0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan19 halaman

Perencanaan Kapasitas Produksi Efektif

Dokumen ini membahas perencanaan dan pengendalian produksi, khususnya mengenai Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) yang digunakan untuk memverifikasi Master Production Schedule (MPS). Terdapat tiga teknik RCCP yang dijelaskan, yaitu Capacity Planning Using Overall Factors (CPOF), Bill of Labor Approach (BOL), dan Resource Profile Approach (RP). Selain itu, dokumen ini juga mencakup tantangan dalam penerapan manajemen kapasitas dan alternatif untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan19 halaman

Perencanaan Kapasitas Produksi Efektif

Dokumen ini membahas perencanaan dan pengendalian produksi, khususnya mengenai Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) yang digunakan untuk memverifikasi Master Production Schedule (MPS). Terdapat tiga teknik RCCP yang dijelaskan, yaitu Capacity Planning Using Overall Factors (CPOF), Bill of Labor Approach (BOL), dan Resource Profile Approach (RP). Selain itu, dokumen ini juga mencakup tantangan dalam penerapan manajemen kapasitas dan alternatif untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TI-3003

Perencanaan dan Pengendalian Produksi

Rough-Cut Capacity Planning

Laboratorium Sistem Produksi


[Link]
©2013
Hasil Pembelajaran
• Umum
 Mahasiswa mampu menerapkan model matematik,
heuristik dan teknik statistik untuk menganalisis dan
merancang suatu sistem perencanaan dan pengendalian
produksi

• Khusus
 Memahami konsep perencanaan kapasitas dan mampu
menghitung kebutuhan kapasitas serta pengendalian
aktivitas produksi

2
Tahapan PPC
Peramalan

Strategic
planning Perencanaan
Agregat Capacity Planning

Rough Cut
Capacity
Jadwal Produksi Induk
Planning
planning

(RCCP)
Tactical

Capacity
Perencanaan Requirement
Material Planning
(CRP)
Execution
planning

Order Jadwal Penjadwalan


Pembelian Produksi Ulang

Out-
sourcing
Pengendalian Aktivitas Produksi di
Lantai Pabrik

3
Capacity Planning C ap acity
m anag em ent
techniq ues
Long range
R esource
D emand Production
requirement
management planning
planning

M aster R ough cut


F inal assembly
production capacity
scheduling
schedule planning

M edium range
M aterial C apacity
requirements requirement
planning planning

Short range

Production Input/output
activity control control

4
Rough Cut Capacity Planning
• RCCP  alat untuk memverifikasi MPS

• Hambatan dalam penerapan Manajemen


kapasitas:
 Perlu data yang banyak
 Prosesnya iteratif sehingga memerlukan banyak waktu
 MPS tidak stabil

• Tiga teknik RCCP:


 Capacity planning using overall factors (CPOF)
 Bill of Labor Approach (BOL)
 Resource profile approach (RP)

5
Master Production Schedule untuk Produk
Lampu LAXX (x1000 units)
Month Forecast Regular Overtime Total Inventory
15
January 22 15 0 15 8
February 8 15 0 15 15
March 10 15 0 15 20
April 10 15 0 15 25
May 20 15 0 15 20
June 14 15 0 15 21
July 8 15 0 15 28
August 8 15 1 16 36
September 12 15 4 19 43
October 15 15 4 19 47
November 30 15 4 19 36
December 40 15 4 19 15
197 180 197

6
Susunan bahan dari Lampu LAXX
(SUPER BILL OF MATERIAL)

Lamps
LAXX

Base Socket
Shades
Assembly Assembly

7” 8” 14B 15W 15C One-way Three-Way

60% 40% 10% 30% 60% 10% 90%

7
Capacity planning using overall factors
(CPOF)
• Data yang diperlukan:
 MPS
 Waktu yang diperlukan untuk memproduksi suatu
produk
 Proporsi waktu yang digunakan untuk setiap sumber
daya

8
CPOF (Contoh)
Work Historical Month Total
Center Proportion Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec Hours
Lamp Assembly 0.455 1,501.5 1,501.5 1,501.5 1,501.5 1,501.5 1,501.5 1,501.5 1,601.6 1,901.9 1,901.9 1,901.9 1,901.9 19,719.7
Oven 0.046 148.5 148.5 148.5 148.5 148.5 148.5 148.5 158.4 188.1 188.1 188.1 188.1 1,950.3
Base Forming 0.227 749.1 749.1 749.1 749.1 749.1 749.1 749.1 799.0 948.9 948.9 948.9 948.9 9,838.2
Plastic Molding 0.091 300.3 300.3 300.3 300.3 300.3 300.3 300.3 320.3 380.4 380.4 380.4 380.4 3,943.9
Socket Assembly 0.182 600.6 600.6 600.6 600.6 600.6 600.6 600.6 640.6 760.8 760.8 760.8 760.8 7,887.9
Total Capacity
Reqirements 3,300 3,300 3,300 3,300 3,300 3,300 3,300 3,520 4,180 4,180 4,180 4,180

Lamp LAXX
Lamp Assembly 0.10 hr
Oven 0.01 hr
Base Forming 0.05 hr
Plastic Molding 0.02 hr
Socket Assembly 0.04 hr
0.22 hr

• January
 Total capacity requirement = 0.22 x 15000= 3300
 Historical proportion for Lamp Assembly = 0.10 / 0.22 = 0.45
 Lamp Assembly capacity requirement = 0.455 x 3300 = 1501.5

9
Bill of Labor Approach (BOL)
• Data yang diperlukan: sama dengan CPOF

• Jika ada n produk, maka: n


 Kapasitas yang diperlukan = a b ik kj
untuk seluruh i,j
 Dimana: k 1

– aik = waktu yang diperlukan produk k di stasiun kerja i


– bkj = jumlah produk k yang akan diproduksi pada periode j

10
BOL (Contoh)
Work Center Month Total
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec Hours
Lamp Assembly 1,500 1,500 1,500 1,500 1,500 1,500 1,500 1,600 1,900 1,900 1,900 1,900 19,700
Oven 150 150 150 150 150 150 150 160 190 190 190 190 1,970
Base Forming 750 750 750 750 750 750 750 800 950 950 950 950 9,850
Plastic Molding 300 300 300 300 300 300 300 320 380 380 380 380 3,942
Socket Assembly 600 600 600 600 600 600 600 640 760 760 760 760 7,880
Total Capacity
Reqirements 3,300 3,300 3,300 3,300 3,300 3,300 3,300 3,520 4,180 4,180 4,180 4,180

Lamp LAXX
Lamp Assembly 0.10 hr
Oven 0.01 hr
Base Forming 0.05 hr
Plastic Molding 0.02 hr
Socket Assembly 0.04 hr

• January
 Lamp Assembly capacity requirement = 0.10 x 15000 = 1500

11
BOL: Two products, two month, two work
Bill of labor
centers
Master schedule RCCP
Product Month Month
P1 P2 M1 M2 M1 M2
Workcenter Product Workcenter
WC1 a11 a12 P1 b11 b12 WC1 c11 c12

WC2 a21 a22 P2 b21 b22 WC2 c21 c22

c11
a11 b11  a12 b21
n

cij  aik bkj c12


a11 b12  a12 b22
k 1
c 21
a 21b11  a22 b21

c 22
a 21b12  a 22 b22

Bill of labor Master schedule RCCP


Product Month Month
P1 P2 M1 M2 M1 M2
Workcenter Product Workcenter
WC1 0.3 0.2 P1 100 200 WC1 90 140

WC2 1 0.7 P2 300 400 WC2 310 480

12
Resource profile approach (RP)
• Metode perhitungan mirip BOL +
mempertimbangkan lead-time offset

13
RPA (Contoh)
Month Total
Work Center Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec Hours
Lamp Assembly 1,500 1,500 1,500 1,500 1,500 1,500 1,500 1,600 1,900 1,900 1,900 1,900 19,700
Oven 150 150 150 150 150 150 160 190 190 190 190 0 1,820
Base Forming 750 750 750 750 750 800 950 950 950 950 0 0 8,350
Plastic Molding 300 300 300 300 300 300 320 380 380 380 380 0 3,642
Socket Assembly 600 600 600 600 600 600 640 760 760 760 760 0 7,280
Total Capacity
Reqirements 3,300 3,300 3,300 3,300 3,300 3,350 3,570 3,880 4,180 4,180 3,230 1,900

Months Before Due Date


Department 2 1 0
Lamp Assembly 0 0 0.1
Oven 0 0.01 0
Base Forming 0.05 0 0
Plastic Molding 0 0.02 0
Socket Assembly 0 0.04 0

• July
 Lamp Assembly = 0.1 x 15000 (MPS July) = 1500
 Oven = 0.01 x 16000 (MPS August) = 160
 Base forming = 0.05 x 19000 (MPS September) = 950

14
RPA:Two products, two work centers, three month horizon, three month
lead time
Time to Re source Profile Maste r sche dule RCCP
Due Date Month Month
2 1 0 M1 M2 M3 Work M1 M2 M3
Product Product Center
a 112 a 111 a 110 b11 b12 b13 WC1 c 11 c 12 c 13
p1 p1

p2 a 212 a 212 a 210 p2 b21 b22 b23 WC2 c 21 c 22 c 23

Work Ce nter 1

2 1 0

p1 a 122 a 121 a 120 c 11


a110 b11  a111 b12  a112 b13  a210 b21  a 211 b22  a212 b23

c 11
a110 b12  a111 b13  a 210 b22  a 211 b23
p2 a 222 a 221 a 220
c 11
a110 b13  a 210 b23
Work Ce nter 2
c 21
a120 b11  a121b12  a112 b13  a 220 b21  a221b22  a 222 b23

c 22
a120 b12  a121b13  a220 b22  a 221b23

c 23
a120 b13  a220 b23

15
Pemilihan metoda RCCP
• Ukuran lot diasumsikan lot-for-lot
• Metoda BOL lebih direkomendasikan dari pada
Metoda CPOF
• Resource profile approach  produk yang
manufacture leadtime lama (contoh : airplane,
machine tools)

16
RCCP Decisions
• Capacity available
Capacity available = time available x utilization x efficiency
• Comparing capacity required to capacity available
Capacity with overtime
500
400 Capacity without overtime
Hou
rs

J F M A M J J A S ON D
Month
Alternatif untuk meningkatkan kapasitas : (1) over time, (2) subcontracting, (3)
alternating routing, (4) tambah tenaga kerja
Jika penambahan kapasitas tidak bisa memenuhi capacity required  Revisi
MPS
17
Soal
Bulan Produksi
Jadwal induk produksi selama tahun (unit)
2013 untuk produk Furniture Meja
diberikan pada tabel di sebalah kanan. Januari 1400
Untuk merakit satu meja, 4 buah kaki Feb 1200
meja perlu diproses bubut, papan meja Maret 1200
perlu di haluskan (planed), dan 4 buah
lubang pada papan perlu proses bor. April 1300
Mei 1500
Total waktu yang diperlukan masing- Juni 1500
masing work center menyelesaikan
komponen untuk 1 unit meja: Juli 1500
Workcenter Time Agust 1500
Lathe 0.44 jam
Sept 1800
Plane 0.25 jam
Drill 0.10 jam Okt 1800
Nop 1800
Des 1800
18
Tersedia 5 (lima) unit mesin bubut (lathe), 2 (dua) unit mesin
penghalus (plan), dan satu buah mesin bor. Waktu kerja bengkel
adalah 2 (dua) shift per hari, 5 hari kerja per minggu, dan 8 jam kerja
per hari. Jam lembur ditetapkan maksimum 12 jam per minggu atau
50 jam per bulan. Selama ini rata-rata tingkat utilisasi ketiga jenis
mesin tersebut adalah 95%, sedangkan tingkat efisiensinya adalah
105% untuk mesin bubut (lathe), 102% untuk mesin planar (plan),
dan 112 % untuk mesin bor.

Tugas :
Hitung kebutuhan kapasitas untuk setiap work center selama tahun
2013.
Apakah kapasitas yang ada dapat memenuhi jadwal induk produksi
yang ditetapkan?

19

Anda mungkin juga menyukai