0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan25 halaman

Model Regresi Data Panel: FE vs RE

Dokumen ini membahas model regresi data panel yang menggabungkan data cross section dan time series, serta menjelaskan kelebihan penggunaannya seperti efisiensi dan pengurangan kolinieritas. Terdapat penjelasan mengenai berbagai model regresi seperti Pooled, Fixed Effects, dan Random Effects, serta prosedur untuk pemilihan model yang tepat melalui uji Hausman dan Breusch-Pagan. Contoh aplikasi penelitian investasi berdasarkan data panel juga disertakan untuk menunjukkan penerapan model dalam analisis.

Diunggah oleh

nusyirwan.1966
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan25 halaman

Model Regresi Data Panel: FE vs RE

Dokumen ini membahas model regresi data panel yang menggabungkan data cross section dan time series, serta menjelaskan kelebihan penggunaannya seperti efisiensi dan pengurangan kolinieritas. Terdapat penjelasan mengenai berbagai model regresi seperti Pooled, Fixed Effects, dan Random Effects, serta prosedur untuk pemilihan model yang tepat melalui uji Hausman dan Breusch-Pagan. Contoh aplikasi penelitian investasi berdasarkan data panel juga disertakan untuk menunjukkan penerapan model dalam analisis.

Diunggah oleh

nusyirwan.1966
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PANEL DATA REGRESSION MODEL

Dr. Rahma Fitriani, [Link]., [Link]


Panel Data Regression Model
 Panel Data/ Pooled Data/ Longitudinal Data/
Micropanel Data
 Mempunyai dua dimensi: individu (mis:
perusahaan, propinsi, negara) dan waktu
 Penggabungan data cross section dan time
series
 Setiap unit data cross section diulang dalam
beberapa periode waktu
Kelebihan Penggunaan data Panel
 Keheterogenan antar individu dapat secara
eksplisit diakomodasi
 Penggabungan antara cross section dan time
series membuat data panel menjadi
 Lebih informatif
 Lebih bervariasi
 Mengurangi kolinieritas
 Memperbanyak derajat bebas
 Lebih efisien
 Pengulangan waktu pada unit cross section
yang sama mengakomodasi perubahan
dinamis setiap unit cross section
Model Linier Data Panel
 Untuk satu peubah bebas (yang dapat dibuat
umum untuk lebih dari satu peubah bebas)

Yit ai  X it   it

 ai adalah variabel tak terobservasi yang spesifik


bagi setiap individu
 Diasumsikan bernilai konstan sepanjang waktu
untuk setiap individu
Beberapa model yang dapat diasumsikan
 Pooled Model
 Random effects Model
 Fixed effects Model
Pooled Model

Yit a  X it   it

 Model paling sederhana


 Diasumsikan bahwa tidak ada keheterogenan antar
individu yang tidak terobservasi
 Semua keheterogenan sudah ditangkap oleh
peubah eksogen
 Model menggunakan asumsi yang sama seperti
yang digunakan pada data cross section
Pooled OLS Estimator (POLS)
 Dengan asumsi Pooled Model maka penduga
parameter model dapat dilakukan dengan
menggunakan POLS
Model Fixed Effects dan Random
Effects

Yit ai  X it   it

 Diasumsikan bahwa terdapat keheterogenan antar


individu yang tidak terobservasi: ai
 ai tidak tergantung waktu (time invariant)
 Model fixed effects (FE): diasumsikan bahwa masih
terdapat hubungan antara ai dan peubah eksogen
 Model random effects (RE): diasumsikan bahwa ai
dan peubah eksogen saling bebas
Beberapa alternatif penduga untuk asumsi
FE
 Least Square Dummy Variable (LSDV)
Estimator
 Within Estimator
 Between Estimator
Least Squares Dummy Variable Estimator
(LSDV)
 Pendugaan parameter jika diasumsikan Model FE.
 ai diduga bersama-sama dengan β
 Menggunakan N peubah dummy untuk setiap unit
cross section
N
Yit 1    k Dki  X it   it
k 2

 Penduga OLS diterapkan pada model di atas


Within Estimator
 Dilakukan transformasi terhadap data untuk
menghilangkan efek heterogenitas yang tidak
terobservasi
 Model awal: Yit ai  X it   it

 Hitung rata-rata dari seluruh waktu pengamatan


bagi setiap unit cross section:
Yi . ai  X i .   i .

i. it i.
Transformasi: Y  Y  X  X     
it it i. 
 Penduga OLS diperoleh berdasarkan data hasil
transformasi di atas
Within Estimator
 Mengukur keragaman data hanya berdasarkan
waktu
 Tidak memuat peubah yang tidak tergantung
waktu (time invariant)
Between Estimator
 Hanya menunjukkan keragaman dari unit cross
section
 Digunakan rata-rata seluruh waktu pada setiap
unit cross section
 Model panel terduksi menjadi:
Yi . ai  X i .   i .

 Penduga OLS diterapkan pada model tereduksi


tersebut
 Sayangnya penduga ini kurang konsisten
Penduga untuk model dengan asumsi RE
 Between Estimator:
 Tidak efisien
 Random effects estimator
Random Effects Estimator (Penduga
RE)
 Penduga ini mengasumsikan bahwa efek individu
bersifat random bagi seluruh unit cross section

Yit ai  X it   it
vit ai   it ai ~ N 0,  a2 ,  it ~ N 0,  2 
Yit X it  vit
 Penduga RE mengakomodasi struktur error
tersebut
 Penduga RE diperoleh berdasarkan metode pooled
GLS
Random Effects Estimator (Penduga
RE)

Yit  Yi  X it  X i  vit  vi


ˆ ˆ
 1 
ˆ2  Tˆ a2
  MSE within Estimator ˆ a2 MSE between Estimator
ˆ 2

 Penduga RE mengukur keragaman berdasarkan


waktu dan cross section
 Penduga RE rata-rata terboboti antara penduga FE
(Fixed Effects Estimator) dan BE (Between
Estimator)
Prosedur untuk pendugaan pada model
data Panel
 Duga model FE dan RE
 Lakukan uji Hausman
 Menguji apakah terdapat perbedaan nyata antara
penduga model FE dan penduga model RE
 Hipotesis nol: kedua penduga tidak ada perbedaan

 Jika H0 ditolak maka penduga FE lebih sesuai


 Jika H0 diterima maka lanjutkan dengan uji Breusch
Pagan
H 0 :  a2 0
H 0 :  a2 0
Jika H0 ditolak maka:
 Komponen galat individu nyata,
 Penduga RE lebih sesuai

Jika H0 diterima maka penduga POLS (Pooled OLS) lebih sesuai


Garis besar penetapan asumsi FE atau RE
 Jika T (waktu pengamatan) cukup besar dan N
(jumlah unit cross section) kecil →
kemungkinan besar tidak banyak perbedaan
antara penduga FE dan RE.
 Alasan kemudahan: gunakan penduga FE (LSDV)
 Ketika N besar dan T kecil dan unit
pengamatan bukan berupa sampel dari
populasi yang lebih besar, FE model lebih tepat
 Gunakan penduga FE (LSDV)
 Ketika N besar dan T kecil dan unit
pengamatan berupa sampel acak dari populasi
yang lebih besar, RE model lebih tepat
 Gunakan peduga RE (Random Effect Estimator)
 Jika komponen dari error berkorelasi dengan
salah satu peubah eksogen: gunakan FE
model
 Penduga FE
Contoh Aplikasi
 Penelitian tentang jumlah investasi (I)
berdasarkan nilai asset perusahaan (Finv) dan
modal perusahaan (Cinv)
 Penelitian berdasarkan pada data tahunan
investasi 4 perusahaan (unit cross section)
mulai dari tahun 1935 – 1954 (time series, 20
tahun)
 Secara a priori diharapkan bahwa investasi
berkorelasi positif terhadap nilai asset dan
modal
Pemilihan asumsi RE atau FE
 Dari N (kecil) dan T(besar), semestinya penduga RE
dan FE tidak akan berbeda nyata
Akan tetapi jika diasumsikan bahwa:
 perbedaan setiap perusahaan bersifat random dan
 efek tak terobservasi setiap perusahaan tidak
berhubungan dengan peubah penjelas
 Penduga RE lebih sesuai
Jika hanya 4 perusahaan tsb yang mungkin ada maka
 Penduga FE lebih sesuai

Jika 4 perusahaan adalah sampel acak dari populasi


perusahaan-perusahaan
 Penduga RE lebih sesuai
Output hasil pendugaan, asumsi RE
 Dependent variable: I

 coefficient std. error t-ratio p-value


 ---------------------------------------------------------
 const -74.8236 84.5994 -0.8844 0.3792
 Finv 0.107965 0.0165715 6.515 6.78e-09 ***
 Cinv 0.347411 0.0262238 13.25 1.50e-021 ***

 Mean dependent var 290.9116 S.D. dependent var 284.8557


 Sum squared resid 1576262 S.E. of regression 142.1565
 Log-likelihood -509.0567 Akaike criterion 1024.113
 Schwarz criterion 1031.259 Hannan-Quinn 1026.978
Prosedur Lanjutan
 'Within' variance = 5593.42 ˆ 2
 'Between' variance = 23981.7 ˆ a2
 theta used for quasi-demeaning = 0.89201
ˆ ˆ 
 1  0.89201
ˆ   Tˆ a
2 2

 Hausman test -
 Null hypothesis: GLS estimates are consistent
 Asymptotic test statistic: Chi-square(2) = 1.51948
 with p-value = 0.467788 Terima H0: tidak ada
beda penduga FE dan RE
 Breusch-Pagan test -
 Null hypothesis: Variance of the unit-specific error
= 0
 Asymptotic test statistic: Chi-square(1) = 382.288
 with p-value = 3.95186e-085 Tolak H0: RE lebih sesuai

Anda mungkin juga menyukai