0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan39 halaman

Algoritma Pencarian dalam AI

Dokumen ini membahas berbagai algoritma pencarian dalam bidang kecerdasan buatan, termasuk metode pencarian tanpa informasi (DFS, BFS) dan dengan informasi (Best First Search, A*). Setiap algoritma memiliki kelebihan dan kelemahan terkait kompleksitas waktu dan ruang, serta jaminan menemukan solusi. Selain itu, dokumen ini juga mencakup referensi materi kuliah dan sumber belajar terkait algoritma pencarian.

Diunggah oleh

firdawartiman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan39 halaman

Algoritma Pencarian dalam AI

Dokumen ini membahas berbagai algoritma pencarian dalam bidang kecerdasan buatan, termasuk metode pencarian tanpa informasi (DFS, BFS) dan dengan informasi (Best First Search, A*). Setiap algoritma memiliki kelebihan dan kelemahan terkait kompleksitas waktu dan ruang, serta jaminan menemukan solusi. Selain itu, dokumen ini juga mencakup referensi materi kuliah dan sumber belajar terkait algoritma pencarian.

Diunggah oleh

firdawartiman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Teknik Informatika

SEARCHING Politeknik Negeri


Indramayu
REFERENSI
 Materi kuliah IF3170 Inteligensi Buatan Teknik Informatika ITB, Rinaldi
Munir
 Materi kuliah Inteligensi Buatan Polindra, Adi Suheryadi
 Stuart J Russell & Peter Norvig, Artificial Intelligence: A Modern
Approach, 3rd Edition, Prentice-Hall International, Inc, 2010, Textbook
Site: [Link] (2nd edition)
 Free online course materials | MIT OpenCourseWare Website: Site:
[Link]
 Lecture Notes in Informed Heuristic Search, ICS 271 Fall 2008,
[Link]
dechter/courses/ics-271/fall08/lecture-notes/[Link].
ppt
OVERVIEW
 Merupakan algoritma untuk mencari kemungkinan
penyelesaian
 Sering dijumpai pada penelitian bidang AI
 Metode sederhana dari searching, hanya mencari
kemungkinan penyelesaian
Contoh : dept-first search, hill climbing, breath-first search,
dll
 Metode lebih komplek mencari jarak terpendek
Contoh A*, Branch and bound, Dynamic Programming
SKEMA METODE SEARCHING
UKURAN PERFORMANSI
 Completeness

Apakah metode tersebut menjamin penemuan solusi jika


solusinya memang ada?
 Optimality

Apakah metode tersebut menjamin menemukan solusi yang


terbaik jika terdapat beberapa solusi berbeda?
 Time complexity

Berapa lama waktu yang diperlukan?


 Space complexity

Berapa banyak memori yang diperlukan?


WHAT ARE WE LEARNING
TODAY?
1. Breadth First Search (BFS)
2. Depth First Search (DFS)
3. Best First Search (BFS)
4. Greedy Best First Search
5. A*
ALGORITMA PENCARIAN
Tanpa informasi (uninformed/blind search)
 Tidak ada informasi tambahan
 Contoh: DFS, BFS, Depth Limited Search, Iterative Deepening
Search, Uniform Cost Search
Dengan informasi (informed Search)
 Pencarian berbasis heuristik
 Mengetahui non-goal state “lebih menjanjikan” daripada yang
lain
 Contoh: Best First Search, A*, Greedy Best First Search
UNINFORMED SEARCH
BREADTH-FIRST SEARCH
S

A D

B D A E

C E E B B F
11

D F B F C E A C G
14 17 15 15 13
G C G F
19 19 17
G 25
KELEBIHAN BFS
 Tidak akan menemui jalan buntu
 Jika ada satu solusi, maka BFS akan
menemukannya. Dan jika ada lebih dari satu solusi,
maka solusi minimum akan ditemukan.
KELEMAHAN BFS
 Membutuhkan memori yang cukup banyak, karena
menyimpan semua node dalam satu pohon.
 Membutuhkan waktu yang cukup lama, karena
akan menguji n level untuk mendapatkan solusi
pada level ke-(n+1)
LATIHAN
Jika kita hendak berkunjung dari kota
1 ke kota 8, maka dengan
menggunakan Algoritma BFS, urutan
kota yang akan dihasilkan adalah:

JAWABAN:
1–2–3–4–5–6–7–8
DEPTH-FIRST SEARCH
S

A D

B D A E

C E E B B F
11

D F B F C E A C G
14 17 15 15 13
G C G F
19 19 17 G 25
KELEBIHAN DFS
Membutuhkan memori yang relatif kecil, karena
hanya node-node pada lintasan yang aktif saja
yang disimpan.
Secara kebetulan, metode DFS akan menemukan
solusi tanpa harus menguji lebih banyak lagi dalam
ruang keadaan.
KELEMAHAN DFS
 Memungkinkan tidak ditemukan tujuan yang
diharapkan
 Hanya akan mendapatkan 1 solusi pada setiap
pencarian
LATIHAN
Jika kita hendak berkunjung dari kota
1 ke kota 8, maka dengan
menggunakan Algoritma DFS, urutan
kota yang akan dihasilkan adalah:

JAWABAN:
1–2–4–8–5–6–3–7
INFORMED SEARCH
BEST FIRST SEARCH
Utamakan nilai
yang
terkecil/terbesar
(Tergantung fungsi
optimal yang
ditetapkan
sebelumnya)
Tentukan rute terpendek
dari S ke I

Jawaban:
S–A–C–B–D–I
GREEDY BEST-FIRST SEARCH
Ide: menggunakan rumus/formula/fungsi f(n) untuk setiap node
 f(n) = h(n) estimasi cost yang akan diperoleh dari n menuju
tujuan
Greedy best-first search
memperluas node yang
kemungkinan besar
mendekati tujuan awal
KEKURANGAN
 Terdapat kemungkinan terjebak di Local Minima
 Tidak dapat berbalik/berubah
ALGORITMA A*
Ide: menghindari path yang kemungkinan besar tidak efektif
Fungsi f(n) = g(n) + h(n)
g(n) = cost sejauh ini untuk mencapai n
h(n) = estimasi cost dari n ke tujuan
f(n) = estimasi total cost dari n ke tujuan
INSPIRASI TOPIK TA

[Link]
INSPIRASI TOPIK TA

[Link]
INSPIRASI TOPIK TA

[Link]

Anda mungkin juga menyukai