0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan4 halaman

Adaptasi Tanaman Hadapi Kekeringan

Ekofisiologi mempelajari interaksi antara berbagai disiplin ilmu untuk memahami mekanisme fisiologis dalam ekologi. Tanaman beradaptasi terhadap cekaman kekeringan melalui berbagai cara, termasuk perubahan morfologi, anatomis, dan fisiologis untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air. Respon tanaman terhadap kekeringan mencakup perbaikan sistem perakaran dan pengurangan transpirasi untuk bertahan hidup.

Diunggah oleh

azmihrp13
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan4 halaman

Adaptasi Tanaman Hadapi Kekeringan

Ekofisiologi mempelajari interaksi antara berbagai disiplin ilmu untuk memahami mekanisme fisiologis dalam ekologi. Tanaman beradaptasi terhadap cekaman kekeringan melalui berbagai cara, termasuk perubahan morfologi, anatomis, dan fisiologis untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air. Respon tanaman terhadap kekeringan mencakup perbaikan sistem perakaran dan pengurangan transpirasi untuk bertahan hidup.

Diunggah oleh

azmihrp13
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

EKOFISIOLOGI merupakan interaksi antara: physiology, biochemistry, biophysics,

molecular biology, untuk menggambarkan mekanisme fisiologis yang mendasari pengamatan ekologi.

Tanaman mengimbangi efek merugikan dari stres melalui banyak mekanisme tergantung
pada : 1. Sifat stres, 2. Proses fisiologis yang dipengaruhinya, 3. Temperatur, 4. Air, 5. Angin, 6.
Ketersediaan CO2, 7. Hara, 8. Interaksi biologi, 9. Kelembaban udara hujan, 10. Komposisi udara
atmosfir

CEKAMAN KEKERINGAN
Bentuk ketahanan suatu tanaman
AVOIDANCE RESISTENCE TOLERANCE

Adaptasi tanaman terhadap cekaman kekeringan


ADAPTASI MORFOLOGI ADAPTASI ANATOMIS ADAPTASI MORFOLOGI
Efek kekurangan air berpengaruh terhadap fotosintesis dimana dapat menyebabkan Kerusakan daun,
Melemahnya daun untuk menangkap cahaya, dan Mempengaruhi fotoditeksien system.
Parameter untuk dpt bertahan pd cekaman kekeringan : 1. Kadar Air Media Tanam, 2. Kadar Air Daun 3.
Luas Daun Spesifik), 4. Berat Kering akar dan daun
Respon Tanaman Terhadap kekeringan
1. Perbaikan sistem perakaran
• Memperluas kedalaman perakaran mengembangkan sistem perakaran yang dalam dan
ekstensif (tanaman tahunan)
• Perpanjangan akar yang cepat pada permulaan musim tanam (laju tumbuh yg tinggi)
(tanaman semusim.
• Modifikasi struktur daun dari spesies tanaman tertentu telah berkembang untuk memungkinkan
absorbsi embun atau hujan secara langsung ke dalam pucuk.
• Memiliki keampuan yang tinggi untuk dapat mengekstraksi air dari dalam tanah
2. Penggunaan Air
• Transpirasi rendah
• Tanaman efisien air, tanaman yang hanya sedikit membutuhkan air untuk kehidupannya
• Variasi pada morfologi daun Absisi daun.
• Dimorphisme” musiman (daun-daun lebar selama musim dingin yang basah diganti oleh daun-
daun kecil dan pada bulan-bulan musim panas yang kering)
• Penutupan stomata Rambut daun, terutama yang melingkari stomata, yang mengakibatkan
bertambahnya ketebalan dan karena itu, juga tahanan terhadap hilangnya air dari lapisan
batas daun.
• Sudut daun, yang mempengaruhi jumlah radiasi yang diterima
• Penyimpanan air di dalam akar.

Anda mungkin juga menyukai