Rubella juga disebut campak Jerman atau
campak tiga hari, adalah infeksi virus
menular pada kulit.
Rubella tidak sama dengan campak (rubeola),
walaupun kedua penyakit memiliki beberapa
persamaan karakteristik, termasuk ruam
merah pada kulit.
VIRUS RNA
GOLONGAN TOGAVIRUS
1. Ruam kulit
(dari mukadada & perutekstremitas)
2. Pembesaran kelenjar limfa
3. Demam ringan
4. Mata merah
5. Radang tenggorokan
6. Nyeri sendi(pada remaja atau wanita dewasa)
7. Batuk pilek
Melalui udara nasofaring &
orofaring
Melalui plasenta dari ibu ke janin
Pemberian vaksinasi rubella secara subkutan
dengan virus hidup rubella yang dilemahkan
dapat memberikan kekebalan yang lama
dan bahkan bisa seumur hidup.
Vaksin rubella dapat diberikan bagi orang
dewasa terutama wanita yang tidak hamil.
Vaksin rubella tidak boleh diberikan pada
wanita yang hamil atau akan hamil dalam 3
bulan setelah pemberian vaksin.
• Risiko terhadap kehamilan berdasarkan usia kehamilan terkena
infeksi :
Trimester I ( 0 s/d 13 minggu): SANGAT BERESIKO karena 90%
bayi akan terkena, semakin dini usia kehamilan maka semakin
besar risikonya terhadap bayi.
Trimester II ( 14 s/d 26 minggu): Pada usia kehamilan ini untuk
usia 14 - 15 minggu masih terdapat risiko pada bayi berupa
gangguan penglihatan dan pendengaran. Setelah kehamilan 16
minggu biasanya risikonya menjadi rendah. Sehingga risiko pada
trimester III juga rendah.
Cara pencegahan terbaik adalah menghindari kontak dengan
orang yang terkena infeksi Rubella.
• DAPAT MENYEBABKAN
kelahiran prematur,
kematian bayi dalam kandungan,
keguguran,
Kelainan organ yg luas pd janin,
sindroma rubella kongenital.
Gejala nya dibagi menjadi 3 kategori:
[Link] permanen:
Gangguan pendengaran
Gangguan jantung
Gangguan mata
Retardasi mental
Lanjutan. . .
Gejala nya dibagi menjadi 3 kategori:
2. Manifestasi sementara:
Hepatitis
Pembesaran limpa
Anemia hemolitik
Gangguan perdarahan
Penyakit paru-paru
Lanjutan. . .
3. Manifestasi yang timbul lambat(delayed-CRS):
Panensefalitis
Gangguan hormonal(DM, penyakit thyroid,
defisiensi growth hormon)
Gangguan pendengaran dan mata yg baru
muncul bertahun-tahun kemudian
Abnormalitas pembuluh darah
Penyakit syaraf
• Pengobatan virus Rubella terbilang sulit. Sampai
sekarang medis belum menemukan obatnya.
Biasanya yang dapat dicapai adalah
menghilangkan keluhan pasien seperti demam
atau rasa nyeri. Dibandingkan dengan
pemeriksaan bakteri, pemeriksaan
virus Rubella lebih sulit. Cara yang agak mudah
mendeteksi dengan teknik Fluorescent.
Pemeriksaan terhadap penderita
infeksi Rubella dilakukan dengan cara tes darah
serologi antigen Rubella.
THANK YOU …