelaksanaan pekerjaan
- Tidak ada kompensasi biaya ganti rugi akibat Pelaksanaan Proyek tersebut.
- Lokasi siap dikerjakan bebas dari masalah.
PRE CONSTRUCTION MEETING
(PCM)
9. PENYUSUNAN PROGRAM MUTU
PENGENDALIAN MUTU
UNTUK MENCEGAH KETIDAKSESUAIAN PEKERJAAN DISETIAP TAHAPAN
DILAKSANAKAN PENGENDALIAN MUTU SEPERTI BERIKUT :
Incoming Inspection : Ijin Kerja
Pengendalian Pada Setiap
Permulaan Kerja
Form Inspeksi
dan Kedatangan Bahan
Inprocess Inspection :
Pengendalian Pada Setiap
Proses Pekerjaan
Dalam pelaksanaan proyek ini, Pengendalian Pekerjaan Final Inspection :
dilakukan dengan sistem Rencana Mutu Kontrak Pengendalian Pada Akhir
( RMK ) Proses Pekerjaan
Dalam pelaksanaan proyek ini,
Pengendalian Pekerjaan dilakukan dengan
sistem Rencana Mutu Pelaksanaan Kontrak ( RMPK )
Sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum
No. 21/PRT/M/2019
Tentang Pedoman Sistem Manajemen
PROSEDUR KENDALI MUTU
INPUT
OUTPUT OUTCOME
PROSES
(Hasil) (Fungsi)
PROGRAM MUTU
Secara umum Penyusunan Program Mutu Meliputi :
1. Kata Pengantar.
2. Informasi Mengenai Pekerjaan.
A. Uraian Proyek dan Lingkup Pekerjaan.
- Latar Belakang.
- Maksud Tujuan.
B. Informasi Pemilik Proyek dan Kontraktor.
C. Informasi Pekerjaan.
D. Lingkup pekerjaan.
3. Organisasi.
A. Struktur Organisasi Penyedia Jasa.
B. Uraian Tugas dan Jabatan.
C. Diagram Prosedur Hubungan Kerja & Koordinasi.
4. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan.
A. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan.
B. Jadwal Personil Inti.
C. Daftar dan Jadwal Penggunaan Tenaga, Bahan dan Alat.
D. Jadwal Pelaksanaan Inspeksi dan Pengujian.
5. Prosedur/Proses Pelaksanaan Pekerjaan.
A. Daftar Standar Pekerjaan.
B. Kriteria Penerimaan.
1. Bahan.
2. Pekerjaan.
C. Bagan Alir Pelaksanaan Pekerjaan.
D. Daftar Simak.
6. Prosedur Instruksi Kerja.
A. Lembar Kerja.
- Daftar Gambar
Teknis.
B. Daftar Peralatan Kerja.
C. Lembaran Laporan Audit Mutu.
7. Pelaksanaan Pekerjaan.
A. Metode Pelaksanaan.
FOTO / DOKUMENTASI LOKASI
PENUTUP
Kegiatan Pre Construction Meeting (PCM) yang diselenggarakan oleh Pihak PPK Kegiatan Sungai
dan Pantai I ini sangat bermanfaat bagi Penyedia dalam tahapan persiapan pelaksanaan konstruksi,
yang mana hal – hal yang telah dibahas dan disepakati dalam PCM ini akan digunakan sebagai
Pedoman dalam Tahap Pelaksanaan Konstruksi Pekerjaan.
Dengan demikian, sangat diharapkan pekerjaan dapat kami selesaikan secara Tepat Waktu, Tepat
Mutu dan Tepat Biaya.
Demikianlah paparan kami mengenai persiapan pelaksanaan konstruksi Pekerjaan Pembangunan
Sarana/Prasarana Pengendalian Banjir Sungai Malibaka di Kabupaten Belu. Kami menyadari bahwa
paparan ini masih banyak keterbatasan, untuk itu segala saran dan kritik untuk penyempurnaan
Persiapan Pelaksanaan Konstruksi ini sangat kami harapkan.