SISTEM TRANSPORTASI SEL
Melati Aprilliana R, M. Farm., Apt
Membran Sel
• Membran sel disebut juga membran plasma.
• F : sebagai barrier atau pembatas antara
lingkungan internal sel dan juga eksternal sel.
• Salah satunya yaitu menjadi pembatas cairan
tubuh yaitu cairan internal sel (CIS) dan juga
cairan eksternal sel (CES)
TRANSPORT MEMBRAN
Proses perpindahan atau keluar
masuknya ion dan molekul
organik melewati membrane
sel
Prinsip Transport Membran
• Membran sel dapat dilewati
oleh air dan molekul non
polar melalui difusi
sederhana.
• Lipid bilayer sangat tidak
permeable terhadap
molekul polar, seperti ion-
ion, gula, asam amino,
nukleotida, dan banyak
metabolit sel.
• Untuk mengangkut ion dan molekul
polar melewati membrane yaitu
melalui:
[Link] transport membrane (Carrier
atau permease atau transporter)
[Link] ion
• Transport membrane dibagi menjadi 2 :
a. Secara pasif tanpa memerlukan energi
Co: Difusi sederhana, difusi terfasilitasi, dan osmosis
b. Secara aktif yang memerlukan energi
Co: Transport aktif primer dan transport aktif sekunder
• Saluran Ion
• Struktur membrane yang berperan dalam pergerakkan bahan melewati
membrane.
• Dibedakan menjadi :
• Gated Channel, yang dapat dibuka oleh voltage gated, mediator kimia dan
secara mekanis oleh gerakan sitoskeleton
• Nongated Channel, co: pori (leak channel)
• Carrier
• Protein pembawa dapat mengikat bahan spesifik
• Bila berikatan menyebabkan terjadinya
perubahan bentuk protein yang membawa bahan
ke sisi yang berlawanan membrane (tidak pernah
terbuka di dua sisi membrane secara bersamaan)
• Ada titik jenuh (saturasi)
Transport Melalui Membran
• Transport ion anorganik dan molekul organik kecil yang larut
dalam air melewati lipid bilayer membran dicapai melalui
protein trans membran khusus.
• Masing-masing protein trans membran khusus ini
bertanggung jawab atas pengangkutan ion tertentu atau
molekul tertentu atau kelompok ion atau molekul yang mirip.
• Sel juga dapat memindahkan molekul besar atau bahkan
partikel yang lebih besar, tetapi mekanismenya berbeda dari
pengangkutan molekul kecil.
Difusi Sederhana
• Merupakan perpindahan zat terlarut dari satu sisi membrane sel ke
sisi lainnya secara langsung, yaitu tanpa bantuan protein atau yang
lainnya.
• Perpindahan zat terlarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah.
• Difusi sederhana hanya mampu mentransport atau memindahkan
mikromolekul berupa gas (O2 dan CO2), molekul nonpolar atau polar
yang kecil, seperti urea dan etanol.
• Co. difusi sederhana :
• Pada metabolisme tubuh yaitu pada proses difusi gas O2 dan CO2
pada sel darah merah/ertrosit
Difusi Terfasilitasi
• Difusi terfasilitasi yang dapat berpindah masuk ataupun keluar dari
dalam sel dengan bantuan protein transport, yg memidiasi
perpindahan molekul zat terlarut melawati membrane sel
• Protein transport yang memfasilitasi
mekanisme difusi terfasilitasi dibedakan
menjadi 2 tipe :
a. Protein channel (penghubung)
b. Protein carrier (pembawa)
Protein Channel
• Protein saluran tidak perlu mengikat zat
terlarut yang akan diangkut.
• Protein saluran membentuk pori atau saluran
hidrofilik sepanjang lipid bilayer.
• Ketika saluran membuka, zat terlarut
tertentu (umumnya ion inorganic dengan
ukuran dan muatan yang tepat)
dimungkinkan lewat saluran menembus
membran.
• Transport melalui protein saluran jauh lebih cepat
dibandingkan dengan transport yang dibantu
oleh protein karrier.
• Pengangkutan melalui protein saluran adalah
transport passif atau diffuse yang
dipermudah atau dibantu.
Protein Carrier (Pembawa)
• Biasa disebut sebagai transporter.
• Adalah yang mengikat satu atau lebih molekul zat terlarut
pada satu sisi membrane sel kemudian melalui perubahan
konformasional (perubahan formasi protein) mentransfer
molekul zat terlarut ke sisi lain membrane sel.
• Protein carrier mengikat molekul zat untuk melindungi gugus
polar atau bermuatan dari molekul tersebut dari membrane
non polar.
• Protein carrier dibagi 3 : uniport, symport, dan antriport
PROTEIN CARRIER
Uniport
• Merupakan protein carrier (pembawa) yang hanya mampu
mentransport satu jenis molekul zat terlarut ke arah yang
sama (dari eksoplasma menuju sitosol) dalam satu waktu.
• Contoh : transport atau perpindahan glukosa menuju sel
darah merah.
• Konsentrasi glukosa di ekstrasel lebih tinggi daripada
interseluler eritrosit, sehingga dapat menyebabkan difusi
terfasilitasi dengan bantuan protein carrier glukosa yaitu
glukosa transporter (GLUT)
SIMPORT
• Protein carrier (pembawa) yang mampu mentransport dua jenis molekul
zat terlarut ke arah yang sama dalam waktu yang sama.
• Contohnya: perpindahan 2 molekul Na dan 1 molekul glukosa terjadi pada
sel usus kecil dan tubuli ginjal yg membutuhkan glukosa dari lumen
intestinal untuk membentuk urin.
ANTIPORT
• Protein carrier (pembawa) yg mampu mentransport dua jenis molekul zat
terlarut dengan arah yang berbeda pada waktubyang sama.
• Contohnya : ion hidrogen dengan Na pada tubuli proksimal ginjal
OSMOSIS
• Adalah perpindahan air
melewati membrane
semipermeabel
(permeable terhadap air)
• Bila konsentrasi solute
atau solven berbeda
• Air berpindah sampai
konsentrasi solute sama
• Berlangsung secara
pasif
TRANSPORT AKTIF PRIMER
• Adalah perpindahan bahan melewati membrane sel melawan gradien
elektro-kimia menggunakan pompa ion (biasanya adalah pompa
ATPase) dan membutuhkan energi.
• Misal: pompa Na-K yang mentransport 3 Na ke luar sel dan 2 K ke
dalam sel
POMPA Na-K
• Pompa inilah yang
mempertahankan
konsentrasi Na di luar
tetap tinggi dan
konsentrasi K di dalam
tetap tinggi.
• Dapat mempertahankan
keseimbangan osmotic
dan menstabilkan volume
sel
Arah Pergerakan Ion Na Arah Pergerakan Ion K
KOMPOSISI CAIRAN SEL
• Distribusi ion didominasi oleh Ion Na dan K
• Konsentrasi Na di luar sel (110 – 140 mM)
lebih tinggi dibandingkan dengan di dalam
sel (2,5 – 20 mM)
• Konsentrasi ion K di dalam sel (110-140
mM) lebih tinggi dibandingkan dengan di
luar sel (2,5-20 mM)
TRANSPORT AKTIF SEKUNDER
• Transport aktif sekunder disebabkan oleh perbedaan
gradien ion, bukan dari ATP.
• Transport aktif sekunder disebabkan oleh adanya
transport aktif primer, dimana konsentrasi Na+ di luar
sel lebih banyak daripada di dalam sel.
• Protein pembawa akan mengikat Na+ dengan molekul
lain seperti gula dan asam amino secara bersama-
sama masuk ke dalam sel. Setelah di dalam sel
banyak ion Na+ maka transport aktif primer
berlangsung.
TRANSPORT AKTIF SEKUNDER
ENDOSITOSIS (PINOSITOSIS)
• Transport bahan berukuran besar ke dalam sel
• Dibedakan menjadi :
• Pinositosis bila bahan yang ditransport berupa larutan
(transport membawa serta CES).
• Fagositosis bila bahan yang ditransport berupa bahan
berukuran besar
EKSOSITOSIS
• Transport bahan berukuran besar ke luar sel
BIOLISTRIK
• Kegiatan / peristiwa listrik yang terjadi pada
sel hidup.
• Terjadi akibat adanya perbedaan
(kadar/muatan) ion di dalam sel.
• Perbedaan kadar/muatan ion membentuk
potensial membran
Faktor-faktor yang mempengaruhi potensial
membrane:
[Link] konsentrasi ion-ion
antara di dalam sel dan di luar sel
[Link] ion terhadap
membrane sel
Permeabilitas Membran
a. Selektif permiabel (semi permeable)
b. Ion masuk melalui saluran ion
c. Dua tipe saluran ion:
• Saluran ion tak bergerbang
• Saluran ion bergerbang
• Gerbang voltase
• Gerbang ligan
• Gerbang lainnya, misalnya: mekanis (perubahan struktur
membrane sitoskeleton)
Faktor-faktor yang mempengaruhi difusi
antar membrane:
[Link] muatan listrik masing-
masing ion
[Link] membrane
[Link] ion-ion di sisi dalam
maupun luar membran
TERIMA KASIH