DETERMINAN
Def : Misalkan A adalah matrik kuadrat. Fungsi determinan
dinyatakan oleh det, dan kita defenisikan det(A) sebagai jumlah
semua hasil kali elementer bertanda dari A. Jumlah det(A) kita
namakan determinan.
1. Untuk matriks (2x2)
Misal A = → | A | = ad – bc
- Sarrus
2. Untuk matriks (3x3) →- Cara -
Misal |A|= = 4 + 6 – (0 + 15- 16)
= 10 + 1
+ + +
= 11
3. Untuk matris yang lebih besar (3x3)
1. Dengan reduksi baris
2. Dengan minor dan ekspansi kofaktor
3. Gabungan cara 1 dan 2
Sifat-sifat
Misal A sebarang matrik n x n :
1. Jika matriks B(nxn) diperoleh dari A dengan
mengalikannya dengan bilangan k, maka:
det(B) = k det(A).
2. Jika B diperoleh dari menukarkan 2 baris dari A maka :
det(B) = - det(A)
3. Jika B diperoleh dari A dengan cara sebuah barisnya
ditambah dengan k kali dari baris lain pada A, maka:
det(B) = det(A)
4. Determinan matriks identitas = 1
5. Jika B = At, maka det(B) = det(A)
6. Matriks yang dua baris berelemen sama, maka
determinannya = 0
7. Jika A matriks segitiga, maka det.(A) sama dengan hasil
kali elemen-elemen pada diagonal utama.
Contoh -
Carilah determinan dari matrik dengan
cara: 1. reduksi baris (dgn OBE)
2. dengan cara minor dan ekspansi kofaktor
3. gabungan 1 dan 2
Soal/
Diketahui matriks dibawah ini :
1 2. 3. 4.
Carilah determinan dari matriks dengan cara:
a. reduksi baris (dgn OBE)
b. dengan cara minor dan ekspansi kofaktor
c. gabungan (a) dan ((b)
Invers Matriks
Pada dasarnya AB = I → B = A-1 atau AA-1 = I
Untuk matriks 2x2
Misalkan A = → A-1 = dg ad-bc≠0
Untuk matriks > 2x2 , misal (3x3) maka dipakai cara :
1. Letakkan bersisian
2. Dengan Adjoint
Adjiont adalah tranpose dari matriks kofaktor
Langkah2 menentukan Adj:
a) ada matriks
b) cari kofaktornya
c) susun matriks kofaktornya
c11 c12 c13............. c1n
c21 c22 c23.............c2n
c31 ........ ........ ........
........
cm1 cm2 cm3 cmn
d) Transpose matrik kofaktor tersebut
Teorema:
Jika A adalah sebuah matriks yang dapat dibalik, maka
A-1 = adj.A
Co/ Tentukan invers dari matrik
A=
Soal/
Carilah Invers dari matrik dibawah ini:
a. b. c.
ATURAN CRAMER
Jika AX = B adalah sistem yang terdiri dari n
persamaan linear dalam n bilangan tak
diketahui sehingga det(A) ≠ 0, maka sistem
tersebut mempunyai pemecahan yang unik .
Pemechan ini adalah
x1 = x2 = ,.........x n =
Contoh
Gunakan aturan cramer untuk memecahkan
2x1 + 3x2 + x3 = 4
x1 + 2x2 + x3 = 3
3x1 - x2 - 3x3 = -1