Konsep Dasar Lean
Manufacturing
Topik Pembahasan
1. Latar belakang
2. Craft-Mass-Lean Production
3. Perbandingan dan Penyebab Perubahan
4. Pengertian Lean Manufacturing
5. Value dan Waste
6. Tujuan Lean Manufacturing
7. Prinsip Dasar Lean Manufacturing
8. Manfaat Pendekatan
Tujuan Hasil Training
Setelah menyelesaikan modul ini,
diharapkan mampu:
• Menjelaskan latar belakang munculnya
pendekatan lean manufacturing
• Menjelaskan pengertian lean manufacturing
• Membedakan pendekatan lean dengan
pendekatan mass manufacturing
• Memahami konsep value dan waste yang
menjadi dasar pendekatan lean
• Menjelaskan tujuan serta dasar pendekatan
lean manufacturing
Pendahuluan
Istilah lean manufacturing dipertukarkan
dengan lean production.
Berasal dari praktek pengelolaan
perusahaan di Jepang yang kemudian
dikenal sebagai Toyota Production
System
Dipraktekkan secara luas sekarang untuk
meningkatkan performansi operasi
perusahaan
Tidak hanya untuk industri manufaktur
tetapi juga dipakai dalam industri jasa
Latar Belakang
Kelanjutan perkembangan paradigma mass
production; paradigma dalam produksi yang
berkembang pada era revolusi industri
Sering juga disebut sistem produksi Ford
Istilah lean production dikenalkan pertama
kali oleh Womack, Jones dan Ross (1990)
dalam bukunya yang terkenal The machine
that changed the world
Production Cost
Craftmanship Volume
Direct Cost Indirect Cost
Growing
Task Functional market
Specialization Organization
Mass Reduced Increased Higher
Production Direct Cost Indirect Cost Volume
Waste
Empowerement
elimination Fluctuating
Set-up reduction
Teamwork market
Lean Reduced Reduced Flexible
Production Direct Cost Indirect Cost Volume
Craft Production
Industri kerajinan (craft) yang
mengandalkan keahlian perajin
(craftsmen)
Ketrampilan pekerja tinggi;
membuat dari awal sampai
produk jadi
Volume produksi kecil; bahkan
bisa hanya satu produk setiap
saat
Sumber: [Link]
Setiap part yang dibuat unik
Biaya tinggi
Mass Production
Dampak dari revolusi
industri (mekanisasi)
Konsep Taylor dan Ford
mendasari direalisasikannya
lintas produksi dan pabrik
Produksi masal; biaya murah
Pekerja hanya mengerjakan
satu bagian/tahap dari Sumber: [Link] ford
produk
Part interchangeable
Lean Production
Penekanan biaya lebih jauh
dengan perbaikan proses
Volume produksi fleksibel
mengikuti permintaan
Lintas produksi yang
fleksibel atau sistem sel
Mutu excellent
Sumber: [Link]
Ketrampilan pekerja tinggi
dan keterlibatan tinggi
dalam perbaikan
Perbandingan
Craft Production Mass Production Lean Production
Fokus Task Produk Pelanggan
Operasi Single item Batch dan queue Aliran yang sinkron
dan sistem tarik
Tujuan Penguasaan Penekanan biaya Penghilangan
keahlian dan peningkatan pemborosan dan
efisiensi peningkatan value
Mutu Terintegrasi Inspeksi Inclusion (built in
dengan craft dalam design dan
metode)
Strategi bisnis Customization Skala ekonomi Fleksibilitas dan
adaptabilitas
Improvement Master-driven Expert-driven Worker-driven
continuous periodic continuous
improvement improvement improvement
Perbedaan Produksi Masal - Lean
Produksi Masal
Model T Model T Model T Model T Model T Model T Model T Model T Model T Model T….
Produksi Lean
Avalon Sienna Sienna Camry Camry Camry Avalon Sienna….
Perbedaan Produksi Masal - Lean
Dalam konsep mass production kunci utama
adalah mengupayakan penggunaan
kapasitas maksimum:
Produksi sebesar-besarnya
Antrian dan Work In Process (WIP) membesar
Mesin dan orang tidak pernah menganggur
karena besarnya antrian
Utilisasi kapasitas meningkat dan biaya produksi
rendah
Lead time produksi menjadi panjang untuk
mengatur dan mengelola antrian dan WIP
Perbedaan Produksi Masal - Lean
Dengan konsep lean production:
Lead time ditekan untuk response pada pasar
yang cepat
WIP dan antrian dikurangi
Pemakaian kapasitas sampai 100% bukan menjadi
tujuan utama
Diperoleh aliran produksi yang kontinyu, tanpa
interupsi, dalam lot yang kecil, sesuai permintaan
pasar
Perubahan yang Dihadapi
Quality, Cost, Delivery time pada
saat yang bersamaan
Mass customization
Quick response time. Kecepatan
Time based competition beradaptasi
terhadap
Persaingan
perubahan
global yang
pasar
memerlukan
produk
Ragam dengan
permintaan sekaligus
pelanggan mutu, harga,
yang tinggi delivery time
yang unggul
Pengertian Lean
Half the hours of human effort in the factory
Half the defects in the finished product
One-third the hours of engineering effort
Half the factory space for the same output
A tenth or less of in-process inventories
Source: The Machine that Changed the World
Womack, Jones, Roos 1990
Definisi
A philosophy of production that emphasizes the
minimization of the amount of all the resources
(including time) used in the various activities of
the enterprise. It involves:
… identifying and eliminating non-value-
adding activities,
… employing teams of multi-skilled workers,
… using highly flexible, automated machines”
APICS (American Production and
Inventory Control Society)
Definisi
Lean adalah:
“A systematic approach to identifying and
eliminating waste (non-value added activities)
through continuous improvement by flowing the
product at the pull of the customer in pursuit of
perfection.”
The MEP Lean Network
Definisi
Lean production adalah sebuah
sistem dinamis yang membutuhkan
lebih sedikit sumber daya (material,
tenaga kerja dan overhead) dan
menghasilkan output yang lebih
baik (kualitas, biaya, ragam dan
keamanan) untuk menambah nilai
(value)
Esensi Pengertian (I)
Pesanan WASTE Pengiriman
Pelanggan Produk
Delivery Time
Penerapan Lean
Pesanan WASTE Pengiriman Manufacturing
Pelanggan Produk
Delivery Time
Lebih singkat
Kumulatif Lead Time
Manufaktur
Waste Waste
Waste Lead Times
Proses
Pelanggan Perenca- Manufaktur Distribusi &
Entry Disain &
melakukan naan pro- Pelayanan
Pesanan Enginee-
pemesanan duksi Lead Times Pelanggan
ring
Pembelian
Waste Waste Waste
Lead Time
Pengiriman
Apakah Waste
Persediaan material atau komponen
Waktu transportasi yang lama
Penyiapan dokumen produksi
Menunggu mesin diperbaiki
Produk cacat
Mencari tools yang diperlukan, dll.
Semua yang menambah biaya pada
produk tetapi tidak menambah value
Rp
Cash
Cash !!!!
Value
Value !!!!
Pelanggan
Harga murah Perusahaan
Mutu tinggi Keuntungan
Availability Bisnis berlanjut
Pertumbuhan
Profit dan Cost
Profit = Selling Price - Cost Selling Price
Peningkatan profit dapat dilakukan: Selling Price
Profit
1.
[Link]
Menaikkanharga
hargajual
jual
Pasar
Pasaryang
yangmenentukan
menentukanini….
ini…. Cost
1 2
2.
[Link]
Turunkanbiaya
biaya
Hal
Halini
iniditentukan
ditentukanoleh
olehmetode
metodedalam
dalammanufacturing
manufacturing
Selling Price Cost + Profit
Perhatian pada Waste
Waste atau pemborosan atau MUDA adalah
gejala dari suatu masalah; bukan akar
masalah itu sendiri
Adanya pemborosan menunjukkan adanya
masalah dalam sistem
Cari sumber masalah, cari penyebabnya dan
cari penyelesaiannya
Kegiatan produksi adalah yang
memberikan value saja
Perhatian pada Waste
Pemborosan pada umumnya disebabkan oleh
adanya ketidakpastian dalam sistem:
Kondisi pasar: permintaan menjadi pasti setelah menjadi
pesanan tetap
Masalah kualitas: jika part atau material sangat bervariasi
maka cenderung buat atau pesan lebih.
Perubahan-perubahan dalam rancangan
Kesalahan-kesalahan
Data tidak akurat
Masalah peralatan: down time, set-up time
Masalah tenaga kerja
Masalah pengiriman dari supplier
Esensi Pengertian (II)
Penghapusan pemborosan tidak selalu
berarti pengurangan jumlah tenaga kerja
Lean berkenaan dengan meningkatkan
kapasitas produksi dengan menekan biaya
dan waktu produksi dari penerimaan
pesanan sampai dengan pengiriman
pesanan
Lean memberikan value saja atau berkenaan
dengan memahami apa yang penting bagi
pelanggan
Pengertian Value
Nilai (value): informasi/material dalam
bentuk yang pelanggan mau beli
Nilai (value): berkaitan dengan kebutuhan
pelanggan.
Value is defined by the customer and value
is created by the producer
VA PR
LU IC
E E
Harus dibedakan antara value dengan
price
Ketika seorang pelanggan membeli
produk, sebetulnya pelanggan itu
membelinya karena value yang ada
Jikapada
price produk tersebut
ditingkatkan dan value tetap maka pelanggan
sangat mungkin tidak mau membelinya
Bagaimana Value Dibentuk
Pelanggan
Value yang diberikan
Value producing process
Pemerintah,
Perusahaan, standard,
pekerja, skill, Institusi
knowledge,
Resources providing Control providing
process process pengendali
universitas,
industri, dll
Resource Control
Producers Agents
Esensi Pengertian (III)
Pemberian nilai tambah Tidak ada
(value added) adalah tujuan pemborosa
utama dalam berproduksi n (waste)
Dilakukan dengan
menghemat sumber daya
dan upaya membuat lebih baik
Dilakukan secara terus-
menerus (continuous)
Sifat Pendekatan Lean
Lean bukan “point”
solution pada
shop floor area semata
Lean adalah sebuah proses
perbaikan terus-menerus yang
Kemudian berlanjut ke luar shop floor menuju
seluruh bagian perusahaan
Tujuan Lean Manufacturing
100% value
Zero defects
added
Pelanggan yang
Lot size ukuran menarik
satu kegiatan (pull
system)
Prinsip Dasar Lean Manufacturing
Penghapusan
Pemborosan 1. Flexible resources
2. Cellular layouts
3. Pull production system
Peningkatan
Fleksibilitas 4. Kanban production
control
5. Small lot production
Smooth the
Flow 6. Quick setups
7. Uniform production
levels
Perbaiki terus- 8. Total productive
menerus
maintenance
9. Supplier networks
Proses Dasar
10. Lakukan 1. Kondisi 2. Identifikasi
lagi saat ini Waste
9. Apresiasi 3. Rencanakan
keberhasilan perbaikan
8. Buat menjadi
Perbaikan
4. Periksa realita
standard Terus-Menerus
7. Ukur hasil 5. Lakukan
Perubahan
Manfaat
Mempercepat pesanan pelanggan menjadi
keuntungan
Waktu dari menerima pesanan pelanggan,
memesan bahan baku, membuat produk, dan
menyerahkan ke pelanggan semakin pendek.
Meningkatkan keuntungan
Penekanan biaya dan peningkatan penjualan
Menghemat penggunaan sumber daya yang
dimiliki
Orang, peralatan, fasilitas fisik lain
Manfaat
Memperbaiki kepuasan pelanggan
Meningkatan jaminan kelangsungan hidup
perusahaan dalam jangka panjang
Memberikan keunggulan kompetitif yang
berkelanjutan
Contoh-Contoh Keberhasilan
Penerapan di perusahaan otomotif Porsche:
1991 1993 1995 1997
Time 7 years - - 3 years
Concept to launch
Welding to finished car 6 weeks - 5 days 3 days
Inventories
Days on hand 17.0 4.2 4.2 3.2
Effort
Hours to assemble 120 95 76 45
Penerapan di perusahaan Donnelly:
Supplier Honda untuk exterior mirror di Michigan, USA.
Tahun 1995 hampir diputus sebagai supplier Honda Amerika.
Awal 1990 1999
Finansial Rugi Untung besar
Quality (ppm) 27.000 44 – 178
Paint yield 60-65% 80-85%
Lead Time 29.4 hari 8 hari
Inventory Turnover:
Raw material 31 38
WIP 88 400
Finish good 90 120
Lead time pada tahun 2001 sudah mencapai kurang dari 2 hari
Jenis Industri yang Menerapkan
Pendekatan lean selama ini sudah
diterapkan dan memberikan manfaat besar
pada industri:
Otomotif
Industrial products
Furniture
Tekstil dan baju
Pesawat terbang
Juga berhasil diterapkan pada industri jasa,
militer dan health care
Penutup
Pendekatan lean menjadi sangat diperlukan
pada situasi persaingan pada saat ini
Tidak hanya dipakai pada industri
manufaktur
Pendekatan memiliki pola pikir dan konsep-
konsep dasar tertentu
Pola pikiran konsep-konsep ini yang menjadi
kunci untuk dipahami sehingga dapat
diterapkan pada area di luar sistem
manufaktur