0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan34 halaman

Memahami Seni dan Budaya Manusia

Dokumen ini membahas tentang seni dan budaya, menjelaskan bahwa seni merupakan bagian dari budaya yang lahir dari nilai estetika manusia. Berbagai jenis seni seperti seni rupa, seni musik, dan seni tari dijelaskan beserta fungsi dan nilai-nilai yang terkandung dalam karya seni. Selain itu, dokumen ini juga menguraikan tentang ekspresi seni dan apresiasi seni sebagai cara untuk memahami dan menikmati karya seni.

Diunggah oleh

baiqdhea26
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan34 halaman

Memahami Seni dan Budaya Manusia

Dokumen ini membahas tentang seni dan budaya, menjelaskan bahwa seni merupakan bagian dari budaya yang lahir dari nilai estetika manusia. Berbagai jenis seni seperti seni rupa, seni musik, dan seni tari dijelaskan beserta fungsi dan nilai-nilai yang terkandung dalam karya seni. Selain itu, dokumen ini juga menguraikan tentang ekspresi seni dan apresiasi seni sebagai cara untuk memahami dan menikmati karya seni.

Diunggah oleh

baiqdhea26
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGANTAR

SENI
BUDAYA
I Komang Restu S., [Link]
BUDAYA
Budi : akal digunakan untuk menimbang baik
dan buruk
Daya: Usaha untuk memanfaatkan sesuatu

• Budaya lahir karena kekuatan/ potensi akal


dan hati manusia (Cipta, Rasa, Karya)
• Budaya berkembang sesuai dengan tuntutan
keadaan dan kebutuhan manusia  Budaya
dapat dilihat dari karya manusia baik materi
maupun immateri
• Seni merupakan salah satu komponen kebudayaan yang lahir dari
nilai-nilai rasa keindahan (Estetika) manusia dalam menyikapi
dan berinteraksi dengan alam dan manusia itu sendiri.
• Seni bersifat luas dan sangat beragam tergantung dari
pemahaman dari masing-masing manusia.
• Seni hadir dalam setiap karya-karya hasil budaya (kebudayaan) dan
berperan memberikan sentuhan rasa (estetika) di dalamnya.
• Seni merupakan kegiatan untuk menghasilkan karya berupa benda,
Gerakan, audio (suara) maupun visual (gambar) yang bersifat
indah (estetis) dan mampu membangkitkan perasaan
“Seni adalah kemampuan membuat sesuatu
dalam hubungannya dengan upaya mencapai
suatu tujuan yang telah ditentukan oleh
gagasan tertentu”
- Aristoteles -

“Seni adalah segala perbuatan manusia yang


timbul dari hidup perasaannya yang bersifat
indah, hingga dapat menggerakkan jiwa
perasaan manusia lainnya”
- Ki Hajar Dewantara -
“Seni adalah kegiatan manusia yang merefleksikan
kenyataan dalam sesuatu karya, yang berkat bentuk dan
isinya mempunyai daya untuk membangkitkan
pengalaman tertentu dalam alam rohani sipenerimanya”
- Akhdiat K. Mihardja -

“Seni adalah suatu kegiatan manusia yang


menjelajahi, menciptakan realitas itu dengan
symbol atau kiasan tentang keutuhan ‘dunia kecil’
yang mencerminkan ‘dunia besar’ “
- Erich Kahler -
CABA
NG
SENI • Seni Rupa • Seni Musik

• Seni Tari • Seni Teater


SENI PERTUNJUKKAN
• Seni Musik
• Seni Drama
• Seni Tari
• Sinematography
• Pantomim
SENI SASTRA
• Seni Prosa
• Puisi
SENI RUPA
• Jenisnya:
• Seni Rupa Murni
• Seni Rupa Terapan
• Bentuknya
• Seni Rupa 2 Dimensi
• Seni Rupa 3 Dimensi
Seni Rupa Murni
• Seni Lukis
• Seni Grafis
• Seni Patung
• Kriya Seni
• Keramik Seni
Seni Rupa Terapan
• KRIYA
• Tekstil, batik (Ikat, celup), tenun
• Kayu, kulit, logam, keramik
• Anyaman, rotan, bamboo, pandan, serat
alam, dll
• Desain produk (industri)
• Desain interior
• Desain komunikasi visual (desain grafis,
multimedia)
• Arsitektur
SIFAT DASAR SENI
Kreatif: Rangkaian atau proses kegiatan manusia untuk mencipta
Individualitas: Karya seni yang diciptakan seniman menunjukkan ciri khas atau karakter
penciptanya
Ekspresif: Karya seni sebagai media untuk mengungkapkan perasaan
Abadi: Karya seni yang estetis (indah) dan etis (baik) akan menjadi legenda sepanjang
waktu
Universal: Karya seni yang berhasil menjadi trend mode akan diterima di manapun
UNSUR-UNSUR YANG
MEMBANGUN KARYA SENI

Struktur seni merupakan tata hubungan sejumlah unsur-unsur


seni yang membentuk suatu kesatuan karya seni yang utuh.
Contoh struktur seni dalam bidang seni rupa adalah garis, warna,
bentuk, bidang dan tekstur. Bidang seni musik adalah irama dan
melodi. Bidang seni tari adalah wirama, wirasa dan wiraga. Bidang
seni teater adalah gerak, suara dan lakon.
Tema merupakan ide pokok yang dipersoalkan dalam karya
seni. Ide pokok suatu karya seni dapat dipahami atau dikenal
melalui pemilihan subject matter (pokok soal) dan judul karya.
Pokok soal dapat berhubungan dengan niat estetis atau nilai
kehidupan, yakni berupa: objek alam, alam kebendaan, suasana
atau peristiwa yang metafora atau alegori. Namun tidak semua
karya memiliki tema melainkan kritik.
Medium adalah sarana yang digunakan dalam
mewujudkan gagasan menjadi suatu karya seni melalui
pemanfaatan material atau bahan dan alat serta penguasaan
teknik berkarya. Tanpa medium tak ada karya seni.
Gaya atau style dalam karya seni merupakan ciri ekspresi
personal yang khas dari si seniman dalam menyajikan karyanya.
Menurut Soedarso SP (1987), gaya adalah cirri bentuk luar yang
melekat pada wujud karya seni, sedangkan aliran berkaitan dengan isi
karya seni yang merefleksikan pandangan atau prinsip si seniman dalam
menanggapai am menanggapai sesuatu. sesuatu.
• Setiap karya seni yang dibuat mengandung nilai tertentu yang
membuat karya tersebut menjadi berharga.
• Menurut (Purwadarminto, 1976), kata “nilai” diartikan sebagai harga,
kadar, mutu atau kualitas. Untuk mempunyai nilai maka sesuatu
harus memiliki sifat-sifat yang penting yang bermutu atau
berguna dalam kehidupan manusia.
• Dalam estetika, “nilai” diartikan sebagai keberhargaan (worth) dan
kebaikan (goodness).
“Nilai berarti suatu ide yang paling
baik, yang menjunjung tinggi dan
menjadi pedoman
manusia/masyarakat dalam
bertingkah laku, mengapresiasi
cinta, keindahan, keadilan, dan
sebagainya”
- Koentjaraningrat -
“Nilai seni dipahami dalam pengertian
kualitas yang terdapat dalam karya seni,
baik kualitas yang bersifat kasat mata
maupun yang tidak kasat mata”
Nilai-nilai yang dimiliki karya seni merupakan
manifestasi dari nilai-nilai yang dihayati oleh
seniman/seniwati dalam lingkungan sosial budaya
masyarakat yang kemudian diekspresikan dalam
wujud karya seni dan di dalam wujud karya seni dan
dikomunikasikan kepada penikmatnya (publik seni)
NILAI-NILAI YANG
MELEKAT PADA SENI
Nilai Keindahan
• Keindahan atau keelokan didefinisikan sebagai
sesuatu yang memberikan pesepsi dan
pengalaman enak, bermakna, menyenangkan
dan membawa kepuasan. Setiap individu
mempunyai pandangan yang berbeda tentang
keindahan atau estetika. Tetapi ada beberapa
hal yang sifatnya universal terkait dengan
keindahan terkait dengan keindahan sehingga
mampu ditangkap sama oleh setiap individu.
(Setiap karya yang indah biasanya mempunyai
aspek Komposisi, Proporsi, Harmoni, Preci
Harmoni, Precise dan Detail) se dan Detail)
Nilai Pengetahuan
• Nilai pengetahuan bukan hanya berdasar
dengan yang terkandung didalamnya,
tetapi juga dari proses dihasilkannya
sebuah karya seni. Seorang pekerja seni
tidak hanya membutuhkan rasa untuk
mencapai tujuan tetapi juga
membutuhkan cara. Di sini cara (proses)
akan selalu menuntut pengetahuan,
pemahaman dan ketrampilan dari pekerja
seni.
Nilai Kehidupan
• Sebuah karya seni dapat dikatakan
mempunyai nilai hidup bila mampu
memberikan manfaat kepada orang
lain atau bagi diri sendiri (seniman).
Setiap karya dibuat untuk tujuan
tertentu atau untuk
mengkomunikasikan pesan,
pemikiran, ide maupun gagasan dari
seorang seniman kepada orang lain.
FUNGSI SENI
Fungsi Religi/Keagamaan
• Karya seni sebagi pesan religi atau keagamaan.
Contoh : kaligrafi, busana muslim/muslimah, dan lagu-
lago rohani.
• Seni yang digunakan untuk sebuah upacara yang
berhubungan dengan upacara kelahiran, kematian,
ataupun pernikahan.
Contoh : Gamelan yang dimainkan pada upacara Ngaben
di Bali yakni gamelan Luwang, Angklung, dan Gambang.
Gamelan di Jawa dan Gambang. Gamelan di Jawa
Gamelan Kodhok Ngorek, Gamelan Kodhok Ngorek,
Monggang, dan Ageng. Monggang, dan Ageng.
Fungsi Pendidikan
• Seni sebagai media pendidikan misalnya musik.
Contoh : Ansambel karena didalamnya terdapat
kerjasama, Angklung dan Gamelan juga bernilai
pendidikan dikarenakan kesenian tersebut
mempunyai nilai sosial, kerjasama, dan disiplin.
mempunyai nilai sosial, kerjasama, dan disiplin.
• Pelajaran menggunakan bantuan karya seni.
Contoh : gambar ilustrasi buku pelajaran, film
ilmiah atau dokumenter, poster, lagu anak-
anak, alat peraga IPA
Fungsi Komunikasi
• Seni dapat digunakan sebagai alat
komunikasi seperti pesan, kritik sosial,
kebijakan, gagasan, dan memperkenalkan
produk kepada masyarakat. Melalui media
seni tertentu seperti, wayang kulit, wayang
orang dan seni teater, dapat pula syair
sebuah lagu yang mempunyai pesan, poster,
drama komedi, dan reklame.
Fungsi Rekreasi/Hiburan
• Seni yang berfungsi sebagai sarana
melepas kejenuhan atau mengurangi
kesedihan, sebuah pertunjukan khusus
untuk berekspresi atau mengandung
hiburan, kesenian yang tanpa dikaitkan
dengan sebuah upacara ataupun dengan
kesenian lain.
Fungsi Artistik
• Seni yang berfungsi sebagai media
ekspresi seniman dalam menyajikan
karyanya tidak untuk hal yang
komersial, misalnya terdapat pada
musik kontemporer, tari kontemporer,
dan seni rupa kontemporer, tidak bisa
dinikmati pendengar/pengunjung,
hanya bisa dinikmati para seniman dan
komunitasnya.
Fungsi Guna (seni terapan)
• Karya seni yang dibuat tanpa
memperhitungkan kegunaannya kecuali
sebagai media ekspresi disebut sebagai
karya seni murni, sebaliknya jika dalam
proses penciptaan seniman harus
mempertimbangkan aspek kegunaan, hasil
karya seni ini disebut seni ni disebut seni
guna atau seni terapan. guna atau seni
terapan. Contoh : Kriya, karya seni yang
dapat dipergunakan untuk
perlengkapan/peralatan rumah tangga
yang berasal dai gerabah dan rotan.
Fungsi Seni untuk Kesehatan
(Terapi)
• Pengobatan untuk penderita gangguan physic ataupun
medis dapat distimulasi melalui terapi musik, jenis
musik disesuaikan dengan latar belakang kehidupan
pasien. Terapi musik telah terbukti mampu digunakan
untuk menyembuhkan penyandang autisme, gangguan
psikologis trauma pada suatu kejadian, dan lain-lain.
Menurut Siegel (1999) menyatakan bahwa musik klasik
menghasilkan gelombang alfa yang menenangkan
yang dapat merangsang sistem limbic jarikan neuron
otak. Menurut Gregorian bahwa gamelan dapat
mempertajam pikiran.
EKSPRESI SENI
• Ekspresi bisa dikatakan sebagai cara seorang
seniman berkomunikasi dengan penikmat seni
atau cara seniman menyampaikan pesan gagasan
maupun ide.
• Ekspresi adalah proses ungkapan emosi atau
perasaan di dalam proses penciptaan karya seni,
proses ekspresi bisa diaktualisasikan melalui media.
• Media ekspresi ini yang kemudian disebut sebagai
karya seni, entah media itu berwujud media bunyi,
gambar, lukisan gerak berwujud media bunyi,
gambar, lukisan gerak dan tar dan tari
APRESIASI SENI
Apresiasi Seni adalah menikmati, menghayati dan merasakan
suatu objek atau karya seni lebih tepat lagi dengan mencermati karya
seni dengan mengerti dan peka terhadap segi-segi estetiknya,
sehingga mampu menikmati dan memaknai karya-karya tersebut
dengan semestinya.

S.E. Effendi mengungkapkan bahwa apresiasi adalah mengenali


karya sehingga menumbuhkan pengertian, penghargaan, kepekaan
untuk mencermati kelebihan dan kekurangan terhadap karya.
Menurut Soedarso (1987) ada tiga pendekatan dalam
melakukan apresiasi yakni :
• Pendekatan aplikatif, pendekatan dengan
cara melakukan sendiri macam-macam kegiatan
seni.
• Pendekatan kesejarahan, dengan cara
menganalisis dari nganalisis dari sisi periodisasi
dan asal usulnya. sisi periodisasi dan asal
usulnya. Selain itu juga latar belakang budaya
masyarakat yang melahirkannya
• Pendekatan problematik, dengan cara
memahami permasalahan di dalam seni.
Seorang pengamat akan berbeda dengan
pengamat lainnya dalam menilai sebuah
pertunjukan seni. Hal ini didasarkan pada
pengalaman estetik, dan latar belakang
pendidikan yang estetik, dan latar belakang
pendidikan yang berbeda berbeda.
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai