By:
RISK MANAGEMENT Sri Supatmi, [Link]., M.T., [Link].
(Manajemen Risiko) +62 87776044534
[Link]@[Link]
Education & Workplace
Bachelor
Computer Engineering (2003-2008)-5 years 01
Universitas Komputer Indonesia
Master
02 Electrical Engineering (2011-2014)-3 years
Institut Teknologi Bandung
Doctoral
Meteorological Information Technology (2016-2019) 03
(2.5 years)
Nanjing University of Information Science and Technology, China
Workplace
04 Computer System-Universitas Komputer Indonesia (2008-present)
Bidang keahlian: Kecerdasan Buatan, Disaster Forecasting,
Parallel Computing.
Mata Kuliah : Risk Management
Kode Mata Kuliah : 51007
SKS / semester : 3 SKS/II
Status / Prasyarat : Wajib / -
Fakultas : Pascasarjana
Program Studi : Magister Sistem Informasi
Dosen Pengampu : Sri Supatmi, [Link]., M.T., [Link].
• Mata kuliah ini merupakan matakuliah yang membahas
resiko yang perlu diketahui pada saat pengerjaan suatu
proyek TI.
• Pembahasan diawali dari jenis-jenis resiko, matriks
Deskripsi kejadian resiko dan dampak, appetite risk dari suatu
perusahaan dan usulan pencegahan dan penyelesaian
Mata resiko.
• Analisa resiko merupakan materi yang dijelaskan di dalam
Kuliah matakuliah ini dan menjadi bagian dalam matakuliah lain
seperti Proyek Management, Controling and Audit IS, IS
Strategy, IT Goverment.
• Beberapa kerangka kerja Manajemen Resiko yang dibahas
diantaranya COSO, ERM, OGC M_o_R
Course Contents Part-1
Week-4
Week-2
Week-6
Enterprise Risk
Management The concept of
(Manajemen measurement at risk
Resiko (Konsep Pemgukuran SOAR Process
Perusahaan) saat resiko terjadi)
Week-8
MID TEST
Week-1 Week-3 Week-5 Week-7
Introduction of
Strategic target SOAR (Strategic SOAR Metrics
Risk
(Sasaran Strategi) Objective At Risk)
Management
(Pengantar
Manajemen
Resiko)
Course Contents Part-2
Week-10 Week-12 Week-14
Mitigation Risk on Qualitative Control
Internal Investigation (Pengendalian Internal Control
(Mitigasi Resiko pada Kualitatif) Oversight
Investigasi Internal) (Pengawasan
pengendalian
internal)
Week-16
FINAL TEST
Week-9 Week-11 Week-13 Week-15
Operational Risk COSO-ERM Trusted System
Quantitative Control
Mitigation Framework Provider
(Pengendalian
(Mitigasi Resiko (Kerangka Kerja Kuantitatif)
Operasional) COSO-ERM)
References
1. Harry Cendrwoski, William C. Mair,
Enterprise Risk Management and COSO,
John Wiley & Sons, Inc., 2009
2. Gregory Monahan, Enterprise Risk
Management, John Wiley & Sons, Inc.,
2008
Assessment Assesment
Components Weight (%)
Tasks/Quiz 30%
Mid Test Score 30%
Final Test Score 40% Course
Assesment
PREDIKAT INDEKS Bobot Nilai Angka Mutu Deskripsi Penilaian
Lulus, Mahasiswa memenuhi semua komponen penilaian dan menyelesaikan tugas dengan sangat baik serta
A 80 - 100 4
Sangat Baik mampu menganalisis materi dan tugas sesuai dengan topik yang telah ditentukan dengan sangat baik
Lulus, Mahasiswa memenuhi semua komponen penilaian dan menyelesaikan tugas dengan baik serta mampu
B 68 - 79 3
Baik menganalisis materi dan tugas sesuai dengan topik yang telah ditentukan dengan baik
Lulus, Mahasiswa memenuhi beberapa komponen penilaian dan menyelesaikan tugas serta mampu
C 56 - 67 2
Cukup menganalisis materi dan tugas sesuai dengan topik yang telah ditentukan dengan cukup baik
Lulus, Mahasiswa tidak memenuhi beberapa komponen penilaian dan tidak menyelesaikan tugas dengan
D 45 - 55 1
Kurang cukup baik serta tidak dapat menganalisis materi dan tugas sesuai dengan topik yang telah ditentukan.
Mahasiswa tidak memenuhi semua komponen penilaian tidak dapat menganalisis materi dan tugas
Tidak Lulus E <44 0
sesuai dengan topik yang telah ditentukan.
Penentuan Nilai Akhir Mata Kuliah
Pendahuluan
Risiko memiliki konotasi negatif, merupakan sesuatu yang tidak disukai dan sesuatu yang ingin
dihindari.
Definisi Risiko :
Risiko adalah kejadian yang merugikan.
Risiko dilihat dari segi investasi adalah kemungkinan adanya penyimpangan hasil/ keuntungan
dari yang diharapkan.
Risiko perusahaan adalah suatu peristiwa yang mungkin terjadi dalam operasional perusahaan
sehingga dapat mengakibatkan kerugia bagi perusahaan.
• Suatu kejadian/peristiwa yang jika terjadi dapat
menimbulkan hambatan terhadap pencapaian
tujuan atau sasaran enterprise
• Kejadian/peristiwa dapat disebabkan karena
faktor internal maupun eksternal enterprise
Definisi • Risiko dapat menimpa siapa dan apa saja;
Risiko • direksi ~ office boy,
• logistik ~ pemasaran,
• aset berwujud ~ aset tak berwujud
• Aset informasi, reputasi, dan nama baik juga
tidak terlepas dari risiko
• The potential of gaining or losing something of value.
(wikipedia)
• A probability or threat of damage, injury, liability, loss, or any
other negative occurrence that is caused by external or
internal vulnerabilities, and that may be avoided through
preemptive action. (business dictionary)
• a process, effected by an entity's board of directors,
RISK? management and other personnel, applied in strategy setting
and across the enterprise, designed to identify potential
events that may affect the entity, and manage risks to be
within its risk appetite, to provide reasonable assurance
regarding the achievement of entity objectives (COSO
Enterprise Risk Management – Integrated Framework. 2004.
COSO)
Risk
• Risk is often expressed in term of a combination of the consequences of
an event (including changes of circumstances) and the associated
likehood of occurrence.
UNDESIRABLE
Business
Process
EVENT
(kejadian yang OBJECTIVE
tidak diinginkan)
Risk Source Consequence
• Risiko muncul karena adanya ketidakpastian.
Didunia ini kita dihadapkan pada banyak
ketidakpastian. Contoh hari ini bisa hujan bisa
Risiko dan tidak, investasi bisa untung (harga SB naik) atau
Kondisi bisa rugi (harga SB turun).
• Ketidakpastian dalam berbagai aspek kehidupan
Ketidakpastian akan menimbulkan risiko yang harus dihadapi
oleh manusia.
• Ketidakpastian ada tingkatan dan karakteristiknya.
TINGKAT KETIDAKPASTIAN KARAKTERISTIK CONTOH
Tidak ada (pasti) Hasil bisa diprediksi dengan Hukum Alam
pasti
Tingkatan Ketidakpastian Obyektif Hasil bisa diidentifikasi dan
probabilitas diketahui
Permainan dadu, kartu
Ketidakpast Ketidakpastian Subyektif Hasil bisa diidentifikasi tapi
probababilitas tidak diketahui
Kebakaran, kecelakaan
mobil, investasi
ian Sangat Tidak Pasti Hasil tidak bisa diidentifikasi Eksplorasi angkasa luar
dan probabilitas tidak diketahui
Fluktuasi Ketidakpastian
Ketidakpastian dapat tercermin dari fluktuasi pergerakan yang tinggi.
Makin tinggi fluktuasi maka ketidakpastian semakin tinggi.
Saham (FX), harga minyak, sampai dengan harga listrik mengalami
fluktuasi meskipun dengan tingkat fluktuasi yang berbeda-beda. Risiko
ada dimana-mana mencakup berbagai instrume dalam kehidupan.
1. Globalisasi Dunia
Akibat globalisasi dunia maka kejadian disuatu negara
akan cepat mempengaruhi negara lain.
Faktor –Faktor 2. Liberalisasi Dunia
Yang Dengan membuka pasar domestik terhadap investor
asing mengakibatkan aliran modal lebih mudah untuk
menyebabkan masuk dan keluar sehingga mengakibatkan fluktuasi
dunia.
Peningkatan 3. Kecepatan Proses Informasi
Fluktuasi Teknologi yang semakin maju, mendorong investor atau
pelaku pasar untuk lebih cepat memperoleh informasi
dan bereaksi cepat terhadap informasi tersebut
sehingga mendorong fluktuasi harga semakin tinggi
Sumber
Risiko
Internal Eksternal
Contoh Risiko
Fakt
• Rusaknya mesin produksi, terlambatnya proses pengiriman,
or pemborosan sumber daya, dll
Inter
nal
Fakt
• Kompetisi global, kemajuan teknologi, regulasi pemerintah,
or perubahan perilaku konsumen, kenaikan upah buruh, dll
Ekste
rnal
Upah buruh naik profit jadi berkurang
Kesadaran orang tentang rokok mengurangi keuntungan
Contoh perusahaan rokok
Akibat Larangan mengekspor raw material ke LN akibat regulasi
pemerintah akan berdampak pada industri tambang
Risiko menurun
Terjadi Memasyarakatnya internet industri pos kurang diperlukan
Daya saing industri tekstil menjadi lemah karena adanya
impor dari LN dengan harga lebih murah
(Likehood) Kemungkinan
terjadinya risiko
Komponen
Risiko
(Impact) Dampak
terjadinya risiko
Hubungan Antar Komponen
Likehood
Impact
The function that coordinates the
efforts of people to accomplish
goals and objectives by using
available resources efficiently and
effectively. (wikipedia)
Management
? The organization and coordination
of the activities of a business in
order to achieve defined
objectives. (business dictionary)
The identification, assessment, and prioritization of risks followed by
coordinated and economical application of resources to minimize,
monitor, and control the probability and/or impact of unfortunate
events or to maximize the realization of opportunities (Business book).
Risk management’s objective is to assure uncertainty does not deflect
the endeavor from the business goals. (wikipedia)
Risk
Manageme Proses menganalisa serta memperkirakan timbulnya suatu resiko
nt dalam suatu kegiatan
proses yang bertujuan untuk membantu organisasi memahami,
menilai dan mengambil tindakan pada semua risiko dengan maksud
untuk meningkatkan kemungkinan keberhasilan dan mengurangi
kemungkinan kegagalan (Danastri, 2018)
• Prinsip yang mendasari:
1. Setiap entitas, apakah mencari untung atau tidak, ada untuk
mewujudkan nilai bagi para pemangku kepentingannya.
2. Nilai diciptakan, dilestarikan, atau dikikis oleh keputusan
Kenapa manajemen dalam semua kegiatan, mulai dari menetapkan
strategi hingga mengoperasikan perusahaan sehari-hari.
RM • RM mendukung penciptaan nilai dengan memungkinkan
penting? manajemen untuk:
1. Menangani secara efektif potensi peristiwa di masa depan yang
menciptakan ketidakpastian.
2. Tanggapi dengan cara yang mengurangi kemungkinan hasil turun
dan meningkatkan sisi baiknya.
Bagaimana Kaitan antar RM dan
IS/IT?
01 02 03
Adakah risiko Perlukah Bagaimana jika
terkait penerapan manajemen untuk diabaikan?
IS/IT di enterprise? hal tersebut di
dalam proyek IS/IT?
Manajeme • IT/IS Risk Management (Manajemen Resiko
Teknologi Informasi/Sistem Informasi) adalah
n Resiko suatu proses identifikasi kerentanan dan
Teknologi ancaman terhadap sumber daya informasi yang
digunakan oleh sebuah organisasi dan dilakukan
Informasi/ oleh manajer IT untuk mencapai tujuan
bisnis,mengurangi resiko, dan menyeimbangkan
Sistem pengeluaran dalam mencapai keuntungan dan
Informasi melindungi IT.
Berdasark 1. Proses manajemen resiko yang merupakan proses
berulang yang berlangsung. Ini adalah proses yang
an yang harus diulang tanpa batas, disebabkan
lingkungan bisnis yang fleksibel atau terus berubah
Definisi yang menyebabkan munculnya ancaman baru.
IT/ISRM 2. Pilihan penanggulangan (kontrol) yang digunakan
untuk mengelola resiko harus menjaga
terdapat 2 keseimbangan antara produktivitas, biaya,
efektivitas penanggulangan, dan nilai aset
hal: informasi yang harus dilindungi.
Manajem
en • Jika manajemen resiko diatur dengan baik, proses
akan terus menerus identifikasi masalah dan resolusi,
Resiko maka sistem akan mudah melengkapi sistem lain.
• Ini termasuk; organisasi, perencanaan dan
adalah penganggaran, dan kontrol biaya.
Proses • Hal – hal yang tidak terduga akan berkurang karena
penekanan akan menjadi manajemen yang proaktif
yang dan bukan reaktif.
berlanjut
• Manajemen Resiko dirancang untuk melakukan
lebih dari sekedar mengidentifikasi resiko.
Sistem • Sistem juga harus mampu mengukur resiko dan
memprediksi dampak dari resiko pada proyek.
Manajemen
• Hasilnya adalah resiko yang dapat diterima atau
Resiko IT tidak dapat diterima. Persetujuan atau tidak dari
suatu resiko biasanya tergantung pada tingkat
toleransi manajer proyek untuk resiko.
Manajeme • Beberapa organisasi memiliki sebuah
n Resiko IT Manajemen Resiko Perusahaan (Enterprise Risk
Management/ERM). Ada empat kategori,
sebagai menurut Committee of Sponsoring Organization
bagian of Treadway Commission(COSO), yaitu:
1. Strategi
dari
2. Operasi/pengerjaan
Manajeme 3. Laporan Pengeluaran
n Resiko 4. Pemenuhan/Penyesuian
Perusahaa
n
1. Mengidentifikasi Resiko
• Perusahaan mengungkap, mengenali dan menggambarkan
resiko yang mungkin mempengaruhi proyek.
2. Menganalisis Resiko
• Ketika resiko sudah di – identifikasi, perusahaan menentukan
Proses kemungkinan dan konsekuensi dari setiap resiko yang ada.
Perusahaan kemudian mengembangkan sebuah pemahaman
Manage tentang sifat resiko dan potensi untuk mempengaruhi tujuan
dan sasaran proyek .
men 3. Mengevaluasi Resiko
• Perusahaan mengevalusi resiko dengan menentukan besarnya
Resiko IT resiko, yang merupakan kombinasi dari kemungkinan dan
konsekuensi. Lalu Perusahaan membuat keputusan apakah
resiko itu diterima atau tidak.
4. Memantau dan Mempertimbangkan Resiko
• Ini adalah tahap dimana perusahaan memantau setiap resiko
yang ada untuk menghindari resiko yang lebih besar.
1. Memberikan panduan untuk membantu para eksekutif dan
manajemen mengajukan pertanyaan kunci, membuat lebih
baik, keputusan risiko-disesuaikan lebih banyak informasi dan
membimbing perusahaan mereka sehingga risiko dikelola
Fungsi 2.
secara efektif
Membantu menghemat waktu, biaya dan tenaga dengan alat
Manajem 3.
untuk mengatasi risiko bisnis
Mengintegrasikan manajemen TI terkait risiko bisnis menjadi
en manajemen risiko perusahaan secara keseluruhan
4. Membantu kepemimpinan memahami risiko perusahaan dan
Resiko IT toleransi risiko
5. Memberikan panduan praktis didorong oleh kebutuhan
kepemimpinan perusahaan di seluruh dunia
1. Tatakelola TI/SI yang baik adalah suatu hal yang kritis bagi perusahaan
• Peran TI/SI cukup penting didalam perusahaan jika dapat di kelola dengan baik untuk
mendapatkan manfaatnya. Manajemen TI/SI yang baik akan membawa dampak baik pada
perusahaan berupa performa dan citra baik dari publik.
2. Nilai TI/SI lebih dari sekedar teknologi/sistem yang baik
Perlunya • Keberhasilan bisnis tidak semata-mata hanya dibantu dengan adanya TI/SI dalam perusahaan,
tata kelola TIK yang baik menjadi kunci mencapai tujuan agar tercipta suatu kondisi yang
Manajeme
diharapkan. Salah satu langkah keberhasilan adalah adanya penempatan sumber daya baik
manusia maupun infrastruktur yang tepat ketika menangani suatu proses tertentu.
3. Manajemen Senior memiliki keterbatasan
n Risiko di • Tidak semua hal harus menunggu aksi dari level eksekutif perusahaan, hal ini dikarenakan
adanya keterbatasan pada kemampuan dan waktu pada suatu kondisi tertentu. Maka dari itu
IT/IS
perlu adanya tata kelola TIK yang baik agar proses pengambilan keputusan yang berkaitan
dengan investasi TI/SI bisa dilakukan secara cepat dan akuntabel namun tetap in line sesuai
sasaran dan arahan yang diinginkan oleh level eksekutif perusahaan.
4. Perusahaan yang maju mengelola TI dengan cara yang berbeda
• Tujuan yang ingin dicapai tentu membuat perusahaan harus memikirkan langkah yang mereka
ambil. Maka dari itu masing-masing perusahaan memiliki kecenderungan untuk mengelola
TI/SI dengan cara mereka masing-masing. Hal ini disesuaikan dengan tujuan utama
perusahaan dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut.
Terjadi Fraud
• Fraud merupakan istilah yang memiliki arti
perbuatan kecurangan yang melanggar hukum
SI/IT RM (illegal-acts) yang dilakukan secara sengaja dan
sifatnya dapat merugikan pihak lain dalam
diabaikan bidang TI/SI.
• Bentuk dari kecurangan ini seperti tindakan
pencurian, penyerobotan, pemerasan,
penjiplakan, pengelapan dan lain-lain.
Any Questions?
See you next week
Thank You 好学习
谢谢
好成绩