Sejarah dan
Pengembangan Awal
Geospasial
Geospasial adalah informasi tentang lokasi di permukaan bumi.
Data ini penting dalam kartografi, pemetaan, navigasi, dan analisis
spasial dalam SIG. Mari kita telusuri sejarah dan perkembangan
awal geospasial, dari kartografi kuno hingga teknologi modern.
by Arbi Tri Khusumawardana
Awal Mula Geospasial: Kartografi Kuno
Peta Tertua Babilonia Ptolemy Al-Idrisi
Peta tertua ditemukan di Bangsa Babilonia Klaudius Ptolemaeus Al-Idrisi membuat peta
dinding gua Lascaux, menciptakan peta kota menyusun Geographia dunia yang detail dalam
Prancis (15.000 SM), dari tanah liat (2300 SM), (150 M), berisi konsep Tabula Rogeriana (1154
menunjukkan upaya menandai batas wilayah proyeksi peta dan M), menunjukkan
awal manusia untuk dan sungai. koordinat geografis. kemajuan kartografi
memahami lingkungan. Islam.
Revolusi Kartografi di Era
Modern
1 Proyeksi Mercator (1569)
Gerardus Mercator menciptakan Proyeksi Mercator, metode
pembuatan peta yang masih digunakan untuk navigasi laut.
2 Pemetaan Prancis (1669)
Astronom Giovanni Domenico Cassini memetakan Prancis
menggunakan triangulasi, dasar pemetaan modern.
Abad ke-19:
Perkembangan Teknologi
Geospasial
Peta Epidemi Pertama (1832)
Charles Picquet membuat peta epidemi pertama,
menunjukkan penyebaran kolera di Paris.
Analisis Kolera di London (1854)
John Snow menganalisis penyebaran kolera di London,
menemukan sumber wabah dari sumur terkontaminasi.
Munculnya Sistem
Informasi Geografis (SIG)
CGIS (1960-an) SYMAP (1964) Esri (1970-an)
Roger Tomlinson Howard Fisher Esri mulai
mengembangkan mengembangkan mengembangkan
CGIS, sistem digital SYMAP, program perangkat lunak SIG
pertama untuk komputer pertama yang lebih canggih,
analisis data untuk pembuatan meluncurkan
spasial. peta tematik. ARC/INFO pada
tahun 1982.
Teknologi GPS dan
Pengaruhnya
Sputnik 1 (1957)
Peluncuran Sputnik 1 membuka era teknologi satelit,
mendukung sistem navigasi berbasis ruang angkasa.
Pengembangan GPS (1973)
Amerika Serikat mulai mengembangkan GPS untuk
keperluan militer.
Akurasi GPS Sipil (2000)
Pemerintah AS menghapus pembatasan akurasi GPS,
memungkinkan penggunaan yang lebih presisi untuk
keperluan sipil.
Perkembangan Geospasial di Indonesia
Pemetaan Jawa (1862-1880) 1
Belanda melakukan pemetaan Pulau Jawa menggunakan
triangulasi.
2 Fotogrametri dan Penginderaan Jauh (1970-
an)
Indonesia mulai menggunakan teknologi fotogrametri
SRGN (2011) 3 dan penginderaan jauh untuk pemetaan.
Pemerintah Indonesia menetapkan Sistem Referensi
Geospasial Nasional (SRGN).
Definisi Geospasial Lebih
Lanjut
Geospasial mencakup data dan teknologi yang digunakan untuk
merepresentasikan dan menganalisis informasi geografis. Ini
melibatkan pengumpulan, penyimpanan, analisis, dan visualisasi
data yang terkait dengan lokasi di permukaan bumi. Data
geospasial dapat berupa peta, citra satelit, data GPS, dan informasi
atribut lainnya yang terkait dengan lokasi.
Pentingnya Data Geospasial
Perencanaan Kota 1 Manajemen Bencana
2
Transportasi
4 Pertanian
3
Data geospasial sangat penting dalam berbagai bidang, termasuk perencanaan kota, manajemen bencana,
pertanian, dan transportasi. Dengan informasi lokasi yang akurat, kita dapat membuat keputusan yang lebih baik
dan efektif.
Kesimpulan dan Langkah
Selanjutnya
Dari kartografi kuno hingga teknologi GPS modern, geospasial
telah mengalami perkembangan pesat. Data geospasial kini
menjadi bagian integral dari kehidupan kita, membantu kita
memahami dan mengelola dunia di sekitar kita. Langkah
selanjutnya adalah terus mengembangkan teknologi geospasial
untuk mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim dan
urbanisasi.