0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan39 halaman

Risiko Diabetes Remaja di SMK Tegal

Dokumen ini membahas tentang pengetahuan, sikap, perilaku pola makan, dan aktivitas fisik yang berhubungan dengan faktor risiko diabetes melitus pada remaja di SMK Kabupaten Tegal. Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap remaja terhadap pola makan dan aktivitas fisik dikategorikan baik, yang berpotensi mencegah diabetes melitus. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data melalui kuesioner dan analisis statistik untuk menilai hubungan antara variabel yang diteliti.

Diunggah oleh

mbg82bvpdb
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan39 halaman

Risiko Diabetes Remaja di SMK Tegal

Dokumen ini membahas tentang pengetahuan, sikap, perilaku pola makan, dan aktivitas fisik yang berhubungan dengan faktor risiko diabetes melitus pada remaja di SMK Kabupaten Tegal. Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap remaja terhadap pola makan dan aktivitas fisik dikategorikan baik, yang berpotensi mencegah diabetes melitus. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data melalui kuesioner dan analisis statistik untuk menilai hubungan antara variabel yang diteliti.

Diunggah oleh

mbg82bvpdb
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Deskripsi pengetahuan, sikap, perilaku pola

makan dan aktivitas fisik terhadap faktor


risiko diabetes melitus pada remaja di smk
kabupaten tegal

Disusun oleh:
dr. Radityo Afnandisa Putro

Pendamping:
dr. Mohamad Sofwan Arifi
PENDAHULUAN
Prevalensi pada remaja Indonesia 6.9% tahun 2013 dan
akan
semakin meningkat.

Terdapat 90 juta jiwa yang terdiagnosis di Asia Tenggara


dan perkiraan
meningkat hingga 68% pada tahun 2045

T 0
PENDAHULUAN
01 02
GANGGUAN
TENTANG DM TerciptalahDMgangguan
Penyakit kronis
dimana terjadi metabolik dan
kenaikan kadar mengganggu fungsi
normal organ lain
glukosa darah
03 04
PENGARUH SEHINGGA…
Dipengaruhi oleh
faktor yang tidak Penelitian ini diajukan
dapat diubah dan
dapat diubah T 0
PENDAHULUAN
01 02 03
Perumusan Tujuan Manfaat
masalah penelitian penelitian
Bagaimana deskripsi Mengetahui deskripsi Meningkatkan
pengetahuan, sikap, pengetahuan, sikap, pengetahuan mengenai
perilaku pola makan perilaku pola makan diabetes melitus
dan aktivitas fisik dan aktivitas fisik sehingga dapat
terhadap faktor risiko terhadap faktor risiko mencegah sedari dini
diabetes melitus pada diabetes melitus pada
remaja di SMK remaja di SMK
Kabupaten Tegal? Kabupaten Tegal

T 0
02
TINJAUAN
PUSTAKA

T 1
TINJAUAN PUSTAKA
Diabetes Melitus merupakan
penyakit kronis dan ditandai
dengan peningkatan kadar glukosa
darah (GDS ≥ 200 mg/dL) yang
ditandai dengan polidipsia,
polifagia, poliuria, penurunan BB
tanpa sebab yang jelas

T 1
TINJAUAN PUSTAKA
Diabetes Melitus terjadi karena
insulin yang tidak dapat diproduksi
atau karena resistensi insulin.
Prevalensi pada remaja di tahun
2013 sebanyak 6,9% dan pada
umur 15 tahun sebanyak 10,9% di
tahun 2018

Diabetes Melitus dikategorikan


menjadi 4 tipe yaitu Diabetes
Melitus tipe 1, Diabetes Melitus tipe
2, Diabetes Melitus gestasional dan
Diabetes Melitus akibat penyakit
spesifik lainnya.
T 1
TINJAUAN PUSTAKA
Diabetes Tipe 1 merupakan sebuah
penyakit autoimun dimana sistem
imun tubuh menyerang sel beta
pankreas sebagai penghasil insulin.

Diabetes tipe 2 terjadi karena


ketidakseimbangan metabolisme
glukosa oleh karena tidak
sensitifnya insulin reseptor dan
paling umum terjadi.
Galicia-garcia U, Benito-vicente A, Jebari S, Larrea-sebal A. Costus ignus: Insulin plant and it’s
preparations as remedial approach for diabetes mellitus. Int J Mol Sci. Published online
2020:1-34

T 1
TINJAUAN PUSTAKA
Faktor risiko DM dibedakan menjadi
faktor risiko yang dapat diubah dan
tidak dapat diubah.

Faktor yang tidak dapat diubah


seperti umur, jenis kelamin serta
faktor genetik, sedangkan faktor
yang dapat diubah yaitu faktor
perilaku dan gaya hidup.

Pada penelitian ini berfokus pada


faktor risiko yang dapat diubah
seperti pengetahuan, pola makan
dan aktivitas fisik
T 1
KOMPLIKASI DIABETES
MATA JANTUNG
Retinopati
Gagal jantung
diabetikum

HEPAR GINJAL
Fibrosis kronis Nefropati
pada hepar diabetikum

USUS LUKA
Gastroparese Ulkus diabetikum

T 1
HIPOTESIS
Pengetahuan, sikap, perilaku pola 1. Tingkat pengetahuan pola
makan dan aktivitas fisik terhadap makan dan aktivitas fisik
faktor risiko diabetes melitus pada terhadap faktor risiko diabetes
remaja di SMK Kabupaten Tegal melitus pada remaja di SMK
dikategorikan baik serta remaja Kabupaten Tegal dikategorikan
beraktivitas berat. baik
2. Mengetahui sikap pola makan
dan aktivitas fisik terhadap
faktor risiko diabetes melitus
pada remaja di SMK Kabupaten
Tegal dikategorikan baik
3. Mengetahui perilaku pola
makan dan aktivitas fisik
terhadap faktor risiko diabetes
melitus pada remaja di SMK
T 1 Kabupaten Tegal dikategorikan
03
METODE PENELITIAN

T 2
Metode penelitian

Tempat dan JENIS DAN


waktu RANCANGAN POPULASI
Siswa yang bersekolah di
Dilakukan pada bulan Juni Penelitian deskriptif SMK Bhakti Praja
2024 di SMK Bhakti Praja, observasional dengan sebanyak 100 responden
Adiwerna dengan rancangan penelitian dan telah dilakukan
pengambilan penilaian di cross-sectional pengukuran kadar
Aula SMK
glukosa darah sewaktu
T 2
Metode penelitian

KRITERIA KRITERIA
INKLUSI EKSLUSI
Remaja sehat rentang usia
Remaja dengan riwayat
15-19 tahun
diabetes melitus
Menyetujui informed consent
Kuesioner tidak terisi
Mengisi lengkap dan
dengan lengkap
mengembalikan kuesioner

T 2
Metode penelitian

CARA
BESAR SAMPEL JENIS DATA
SAMPLING
Dilakukan dengan
teknik non-random Data primer
dengan jenis
purposive sampling
T 2
ANALISIS DATA
Data primer DATA
dengan
instrumen berupa kuesioner
dengan skala biserial pada
pengetahuan dan skala likert
pada sikap. Kuesioner telah
tervalidasi berdasarkan
penelitian sebelumnya.

Uji reliabilitas dilakukan pada


30 remaja dengan demografi
yang mirip dengan
responden untuk
mendapatkan nilai Cronbach
Alpha yang jika nilai
koefisien > 0,60 maka dapat
dikatakan reliable. T 2
ANALISIS DATA

KUESIONER
14 pertanyaan pada
aspek pengetahuan dan
sikap pola makan serta
sikap aktivitas fisik, 10
pada pengetahuan
aktivitas fisik dan 22
pada perilaku aktivitas
fisik

T 2
ANALISIS DATA
KUESIONER
Kategori tingkat
pengetahuan dan sikap
dibagi menjadi tiga hasil
persentase, yaitu baik ≥
75% total poin, cukup 56% -
74% dan kurang jika < 55%
total poin
Tingkat aktivitas fisik
kategori ringan dengan nilai
indeks < 6.2, aktivitas
sedang dengan nilai indeks
6.3 – 7.1 dan aktivitas berat
dengan nilai indeks ≥ 7.2

T 2
HASIL
PENELITIAN

T 2
HASIL PENELITIAN

T 2
HASIL PENELITIAN

T 2
HASIL PENELITIAN
Pengetahuan Pola Makan

75 72

65

55

45

35

25 22

15
6
5

Baik Cukup Kurang


Series1 72 22 6

T 2
HASIL PENELITIAN
Sikap Pola Makan
54
55

45
45

35

25

15

5 1

Baik Cukup Kurang


Series1 45 54 1

T 2
HASIL PENELITIAN

T 2
HASIL PENELITIAN
Perilaku Pola Makan
35

30

25

20

15

10

0
t t i r i
a k u l i ka n ak uli ang um ting elu pe ahu ela nah ete ijau
m k i m k c i m d
le an ng le pa d
U mi- Kep
T
Te
T ta g m g h
n i a Ke ng
a n g g p ta
n u a n ca n
ng de a n C ca a c
d e
m
D i ta
p a m Ka K Ka
i a a a y
p y s
sa g a ng gin
g
g n i
in gi ag Da
ag Da D
D

T 2
HASIL PENELITIAN
Pengetahuan Aktivitas Fisik
84
85

75

65

55

45

35

25

15 10
6
5

Baik Cukup Kurang


Series1 84 10 6

T 2
HASIL PENELITIAN
Sikap Aktivitas Fisik

65
59

55

45 41

35

25

15

5
0
Baik Cukup Kurang
Series1 41 59 0

T 2
HASIL PENELITIAN
Perilaku Aktivitas Fisik
94
95

85

75

65

55

45

35

25

15
6
5 0
Ringan Sedang Berat
Series1 0 6 94

T 2
05
PEMBAHASAN

T 4
PEMBAHASAN
Analisa subyek
Subyek memenuhi kriteria
dengan 54 laki dan 46
perempuan berusia 15-18
tahun dengan pendapatan
orang tua bervariasi. ANALISA HIPOTESA
Pengetahuan pola
makan remaja dan
sikap pola makan
remaja baik
Fauziah, M.N
“pengetahuan dan
sikap pola makan
memiliki hubungan
signifikan terhadap
kadar glukosa darah”
Fauziah MN. Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Pola Makan Dengan Kadar
Glukosa Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe II (Studi Literatur). Politeknik T 2
Kesehatan Kemenkes Jakarta II; 2020
PEMBAHASAN
Analisa subyek
Subyek memenuhi kriteria
dengan 54 laki dan 46
perempuan berusia 15-18
tahun dengan pendapatan
orang tua bervariasi. ANALISA HIPOTESA
Pengetahuan pola
makan remaja dan
sikap pola makan
remaja dikategorikan
Istiningtyas, A. “gaya baik
hidup sehat dimulai
dengan adanya
pengetahuan yang
baik”
Istiningtyas A. Hubungan antara pengetahuan dan sikap
tentang gaya hidup sehat mahasiswa di PSIK UNDIP T 2
Semarang. J KesMaDaSKa. 2010;1(1):18-25
PEMBAHASAN
Memilih
konsumsi Menyukai
sayur kurang makanan
dari 1 porsi digoreng
seminggu

Responden Konsumsi Menyukai


teratur 3 kali buah kurang makanan dan
sehari dalam dari 1 kali minuman
hal makan sehari manis
T 2
PEMBAHASAN

WALTER-WILLET PENELITIAN LAIN


Liasih, Y. “Kurangnya konsumsi
Pola makan yang baik adalah sayur dan buah berhubungan
sebanyak kurang lebih 2 kali signifikan dengan naiknya IMT
dalam sehari serta pada konsumsi manis
meningkatkan kejadian obesitas”

Asriati, Juniasti HT. Analisis Perilaku Konsumsi Makanan Dan Minuman Liasih Y, Rohani T. Dampak Rendahnya Konsumsi Buah Dan Sayur Pada
Manis Terhadap Prediabetes Remaja Di Kota Jayapura. Prev J Kesehat Masy.
2023;14(3):495-511. doi:10.22487/preventif.v14i3.970 T 3 Remaja Putri Kelas X IPA Di SMA Negeri1 Sewon Bantul. J Ilmu Kebidanan.
2019;6(1):38-44.
PEMBAHASAN

PENELITIAN LAIN PENELITIAN LAIN


Nuraini, R. “Pengetahuan yang
Cahill, LE. “Konsumsi gorengan baik serta sikap pola makan
secara rutin berhubungan yang baik belum tentu cukup
signifikan dengan risiko kejadian dalam menjaga perilaku pola
diabetes tipe 2” makan agar kadar glukosa darah
menjadi stabil”
Cahill, L. E., Pan, A., Chiuve, S. E., Sun, Q., Willett, W. C., Hu, Nuraini R. HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN DENGAN
F. B., & Rimm, E. B. (2014). Fried-food consumption and risk
of type 2 diabetes and coronary artery disease: a prospective
study in 2 cohorts of US women and men. The American
T 3 KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2
DI PUSKESMAS KARANGANYAR. Universitas Muhammadiyah
Gombong; 2023.
journal of clinical nutrition, 100(2), 667–675.
PEMBAHASAN

pengetahuan PERILAKU
Dikategorikan aktivitas
berat.
Fatimah RN. “Aktivitas fisik
Dapat dikategorikan baik yang baik bagi remaja yaitu
latihan teratur 3 hingga 4
kali seminggu dengan
frekuensi kurang lebih 30
menit.

SIKAP MAKA…
Dwi, A. “Pengetahuan
aktivitas fisik baik mampu
Dapat dikategorikan baik memengaruhi sikap
aktivitas fisik yang baik”

Fatimah RN. Diabetes Melitus 2. J J Major. T 3 Dwi A. Pengaruh Aktivitas Fisik Dan Pola Makan Terhadap
Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Literaatur
2015;4(5):93-101
Review. 2021.
06
SIMPULAN DAN
SARAN

T 6
SIMPULAN
SIMPULAN
Pengetahuan, sikap
dan perilaku pola
makan dan aktivitas
fisik terhadap faktor
risiko diabetes
melitus pada remaja
SARAN
SMK Kabupaten Mengelompokkan
dikategorikan baik remaja penderita
serta remaja dengan diabetes dan non-
aktivitas berat diabetes serta
eksklusi remaja
dengan riwayat
merokok
T 6
Thanks!
CREDITS: This presentation template
was created by Slidesgo, including
icons by Flaticon and infographics &
images by Freepik

T 6

Anda mungkin juga menyukai