Safety
Driving
Training
Program
Table
of contents
Background Sebelum Berkendara
Data statistik Persiapan dan faktor apa saja
kecelakaan, bahaya dan yang dilakukan sebelum
risiko, kelelahan berkendara
Saat Berkendara Setelah Berkendara
Apa saja yang harus dilakukan Hal yang perlu diperhatikan
dan diperhatikan saat setelah menggunakan
berkendara kendaraan
Backgroun
d
Data Statistik Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia
Kecelakaan Lalu Lintas
Bahaya dan Risiko ketika
Berkendara
Kendaraan Lingkungan Pengemudi
Kondisi fisik Musim penghujan, Kondisi fisik
kendaraan apakah banjir, badai, kondisi pengemudi, perilaku,
masih baik / tidak jalan yang kurang dan kemampuan
baik untuk berkendara
Akibat dari Kelelahan
dalam Berkendara
Micro Sleep ABS (Automatic Behaviour Syndrome)
• Kelopak mata terasa berat • Tidur dengan mata terbuka,
• Tingkat kewaspadaan gelombang otak sama dengan pola
menurun saat tidur lelap : Kurang tidur /
• Melamun pola tidur tidak teratur, monoton,
• Lamanya ± 30 detik letih yang sangat berlebihan
• Seakan mengantuk • Pandangan kosong
• Hilang kesadaran
• Lama siklus 20 – 30 menit
Penyebab Kelelahan
• Tangan sering memegang hidung,
• Aktivitas fisik yang kepala
berlebihan
• Lingkungan
• Temperatur
• Makanan
• Kondisi mental
Bagaimana Jika
Mengalami Kelelahan?
Berhenti Istirah Bergantian
Sejenak at Mengemudi
Jika dalam perjalanan jauh
• Mengemudi selama4 jam, maka istirahat selama 30 menit(UU
No. 22 th 2009).
• Waktu mengemudi paling lama 8 jam dalam sehari
(UU No. 22 th 2009).
• Pastikan kondisi fisik dan mental pengemudi dalam
keadaan sehat , tidak sedang dibawah pengaruh alcohol
dan obat -obatan
• Pastikan kondisi fisik kendaraandalam keadaan laik jalan
• Rencanakan rute perjalanan
• Letih ? Segera berhenti
Sebelum
Berkendara
Safety Driving
Mengemu (drivin adala kemampu dala mengendalik dan
di g)
mengoperasikan hkendaraan
an . m an adalah bagaimanayan
mengemu
suatu
aman yang dapat Safety driving masalah
menghind di
perilaku lalu lintas g
memperhatik membantu
keselamat bagi ari dan dan lebi
an Safety an berkaitan
sangat pengemudi
erat dengan penumpang kewaspadaan, dan hhal
driving
harus persiapan,
setelah mengemudi . -hal yang
diperhatikan .
Persiapan Sebelum
Berkendara
Kondisi fisik dan mental pengemudi harus sehat
• Ko nd is i fis ik harus d alam ke ad aan b ugar, se hat , t id ak sakit , d an t id ak m e ngalam i ke le
lahan
• Ko nd is i m e nt al d alam ke ad aan b a ik (t id ak d alam ke ad aan m arah, s t re ss, at au e m osi)
• Is t irahat cukup se b e lum b e ke rja (t id ur cukup se lam a 6 -8 ja m )
• Tid ak d i b awah p e ngaruhob at -ob a t an d an a lcohol
• Me ngurangi m akanan t inggi gula d an karb ohid rat p e nye b ab kant uk
• La kukan p e m e riksaan ke se hat an rut in
Teknik Peregangan Sebelum
Berkendara
Persiapan
Sebelum Berkendara
Kondisi fisik kendaraan laik jalan dan berfungsi
dengan baik
• Memeriksa ban kendaraan, tekanan ban perlu diperiksa –6
setiap 4 hari
• Memeriksa kondisi bahan bakar
• Memeriksa kondisi oli mesin
•• Memeriksa seluruh
Memeriksa kondisi rem, apakah dapatmemastikan
lampu berfungsi dengan
lampu dapat berfungsi
baik
kendaraan, ketika sedang dengan baik
dijalankan untuk mengetahui apakah terdapat
• Memeriksa bagian bawah kemungkinan
• kendaraan,
Memastikankebocoran
kaca spionkecil
dalam poisis yang tepat dan bersih
• Selalu menyediakan perlengkapan seperti ban cadangan, dongkrak, alat
perkakas, mengantisipasi kerusakan ringan di jalan
• Selalu menyediakan kotak P3K, APAR, dan segitiga keselamatandi dalam
kendaraan
• Memastikan sabuk pengaman dalam keadaan baik, dan berfungsi dengan baik
di semua kursi dalam kendaraan. Sabuk pengaman yang baik harus memiliki
pengait yang kuat dan terbuat dari besi, sehingga tidak mudah lepas atau patah
saat terjadi hentakan yang keras,
• Selalu membawa surat -surat kendaraan seperti SIM pengemudi dan STNK
Persiapan
Sebelum Berkendara
Cek prakiraan cuaca Rencanakan rute
sebelum melakukan perjalanan
perjalanan
Sebelu melakukan perjalanan, pengemudi Pengemudi melakukan perencanaan
m cek cuaca di hari tersebut, rute perjalanan yang akan ditempuh
prakiraa sehingga apabila cuaca di hari termasuk tempat istirahat
n
kurang tersebut
baik, hujan/cuaca dapat
maka pengemudi
membawa
prakiraa(apabila
hujan jas motor) Da
menggunakan
n
menghindar daerah -daerah . n
i ketika yang rawan banji
hujan . r
Saat
Berkendara
Saat Berkendara
Gunakan sabuk pengaman dan mengatur posisi penyangga kepala
dengan benar
• Dapat melindungi pengemudi dan penumpang dari daya dorong keras akibat
suatu benturan yang terjadi pada bagian muka kendaraan
• Pengemudi dan seluruh penumpang wajib menggunakan sabuk pengaman (Seatbelt)
selama di dalam kendaraan
Seseorang yang menggunakan sabuk pengaman dengan benar,
mempunyai kesempatan untuk lolos 45% dari kecelakaan serius
Atur ketinggian head rest (penyangga kepala) sama
dengan tinggi kepala kita dan tidak dibawah garis
mata
Tidak menggunakan HP / alat elektronik lainnya selama berkendara
Pengemudi dilarang menggunakan telepon seluler/HP/alat elektronik lainnya
selama mengemudikan kendaraan, pengemudi harus selalu berkonsentrasi dan
meminimalisir gangguan yang tidak perlu seperti mencari channel radio, memilihlagu,
VIDEO
Saat Berkendara
Waspada terhadap situasi lalu lintas
Pandangan mata ke arah depan, mata harus diarahkan jauh ke depan secara menyeluruh,
tidak
hanya m e m p e rhat ikan m ob il d i d e p an ke nd araan sa ja t e t ap i juga lalu lin t as se kit ar. Hal in i b e
rguna unt uk m e n ingkat kan ke wasp ad aan ke t ika b e rke nd ara
• Pandangan mata d iarahkan ke kiri d an kanan se rt a m e nge ce k kaca sp ion se t iap 30 d e t
ik unt uk m e lihat ke ad aan lalu lin t as
• Memperhatikan kondisi jalan, se p e rt i jalan t anja kan , t urunan, jalan yang b e
rlub ang, b e rge lom b ang, b e rlum p ur at au jalan yang t id ak am an unt uk d ile wat i
• Saat menyalip: t id ak d ila ku kan d i t ikungan, t anja kan , t urunan, t id ak d ila ku kan ke t ika p
and angan t e rhalang, d an t id ak d ila ku kan se cara b e runt un (2-3 ke nd araan)
Teknik Olah Kemudi
Mengemudi dengan kedua tangan, posisi jam 3 (tangan kanan)
dan
jam 9 (tangan kiri) m e rup akanp osisi d asar t angan saat m e
nge m ud i. Posisi ini d ire kom e nd asikan kare na m e m ungkinkan p e
nge m ud i unt uk m e ngont rol m ob il se cara m aksim al ke t ika harus b
e rm anuve r d e ngan ce p at ke t ika m e nghind ari ke ce lakaan
Saat Berkendara
Berkendara ketika Hujan
Jalan yang b asah m e nye b ab kan p and
angan t id ak se je las saat ke rin g,
• J angan m e m b e lokkan s t ir se cara m e
nd ad ak
• Akse le rasi (m ene kan gas) m e nd ad ak akan m e nye b ab kan ove rst
eer (b e lok yang b e rleb ih )
• J angan m e la ku kan p enge rem an m e nd ad ak kare na d ikhawat
irkan ke nd araan just ru akan m e luncur d i jalanan yang b asah
• Me nurunkan ke ce p at an, d an p engem ud i harus e ks t ra Wasp ad
a & hat i-hat i
Menyikapi Blind Spot
Blind spot atau titik buta ad alah are a d i se
kit ar ke nd araan yang t id ak
d ap at t e rlihat ole h p engem ud i, b aik m e la lu i kaca sp ion m aup un jend e
la . Di Am e rika Se rikat , lebih dari 300 orang m e ninggal d unia
se t iap t ahunnya akibat blind spot d alam ke ce lakaan ke nd araan b e
Saat Berkendara
Menurut Indonesia Defensive Driving Center (IDDC), untuk mengurangi risiko yang timbul
akibat blind spot,
pe nge m udi se baiknya m e lakukan be be rapa t ips be rikut in i:
[Link] ulang kaca spion,se b e lum m e m ulai p e rjalanan se b a ikn ya m e ngat ur ulang kaca sp ion kanan, kiri, d an d
m ob il alam
[Link] lihat spion
[Link] shoulder check atau head kare na sp ion t id ak d ap at m e nghilangkan se luruh are a b lind sp ot , m
pcheck,
e nge m ud i t id ak b ole h hanya b e rgant ung akake kaca sp ion, se b a ikn ya lakukan should e r che ck d an he ad che ck
se saat p ad a are a yang t id ak t e rjangkau ole h kaca sp ion
[Link] klakson, saat m e nyalip ke nd araan la in p and angan kit a m e njad i t e rb at as. Maka kit a d ap at m e m b
unyikan klakson p end ek unt uk m engurangi e fek ne gat ive b lind sp ot se kaligus m enjad i t and a kep ad a p engem
[Link]
ud i la in saat b e rad a p ad a s it uasi t e rt e nt u se p e rt i p e rsim p angan, t ikungan, are a b e
kewaspadaan rb ukit ,
kurangi ke ce p at an Blind spot m irror m e m iliki be nt uk yang ke cil dan d it e m pe lkan p ad a sp io n Ut am
[Link]
kanan dan blind
kiri mspot
ob il. Ce rm ina yang
di le b ih ce m bung m e m buat b lind spot m irror b is a m e ngant is ipasi b lind
mirror.
spot .
Saat Berkendara
Jarak Aman Ketika Berkendara
Jaga jarak aman saat berkendara bertujuan untuk
meminimalisir terjadinya kecelakaan. Apalagi saat Anda
mengendarai kendaraan dengan laju kecepatan tinggi,
maka sangat besar risikonya ketika mengerem secara
mendadak dalam jarak dekat. Sebab itu, menjaga jarak
dalam berkendara itu sangat penting. Ditambah lagi, kondisi
cuaca di Indonesia yang seringkali hujan membuat risiko
berkendara makin tinggi.
Kecepatan Laju Kendaraan
Saat Berkendara
Aturan Membawa Barang pada Mobil Penumpang
Ketika membawa barang dalam mobil penumpang, ada beberapa persyaratan teknis untuk memperhatikan
ke se lam at an d an ke am anan d ari p e num p ang b e rd asarkan Pe rat uran Me nt e ri Pe rhub ungan No. PM 6 0 Th
20 19 Pasal 3:
[Link] ruang muatan d an / at aut e m p at m uat an yang d irancang khusus
[Link] yang diangkut sesuai dengan ruang muatan
[Link] barang dan beban yang diangkut tidak melebihi daya angkut sesuai dengan tipe
kendaraannya
Cara at ur b arang d i m ob il sup aya t id ak ove rload :
[Link] batas daya angkut mobil, m e nge t ahui d aya angkut d an kap asit as m a ks im al m ob il yang t e rd ap at p ad a m
anual b ook se suai d e ngan je nis d an t ip e ke nd araan
[Link] penyusunan barang dengan benar, b arang yang p aling b e rat d ile t a kkan d i p aling b awah d an p osisikan d i
t e ngah
[Link] beban seimbang kanan dan kiri, m e ne m p at kan b arang d e ngan b ob ot yang sam a d an se im b ang ant ara
kanan d an kiri
4. Jangan menghalangi pandangan pengemudi ke belakang, b a ik saat m e lihat d ari sp ion t e ngah at au p un
saat m e ne ngok ke kaca b e la kan g
[Link] cargo net, agar b arang t id ak m ud ah b e rge se r ke t ika d ile t a kkan d i d alam m ob il
Setelah
Berkendara
Setelah
Berkendara
Setelah ke nd araan d igu nakan, m aka ke nd araan p e rlu d irawat (m a in t e nance )
agar kond is in ya t e t ap b a ik. Be b e rap a hal yang p e rlu d ip e rhat ika n se t e lah
m e nggunakan ke nd araan:
1. Me m e riksa a t au m e nge ce k kond is i m e s in ke nd araan guna m e n ja ga kond is i m e s
in agar t e t ap b a ik
2. Me nge ce k se luruh kond is i b an ke nd araan guna m e m ast ikan b an d a lam kond is i b
a ik
[Link] m e riksa se ke lilin g ke nd araan d an m e m ast ikan se m uanya d a lam kond is i
yang b a ik 4 .Me m e riksa se luruh kond is i b agian d a lam m ob il d an kom
p one n m ob il
Safety Driving
Absolute Rules
Setelah
Berkendara
Reference template for Safety Driving Poster in
car
Than Think Safe - Work Safe - Home
k Safe
You.