Desain Apartemen Berkelanjutan Mataram
Desain Apartemen Berkelanjutan Mataram
3 PERANCANGAN APARTMENT
DOSEN PEMBIMBING
Jasmine Chanifah Uzdah Bachtiar, ST.,
[Link]
Giska Ayu Pradana Putri Kamase, ST.,
[Link]
PROGRAM STUDI
ARSITEKTUR
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MATARAM
2023
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 3
LATAR BELAKANG
PERANCANGAN
LATAR
BELAKANG
Mengutip Muhammad Yusuf Asyari (2006) selaku Menteri
Perumahan Rakyat pada saat itu, bahwa pesatnya laju
pertumbuhan kebutuhan perumahan dan pemukiman
sebagai tempat tinggal masyarakat yang tidak terkendali
menyebabkan alih fungsi lahan pertanian produktif secara
besar-besaran untuk pembangunan perumahan dan
permukiman. Asyari (2006) berpendapat bahwa salah satu
metode dalam mengatasi pertumbuhan yang semakin
meningkat dan keterbatasan lahan serta tingginya harga
tanah di perkotaan, maka pengalokasian ruang untuk
perumahan dan permukiman perlu dilakukan secara
responsive dan comprehensive dengan living vertical.
ISU NON-ARSITEKTURAL
▪ UMP Rendah akan tetapi ▪ Alih fungsi lahan pertanian ▪ Lingkungan perumahan yang
harga tanah/rumah tinggal produktif yang semakin seringkali terkesan individualis
sangat mahal. meningkat. karena zona privat yang lebih
dominan.
▪ Minimnya RTH di kota Mataram.
▪ Mataram masih menjadi
▪ Perbedaan kualitas dan fasilitas
pusat perkantoran dan ▪ Maraknya bencana banjir karena communal spaces pada tiap-tiap
kegiatan perekonomian pembangunan perumahan yang perumahan yang ada di kota
bahkan bagi masyarakat tidak memperhatikan Mataram.
kabupaten lainnya. lingkungan.
ISU DAN PROBLEMATIKA
ISU NON-ARSITEKTURAL
Tiny City
0
rendah berjarak 19,50 meter dari as jalan.
GSB pada Jalan Arteri Sekunder diatur dengan ketentuan paling
rendah berjarak 18,50 meter dari as jalan.
: Lokasi Tapak Sumber : Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kota Mataram
Tahun 2011-2031
ANALISIS TAPAK : IKLIM
3 4
2 1
Arah matahari dari timur ke barat ▪ Wind speed : 12,8-14,5 km/h 1. 60-80 dB
dengan condong (ke arah utara ▪ Humidity : 60% 2. 60-80 dB
▪ Air Quality : Good 3. 25-40 dB
atau selatan) relatif seperti ▪ Highest Rainfall Intensity : avg. 4. 40-60 dB
mayoritas lokasi di Indonesia. 240 mm/day
o
5. 20-30 dB
▪ Avg. Daily Temperature : 25-31 C
Intensitas paparan radiasi Arah angin dengan intensitas – Arah sumber kebisingan paling
matahari yang paling tinggi dari menengah-tinggi dari arah tinggi berasal dari arah 1 dan 2
sebelah barat selatan dan utara. yaitu pada saat lalu lintas padat
hingga di angka 60-80 dB.
RESPON WINDPATH
SERVIC
E
18,50
19,50 m
m
SERVIC
E
RESPON SUNPATH
SERVIC
E
ANALISA SIRKULASI KENDARAAN BERMOTOR SKALA | 1 : 1000 | ANALISA SIRKULASI PEDESTRIAN SKALA | 1 : 1000
Sumber : Observasi Langsung oleh
Perancang
RESPON SIRKULASI KENDARAAN BERMOTOR SKALA | 1 : 1000 | RESPON SIRKULASI PEDESTRIAN SKALA | 1 : 1000
ANALISIS TAPAK : VIEW TO SITE
1
View dari Simpang Empat Jl. Bung Karno dan Jl. Ismail Marzuki
2
2
3
1
View ke Simpang Empat Jl. Bung Karno dan Jl. Ismail Marzuki
1. BENTUK 2. 3.
DASAR SUBSTRAKSI ADIKSI
Balok sebagai bentuk dasar gubahan massa Memotong bentuk balok untuk merespon garis Menambahkan dua gubahan di atas gubahan
sempadan dan bentuk tapak utama untuk menyediakan ruang secara
vertikal
N
4. GUBAHAN MASSA BANGUNAN
SKALA | 1 : SKALA | 1 :
1000 1000
SKALA | 1 : 40
RESPON DESAIN : SKEMA RAIN HARVESTING
RAINWATER HARVESTING
ROOFTANK
FILTER
BIOSWALES
Air hujan yang turun mengalir ke floor drain Bioswales
JIKA
SUMUR
TANGKI RESAPAN
PENUH
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 3
PROGRAM
RUANG
PROGRAM RUANG : ANALISA TARGET PENGGUNA RANCANGAN
DESKRIPSI PENGGUNA
POLA AKTIVITAS
PENGHUNI
LAKI-LAKI | PEREMPUAN
AKTIVITAS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
DATANG
PARKIR
AKTIVITAS DI UNIT
BEKERJA
BERSOSIAL
HOBI
ISTIRAHAT
PROGRAM RUANG : ANALISA AKTIVITAS PENGGUNA
DESKRIPSI PENGGUNA
POLA AKTIVITAS
ISHOMA PULANG
STORE MANAGER
LAKI-LAKI | PEREMPUAN
AKTIVITAS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
DATANG
PARKIR
PERSIAPAN
BEKERJA
ISHOMA
PULANG
PROGRAM RUANG : ANALISA AKTIVITAS PENGGUNA
DESKRIPSI PENGGUNA
POLA AKTIVITAS
ISHOMA PULANG
PENGELOLA (SECURITY)
LAKI-LAKI | PEREMPUAN
AKTIVITAS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
DATANG
PARKIR
PERSIAPAN
BEKERJA
ISHOMA
PULANG
PROGRAM RUANG : ANALISA AKTIVITAS PENGGUNA
DESKRIPSI PENGGUNA
POLA AKTIVITAS
ISHOMA PULANG
AKTIVITAS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
DATANG
PARKIR
PERSIAPAN
BEKERJA
ISHOMA
PULANG
PROGRAM RUANG : ANALISA AKTIVITAS PENGGUNA
DESKRIPSI PENGGUNA
POLA AKTIVITAS
TAMU
LAKI-LAKI | PEREMPUAN
AKTIVITAS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
DATANG
PARKIR
BERTAMU DI UNIT
PULANG
PROGRAM RUANG : BUBBLE DIAGRAM
RTH
RTH
KANTOR
DEVELOPER
RTH
MAIN- STUDIO
SPA
TENANCE
FAMILY
SALON
LIFT/
TANGGA
SUPERMARKET
RTH
Reading
Spcae
GYM
“Alun-alun Kota”
Lapangan
Basket Collabortion
space
Keteranga
LOBBY
n
Dekat
Cukup Dekat
Tidak Dekat
MASUK
PROGRAM RUANG : VERTICAL BLOCK PLAN
CBD
LOBBY AND RBD
PROGRAM RUANG : ANALISA BESARAN RUANG
Sebagai sirkulasi di Sebagai sirkulasi di Konfigurasi tangga untuk dapat memaksimalkan Standar ukuran tangga pada
area area upaya efesiensi dan efektivitas ruang. tangga utama maupun tangga
unit-unit apartment RBD dan WBD. darurat.
120
240
120
Elevator untuk penghuni Sumber : Peraturan Keputusan
Menteri Pekerjaan Umum No.10
Tahun 2000
Sebagai media membuat filtrasi air Sebagai penampung air bersih dan/atau air hujan
hujan. yang akan direcycle
Sumber :
1. [Link]
2. [Link]
PROGRAM RUANG : ANALISA BESARAN RUANG
11. Standar Ukuran, Kapasitas, dan Kebutuhan Ruang Parkir
45 motor 2 m² 90 m²
1. Area Parkir Penghuni
45 mobil 12,5 m² 562,5 m²
30 motor 2 m² 60 m²
2. Area Parkir Pengelola Data Arsitek Jilid 2
8 mobil 12,5 m² 100 m²
30 motor 2 m² 60 m²
3. Area Parkir Tamu
20 mobil 12,5 m² 250 m²
Unit Family – 2
2. 14 Unit 120 m² Archdaily 1680 m²
Bedroom
Collaboration Dimensi
4. 20 orang 60 m² 60 m² 4. Spa 6 orang 49,2 m² 49,2 m²
space Manusia
Lapangan Ruang
6. 20 orang 60 m² 60 m² 6. 6 orang 60 m² 60 m²
Basket Maintenance
Dimensi Manusia
7. Lobby Lift 20 orang 60 m² 60 m² “Taman Kota”
7. 20 orang 60 m² 60 m²
(RTH)
Lift Kone
8. Lift 10 orang 62,5 m² 62,5 m² 8. Lavatori 4 orang 4 m² Data Arsitek 4 m²
Transys DX
Keterangan :
Aksesibilitas Terintegrasi
SOLID
WBD
K
RESIDENTIA
L
VOID
Area terbangun sebagai Ruang Terbuka Hijau sebagai RT
Solid. Void.
CBD H
KONSEP DESAIN Tiny City
MASUK
TINY kata sifat untuk menunjukkan bentuk
yang sangat kecil
Tiny City
MASUK
RBD UNIT
RBD
WBD UNIT
WBD
RESIDENTIA UNIT
L HUNIAN
MASUK
MASUK
CBD AREA
RB
D CBD
SOL
WBD
ID
UNIT
RBD
VO
ID
RT
SOL
RESIDENTIA UNIT H
ID
L WBD
Kota terdiri dari zoning- Apartment terdiri dari modul UNIT
VO
ID
RT HUNIAN
zoning ruang. unit-unit sebagai representasi H
zoning ruang perkotaan. Memasukkan modul-modul RTH pada apartment sebagai “Taman
Kota” sebagai unsur natural dan social space
KONSEP DESAIN
4
3 . AREA
1 2 . CBD
. .
MASU
UNIT
RBD
VO
ID
RT
SOL
UNIT H
ID
WBD
UNIT
CBD RBD HUNIAN
SOLI
WBD
D
RESIDENTIA
L
VOI
RT
D
H
MASUK
Zoning-zoning kecil tata ruang Kota dibentuk dari gabungan zoning Sistem CBD dalam Menerapkan sistem CBD dalam menyusun tata massa
dan solid-void membentuk zoning tata modul unit apartment
ruang kota
5 6 7 8 9
. . . . .
Gubahan massa dasar Substraksi pada bagian tengah Adiksi gubahan massa dasar Mengembalikan gubahan Pembagian zoning CBD dan
gubahan massa dasar pada lt. 2 sebagai CBD massa tower Unit Hunian seperti konsep
penataan kota di Singapore
1 1
0. 1
.
GAMBAR
RANCANGAN