BASICAID FIRST
ONLINE TRAINING 29 NOVEMBER 2024
UJUAN PEMBELAJARAN
Setelah pelatihan ini peserta harus:
• Memahami kondisi yang memerlukan pertolongan pertaman
darurat medis
• Melakukan langkah-langkah awal darurat medis agar cedera
tidak menjadi lebih parah
• Berkoordinasi dengan Tim First Aider dan Emergency Response
UANTeamDILAKUKAN DARURAT MEDIS
• Menyelamatkan nyawa korban
• Melindungi korban dari cedera lebih jauh
• Mengurangi kesakitan dan memprioritaskan tindakan pada
korban
[Link]
TATA CARA
PENANGANAN AWAL
CEDERA
CARA PENANGANAN AWAL CEDERA
TINDAK
PENILAIAN PENANGANAN LANJUT
DRABC
RISIKO AWAL MEDIS
DANGER, RESPONSE, MEMASTIKAN TEKNIK MELAPORKAN KEPADA
MEMASTIKAN KORBAN AIRWAY, BREATHING, PENANGANAN AWAL TIM MEDIS/AHLI TENTANG
DALAM POSISI AMAN CIRCULATION PADA KORBAN TELAH TEPAT
APA YANG TELAH TERJADI
ENILAIAN RISIKO
Penolong harus melakukan penilaian dengan baik sehingga
penatalaksanaan penderita dapat dilakukan sebaik-baiknya
dan memastikan bahwa tidak ada yang terlewat.
Jika terdapat korban :
• Amankan korban, hilangkan sumber bahaya
• Jika anda mampu dan telah menerima
pelatihan darurat medis, lakukan
penanganan korban
• Jika anda tidak kompeten menangani
korban, tunggu tim darurat medis. Jangan
mencoba memindahkan atau merubah
posisi korban, cukup amankan dari bahaya
AT PELINDUNG DIRI (APD)
Sebelum melakukan pertolongan
pertama, gunakan:
• Sarung Tangan Medis
• APD standar (helm, sepatu
safety, reflective vest)
LAPORKAN DARURAT MEDIS
• Nama anda, dan lokasi
• Jenis keadaan darurat (tabrakan, digigit binatang,
serangan jantung, dll.)
• Jumlah orang yang cedera
• Kondisi korban dan tindakan yang sudah dilakukan sejauh
ini.
TEKNIK DRABC
• DANGER (KONDISI BAHAYA DI SEKITAR KEJADIAN)
• RESPONSE (RESPON DARI KORBAN)
• AIRWAY (JALAN NAFAS KORBAN)
• BREATHING (MEMASTIKAN KORBAN
BERNAFAS/TIDAK)
• CIRCULATION (MEMASTIKAN DENYUT NADI
KORBAN)
DANGER
PENGAMANAN DIRI SENDIRI
APAKAH
• ANDA TIDAK DALAM KONDISI TERANCAM CEDERA?
• ANDA DAPAT MENGUASAI DIRI ANDA SENDIRI?
• MEMAHAMI APA YANG TELAH TERJADI?
• MENGINGAT APA YANG SEHARUSNYA DILAKUKAN?
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN
SELANJUTNYA…!
DANGER
PENGAMANAN BAHAYA LINGKUNGAN
SEKITAR
Periksa kondisi sekeliling :
• Apakah ada alat atau peralatan yang tidak stabil
dan bisa mengancam manusia / korban?
• Apakah ada bahan yang dapat menimbulkan
resiko baru (gas, kebakaran, tumpah, meledak, dll)
?
• Ada lokasi tempat kejadian memungkinkan
dilakukan tindakan awal (lereng, tepi air, di atas
air, dll) ?
INGAT
• Amankan PRINSIP RESCUE:
terlebih dahulu kondisi lingkungan atau
gunakan alatSAMPAI
JANGAN bantu yang MENJADI
sesuai KORBAN
DANGER
PENGAMANAN KORBAN
Jika terdapat korban manusia
• Fokus pada korban dengan tanda vital
(sadar, nafas, gerakan, suara) yang dapat
diperhatikan
• JANGAN MEMINDAHKAN KORBAN
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN
EMINDAHKAN KORBAN
PEMINDAHAN KORBAN DILAKUKAN HANYA JIKA :
• Ada bahaya yang mengancam saat itu
• Kondisi korban kritis dan posisinya saat itu
menghalangi anda memberikan pertolongan
JIKA TERPAKSA DIPINDAHKAN :
• Jaga leher dan tulang punggung tetap lurus
• Tarik korban pada kerah
• Tarik korban pada kedua bahu atau kedua kaki
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN
ERTOLONGAN SEGERA
4 MENIT KRITIKAL
• Penyebab utama kematian adalah hilangnya
asupan oksigen pada korban
• Hal ini bisa terjadi jika jalan nafas tersumbat
kurang dari 4 menit
GOLDEN HOUR
• Penanganan awal kecelakaan terhadap
luka / trauma pada 1 jam pertama sejak
kecelakaan
• Dapat memperbesar kesempatan hidup
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
RESPONSE
PANGGIL NAMA KORBAN DENGAN KERAS
• Bisa dengar saya tidak
• Buka mata
GUNCANGKAN TUBUH PADA BAHU
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
RESPONSE
Jika ada respon:
• Jika tidak ada bahaya lebih jauh, tinggalkan pada
posisi ditemukan dan minta bantuan jika
diperlukan.
• Obati luka dan pantau tanda-tanda vital – derajat
respon, denyut dan nafas.
•JIka
Lanjutkan
tidak adapemantauan
respon: korban sampai bantuan
datangtolong.
• Teriak atau korban pulih.
• Jika mungkin, biarkan korban pada posisi saat
ditemukan dan buka jalan nafas.
• Jika tidak mungkin, balikkan korban telentang dan buka
jalan nafas.
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
AIRWAY
(JALAN
NAFAS)
PERIKSA
• Apakah jalan nafas (hidung, mulut dan
tenggorokan) terbuka
• Bebas dari sumbatan
BERSIHKAN
• Sandarkan pada posisi miring, dongakkan
kepala
• Buka mulut dan bersihkan dari benda asing
(muntahan, gigi patah dll)
• Pegangi kening korban dengan satu tangan
• Pegangi dagu dengan tangan satunya
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
AIRWAY
(JALAN
NAFAS)
• Manuver Head-Tilt-Chin-Lift (Tekan Dahi –
Angkat Dagu)
• Buka jalan nafas dengan cara
menempatkan satu tangan pada kening
korban dan tarik kepala ke atas dengan
hati-hati, angkat dagu dengan 2 jari saja.
• Ditujukan untuk menjauhkan lidah korban
jatuh ke belakang mulut.
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
BREATHING
(PERNAFASAN
PADA KORBAN)
• Selama 10 detik lihat, dengar dan rasakan
apakah korban bernafas
• Lihat apakah dada bergerak naik turun
• Dengarkan nafasnya
• Rasakan nafas pada pipi anda
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
BREATHING
(PERNAFASAN
PADA KORBAN)
SADAR DAN BERNAFAS
• Periksa denyut (termasuk periksa apakah
ada perdarahan hebat)
• Lakukan tindakan pertolongan
• Minta bantuan yang diperlukan
TIDAK SADAR TAPI BERNAFAS
• Tempatkan korban pada Recovery
Position.
• Periksa denyut (termasuk periksa
apakah ada perdarahan hebat)
• Lakukan tindakan atas kondisi yang
mengancam nyawa
INGAT PRINSIP
• Panggil RESCUE:
ambulans
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
ECOVERY POSITION
Jika korban bernafas normal, posisikan korban pada posisi
pemulihan
Periksa keadaan yang mengancam lain, seperti perdarahan hebat
dan lakukan tindakan yang perlu
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
ECOVERY POSITION
Seorang korban yang bernafas normal namun tidak ada
ancaman kematian
1. Gulingkan korban ke sisi tubuhnya.
2. Angkat dagu ke depan untuk membuka jalan nafas
dan atur tangan di bawah pipi seperlunya.
3. Periksa korban hingga tidak terguling.
4. Pantau nafas dan denyut terus menerus.
5. Putar korban ke sisi lain setelah 30 menit, jika cedera
Catatan:
yang dialaminya memungkinkan.
Tidak dilakukan jika nafas belum stabil atau dicurigai
ada cedera tulang punggung
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
ECOVERY POSITION
Jika anda mencurigai cedera tulang punggung, gunakan teknik Jaw
Thrust. Tempatkan tangan pada kedua sisi kepala. Dengan ujung-ujung
jari angkat rahang korban untuk membebaskan jalan nafas. Hati-hati untuk
tidak mengangkat leher korban
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
ECOVERY POSITION
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
BREATHING
(PERNAFASAN
PADA KORBAN)
JIKA KORBAN TIDAK BERNAFAS
• Ganjal kepala dan leher
• Telentangkan tubuh
• Berikan nafas buatan, 5 nafas penuh dalam 10
detik
NAFAS BUATAN
CARA MEMBERIKAN NAFAS BUATAN
• Ambil nafas seperti biasa, dan berikan satu-detik-
panjang nafas buatan
• Lihat gerakan naik dada korban pada setiap nafas
buatan yang diberikan
• Lepaskan bibir lihat gerakan dada turun
• Jika dada tidak terangkat : kemungkinan udara
tidak masuk ke jalan nafas. Dongakkan kembali
kepala korban dan berikan dua nafas buatan. Jika
tetap tidak bernafas, mungkin jalan nafas tersumbat.
• Jika korban mulai bernafas normal:
• Posisikan korban pada recovery position dan tunggu
paramedis.
• Jika korban tetap tidak bernafas : Jika anda
terlatih lakukan pijat jantung (chest compression).
CIRCULATION
(DENYUT NADI)
Lakukan selama 10 detik untuk memeriksa denyut nadi – rasakan pada
leher: lihat, dengar dan rasakan apakah ada nafas, batuk, atau gerakan
atau tanda-tanda kehidupan lain.
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
CIRCULATION
(DENYUT NADI)
JIKA TIDAK SADAR, TIDAK BERNAFAS
DAN ADA DENYUT:
• Berikan 15 nafas buatan per menit.
• Panggil ambulans / paramedis
• Pada waktu kembali, lanjutkan proses
resusitasi lagi, lakukan tindakan sesuai
keadaan yang ditemui.
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
CIRCULATION
(DENYUT NADI)
JIKA TIDAK SADAR, TIDAK BERNAFAS DAN
TIDAK ADA DENYUT:
• Tanpa oksigen, sel otak akan mati dalam
hitungan menit. Kita dapat membuat nafas
dan denyut secara buatan dengan kombinasi
nafas buatan dan pijatan jantung yang dikenal
sebagai Cardio Pulmonary Resuscitation
(CPR) / Resusitasi Jantung Paru (RJP).
• Minta BANTUAN dan awasi korban
INGAT PRINSIP RESCUE:
JANGAN SAMPAI MENJADI KORBAN SELANJUTNYA…!
DIO PULMONARY RESUSCITATION (CPR)
RESUSITASI JANTUNG
PARU (RJP)
1. Kedua tangan ditumpuk di dada (diantara dua puting,
dua jari di atas tulang rusuk-sternum), siku lurus dan
bahu tepat di atas tangan.
2. Tekan dengan berat badan (bukan hanya tangan)
sedalam 5 cm. Tekan kuat dan cepat – dua tekanan
dalam satu detik.
3. Setelah 30 tekanan, dongakkan kepala angkat dagu,
berikan dua nafas buatan,
4. Jika ada, minta orang lain untuk memberikan nafas
buatan dan setelah anda melakukan 30 tekanan.
5. Teruskan hingga ada tanda-tanda gerakan atau
paramedis tiba
DIO PULMONARY RESUSCITATION (CPR)
RESUSITASI JANTUNG
PARU (RJP)
CPR / RJP DILAKUKAN DENGAN 2 ORANG
OLONGAN PADA LUKA PENDARAHAN LUAR
• Berikan tekanan yang cukup kuat dan
lama (balut tekan), hingga perdarahan
berhenti atau paramedis tiba
• Angkat bagian yang luka lebih tinggi dari
jantung dan, jika tekanan langsung tidak efektif,
tekan pada pembuluh nadi yang spesifik.
RTOLONGAN PADA LUKA BAKAR
• Diberi tindakan dengan air yang mengalir (air suhu
normal) secepat mungkin
• Dilarang menggunakan pasta gigi (odol), karena dapat
memperparah luka dan memperlambat proses
penyembuhan
• Menggunakan es langsung ke luka bisa
merugikan. Khususnya, hindari mendinginkan luka
bakar dengan air es atau es lebih dari 10 menit,
khususnya jika luka bakar lebih dari 20 % tubuh.
Hal ini bisa menyebabkan frostbite (kondisi ketika
kulit dan jaringan di bawahnya rusak atau mati akibat
paparan suhu yang sangat dingin)
• Oleskan salep luka bakar (bioplacenton, dll) pada kulit
yang terluka
RTOLONGAN PADA LUKA DALAM
• Cedera pada jaringan lunak termasuk keseleo,
memar, keram dan patah tulang.
• Kompres dingin dapat mengurangi pendarahan
dalam, edema, nyeri dan tidak bisa gerak.
• Kompres dingin terbaik dengan kantong plastik
atau kain membab yang diisi dengan materi yang
berubah wujud (es menjadi es cair) lebih efektif
daripada plester kompres gel.
• Untuk mencegah cedera dingin (frostbite), batasi
kompresan maksimum 20 menit dan gunakan
pelapis, seperti handuk tipis, antara kompresan
dan kulit.
RTOLONGAN PADA LUKA RINGAN
• UNTUK MENCEGAH INFEKSI, BERSIHKAN LUKA DENGAN AIR
BERSIH MENGALIR HINGGA BENDA ASING HILANG.
• OLESKAN SALEP TRIPLE-ANTIBIOTIC ATAU SALEP PADA
BAGIAN PERMUKAAN LUKA LUAR.
RTOLONGAN PADA KERACUNAN
KERACUNAN MAKANAN:
• Pastikan korban mendapatkan cukup
cairan tubuh
• Bantu korban berbaring miring ke kiri
• Hindari memberikan obat tanpa resep
dokter
KERACUNAN OBAT:
• Segera periksa ke dokter
• Periksa denyut nadi korban
• Hindari memberikan asupan yang diduga
dapat menetralisir racun
• Posisikan korban berbaring miring ke kiri
• Rawat korban yang kehilangan kesadaran
• Ikuti petunjuk dari tenaga medis
UTAMAKAN KESELAMATA
Anak, Istri Dan Keluarga
Menunggu Anda Dirumah