UJI PENJENJANGAN
(UJI RANKING)
NURA MALAHAYATI
THP-FP UNSRI
Uji Ranking
Salah satu metode pengujian
sensoris dimana panelis diminta
untuk mengurutkan atribut
mutu yang diuji
Tujuan
Mengurutkan intensitas mutu atau kesukaan
1 konsumen terhadap suatu produk
Memilih sampel yang terbaik
2
Memilih proses pengolahan pangan yang ter-
3 baik
Menghasilkan produk yang berkualitas
4
Dua macam Uji Ranking
Uji ranking pembedaan (ranking difference)
Uji ranking preferensi/kesukaan (ranking pref-
erence)
Penerapan Uji Ranking
Membandingkan dan mengurutkan intensitas/mutu/ Menggunakan panelis terlatih atau agak terlatih
kesukaan panelis dalam tujuan memilih yang terbaik Content Content (untuk ranking pembedaan) atau panelis tidak
atau menghilangkan yang terjelek. terlatih (untuk ranking kesukaan).
01 02
Content Panelis diminta mengurutkan sampel-
Angka (nilai) hasil uji ranking hanya
Content sampel yang diuji berdasarkan tingkat
berbentuk nomor urut dan tidak
mutu sensorik tertentu.
menyatakan suatu besaran skalar. 06 03
Produk yang diuji diurutkan dengan pemberian
Content Content Hasil pengujian dinyatakan dalam besaran kesan.
nomor urut. Urutan pertama selalu menyatakan
Jarak atau interval antar rank (jenjang) tidak harus
tingkat mutu sensorik tertinggi dan yang terakhir
adalah yang terendah. 05 04 sama untuk tiap tingkatan.
Keunggulan dan Kelemahan
Uji Ranking
Keunggulan:
1. dapat membandingkan lebih dari dua sampel dalam waktu yang bersamaan (pada
uji beda, hanya dua sampel yang dapat dibandingkan pada waktu yang sama).
2. instruksi yang diberikan kepada panelis sangat sederhana
3. penanganan data sangat mudah
4. memerlukan asumsi yang minimal untuk level pengukuran karena jenis data ordinal.
Kelemahan: hasil yang diperoleh tidak tepat dalam kasus sampel memiliki karakter
sensorik dengan perbedaan kecil dan variasi besar.
Pengolahan Data Uji Ranking
langsung menganalisis datanya dengan rancangan acak kelompok dengan
tanpa transformasi lagi datanya.
terlebih dahulu mentransformasi hasil uji penjenjangan dengan cara
mengubah ranking menggunakan Tabel Fisher dan Yates.
setelah semua data telah ditransformasi, kemudian data tersebut diolah
dengan analisis keragaman dengan rancangan acak kelompok dimana
panelis sebagai kelompok.
selanjutnya dapat dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test
(DMRT)
Thank you