0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
47 tayangan69 halaman

Rehabilitasi Gedung Kelas MTS Nglegok

Dokumen ini membahas tentang rehabilitasi gedung, mencakup proses manajemen proyek yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian. Rehabilitasi bertujuan untuk memperbaiki, memulihkan, dan meningkatkan kondisi gedung agar berfungsi optimal, serta menghadapi tantangan seperti anggaran, waktu, dan dampak lingkungan. Pemeliharaan yang berkelanjutan juga diperlukan untuk menjaga kualitas dan keselamatan bangunan.

Diunggah oleh

Cindy Cvk X-chill
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
47 tayangan69 halaman

Rehabilitasi Gedung Kelas MTS Nglegok

Dokumen ini membahas tentang rehabilitasi gedung, mencakup proses manajemen proyek yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian. Rehabilitasi bertujuan untuk memperbaiki, memulihkan, dan meningkatkan kondisi gedung agar berfungsi optimal, serta menghadapi tantangan seperti anggaran, waktu, dan dampak lingkungan. Pemeliharaan yang berkelanjutan juga diperlukan untuk menjaga kualitas dan keselamatan bangunan.

Diunggah oleh

Cindy Cvk X-chill
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

REHABILITASI

GEDUNG KELAS
MTS SYECH
SUBAKHIR
KECAMATAN
NGLEGOK
KABUPATEN BLITAR

SALSABIL KHOIRUNISA’
2122201008

Dosen Pembimbing
Tonny Hermawanto, S.T., M.T.
NIDN. 0719057201
Pendahuluan
Manajemen proyek merupakan suatu rangkaian proses yang
mencakup berbagai tahapan penting, mulai dari perencanaan
yang matang, pengaturan yang sistematis, hingga
kepemimpinan yang efektif dan pengendalian yang ketat
terhadap seluruh aktivitas dalam sebuah proyek. Proses ini
melibatkan koordinasi dan kolaborasi yang harmonis antara
semua anggota tim proyek, dengan tujuan untuk memastikan
setiap aspek berjalan sesuai dengan jadwal, anggaran, dan
kualitas yang telah ditentukan sebelumnya. Dalam
pelaksanaannya, manajemen proyek memanfaatkan berbagai
sumber daya yang tersedia, baik itu sumber daya manusia,
material, teknologi, maupun waktu, secara optimal dan efisien.
TEORI
REHABILITASI GEDUNG
Rehabilitasi gedung merupakan suatu proses menyeluruh yang melibatkan serangkaian
upaya perbaikan, pemulihan, dan peningkatan kondisi fisik serta struktural suatu
bangunan agar dapat kembali berfungsi secara optimal sesuai dengan tujuan awal
rehabilitasinya.
Dengan rehabilitasi yang terencana dan terstruktur dengan baik, sebuah gedung tidak
hanya mendapatkan kembali fungsinya, tetapi juga dapat memperpanjang masa
pakainya, meningkatkan nilai ekonomisnya, dan memberikan kontribusi positif terhadap
lingkungan sekitar. Proses ini melibatkan berbagai aspek, mulai dari perbaikan struktur,
sistem mekanikal dan elektrikal, hingga renovasi interior dan eksterior.
ALASAN REHABILITASI
1. KERUSAKAN : Usia bangunan, bencana alam, atau penggunaan yang tidak sesuai
dapat menyebabkan kerusakan pada struktur, sistem, atau komponen bangunan.
2. PERUBAHAN FUNGSI : Kebutuhan akan ruang dan fungsi bangunan dapat berubah
seiring waktu, sehingga perlu dilakukan penyesuaian melalui rehabilitasi.
3. PENINGKATAN NILAI ESTETIKA : Melalui rehabilitasi, elemen-elemen visual seperti
fasad, tata ruang, dekorasi interior, serta elemen penunjang seperti pencahayaan
dan lanskap dapat diperbarui sesuai dengan konsep estetika modern atau tematik
tertentu.
4. PERATURAN BANGUNAN : Seiring waktu, pemerintah atau lembaga terkait dapat
memperbarui regulasi yang mengatur tentang aspek teknis, struktural, dan
operasional bangunan, termasuk ketentuan mengenai ketahanan gempa, sistem
proteksi kebakaran, aksesibilitas, serta efisiensi energi.
Konsep Dasar Maintenance
Untuk memastikan bahwa fungsi bangunan gedung tetap layak guna dan
dapat beroperasi dengan optimal sesuai dengan tujuan awal penggunaannya,
serta untuk menjaga agar umur bangunan gedung dapat bertahan sesuai
dengan rencana yang telah ditentukan, sangat diperlukan adanya
pemeliharaan atau maintenance yang dilakukan secara terus-menerus.
Pemeliharaan ini mencakup berbagai kegiatan yang bersifat preventif dan
korektif, yang tidak hanya mencakup perbaikan elemen-elemen yang rusak
atau aus, tetapi juga pengawasan rutin terhadap kondisi struktur bangunan,
sistem mekanikal, elektrikal, dan peralatan pendukung lainnya.
Konsep Dasar Maintenance
Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 24/PRT/M/2008
Maintenance tersebut dapat berupa:
1. Pemeliharaan bangunan gedung adalah kegiatan menjaga keandalan
bangunan gedung beserta prasarana dan sarananya agar bangunan
gedung selalu laik fungsi (preventive maintenance).
2. Perawatan bangunan gedung adalah kegiatan memperbaiki dan/atau
mengganti bagian bangunan gedung, komponen, bahan bangunan,
dan/atau prasarana dan sarana agar bangunan gedung tetap laik fungsi
(currative maintenance).
Konsep Dasar Maintenance
Tujuan dari pelaksanaan maintenance antara lain (Irika Widiasanti dan R. Eka
Murti Nugraha, 2016):
1. Memelihara seluruh fasilitas yang ada di dalam bangunan gedung dan
pemilik dan/atau pengguna bangunan tersebut merasa nyaman tinggal di
dalamnya,
2. Menjaga nilai asset bangunan gedung atas nama pemilik,
3. Merubah atau memodifikasi peralatan serta keadaan gedung jika
diperlukan,
4. Memasang peralatan baru jika diperlukan,
5. Menyediakan sarana utilitas dan penyalurannya,
6. Menjaga kebersihan dan keselamatan kerja baik di dalam maupun di luar
BANGUNAN GEDUNG
 Definisi Bangunan Gedung
Bangunan gedung adalah sebuah struktur fisik yang merupakan hasil dari
proses konstruksi yang telah selesai dan dibangun secara permanen, di mana
bangunan tersebut secara fisik telah menyatu dengan lokasi tempat
berdirinya. Bangunan ini dapat terdiri dari berbagai elemen yang terintegrasi,
baik yang terletak di atas permukaan tanah, di dalam tanah, maupun bahkan
di bawah permukaan air, sesuai dengan kebutuhan dan desain yang
ditentukan.
BANGUNAN GEDUNG
 Fungsi Bangunan Gedung
sebagai tempat bagi manusia untuk melakukan berbagai kegiatan yang
mendukung kehidupan mereka. Bangunan gedung dapat berfungsi sebagai
hunian atau tempat tinggal, yang menyediakan ruang bagi individu atau
keluarga untuk tinggal dan beristirahat. Selain itu, gedung juga digunakan
untuk kegiatan keagamaan, seperti tempat ibadah yang memenuhi
kebutuhan spiritual bagi umat beragama, serta untuk kegiatan usaha, yang
mencakup berbagai jenis bangunan komersial seperti kantor, toko, dan pusat
perbelanjaan yang digunakan untuk kegiatan ekonomi.
(Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 24/PRT/M/2008).
Kriteria Perancangan Bangunan
Dalam Gedung
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2002 tentang
Bangunan Gedung menjabarkan macam-macam bangunan gedung
berdasarkan fungsinya yaitu:
1. Bangunan gedung fungsi hunian meliputi bangunan untuk rumah tinggal tunggal,
rumah tinggal deret, rumah susun dan rumah tinggal sementara,
2. Bangunan gedung fungsi keagamaan meliputi masjid, gereja, pura, wihara dan
kelenteng,
3. Bangunan gedung fungsi usaha meliputi bangunan untuk perkantoran, perdagangan,
perindustrian, perhotelan, wisata dan rekreasi, terminal dan penyimpanan,
4. Bangunan gedung fungsi sosial dan budaya meliputi bangunan gedung untuk
pendidikan, kebudayaan, pelayanan kesehatan, laboratorium dan pelayanan umum,
5. Bangunan gedung fungsi khusus meliputi bangunan gedung untuk reactor nuklir,
Tahapan Rehabilitasi Bangunan
Gedung
Tahap pertama dalam rehabilitasi bangunan gedung adalah perencanaan dan
desain, yang dimulai dengan analisis mendalam mengenai kebutuhan ruang
yang diperlukan untuk mendukung berbagai kegiatan yang akan dilakukan di
dalam bangunan tersebut.
Proses desain ini tidak hanya terbatas pada tampilan fisik bangunan, tetapi
juga mencakup teknis, seperti pemilihan bahan bangunan yang sesuai, sistem
kelistrikan, tata letak ventilasi, serta perencanaan struktur bangunan yang
kuat dan tahan lama.
Tahapan Rehabilitasi Bangunan
SetelahGedung
bangunan selesai, tahap terakhir adalah pemeliharaan dan renovasi.
Pemeliharaan gedung merupakan kegiatan yang dilakukan secara
berkelanjutan untuk menjaga kualitas, keamanan, dan kenyamanan bangunan
agar tetap berfungsi optimal sepanjang waktu. Pemeliharaan ini mencakup
perawatan rutin terhadap berbagai sistem dalam gedung, seperti sistem
kelistrikan, plumbing, dan struktur bangunan
Tantangan dalam Rehabilitasi
Gedung
Rehabilitasi gedung, meskipun tampak sederhana pada pandangan pertama,
sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan yang memerlukan solusi
kreatif dan teknis. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari
kebutuhan akan desain yang fungsional dan estetik, penggunaan material
yang tepat, hingga penerapan teknologi yang mendukung keberlanjutan dan
efisiensi energi. Selain itu, koordinasi yang baik antara berbagai pihak yang
terlibat dalam proyek, seperti arsitek, insinyur, dan kontraktor, juga sangat
penting untuk memastikan kelancaran proses rehabilitasi dan tercapainya
hasil yang sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
Tantangan dalam Rehabilitasi
Gedung
Salah satu tantangan utama adalah masalah lingkungan. Proyek rehabilitasi
gedung sering kali berisiko menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan,
baik dari segi pengelolaan limbah konstruksi, emisi karbon, maupun
gangguan terhadap ekosistem sekitar. Pengelolaan limbah konstruksi, seperti
sisa material bangunan, beton, kayu, dan logam, memerlukan perhatian
khusus untuk memastikan bahwa limbah tersebut tidak mencemari
lingkungan dan dikelola secara efisien melalui daur ulang atau pembuangan
yang aman.
Tantangan dalam Rehabilitasi
Selain Gedung
tantangan lingkungan, keterbatasan anggaran dan waktu sering
menjadi kendala utama dalam proyek konstruksi, terutama dalam rehabilitasi
gedung yang memerlukan biaya besar dan waktu yang panjang. Proyek
semacam ini sering kali dihadapkan pada masalah pembengkakan biaya atau
keterlambatan jadwal yang dapat memengaruhi keberhasilan proyek secara
keseluruhan. Pembengkakan biaya dapat terjadi karena berbagai faktor,
seperti fluktuasi harga material, perubahan desain, atau kebutuhan akan
tenaga kerja tambahan yang tidak terduga. Selain itu, kendala logistik,
keterlambatan pengiriman material, atau cuaca buruk juga dapat
menyebabkan penundaan dalam jadwal konstruksi, yang pada gilirannya
memperpanjang waktu penyelesaian proyek dan menambah biaya
Lingkup Pemeliharaan Bangunan
Gedung
Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 24/PRT/M/2008 pekerjaan permeliharaan
meliputi:
1. Arsitektural, meliputi (Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 24/PRT/M/2008 pasal 4) :
a. Menemukan jalan keluar sebagai sarana penyelamat (egress) bagi pemilik atau pengguna
bangunan secara teratur dan baik,
b. Memelihara secara teratur dan baik terkait unsur-unsur yang terdapat di dalam ruang serta
perlengkapan yang ada,
c. Memelihara secara teratur dan baik terkait unsur-unsur yang tampak dari luar dan dalam
bangunan sehingga tetap terlihat bersih dan rapi,
d. Melakukan dekorasi yang benar dan tepat oleh petugas yang memiliki kompetensi
dan/atau keahlian di bidangnya serta pemeliharaan terhadap ornamen arsitektural,
e. Menyediakan sistem sarana pemeliharaan yang cukup memadai dan berfungsi dengan
baik, yang dapat berupa alat bantu kerja (tools) dan/atau perlengkapan/peralatan tetap.
Lingkup Pemeliharaan Bangunan
Gedung
2. Struktural, meliputi (Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 24/PRT/M/2008
pasal 4) :
a. Memelihara secara teratur dan baik terkait dengan pengelompokan pelindung pada
komponen struktur,
b. Memelihara unsur-unsur dalam komponen struktur pada bangunan gedung yang
diakibatkan oleh pengaruh cuaca, korosi, kelembaban, serta pembebanan di luar batas
kemampuan struktur, dan pencemaran lainnya secara teratur dan baik,
c. Mencegah terjadinya penambahan atau perubahan fungsi dari kegiatan yang dapat
menyebabkan meningkatnya beban yang berkerja pada bangunan gedung di luar dari
batas beban yang telah direncanakan,
d. Melakukan pemeriksaan secara berkala sebagai bagian dari kegiatan perawatan
preventif (preventive maintenance),
Lingkup Pemeliharaan Bangunan
Gedung
3. Mekanikal (Pemipaan, Sanitasi, Tata Udara dan Transportasi), meliputi (Peraturan
Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 24/PRT/M/2008 pasal 4) :
a. Memelihara dan melakukan kegiatan pemeriksaan berkala pada sistem distribusi air
yang meliputi sistem instalasi air kotor, penyediaan air bersih, sistem hidran, septik
tank dan sprinkler serta unit pengolah limbah,
b. Memelihara dan melakukan kegiatan pemeriksaan berkala pada sistem tata udara,
agar mutu udara didalam ruangan tetap dapat memenuhi persyaratan teknis dan
kesehatan yang telah disyaratkan yang meliputi pemeliharaan peralatan utama serta
saluran udara,
c. Memelihara dan melakukan kegiatan pemeriksaan berkala pada sistem transportasi
yang terdapat didalam gedung, baik berupa lif, travelator, eskalator, tangga,
travelator, serta peralatan transportasi vertikal lainnya.
Lingkup Pemeliharaan Bangunan
Gedung
4. Elektrikal (Tata Cahaya, Komunikasi, Telepon dan Alarm), meliputi (Peraturan Menteri
Pekerjaan Umum Nomor: 24/PRT/M/2008 pasal 4) :
a. Melakukan kegiatan pemeriksaan secara periodik dan pemeliharaan pada bagian
perlengkapan pembangkit daya listrik cadangan,
b. Melakukan kegiatan pemeriksaan secara periodik dan pemeliharaan pada bagian
sistem instalasi listrik, baik sebagai pasokan daya listrik maupun sebagai penerangan
ruangan,
c. Melakukan kegiatan pemeriksaan secara periodik dan pemeliharaan pada bagian
perlengkapan penangkal petir,
d. Melakukan kegiatan pemeriksaan secara periodik dan pemeliharaan pada bagian
jaringan komunikasi (telepon) dan instalasi tata suara serta data,
e. Melakukan kegiatan pemeriksaan secara periodik dan pemeliharaan pada bagian
jaringan sistem tanda bahaya dan alarm.
Manajemen Proyek
Manajemen proyek merupakan usaha untuk menggunakan sumber daya
yang terbatas secara efisien, efektif dan tepat waktu dalam menyelesaikan
suatu proyek yang telah ditentukan/direncanakan. Ada 3 kegiatan dari
fungsi dasar manajemen proyek yaitu perencanaan, pelaksanaan dan
pengendalian. Dari ketiga kegiatan tersebut dilakukan pengendalian
terhadap sumber daya pada sebuah proyek yang meliputi tenaga kerja
(manpower), peralatan (machine), bahan (material), uang (money), dan
metode (method). Tujuan dari manajemen dalam Teknik sipil adalah
pencapaian beberapa sasaran yang dikenal sebagai sasaran sekunder dan
bersifat kendala. Adapun kendala-kendala yang terlihat dalam proyek-
proyek sipil biasanya berhubungan dengan kinerja, waktu
pelaksanaan,batasan biaya, mutu dan kualitas pekerjaan serta keselamatan
Proses Manajemen Proyek
1. Perencanaan (Planning): Pada tahap ini, manajer proyek akan
menetapkan tujuan proyek, menyusun jadwal, mengidentifikasi sumber
daya yang diperlukan, serta merencanakan anggaran.
2. Pelaksanaan (Execution) : Pada tahap ini, proyek mulai dilaksanakan
sesuai dengan rencana yang telah disusun termasuk pengorganisasian
sumber daya, komunikasi antar tim, dan pengawasan terhadap jalannya
proyek.
3. Pemantauan dan Pengendalian (Monitoring and Controlling) : Tahap ini
dilakukan untuk memastikan bahwa proyek tetap berjalan sesuai
rencana.
4. Penutupan (Closing) : Setelah proyek selesai, tahapan penutupan
dilakukan untuk menilai hasil akhir proyek, menyusun laporan akhir, dan
Tantangan dalam Manajemen
Proyek
Tantangan utama dalam manajemen proyek sering kali terkait dengan
waktu, biaya, dan kualitas. Salah satu tantangan besar adalah mengelola
keterbatasan anggaran dan waktu yang ada. Manajer proyek harus
mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dan menemukan
solusi yang tepat untuk menjaga agar proyek tetap berada pada jalur
yang benar. Selain itu, manajer proyek harus dapat mengelola harapan
pemangku kepentingan dan menjaga komunikasi agar semua pihak selalu
terinformasi dengan baik mengenai perkembangan proyek.
METOD
E
KEGIAT
AN
Metode Kegiatan
Lokasi dan Waktu
Waktu pelaksanaan PKL ini dilaksanakan pada:
Kegiatan
Waktu : 2 Juli 2024 s/d 1 Agustus 2024
Tempat : MTs Syekh Subakhir Kecamatan Nglegok Kab.
Blitar

Metode Kegiatan
Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan
PKL, antara lain :
a. Mengamati secara langsung di lapangan
b. Mengumpulkan semua data yang dibutuhkan
TINJAUAN
PRAKTIK
KERJA
LAPANGAN
Rencana Anggaran Biaya
1. Perhitungan Volume Pekerjaan
Volume yang dihitung berdasarkan gambar rencana berikut.
Rencana Anggaran Biaya
Denah Kelas Baru
Rencana Anggaran Biaya
Detail Pondasi
Rencana Anggaran Biaya
Denah Pembalokan
Rencana Anggaran Biaya
Dari gambar tersebut, selanjutnya yaitu menghitung RAB. Berikut ini
rekapitulasi hasil perhitungan volume pekerjaan.
No Uraian Pekerjaan Sat, Volume
A PEKERJAAN BONGKARAN
I PEKERJAAN PERSIAPAN (RSNI T-12-2002)

1 Pekerjaan Pembongkaran Atap ( Genteng,Rangka,Kuda-Kuda )


m2 126.00
2 Pekerjaan Pembongkaran Plafond m2 126.00
3 Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Sloof m3 3.06

4 Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Footplat/Sepatu


m3 5.12
5 Pembersihan bongkaran ls 1.00
6 Pengukuran dan Pasang bouplank m 50.00
Rencana Anggaran Biaya

II PEKERJAAN TANAH (SNI 2835:2008)


1 Urugan Tanah Kembali m3 2.73
2 Rabat lantai kerja tebal 5 cm m2 0.32
Rencana Anggaran Biaya
III PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG (SNI 2847:2019)
1 Pondasi Plat setempat 80x80x20 cm ( 10 unit ) m 1.28

2 Pek. Beton Kolom Pedestal 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300


m 1.08
3 Pek. Beton Sloof 15 x 20 cm , Mutu Beton K 250 m 1.53

4 Pek. Beton Kolom 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300


m 3.60

5 Pek. Beton Balok B1 25 x 30 cm, Mutu Beton K 300


m 5.25

6 Pek. Beton Balok B2 15 x 20 cm, Mutu Beton K 300


m 1.20

7 Pek. Beton Plat Lantai 2 t= 12 cm, Mutu Beton K 300


m 24.00
Rencana Anggaran Biaya
IV PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK (SNI 0225:2011)
1 Instalasi Lampu ttk 6.00
2 Instalasi Stop kontak bh 4.00
3 Lampu 13 watt bh 6.00

V PEKERJAAN PENGECATAN (RSNI-T-12-2008)


1 Pekerjaan Pengecatan Tembok Luar Dalam ( warna Putih ) m2 412.80
2 Pekerjaan Pengecatan Dak ( Warna Putih ) m2 194.00
Daftar Harga Upah dan Bahan
No Uraian Pekerjaan Harga satuan (Rp.)
A PEKERJAAN BONGKARAN
I PEKERJAAN PERSIAPAN
Pekerjaan Pembongkaran Atap
1
(Genteng,Rangka,Kuda-Kuda ) 40,000.00
2 Pekerjaan Pembongkaran Plafond 15,000.00
3 Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Sloof 135,000.00
4 Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Footplat/Sepatu 135,000.00
5 Pembersihan bongkaran 350,000.00
6 Pengukuran dan Pasang bouplank 20,000.00
Daftar Harga Upah dan Bahan

II PEKERJAAN TANAH
1 Urugan Tanah Kembali 80,000.00
2 Rabat lantai kerja tebal 5 cm 180,000.00
Daftar Harga Upah dan Bahan
III PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG
1 Pondasi Plat setempat 80x80x20 cm ( 10 unit ) 2,800,000.00

2 Pek. Beton Kolom Pedestal 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300


2,800,000.00

3 Pek. Beton Sloof 15 x 20 cm , Mutu Beton K 250


3,350,000.00

4 Pek. Beton Kolom 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300


4,000,000.00

5 Pek. Beton Balok B1 25 x 30 cm, Mutu Beton K 300


4,350,000.00

6 Pek. Beton Balok B2 15 x 20 cm, Mutu Beton K 300


4,350,000.00

7 Pek. Beton Plat Lantai 2 t= 12 cm, Mutu Beton K 300


2,750,000.00
Daftar Harga Upah dan Bahan
IV PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
1 Instalasi Lampu 190,000.00
2 Instalasi Stop kontak 190,000.00
3 Lampu 13 watt
150,000.00
V PEKERJAAN PENGECATAN
1 Pekerjaan Pengecatan Tembok Luar Dalam (warna Putih ) 22,000.00
2 Pekerjaan Pengecatan Dak (Warna Putih ) 22,000.00
Daftar Harga Satuan Pekerja
Daftar analisa harga pekerjaan yang digunakan pada perhitungan ini berasal dari Analisa
Harga Satuan Pekerjaan Kontraktor Pelaksana Pekerjaan CV. Kirana Karya Konstruksi.

No Uraian Pekerjaan Harga satuan (Rp.)

A PEKERJAAN BONGKARAN

I PEKERJAAN PERSIAPAN

1 Pekerjaan Pembongkaran Atap ( Genteng,Rangka,Kuda-Kuda )


32,000.00
2 Pekerjaan Pembongkaran Plafond 3,500.00

3 Pekerjaan Bongkaran Keramik + Galian untuk Sloof


55,000.00
4 Bongkaran Bata Gewel 25,000.00

5 Pekerjaan Bongkaran Keramik + Galian untuk Footplat/Sepatu


55,000.00
Daftar Harga Satuan Pekerja
Daftar analisa harga pekerjaan yang digunakan pada perhitungan ini berasal dari Analisa
Harga Satuan Pekerjaan Kontraktor Pelaksana Pekerjaan CV. Kirana Karya Konstruksi.
No Uraian Pekerjaan Harga satuan (Rp.)

A PEKERJAAN BONGKARAN

I PEKERJAAN PERSIAPAN

1 Pekerjaan Pembongkaran Atap ( Genteng,Rangka,Kuda-Kuda )


32,000.00
2 Pekerjaan Pembongkaran Plafond 3,500.00

3 Pekerjaan Bongkaran Keramik + Galian untuk Sloof


55,000.00
4 Bongkaran Bata Gewel 25,000.00

5 Pekerjaan Bongkaran Keramik + Galian untuk Footplat/Sepatu


55,000.00
II PEKERJAAN TANAH
80,000.00
Urugan Tanah Kembali
1
Daftar Harga Satuan Pekerja
III PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG
1 Pembesian Besi Sloof 15x25 1,300.00
Beton Sloof 100,000.00
Begisting sudah jadi ( Pemasangan ) 150,000.00
2 Pembesian Besi Kolom 1,300.00
Beton Kolom 100,000.00
Begisting sudah jadi ( Pemasangan ) 150,000.00
3 Rabat Lantai Kerja 100,000.00
4 Beton Footplat 80x80x20 100,000.00
5 Pembesian Besi Balok 25x30 1,300.00
Begisting sudah jadi ( Pemasangan ) 280,000.00
6 Pembesian Besi Balok 15x25 1,300.00
Begisting sudah jadi ( Pemasangan ) 280,000.00
7 Pembesian Plat Dak 1,300.00
8 Begisting Dak ( Penataan Andang,Kayu,Triplek ) 35,000.00
Daftar Harga Satuan Pekerja

IV PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK

1 Instalasi Lampu 50,000.00


2 Instalasi Stop kontak 35,000.00

V PEKERJAAN PENGECATAN

1 Plamir Tembok,Perataan Dinding,Perataan Dak


13,000.00

2 Pekerjaan Pengecatan Tembok Luar Dalam ( warna Putih )


13,000.00
3 Pekerjaan Pengecatan Dak ( Warna Putih ) 13,000.00
PERHITUNGAN
RENCANA
ANGGARAN
BIAYA
Perhitungan RAB
Cara menghitung jumlah rencana anggaran biaya = Volume pekerjaan x harga satuan

No Uraian Pekerjaan Sat, Volume Harga satuan (Rp.) Jumlah (Rp.)


A PEKERJAAN BONGKARAN
I PEKERJAAN PERSIAPAN

Pekerjaan Pembongkaran Atap


1
( Genteng,Rangka,Kuda-Kuda ) m2 126.00 40,000.00 5,040,000.00
2 Pekerjaan Pembongkaran Plafond m2 126.00 15,000.00 1,890,000.00
Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk
3
Sloof m3 3.06 135,000.00 413,100.00
Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk
4
Footplat/Sepatu m3 5.12 135,000.00 691,200.00
5 Pembersihan bongkaran ls 1.00 350,000.00 350,000.00
6 Pengukuran dan Pasang bouplank m 50.00 20,000.00 1,000,000.00
Jumlah 9,384,300.00
Perhitungan RAB

II PEKERJAAN TANAH
1 Urugan Tanah Kembali m3 2.73 80,000.00 218,133.33
2 Rabat lantai kerja tebal 5 cm m2 0.32 180,000.00 57,600.00

Jumlah 275,733.33
Perhitungan RAB

II PEKERJAAN TANAH
1 Urugan Tanah Kembali m3 2.73 80,000.00 218,133.33
2 Rabat lantai kerja tebal 5 cm m2 0.32 180,000.00 57,600.00

Jumlah 275,733.33
Perhitungan RAB
PEKERJAAN STRUKTUR BETON
III
BERTULANG
1 Pondasi Plat setempat 80x80x20 cm ( 10 unit ) m 1.28 2,800,000.00 3,584,000.00
Pek. Beton Kolom Pedestal 30 X 30 cm, Mutu
2
Beton K 300 m 1.08 2,800,000.00 3,024,000.00
3 Pek. Beton Sloof 15 x 20 cm , Mutu Beton K 250 m 1.53 3,350,000.00 5,125,500.00
Pek. Beton Kolom 30 X 30 cm, Mutu Beton K
4
300 m 3.60 4,000,000.00 14,400,000.00
Pek. Beton Balok B1 25 x 30 cm, Mutu Beton K
5
300 m 5.25 4,350,000.00 22,837,500.00
Pek. Beton Balok B2 15 x 20 cm, Mutu Beton K
6
300 m 1.20 4,350,000.00 5,220,000.00
Pek. Beton Plat Lantai 2 t= 12 cm, Mutu Beton K
7
300 m 24.00 2,750,000.00 66,000,000.00
Jumlah 120,191,000.00
Perhitungan RAB
PEKERJAAN STRUKTUR BETON
III
BERTULANG
1 Pondasi Plat setempat 80x80x20 cm ( 10 unit ) m 1.28 2,800,000.00 3,584,000.00
Pek. Beton Kolom Pedestal 30 X 30 cm, Mutu
2
Beton K 300 m 1.08 2,800,000.00 3,024,000.00
3 Pek. Beton Sloof 15 x 20 cm , Mutu Beton K 250 m 1.53 3,350,000.00 5,125,500.00
Pek. Beton Kolom 30 X 30 cm, Mutu Beton K
4
300 m 3.60 4,000,000.00 14,400,000.00
Pek. Beton Balok B1 25 x 30 cm, Mutu Beton K
5
300 m 5.25 4,350,000.00 22,837,500.00
Pek. Beton Balok B2 15 x 20 cm, Mutu Beton K
6
300 m 1.20 4,350,000.00 5,220,000.00
Pek. Beton Plat Lantai 2 t= 12 cm, Mutu Beton K
7
300 m 24.00 2,750,000.00 66,000,000.00
Jumlah 120,191,000.00
Perhitungan RAB
IV PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK

1 Instalasi Lampu ttk 6.00 190,000.00 1,140,000.00


2 Instalasi Stop kontak bh 4.00 190,000.00 760,000.00
3 Lampu 13 watt bh 6.00 150,000.00 900,000.00

Jumlah 2,800,000.00
V PEKERJAAN PENGECATAN
Pekerjaan Pengecatan Tembok Luar Dalam
1 ( warna Putih ) m2 412.80 22,000.00 9,081,600.00
2 Pekerjaan Pengecatan Dak ( Warna Putih ) m2 194.00 22,000.00 4,268,000.00

Jumlah 13,349,600.00

Total 146,000,633.33
Dibulatkan 146,000,000.00
Rekapitulasi Rencana Anggaran
Biaya
Merupakan hasil ringkasan dari RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang telah dibuat yang berfungsi untuk mengetahui
total harga biaya suatu item pekerjaan terdiri dari sub-sub total pada setiap pengelompokan pekerjaan. Pada
rekapitulasi RAB biasanya dikelompokan berdasakan kategori pekerjaan. Berikut adalah rekapitulasi rencana anggaran
biaya:
NOMOR URAIAN PEKERJAAN TOTAL BIAYA ( Rupiah )

A PEKERJAAN BONGKARAN
I PEKERJAAN PERSIAPAN 9,384,300.00
II PEKERJAAN TANAH 275,733.33
III PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG 120,191,000.00
IV PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK 2,800,000.00
V PEKERJAAN PENGECATAN 13,349,600.00

JUMLAH 146,000,633.33
Total 146,000,633.33
Dibulatkan 146,000,000.00
LAPORAN MINGGUAN
PEKERJAAN
Laporan Pekerjaan
Laporan Minggu ke-1 Rencana Kemajuan Minggu Ini : 27,10
Minggu Ke : 1 ( Satu ) Realisasi Kemajuan Minggu Ini : 31,31
Jumlah Hari Terlaksana : 7 Hari Deviasi / Selisih Cepat Lambat : 4,21 (POSITIF)
Jumlah Hari Tersisa : 21 Hari

AKTIFITAS PELAKSANAAN PEKERJAAN MINGGU INI 2 Rabat lantai kerja tebal 5 cm


I PEKERJAAN PERSIAPAN III PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG
1. Pekerjaan Pembongkaran Atap ( Genteng,Rangka,Kuda- 1 Pondasi Plat setempat 80x80x20 cm ( 10 unit )
Kuda ) 2 Pek. Beton Kolom Pedestal 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300
2. Pekerjaan Pembongkaran Plafond 3 Pek. Beton Sloof 15 x 20 cm , Mutu Beton K 250
3. Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Sloof 4 Pek. Beton Kolom 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300
4. Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Footplat/Sepatu 5 Pek. Beton Balok B1 25 x 30 cm, Mutu Beton K 300
5. Pembersihan bongkaran 6 Pek. Beton Balok B2 15 x 20 cm, Mutu Beton K 300
6. Pengukuran dan Pasang bouplank 7 Pek. Beton Plat Lantai 2 t= 12 cm, Mutu Beton K 300
II PEKERJAAN TANAH
1 Urugan Tanah Kembali
Laporan Pekerjaan
RAB Minggu ke 1:
Harga Jumlah Volume Bobot Bobot
No Uraian Pekerjaan Sat, Volume Satuan Bobot Minggu Minggu s/d Minggu Minggu Minggu s/d Minggu Tiap
Rp
Rp Lalu Ini Ini Lalu Ini Ini Pekerjaan
A PEKERJAAN BONGKARAN
I PEKERJAAN PERSIAPAN
1 Pekerjaan Pembongkaran Atap ( Genteng,Rangka,Kuda-Kuda ) m2 126.00 40,000.00 5,040,000.00 3.45 126.000 126.000 - 3.452 3.45 100.00
2 Pekerjaan Pembongkaran Plafond m2 126.00 15,000.00 1,890,000.00 1.29 126.000 126.000 - 1.295 1.29 100.00
3 Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Sloof m3 3.06 135,000.00 413,100.00 0.28 3.060 3.060 - 0.283 0.28 100.00
4 Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Footplat/Sepatu m3 5.12 135,000.00 691,200.00 0.47 5.12 5.12 - 0 0.47 100.00
5 Pembersihan bongkaran ls 1.00 350,000.00 350,000.00 0.24 1.00 1.00 - 0 0.24 100.00
6 Pengukuran dan Pasang bouplank m 50.00 20,000.00 1,000,000.00 0.68 50.00 50.00 - 1 0.68 100.00
Jumlah 9,384,300.00
II PEKERJAAN TANAH
1 Urugan Tanah Kembali m3 2.73 80,000.00 218,133.33 0.15 2.73 2.73 - 0.15 0.15 100.00
2 Rabat lantai kerja tebal 5 cm m2 0.32 180,000.00 57,600.00 0.04 0.32 0.32 - 0 0.04 100.00

Jumlah 275,733.33
III PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG
1 Pondasi Plat setempat 80x80x20 cm ( 10 unit ) m 1.28 2,800,000.00 3,584,000.00 2.45 0.38 0.38 - 1 0.74 30.00
2 Pek. Beton Kolom Pedestal 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300 m 1.08 2,800,000.00 3,024,000.00 2.07 0.32 0.32 - 0.62 0.62 30.00
3 Pek. Beton Sloof 15 x 20 cm , Mutu Beton K 250 m 1.53 3,350,000.00 5,125,500.00 3.51 0.46 0.46 - 1.05 1.05 30.00
4 Pek. Beton Kolom 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300 m 3.60 4,000,000.00 14,400,000.00 9.86 1.08 1.08 - 2.96 2.96 30.00
5 Pek. Beton Balok B1 25 x 30 cm, Mutu Beton K 300 m 5.25 4,350,000.00 22,837,500.00 15.64 1.58 1.58 - 4.69 4.69 30.00
6 Pek. Beton Balok B2 15 x 20 cm, Mutu Beton K 300 m 1.20 4,350,000.00 5,220,000.00 3.58 0.36 0.36 - 1.07 1.07 30.00
7 Pek. Beton Plat Lantai 2 t= 12 cm, Mutu Beton K 300 m 24.00 2,750,000.00 66,000,000.00 45.21 7.20 7.20 - 13.56 13.56 30.00
Jumlah 120,191,000.00
IV PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
1 Instalasi Lampu ttk 6.00 190,000.00 1,140,000.00 0.78
2 Instalasi Stop kontak bh 4.00 190,000.00 760,000.00 0.52
3 Lampu 13 watt bh 6.00 150,000.00 900,000.00 0.62

Jumlah 2,800,000.00
V PEKERJAAN PENGECATAN
1 Pekerjaan Pengecatan Tembok Luar Dalam ( warna Putih ) m2 412.80 22,000.00 9,081,600.00 6.22 - - - - -
2 Pekerjaan Pengecatan Dak ( Warna Putih ) m2 194.00 22,000.00 4,268,000.00 2.92 - - - - -

Jumlah 13,349,600.00

JUMLAH Total 146,000,633.33 100.00 - 31.31 31.31


RENCANA
DEVIASI
Laporan Pekerjaan
Pada minggu ke-1 pekerjaan yang direncanakan meliputi berikut :
1. Pekerjaan persiapan direncanakan selesai pada minggu ke-1 dan terealisasi sesuai rencana
2. Pekerjaan tanah direncanakan selesai pada minggu ke-3 dan terealisasi 100% pada minggu ke-1
3. Pekerjaan struktur beton bertulang direncanakan selesai pada minggu ke-4 dan seharusnya terealisasi 25% dari total
volume tetapi pekerjaan beton bertulang terealisai 5% lebih cepat dari perencanaan
Laporan Pekerjaan
Laporan Minggu ke-2 Rencana Kemajuan Minggu Ini : 21.31
Minggu Ke : 2 ( Dua ) Realisasi Kemajuan Minggu Ini : 27.21
Jumlah Hari Terlaksana : 7 Hari Deviasi / Selisih Cepat Lambat : 5.90 (POSITIF)
Jumlah Hari Tersisa : 14 Hari

AKTIFITAS PELAKSANAAN PEKERJAAN MINGGU INI IV PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK


PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG 1 Instalasi Lampu
1. Pondasi Plat setempat 80x80x20 cm ( 10 unit ) 2 Instalasi Stop kontak
2. Pek. Beton Kolom Pedestal 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300 V PEKERJAAN PENGECATAN
3. Pek. Beton Sloof 15 x 20 cm , Mutu Beton K 250 1 Pekerjaan Pengecatan Tembok Luar Dalam ( warna Putih )
4. Pek. Beton Kolom 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300
5. Pek. Beton Balok B1 25 x 30 cm, Mutu Beton K 300
6. Pek. Beton Balok B2 15 x 20 cm, Mutu Beton K 300
7. Pek. Beton Plat Lantai 2 t= 12 cm, Mutu Beton K 300
Laporan Pekerjaan
RAB Minggu ke 2:
Harga Jumlah Volume Bobot Bobot
No Uraian Pekerjaan Sat, Volume Satuan Bobot Minggu Minggu s/d Minggu Minggu Minggu s/d Minggu Tiap
Rp
Rp Lalu Ini Ini Lalu Ini Ini Pekerjaan
A PEKERJAAN BONGKARAN
I PEKERJAAN PERSIAPAN
1 Pekerjaan Pembongkaran Atap ( Genteng,Rangka,Kuda-Kuda ) m2 126.00 40,000.00 5,040,000.00 3.45 126.00 126.000 3.452 - 3.45 100.00
2 Pekerjaan Pembongkaran Plafond m2 126.00 15,000.00 1,890,000.00 1.29 126.00 126.000 1.295 - 1.29 100.00
3 Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Sloof m3 3.06 135,000.00 413,100.00 0.28 3.06 3.060 0.283 - 0.28 100.00
4 Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Footplat/Sepatu m3 5.12 135,000.00 691,200.00 0.47 5.12 5.12 0.47 - 0.47 100.00
5 Pembersihan bongkaran ls 1.00 350,000.00 350,000.00 0.24 1.00 1.00 0.24 - 0.24 100.00
6 Pengukuran dan Pasang bouplank m 50.00 20,000.00 1,000,000.00 0.68 50.00 50.00 0.68 - 0.68 100.00
Jumlah 9,384,300.00
II PEKERJAAN TANAH
1 Urugan Tanah Kembali m3 2.73 80,000.00 218,133.33 0.15 2.73 2.73 0.15 - 0.15 100.00
2 Rabat lantai kerja tebal 5 cm m2 0.32 180,000.00 57,600.00 0.04 0.32 0.32 0.04 - 0.04 100.00

Jumlah 275,733.33
III PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG
1 Pondasi Plat setempat 80x80x20 cm ( 10 unit ) m 1.28 2,800,000.00 3,584,000.00 2.45 0.38 0.38 0.77 0.74 1 1.47 60.00
2 Pek. Beton Kolom Pedestal 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300 m 1.08 2,800,000.00 3,024,000.00 2.07 0.32 0.32 0.65 0.62 0.62 1.24 60.00
3 Pek. Beton Sloof 15 x 20 cm , Mutu Beton K 250 m 1.53 3,350,000.00 5,125,500.00 3.51 0.46 0.46 0.92 1.05 1.05 2.11 60.00
4 Pek. Beton Kolom 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300 m 3.60 4,000,000.00 14,400,000.00 9.86 1.08 1.08 2.16 2.96 2.96 5.92 60.00
5 Pek. Beton Balok B1 25 x 30 cm, Mutu Beton K 300 m 5.25 4,350,000.00 22,837,500.00 15.64 1.58 1.58 3.15 4.69 4.69 9.39 60.00
6 Pek. Beton Balok B2 15 x 20 cm, Mutu Beton K 300 m 1.20 4,350,000.00 5,220,000.00 3.58 0.36 0.36 0.72 1.07 1.07 2.15 60.00
7 Pek. Beton Plat Lantai 2 t= 12 cm, Mutu Beton K 300 m 24.00 2,750,000.00 66,000,000.00 45.21 7.20 7.20 14.40 13.56 13.56 27.12 60.00
Jumlah 120,191,000.00
IV PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
1 Instalasi Lampu ttk 6.00 190,000.00 1,140,000.00 0.78 3.00 3.00 - 0.39 0.39 50.00
2 Instalasi Stop kontak bh 4.00 190,000.00 760,000.00 0.52 2.00 2.00 - 0.26 0.26 50.00
3 Lampu 13 watt bh 6.00 150,000.00 900,000.00 0.62 - - - - -

Jumlah 2,800,000.00
V PEKERJAAN PENGECATAN
1 Pekerjaan Pengecatan Tembok Luar Dalam ( warna Putih ) m2 412.80 22,000.00 9,081,600.00 6.22 123.84 123.84 - 1.87 1.87 30.00
2 Pekerjaan Pengecatan Dak ( Warna Putih ) m2 194.00 22,000.00 4,268,000.00 2.92 - - - - -

Jumlah 13,349,600.00

JUMLAH Total 146,000,633.33 100.00 31.31 27.21 58.53


RENCANA
DEVIASI
Laporan Pekerjaan
Pada minggu ke-2 pekerjaan yang direncanakan meliputi berikut :
1. Pekerjaan struktur beton bertulang direncanakan selesai pada minggu ke-4 dan seharusnya terealisasi 50% dari total
volume tetapi pekerjaan beton bertulang terealisasi 5% lebih cepat dari perencanaan. Jadi, total realisasi pada minggu ke-2
adalah 60% dan lebih cepat 10% dari perencanaan
2. Pekerjaan instalasi listrik direncanakan selesai pada minggu ke-4 dan terealisasi 30% pada minggu ke-2. Jadi, realisasi
lebih lambat 3% dari perencanaan . Keterlambatan pekerjaan disebabkan kekurangan jumlah teknisi/instalator, tindak lanjud
yang harus dilakukan oleh pelaksana harus menambah pekerja teknisi instalator supaya bisa mengejar keterlambatan pada
pekerjaan instalasi Listrik.
3. Pekerjaan pengecetan direncanakan selesai pada minggu ke-4 dan dimulai pada minggu ke-3 serta seharusnya terealisasi
50% dari total volume tetapi pekerjaan pengecetan terealisasi 15% pada minggu ke-2 Pada tahap pelaksanaan pekerjaan
pengecatan, terjadi keterlambatan yang disebabkan oleh keterlambatan pengiriman material cat yang masih dalam proses
pemesanan. Meskipun perencanaan awal telah diatur dengan baik, namun jadwal pengiriman material cat yang tidak sesuai
dengan estimasi menyebabkan pekerjaan pengecatan tidak dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana semula. Saat ini,
material cat yang diperlukan belum tiba, sehingga pelaksanaan pengecatan ditunda hingga material tersedia.
Menindaklanjuti keterlambatan pekerjaan pengecatan yang disebabkan oleh material cat yang masih dalam proses
pemesanan, langkah-langkah perbaikan telah diambil untuk mempercepat pelaksanaan pekerjaan. Tindaklanjut yang harus
dilakukan dengan cara berkoordinasi dengan pemasok dengan melakukan komunikasi intensif untuk memastikan
Laporan Pekerjaan
Dokumentasi pada minggu ke-2
Laporan Pekerjaan
Laporan Minggu ke-3 Rencana Kemajuan Minggu Ini : 26.39
Minggu Ke : 3 ( Tiga ) Realisasi Kemajuan Minggu Ini : 25.79
Jumlah Hari Terlaksana : 7 Hari Deviasi / Selisih Cepat Lambat : 0.60 (POSITIF)
Jumlah Hari Tersisa : 7 Hari

AKTIFITAS PELAKSANAAN PEKERJAAN MINGGU INI


PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG II PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
1. Pondasi Plat setempat 80x80x20 cm ( 10 unit ) 1. Instalasi Lampu
2. Pek. Beton Kolom Pedestal 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300 2. Instalasi Stop kontak
3. Pek. Beton Sloof 15 x 20 cm , Mutu Beton K 250 III PEKERJAAN PENGECATAN
4. Pek. Beton Kolom 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300 1. Pekerjaan Pengecatan Tembok Luar Dalam ( warna Putih )
5. Pek. Beton Balok B1 25 x 30 cm, Mutu Beton K 300 2. Pekerjaan Pengecatan Dak ( Warna Putih )
6. Pek. Beton Balok B2 15 x 20 cm, Mutu Beton K 300
7. Pek. Beton Plat Lantai 2 t= 12 cm, Mutu Beton K 300
Laporan Pekerjaan
RAB Minggu ke 3
Harga Jumlah Volume Bobot Bobot
No Uraian Pekerjaan Sat, Volume Satuan Bobot Minggu Minggu s/d Minggu Minggu Minggu s/d Minggu Tiap
Rp
Rp Lalu Ini Ini Lalu Ini Ini Pekerjaan
A PEKERJAAN BONGKARAN
I PEKERJAAN PERSIAPAN
1 Pekerjaan Pembongkaran Atap ( Genteng,Rangka,Kuda-Kuda ) m2 126.00 40,000.00 5,040,000.00 3.45 126.00 126.000 3.452 - 3.45 100.00
2 Pekerjaan Pembongkaran Plafond m2 126.00 15,000.00 1,890,000.00 1.29 126.00 126.000 1.295 - 1.29 100.00
3 Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Sloof m3 3.06 135,000.00 413,100.00 0.28 3.06 3.060 0.283 - 0.28 100.00
4 Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Footplat/Sepatu m3 5.12 135,000.00 691,200.00 0.47 5.12 5.12 0.47 - 0.47 100.00
5 Pembersihan bongkaran ls 1.00 350,000.00 350,000.00 0.24 1.00 1.00 0.24 - 0.24 100.00
6 Pengukuran dan Pasang bouplank m 50.00 20,000.00 1,000,000.00 0.68 50.00 50.00 0.68 - 0.68 100.00
Jumlah 9,384,300.00 -
II PEKERJAAN TANAH 0.00
1 Urugan Tanah Kembali m3 2.73 80,000.00 218,133.33 0.15 2.73 2.73 0.15 - 0.15 100.00
2 Rabat lantai kerja tebal 5 cm m2 0.32 180,000.00 57,600.00 0.04 0.32 0.32 0.04 - 0.04 100.00
0.00
Jumlah 275,733.33 -
III PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG 0.00
1 Pondasi Plat setempat 80x80x20 cm ( 10 unit ) m 1.28 2,800,000.00 3,584,000.00 2.45 0.77 0.32 1.09 1.47 1 2.09 85.00
2 Pek. Beton Kolom Pedestal 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300 m 1.08 2,800,000.00 3,024,000.00 2.07 0.65 0.27 0.92 1.24 0.52 1.76 85.00
3 Pek. Beton Sloof 15 x 20 cm , Mutu Beton K 250 m 1.53 3,350,000.00 5,125,500.00 3.51 0.92 0.38 1.30 2.11 0.88 2.98 85.00
4 Pek. Beton Kolom 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300 m 3.60 4,000,000.00 14,400,000.00 9.86 2.16 0.90 3.06 5.92 2.47 8.38 85.00
5 Pek. Beton Balok B1 25 x 30 cm, Mutu Beton K 300 m 5.25 4,350,000.00 22,837,500.00 15.64 3.15 1.31 4.46 9.39 3.91 13.30 85.00
6 Pek. Beton Balok B2 15 x 20 cm, Mutu Beton K 300 m 1.20 4,350,000.00 5,220,000.00 3.58 0.72 0.30 1.02 2.15 0.89 3.04 85.00
7 Pek. Beton Plat Lantai 2 t= 12 cm, Mutu Beton K 300 m 24.00 2,750,000.00 66,000,000.00 45.21 14.40 6.00 20.40 27.12 11.30 38.42 85.00
Jumlah 120,191,000.00 -
IV PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK 0.00
1 Instalasi Lampu ttk 6.00 190,000.00 1,140,000.00 0.78 3.00 3.00 6.00 0.39 0.39 0.78 100.00
2 Instalasi Stop kontak bh 4.00 190,000.00 760,000.00 0.52 2.00 2.00 4.00 0.26 0.26 0.52 100.00
3 Lampu 13 watt bh 6.00 150,000.00 900,000.00 0.62 0.00 - - - - -
0.00
Jumlah 2,800,000.00 -
V PEKERJAAN PENGECATAN 0.00
1 Pekerjaan Pengecatan Tembok Luar Dalam ( warna Putih ) m2 412.80 22,000.00 9,081,600.00 6.22 123.84 206.40 330.24 1.87 3.11 4.98 80.00
2 Pekerjaan Pengecatan Dak ( Warna Putih ) m2 194.00 22,000.00 4,268,000.00 2.92 - 135.80 135.80 - 2.05 2 70
0.00
Jumlah 13,349,600.00

JUMLAH Total 146,000,633.33 100.00 58.53 26.39 84.91


RENCANA
DEVIASI
Laporan Pekerjaan
Pada minggu ke-3 pekerjaan yang direncanakan meliputi berikut :
1. Pekerjaan struktur beton bertulang direncanakan selesai pada minggu ke-4 dan seharusnya terealisasi 75% dari total
volume tetapi pekerjaan beton bertulang terealisai 10% lebih cepat dari perencanaan. Jadi, total realisasi pada minggu ke-3
adalah 85% dan lebih cepat 10% dari perencanaan
2. Pekerjaan instalasi listrik direncanakan selesai pada minggu ke-4 dan terealisasi 60% pada minggu ke-3. Jadi, realisasi
lebih lambat 6% dari perencanaan Penyebab keterlambatan dikarenakan pada minggu ke 2 kekurangan pekerja teknisi
instalator mengakibatkan keterlambatan pemasangan pekerjaan instalasi Listrik pada minggu ke 3. Cara menindak lanjuti
pekerjaan instalasi Listrik supaya bisa mempercepat pekerjaan semua pekerja teknisi bekerja secara lembur/ penambahan
jam kerja.
3. Pekerjaan pengecetan direncanakan selesai pada minggu ke-4 dan seharusnya terealisasi 50% dari total volume tetapi
pekerjaan pengecetan terealisai 75% pada minggu ke-3. Jadi, pekerjaan pengecetan terealisasi 25% lebih cepat dari
perencanaan.
Laporan Pekerjaan
Dokumentasi pada minggu ke-3
Laporan Pekerjaan
Laporan Minggu ke-4
Minggu Ke : 4 ( Empat )
Jumlah Hari Terlaksana : 7 Hari
Jumlah Hari Tersisa : 0 Hari

AKTIFITAS PELAKSANAAN PEKERJAAN MINGGU INI II PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK


PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG 1. Lampu 13 watt
1. Pondasi Plat setempat 80x80x20 cm ( 10 unit ) III PEKERJAAN PENGECATAN
2. Pek. Beton Kolom Pedestal 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300 1. Pekerjaan Pengecatan Tembok Luar Dalam ( warna Putih )
3. Pek. Beton Sloof 15 x 20 cm , Mutu Beton K 250 2. Pekerjaan Pengecatan Dak ( Warna Putih )
4. Pek. Beton Kolom 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300
5. Pek. Beton Balok B1 25 x 30 cm, Mutu Beton K 300
6. Pek. Beton Balok B2 15 x 20 cm, Mutu Beton K 300
7. Pek. Beton Plat Lantai 2 t= 12 cm, Mutu Beton K 300
Laporan Pekerjaan
RAB Minggu ke 4
Harga Jumlah Volume Bobot Bobot
No Uraian Pekerjaan Sat, Volume Satuan Bobot Minggu Minggu s/d Minggu Minggu Minggu s/d Minggu Tiap
Rp
Rp Lalu Ini Ini Lalu Ini Ini Pekerjaan
A PEKERJAAN BONGKARAN
I PEKERJAAN PERSIAPAN
1 Pekerjaan Pembongkaran Atap ( Genteng,Rangka,Kuda-Kuda ) m2 126.00 40,000.00 5,040,000.00 3.45 126.00 126.000 3.452 - 3.45 100.00
2 Pekerjaan Pembongkaran Plafond m2 126.00 15,000.00 1,890,000.00 1.29 126.00 126.000 1.295 - 1.29 100.00
3 Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Sloof m3 3.06 135,000.00 413,100.00 0.28 3.06 3.060 0.283 - 0.28 100.00
4 Pekerjaan Bongkaran Keramik untuk Footplat/Sepatu m3 5.12 135,000.00 691,200.00 0.47 5.12 5.12 0.47 - 0.47 100.00
5 Pembersihan bongkaran ls 1.00 350,000.00 350,000.00 0.24 1.00 1.00 0.24 - 0.24 100.00
6 Pengukuran dan Pasang bouplank m 50.00 20,000.00 1,000,000.00 0.68 50.00 50.00 0.68 - 0.68 100.00
Jumlah 9,384,300.00 -
II PEKERJAAN TANAH 0.00
1 Urugan Tanah Kembali m3 2.73 80,000.00 218,133.33 0.15 2.73 2.73 0.15 - 0.15 100.00
2 Rabat lantai kerja tebal 5 cm m2 0.32 180,000.00 57,600.00 0.04 0.32 0.32 0.04 - 0.04 100.00
0.00
Jumlah 275,733.33 -
III PEKERJAAN STRUKTUR BETON BERTULANG 0.00
1 Pondasi Plat setempat 80x80x20 cm ( 10 unit ) m 1.28 2,800,000.00 3,584,000.00 2.45 0.77 0.32 1.09 1.47 1 2.09 85.00
2 Pek. Beton Kolom Pedestal 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300 m 1.08 2,800,000.00 3,024,000.00 2.07 0.65 0.27 0.92 1.24 0.52 1.76 85.00
3 Pek. Beton Sloof 15 x 20 cm , Mutu Beton K 250 m 1.53 3,350,000.00 5,125,500.00 3.51 0.92 0.38 1.30 2.11 0.88 2.98 85.00
4 Pek. Beton Kolom 30 X 30 cm, Mutu Beton K 300 m 3.60 4,000,000.00 14,400,000.00 9.86 2.16 0.90 3.06 5.92 2.47 8.38 85.00
5 Pek. Beton Balok B1 25 x 30 cm, Mutu Beton K 300 m 5.25 4,350,000.00 22,837,500.00 15.64 3.15 1.31 4.46 9.39 3.91 13.30 85.00
6 Pek. Beton Balok B2 15 x 20 cm, Mutu Beton K 300 m 1.20 4,350,000.00 5,220,000.00 3.58 0.72 0.30 1.02 2.15 0.89 3.04 85.00
7 Pek. Beton Plat Lantai 2 t= 12 cm, Mutu Beton K 300 m 24.00 2,750,000.00 66,000,000.00 45.21 14.40 6.00 20.40 27.12 11.30 38.42 85.00
Jumlah 120,191,000.00 -
IV PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK 0.00
1 Instalasi Lampu ttk 6.00 190,000.00 1,140,000.00 0.78 3.00 3.00 6.00 0.39 0.39 0.78 100.00
2 Instalasi Stop kontak bh 4.00 190,000.00 760,000.00 0.52 2.00 2.00 4.00 0.26 0.26 0.52 100.00
3 Lampu 13 watt bh 6.00 150,000.00 900,000.00 0.62 0.00 - - - - -
0.00
Jumlah 2,800,000.00 -
V PEKERJAAN PENGECATAN 0.00
1 Pekerjaan Pengecatan Tembok Luar Dalam ( warna Putih ) m2 412.80 22,000.00 9,081,600.00 6.22 123.84 206.40 330.24 1.87 3.11 4.98 80.00
2 Pekerjaan Pengecatan Dak ( Warna Putih ) m2 194.00 22,000.00 4,268,000.00 2.92 - 135.80 135.80 - 2.05 2 70
0.00
Jumlah 13,349,600.00

JUMLAH Total 146,000,633.33 100.00 58.53 26.39 84.91


RENCANA
DEVIASI
Laporan Pekerjaan
Pada minggu ke-4 pekerjaan yang direncanakan meliputi berikut :
1. Pekerjaan struktur beton bertulang direncanakan selesai pada minggu ke-4 dan seharusnya terealisasi 100% dari total
volume tetapi pekerjaan beton bertulang terealisai sesuai dengan perencanaan.
2. Pekerjaan instalasi listrik direncanakan selesai pada minggu ke-4 dan terealisasi 100% pada minggu ke-4. Jadi, realisasi
sesuai dengan perencanaan.
3. Pekerjaan pengecetan direncanakan selesai pada minggu ke-4 dan seharusnya terealisasi 100%. Jadi, pekerjaan
pengecetan sesuai dengan perencanaan.
KESIMPULAN
Selama melaksanakan PKL di CV. Kirana Karya Konstruksi, praktikan bertugas sebagai pengawas dalam pelaksanaan
lapangan dalam proyek rehabilitasi Gedung MTS Syech Subakhir. Secara keseluruhan, pekerjaan di lapangan berjalan sesuai
jadwal yang direncanakan, dengan sebagian besar aktivitas dapat diselesaikan lebih cepat dari target awal, meskipun ada
beberapa kendala yang dihadapi. Proyek ini diselesaikan dengan efisiensi waktu dan biaya, sebagaimana ditunjukkan dalam
analisis rencana anggaran biaya (RAB) yang terstruktur dan terkontrol. Total biaya yang dikeluarkan sesuai dengan
perhitungan awal sebesar Rp146.000.000,00.
Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan material dan jumlah tenaga kerja, langkah mitigasi seperti koordinasi
intensif dengan pemasok, penambahan jam kerja lembur, dan pemanfaatan tenaga kerja sementara berhasil mengurangi
dampak negatif terhadap jadwal pekerjaan. Hal ini tercermin dalam realisasi mingguan yang menunjukkan percepatan pada
beberapa aktivitas, seperti pekerjaan pengecatan dan beton bertulang.
Dari sisi keselamatan, masih perlu peningkatan, terutama terkait penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh para pekerja.
Namun demikian, secara keseluruhan, proyek berhasil diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang memenuhi standar teknis
dan efisiensi biaya. PKL ini memberikan praktikan pengalaman langsung dalam perencanaan, pengawasan, dan manajemen
proyek, sekaligus menghadapi tantangan operasional yang umum terjadi di lapangan
KESIMPULAN
Berdasarkan gambar kerja yang telah dianalisis, Rencana Anggaran Biaya (RAB) dihitung menggunakan metode analisis
harga satuan pekerjaan yang mengacu pada standar SNI dan harga material lokal di wilayah Blitar. Perhitungan ini mencakup
langkah-langkah berikut:
1) Analisis Volume Pekerjaan. Estimasi volume pekerjaan dihitung berdasarkan gambar teknik, termasuk perhitungan luasan,
panjang, dan volume elemen pekerjaan, seperti pondasi, kolom, balok, dinding, atap, serta pekerjaan finishing. Analisis ini
memastikan semua elemen yang direncanakan dalam gambar kerja terakomodasi secara menyeluruh.
2) Pemilihan Harga Material dan Upah. Harga material disesuaikan dengan data harga pasar lokal di wilayah Blitar,
sedangkan biaya tenaga kerja dihitung berdasarkan standar upah minimum daerah (UMK) yang berlaku. Penggunaan data
terkini menjamin akurasi dan relevansi anggaran yang disusun.
3) Analisis Harga Satuan Pekerjaan. Setiap jenis pekerjaan, seperti pekerjaan struktur (pengecoran beton, pemasangan
tulangan), arsitektur (pemasangan dinding, plafon, dan lantai), hingga utilitas (instalasi listrik dan saluran air), dihitung
menggunakan analisis harga satuan pekerjaan. Metode ini menggabungkan kebutuhan material, upah, dan peralatan untuk
setiap satuan volume pekerjaan.
4) Penyusunan Total Biaya Proyek. Setelah semua volume dan harga satuan pekerjaan dihitung, total biaya direkapitulasi ke
dalam komponen utama, seperti pekerjaan persiapan, pekerjaan utama, pekerjaan finishing, hingga biaya umum (overhead).
Hasil akhirnya berupa RAB yang mencantumkan kebutuhan biaya secara terperinci dan total biaya keseluruhan.
Proses ini menghasilkan total biaya yang dibutuhkan untuk merehabilitasi gedung kelas MTS Syech Subakhir secara rinci,
KESIMPULAN
Durasi waktu perencanaan pelaksanaan pekerjaan dihitung menggunakan metode penjadwalan, untuk memastikan bahwa
seluruh tahapan pekerjaan tersusun secara sistematis dan saling terintegrasi. Proses perencanaan durasi waktu ini
mencakup langkah-langkah berikut:
1. Identifikasi Lingkup Pekerjaan, Lingkup pekerjaan dipecah menjadi beberapa tahap utama, meliputi:
O Pekerjaan persiapan
O Pekerjaan tanah
O Pekerjaan struktur beton bertulang
O Pekerjaan Instalasi listrik
O Pekerjaan pengecatan
2. Estimasi Durasi Tiap Tahap Pekerjaan, Durasi tiap tahap pekerjaan dihitung berdasarkan volume pekerjaan yang telah
diestimasi dari gambar teknik serta produktivitas tenaga kerja.
3. Identifikasi Jalur Kritis, Dengan menggunakan metode Kurva S, ditentukan untuk mengetahui tahapan pekerjaan yang
memiliki durasi terpanjang dan tidak dapat mengalami keterlambatan tanpa memengaruhi jadwal akhir proyek. Hal ini
membantu memprioritaskan sumber daya pada pekerjaan yang bersifat kritis.
4. Pembuatan Jadwal Kerja, Jadwal kerja dibuat dalam bentuk diagram untuk memberikan visualisasi tahapan pekerjaan,
durasi masing-masing tahap, serta hubungan antarpekerjaan. Jadwal ini mempermudah koordinasi tim proyek dan
memantau progres pekerjaan.
5. Penyesuaian Durasi Berdasarkan Sumber Daya, Durasi pekerjaan disesuaikan dengan ketersediaan tenaga kerja, material,
dan alat yang digunakan di lapangan. Hal ini dilakukan untuk menghindari penumpukan aktivitas atau waktu tunggu yang
Thanks!

Anda mungkin juga menyukai