0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan25 halaman

Panduan P3K untuk Kecelakaan dan Pertolongan

Dokumen ini membahas tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), termasuk pengertian, tujuan, isi kotak P3K, dan prinsip-prinsip dasar dalam memberikan pertolongan. Terdapat juga langkah-langkah penanganan untuk berbagai situasi darurat seperti syok, tersedak, luka bakar, dan patah tulang. Penekanan pada pentingnya waktu dan tindakan yang tepat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada korban.

Diunggah oleh

IGD RS Budiasih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan25 halaman

Panduan P3K untuk Kecelakaan dan Pertolongan

Dokumen ini membahas tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), termasuk pengertian, tujuan, isi kotak P3K, dan prinsip-prinsip dasar dalam memberikan pertolongan. Terdapat juga langkah-langkah penanganan untuk berbagai situasi darurat seperti syok, tersedak, luka bakar, dan patah tulang. Penekanan pada pentingnya waktu dan tindakan yang tepat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada korban.

Diunggah oleh

IGD RS Budiasih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

UNIBA

P3K ( PERTOLONGAN PERTAMA


PADA KECELAKAAN)

U N IV E R S ITA S BIN A B A N G SA
PEMBAHASAN
01 04
P EN G ERT IA N P 3 K ISI KOTA K P 3 K

02 05
T U JUA N P 3 K P R IN SIP P 3 K

03 06
KOTA K P 3 K LA N G K A H - LA N G K A H
P EM E R IK S A A N KOR BA N
K EC E LA K A A N
PENGERTIAN P 3 K a d a la h p em b e ria n p e rtolon g a n s e g e ra
ke p a d a p en d e rita s a kit a ta u c e d e ra / ke c ela ka a n
P3K s e b e lu m m e re ka d ib a w a ke te m p a t r u ju ka n
s e p e rti p u s kes m a s , klin ik a ta u ru m a h s a kit

Un i versi tas Bi na Ba ngsa


TUJUAN P3K

01
Menyel amatkan
02 03 04
Meri ngankan Me mp erta h a n ka n Membawa korban
j i wa korban penderi taan d a ya ta h a n korb a n pada ti m medi s
korban serta s a mp a i p e rtol on g a n terdekat
mencegah cedera l e b i h b a i k d i b e ri ka n
l anj ut aki bat
kecel akaan
KOTAK P3K

kotak P3K (Pert ol ongan


Pertama pada Kecel akaan)
merupakan benda yang
pal ing diperl ukan unt uk
menganti si pasi kecel akaan
ri ngan atau berat .

UNIVERSITAS BINA BAN GS A


ISI KOTAK P3K

• Ka s a
• Pl e s t e r
• Ca ir an anti s e p tik ( b e tad ine )
• S a r ung ta ng a n
• Pe r b a n a ta u kas a p e m b alut
• Gunt ing
• O b at - o b a ta n: p arac e tam o l, o b at d iare , b alse m
ata u o b a t g o s o k, minyak kay u p utih, p e re d a fl u
d a n b a tuk, o b at m aag ( antasid a)
PRINSIP P3K
1. Jangan melakukan sesuatu
y angberbahaya
2. Jangan melakukan tindakan yang
meremehkan Hanya karena ingin
melakukan sesuatu
3. Waktu sangatlah penting, semakin
cepat pertolongan y ang diberikan
semakin kecil bahay a/cedera y g bisa
terjadi
4. Jangan menambah kerusakan/cedera

Note : Jangan pindahkan atau ubah


Jangan berikan cairan apapun kepada penderita posisi orang yang terluka, terutama
yang pingsan atau setengah pingsan. Cairan dapat bila luka-lukanya terjadi karena jatuh,
memasuki saluran pernapasan dan jatuh dari ketinggian dengan keras
mengakibatkan kesulitan bernapas bagi penderita. atau kekerasan lain. (Pindahkan atau
ubah posisi penderita hanya apabila
tindakan anda adalah untuk
1. Penderita
Syok/Terkejut
• Seseorang mengalami syok, wajahnya akan tampak pucat,
tubuhnya dingin dan berkeringat. Nafasnya cepat.

Penanganan :
1. Usahakan untuk membaringkan dan menempatkan kakinya
pada posisi yang lebih tinggi daripada kepala, kecuali apabila
terdapat luka di kepalanya.
2. Selimuti tubuhnya agar hangat, tetapi jangan sampai terlalu
panas untuknya.
3. Berikan minuman gula kepada penderita apabila penderita
dalam keadaan benar-benar sadar
2. Tersedak
Makanan

• Berdirilah di belakang penderita dan peluklah pinggangnya dengan


kedua tangan. kepalkan tangan anda dan tekan kepala ini pada perut
bagian atas,tepat dibawah tulang iga dan diatas pusat. Tarik kuat-kuat
kepalkan tangan anda ke arah atas. Ulangi beberapa kali hingga
makanan keluar dari tenggorokan penderita.
3. Bahan Kimia Atau Serangga Mengenai Mata

• Baringkan korban dan tuangkan air steril/bersih ke dalam matanya untuk


menghilangkan bahan kimianya, kemudian kompreslah dengan kain kasa
steril dan segera ke dokter.
• Jika serangga yang mengenai mata, ambillah dengan ujung saputangan
bersih. Namun jika masih terasa tidak enak segeralah ke dokter. Jangan
sekali-kali mengusap mata yang terkena bahan kimia atau serangga
dengan tangan telanjang
4. Sengatan Serangga 5. Keracunan
• Sengatan lebah, jika bengkak telah muncul, • Berilah minum (air biasa,susu ,atau
kompreslah segera dengan es. Jika korban kelapa)sebanyak mungkin hingga korban bisa
alergi terhadap sengatan serangga tertentu, muntah, dan bawalah ke dokter. meski
segeralah meminta pertolongan dokter. demikian, tidak selalu korban muntah.
6. LUKA BAKAR
• Alirkan/siram dengan air biasa/air mengalir
ditempat yang terbakar, jika lukanya masih
tahap pertama, hingga rasa sakit hilang.
• Jika lukanya sudah melepuh, bawa ke rumah
sakit.
7. Luka lecet/gores/tersayat
• Cucilah dengan air dan tutuplah luka dengan plester atau band aid. Namun jika
luka gores/robek terlalu besar, harus segera ditangani dokter.
8. PERDARAHAN • Apabila setelah diberikan tekanan
• Hentikan pendarahan dengan cara menekan pendarahan masih belum berhenti,
luka atau sekitar luka. Tekan terus-menerus. mungkin nadi atau pembuluh darah
Jangan melepas tekanan tiap sebentar hanya balik terputus, tekan nadi yang di
untuk melihat apakah pendarahan sudah
berhenti.
dekat luka, untuk menghentikan
aliran darah dari jantung ke tempat
lain. Segera bawa ke dokter !!
9. Patah Tulang
• Jangan mencoba mengangkat atau memindahkan
badan korban jika belum mahir melakukannya.
• Jika tulang belakang yang patah, korban hanya boleh
diusung dengan hati-hati dalam posisi terbaring di
atas alas keras.
• Untuk patah tulang rahang, angkatlah rahang bawah
hingga gigi atas dan bawah bersatu, lalu diikat dan
dibawa ke dokter.
• Untuk patah tulang tangan atau kaki, gunakan
tongkat atau setumpuk Koran guna menyangga, dan
balutlah sebelum memperoleh pertolongan dokter.
10. Terkilir
• Letakkan bagian tubuh terkilir lebih tinggi dari
bagian tubuh lainnya, untuk mencegah
pembengkakan, lalu segera meminta
pertolongan ahli atau dokter. Khusus untuk
lutut yang terkilir, segera bawa ke dokter,
karena jika ditangani oleh yang kurang
professional, akan berakibat buruk di
kemudian hari.
11. Gangguan nafas atau
bahkan sampai henti nafas

Untuk mengenal gangguan pada sistem


pernapasan digunakan tahap pemeriksaan
dan penanganan sebagai berikut :

[Link] mengetahui apakah penderita masih


bernapas atau tidak. Tindakan ini dilakukan dengan cara
yang sederhana yaitu LDR (Lihat,Dengar,Rasakan
hembusan nafas korban).
2. Bila sulit bernapas/bahkan tidak bernapas segera cari
bantuan/telepon ambulance. lakukan pemeriksaan jalan napas,
apakah terdapat sumbatan atau tidak(pangkal lidah, muntahan,
kotoran dalam mulut.)

3. Tindakan pertolongan pertama yang dilakukan adalah


membebaskan jalan napas dengan menarik lidah ke luar,
mengeluarkan benda asing dalam rongga mulut (gunakan
kedua jari)
Bila henti nafas dan henti jantung

• maka harus dilakukan pemberian pernapasan buatan dari mulut ke mulut


(mouth‑to‑mouth) dan kompresi dada. Tindakan ini harus dilatih
menggunakan alat peraga (boneka) secara periodik.

 Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD)


Pernafasan Buatan Mulut ke Mulut

• Baringkan penderita dalam posisi terlentang. Buka mulut penderita dengan cara
menguakkan rahangnya. Jaga agar selama dilakukan pernafasan buatan mulut selalu
dalam keadaan terbuka. Tutup lubang hidung penderita. Tiup mulut penderita dan
lepaskan mulut anda dari mulut penderita serta perhatikan apakah mulut penderita
mengeluarkan kembali udara yang anda tiupkan. Jika tidak, periksa sekali lagi barangkali
masih terdapat sesuatu yang menghalangi pernafasan di dalam mulut penderita. Berikan
2x napas bantuan

kemudian 
Pijat Jantung

• Lakukan pengurutan/pijat jantung. Letakkan kedua telapak tangan


anda dalam posisi saling bertumpuk di bagian paling bawah dada
penderita. Tekan dengan telapak tangan bawah sedalam kurang
lebih 5 cm. Ulangi tekanan. Lakukan dengan rasio 30:2.
(30 kompresi/pijat : 2 tiupan nafas buatan)
PEMBIDAIAN KORBAN
UNIVERSITAS BINA BANGS A

THANK YOU

Anda mungkin juga menyukai