0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan15 halaman

Pendekatan Deep Learning dalam Pengajaran

Diunggah oleh

yolanda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan15 halaman

Pendekatan Deep Learning dalam Pengajaran

Diunggah oleh

yolanda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Deep Learning

Sebagai suatu pendekatan pembelajaran


BELAJAR DARI
DUA ORANG
GURU
SAYA GURU SAYA GURU
DINA HUDA

Bagaimana rasanya Anda diajar oleh guru ini?


Pak Huda adalah seorang guru yang sudah mengajar
belasan tahun. Setiap pagi, ia datang ke sekolah
dengan jadwal yang selalu rapi. Biasanya, kelas
dimulai dengan membaca buku pelajaran secara
bergiliran. Setelah itu, ia memberikan
penjelasan, lalu diakhiri dengan mengerjakan soal-soal
di LKS. Semua sudah tertata dengan baik, persis
seperti yang ia yakini sebagai cara belajar yang benar.

Bagi Pak Huda, ukuran keberhasilan seorang siswa


sederhana saja: nilai ujian. Selama anak-anak paham
teori dari buku dan mampu menjawab soal dengan
benar, itu sudah cukup. Ia sering berkata, “Belajar yang
rajin, kuasai isi buku, dan
kerjakan soal-soal dengan baik. Kalau begitu, masa depan
Bu Dina mengajarkan konsep gaya dan gravitasi di kelas sains. Sebelum
memulai kegiatan, ia melakukan asesmen awal dengan mengajak siswa
berbagi pengalaman tentang benda-benda yang melayang, seperti
layang-layang atau balon udara. Dari diskusi tersebut, Bu Dina
menyadari bahwa murid-muridnya lebih antusias belajar jika langsung
praktik daripada hanya mendengarkan penjelasan teori.

Berdasarkan temuan itu, Bu Dina meminta siswa melakukan eksperimen


sederhana dengan membuat parasut dari bahan-bahan seperti kain,
benang, dan kertas. Siswa merancang parasut agar benda yang diikat di
bawahnya, seperti koin, dapat turun dengan lambat. Eksperimen ini
dilakukan di halaman sekolah, dan siswa diminta mencatat serta
menganalisis hasilnya untuk memahami bagaimana ukuran parasut
memengaruhi kecepatan jatuh benda.

Di akhir kegiatan, Bu Dina memberikan asesmen berbasis proyek. Siswa


dinilai berdasarkan proses dan hasil eksperimen mereka, kemampuan
mereka menganalisis data, serta kemampuan mereka untuk
mengaitkan konsep gravitasi dengan pengalaman sehari-hari. Dengan
pendekatan ini, siswa lebih antusias dan mudah memahami materi.
Apa yang
membedakan dua
guru tersebut?
Apa yang

dipraktikkan
Guru Huda Guru Dina

Deep Learning
Surface
Learning
Surface Learning
Surface Learning adalah pendekatan pembelajaran di
mana siswa menghafal informasi atau memahami
konsep secara permukaan tanpa menghubungkannya
dengan pemahaman yang lebih dalam atau
menerapkannya dalam konteks lain.

C
Kapan Surface Learning Diperlukan?
Surface Learning tetap penting sebagai langkah
awal dalam pembelajaran, terutama saat siswa:
B  Memperoleh informasi baru.
 Mengenal konsep dasar sebelum melangkah
lebih jauh ke pemahaman yang lebih dalam.
Deep Learning
Deep Learning adalah pendekatan pembelajaran yang
mendorong siswa untuk memahami konsep secara
mendalam, menghubungkan ide, dan menerapkan
pengetahuan di situasi baru.

Kapan Deep Learning Diperlukan?


Deep Learning sangat penting untuk tahap eksplorasi dan
aplikasi setelah siswa:
 Menguasai dasar-dasar dari Surface Learning.
 Siap untuk menganalisis, mengevaluasi, dan
berinovasi menggunakan pengetahuan yang
dimiliki.
Deep Learning

Berkesadaran Bermakna Menggembirakan


Berkesadaran
Pengalaman belajar peserta didik yang diperoleh ketika mereka memiliki
kesadaran untuk menjadi pembelajar yang aktif dan mampu meregulasi diri.
Peserta didik memahami tujuan pembelajaran, termotivasi secara intrinsik
untuk belajar, serta aktif mengembangkan strategi belajar untuk mencapai
tujuan.

Contoh kegiatan :
Guru mengajak siswa mendiskusikan mengapa materi ini penting dan
bagaimana mereka bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Guru meminta siswa menuliskan refleksi singkat di jurnal belajar
tentang perasaan mereka saat memecahkan masalah, strategi yang
digunakan, dan perbaikan yang bisa dilakukan di masa depan.
Bermak
Peserta didik dapat menerapkan pengetahuannya ke dalam
situasi nyata. Proses belajar peserta didik tidak hanya sebatas
na
memahami informasi/ penguasaan konten, namun berorientasi
pada kemampuan mengaplikasi pengetahuan.

Contoh kegiatan :
Guru mengajak murid melakukan observasi di lingkungan
sekitar.
Guru mengajak siswa diskusi singkat tentang berbagai sumber
energi yang mereka gunakan sehari-hari, seperti listrik, baterai,
dan bahan bakar.
Guru juga mendorong siswa untuk memikirkan solusi
nyata seperti pemanfaatan energi terbarukan di rumah
Menggembiraka
n
Pembelajaran yang menggembirakan merupakan suasana belajar
yang positif, menantang, menyenangkan, dan memotivasi. Rasa
senang dalam belajar membantu peserta didik terhubung secara
emosional, sehingga lebih mudah memahami, mengingat, dan
menerapkan pengetahuan.

Contoh Kegiatan
Guru memulai kelas dengan menanyakan kondisi murid,
kesiapan belajar. Guru membagi kelas menjadi kelompok kecil
dan memberikan tantangan yang sesuai.
Guru dan siswa lain memberikan apresiasi dan umpan
balik positif terhadap kreativitas dan ekspresi setiap
Pengalaman
Memahami
Belajar
Mengaplikasik

an

Merefleksikan
Jadi pembelajaran apa
yang paling cocok pada
Deep Learning?

Common questions

Didukung oleh AI

Student self-regulation is crucial in Deep Learning as it empowers learners to actively participate in setting learning goals, monitoring progress, and reflecting on their learning journey. This can be cultivated through activities such as having students discuss the importance of lessons, reflect in journals about problem-solving strategies, and think about improvements for future learning experiences . Such practices help students internalize the value of what they learn and see the connection between education and real-world application, thereby maintaining intrinsic motivation and becoming conscious, autonomous learners .

Reflection activities enable learners to internalize and analyze their experiences, leading to improved understanding and application of knowledge. Through reflection, students can assess what strategies were effective, how they felt during the learning process, and identify areas for improvement, fostering critical thinking and self-awareness. These skills are instrumental in transferring learned concepts to real-world scenarios, as students become more adept at recognizing the relevance of their education beyond the classroom setting .

Surface Learning remains beneficial when students are first acquiring new information or familiarizing themselves with basic concepts. It is crucial in the early stages of learning to build a necessary foundation before advancing to complex understanding. This approach provides clarity and short-term retention, useful for examinations or situations that involve basic recall of knowledge .

A learning process is defined as 'meaningful' when students can connect new information to their prior knowledge and real-world experiences, enhancing understanding and retention. This is achieved through strategies that emphasize active participation, discussion of the practical significance of concepts, and opportunities to apply knowledge innovatively. By allowing students to explore and personalize the learning experience, they perceive education as valuable and relevant to their lives .

In Deep Learning, assessment methods focus on evaluating the student's process of learning, such as project-based evaluations, where students are scored on their experiential learning activities rather than solely their ability to recall facts. In Bu Dina's approach, students are assessed based on their experimental design, data analysis skills, and ability to relate scientific principles to everyday experiences. This method allows for a comprehensive evaluation of cognitive and practical skills .

Bu Dina's strategy aligns with Deep Learning principles by engaging students in hands-on experiments and fostering connections between theoretical knowledge and practical experiences. This approach aims to develop students' critical thinking, problem-solving skills, and ability to integrate and apply knowledge across varied contexts. By promoting active engagement and the application of science in everyday life, Bu Dina's method enhances students’ understanding and motivation, aiming for long-term retention and the ability to innovate .

Incorporating practices that promote a joyful learning environment is important as it facilitates emotional connections to learning, making it more enjoyable and motivating for students. This positivity helps build a supportive atmosphere where students feel encouraged to take risks and express creativity, which are essential for exploring and internalizing Deep Learning concepts. A motivated and engaged learner is more likely to comprehend, retain, and apply knowledge effectively in real-life contexts .

Pak Huda's teaching emphasizes Surface Learning, focusing on rote memorization and examination performance, where success is measured by the students' ability to recall information and answer questions correctly . In contrast, Bu Dina employs a Deep Learning approach, encouraging students to engage actively through hands-on experiments and project-based assessments. Her method ensures that students connect theoretical concepts to real-world applications and develop analytical skills by evaluating their experimental outcomes .

Initial Surface Learning provides students with foundational knowledge and understanding of basic concepts, which is essential before transitioning to Deep Learning phases. By mastering this preliminary stage, learners are better prepared to engage in analytical and evaluative tasks that characterize Deep Learning. This foundational step ensures that students have the necessary groundwork to connect ideas, innovate, and effectively apply their knowledge to new contexts and problem-solving scenarios .

Deep Learning in Bu Dina's class enhances engagement by allowing students to directly interact with the material through experiments and real-life applications, fostering a deeper understanding of scientific concepts. This method contrasts with traditional techniques, where students primarily passively receive and memorize information. By actively participating, students find the lessons more relatable and are motivated to explore and synthesize knowledge with their daily experiences, leading to increased interest and improved comprehension .

Anda mungkin juga menyukai