WIRELESS NETWORK
Pengertian Nirkabel
Sistem Komunikasi menggunakan
frekuensi/spektrum radio, yang memungkinkan
transmisi (pengiriman/penerimaan) informasi
(suara, data, gambar, video) tanpa koneksi fisik
Dibedakan dari sistem transmisi yang
memerlukan koneksi fisik, seperti kabel/kawat
tembaga atau fiber optik
Bersifat tetap (fixed) atau bergerak (mobile)
Dibatasi oleh ketersediaan spektrum (pita
frekuensi), karena adanya interferensi (saling
mengganggu) jika digunakan bersama
Model Sistem Komunikasi
(bagaimana suatu informasi dapat disalurkan)
Message Transmitted Received Message
signal Signal Signal Signal
Communication
System
Input Communication Output
Transmitter Receiver
Tranducer Channel Tranducer
Tambahan Noise,
Carrier wave Interferensi dan
gangguan lainnya
Proses :
Multiplexing Proses :
Modulation Demultiplexing
Demodulation
Prinsip jaringan wireless, sinyal diubah
saat ditransmisikan. Karena
menggunakan media udara, pada saat
proses transmisi, terjadi perubahan
sinyal dari digital ke analog, dan disisi
penerima, sinyal akan diubah lagi ke
sinyal digital untuk diproses lebih lanjut.
Arsitektur Jaringan Wireless ( Pada OSI Layer) bekerja
pada layer bawah, layer physical dan data link.
Layer physical : mengirimkan data aktual ke
medium yang digunakan, pada jaringan wireless,
data dikirimkan melalui gelombang radio atau
infra red
Layer data link : Mengkoordinasikan akses ke
medium pengiriman, error control, artinya
mengendalikan / melakukan recovery atas
kemungkinan kesalahan yang terjadi pada saat
pengiriman antara sumber dan tujuan .
Wireless Network Interface Card ( Wireless NIC )
merupakan implementasi dari layer data link dan
physical.
Jaringan wireless (berdasarkan
jangkauan area) :
Wireless Personal Area Network (W-PAN)
Wireless Local Area Network (W-LAN)
Wireless Metropolitan Area Network (W-
MAN)
Wireless Wide Area Network (W-WAN)
Jenis Cakupan Performan Standarisa Penggunaan
Area si si
W-PAN Hanya Cukup. Bluetooth, Bertukar data
menjangkau Kecepatan IEEE antara PDA –
area yang data 802.15, IrDa laptop ,
sangat dekat mencapai koneksi ke
seperti 2MBps printer ,
didalam wireless
sebuah headset, dll
ruangan ,
umumnya
jangkauan
sekitar 10 – 16
m.
W-LAN Dalam satu Kuat. Wi-fi IEEE Sama seperti
gedung Kecepatan 802.11, pada jaringan
perkantoran transfer HiperLAN kabel LAN,
, kampus data bisa W-LAN bisa
mencapai digunakan
54 MBps untuk
bertukar
data, akses
suatu aplikasi
di komputer
lain dalam
suatu kantor,
atau public
hotspot
W-MAN Mencakup Kuat Wimax - Koneksi
area dalam 802.16 antara
satu kota gedung
dalam sebuh
kota
W-WAN Mencakup Rendah, CDPD,
area yang kecepatan cellular 2G,
sangat data hanya 3G
luas ,seperti mencapai
koneksi antar 170 Kbps ,
negara atau dan
benua biasanya
hanya 56
kbps,
hampir
sama
seperti
koneksi dial
up telepon
atau
modem.
Keuntungan komunikasi
nirkabel
Mobility : bisa menyediakan layanan kepada
user dengan dimana saja
instalasi cepat dan sangat mudah.
memungkinkan suatu jaringan mencapai
tempat yang tidak dapat dicapai dengan kabel
jika diperhitungkan secara keseluruhan,
instalasi dan cost-nya secara signifikan lebih
murah.
Scalability : bisa dikonfigurasi dalam berbagai
macam topologi untuk kebutuhan yang
beragam
memiliki kemampuan untuk berkomunikasi
secara efektif dengan lainnya (Interoperable )
Kekurangan :
Dipengaruhi oleh faktor luar seperti cuaca. Hujan,
salju dan kabut bisa mempengaruhi penyebaran
sinyal bahkan sampai berkurang 50 % nya
Halangan seperti pohon, gedung juga bisa
mempengaruhi. Sehingga faktor ini sangat
penting diperhitungkan untuk merencanakan
instalasi wireless MAN atau WAN.
Kemungkinan besar interfensi terhadap sesama
hubungan wireless pada perangkat lainnya.
Interfensi disebabkan penggunaan perangkat lain
yang bekerja pada saluran yang sama
Pemanfaatan teknologi
nirkabel
Layanan Bersifat tetap (fixed):
◦ Bluetooth: jarak pendek, kecepatan rendah
◦ WiFi: jarang menengah, kecepatan cukup tinggi
◦ WIMAX: jarak jauh, kecepatan tinggi
◦ RFID: jangkauan sangat kecil
Layanan Bersifat bergerak (mobile):
◦ Limited Mobility (Flexi)
◦ Cellular (GSM, CDMA, 3G)
Berbagai macam teknologi
nirkabel
Degree of mobility
UMTS
Driving
CDMA
Systems
GSM beyond 3G
GPRS >2010
UMTS
Walking
HSDPA
EDGE EV-DO
EV-DV IEEE
802.16e
FlashOFDM
(802.20)
Standing
DECT
WLAN
(IEEE 802.11x) IEEE
BlueTooth 802.16a,d
0.1 1 10 100 Mbps
User data rate
Standarisasi, ex. IEEE
IEEE (Institute of Electrical and Electronic
Engineers) melakukan diskusi, riset dan
pengembangan terhadap perangkat
jaringan yang kemudian menjadi
standarisasi untuk digunakan sebagai
perangkat jaringan.
Contoh standart IEEE
IEEE 802.8 Fiber Optic LAN & MAN (standart
FDDI)
IEEE 802.10 LAN/MAN security (VPN)
IEEE 802.11Wireless LAN (WiFi)
IEEE 802.15Wireless PAN (Personal Area
Network) bluetooth
IEEE 802.16Broadband Wireless Access
(WiMax)
Bluetooth
Bluetooth bekerja berdasarkan spesifikasi IEEE
802.15.
Beroperasi pada frekuensi 2.4 Ghz
Jangkauan 30 - 50 feet ( 10 – 16m )
Kecepatan data mencapai 2 MBps
Teknologi bluetooth digunakan pada wireless –
PAN, dan memungkinkan komunikasi bersifat
point to point atau komunikasi point to
multipoint.
Komponen-komponen dalam Jaringan
Wireless
Komponen pada jaringan wireless secara umum
mencakup :
◦ Computer device,
◦ Base Station dan
◦ Wireless Infrastruktur
Komponen utama pada wireless
LAN
Network Adapter, dapat berupa NIC, external USB
atau external PC Card ( NIC) internal integrated
merupakan komponen yang paling umum yang
harus diinstall agar bisa berkomunikasi pada
jaringan wireless. Wireless Network adapter bisa
built in pada komputer atau merupakan peripheral
tambahan.
Wireless Router, mengirimkan paket antara
jaringan. Dalam wireless router telah ditambahkan
fungsi akses point pada sebuah multiport ethernet
router. Terdapat 4 ethernet port , 802.11 access
point , dan kadang terdapat port yang bergungsi
untuk server print, sehingga memungkinkan
pengguna wireless mengirim dan menerima paket
data melalui multiple networks.
Wireless Repeater, sebuah device yang
mengirim dan menerima sinyal untuk
memperluas area jangkauan. Kekurangan
repeater adalah bisa mengurangi performansi
wireless LAN .
Repeater harus menerima dan mengirim setiap
frame pada kanal radio yang sama ,
mengakibatkan terjadinya peggandaan jumlah
trafic pada jaringan. Hal ini terjadi jika digunakan
banyak repeater.
Wireless Bridge, device yang menghubungkan
dua jaringan yang sama atau berbeda.
Bridge menerima paket pada satu port dan
mengirim ulang pada port lainnya. Oleh karena
itu bridge bisa mentransmisikan paket dan secara
terus menerus tanpa menyebabkan terjadinya
collision.
Antenna, yang biasa digunakan pada
teknologi wireless (W-LAN) merupakan
antena omnidirectional, karena antena
omnidirectional lebih baik dalam area
jangkauan. Antena umumnya sudah
langsung terintegrasi (built in) pada
perangkat access point, atau router.
Content vs Bandwidth
Trade off sistem komunikasi
nirkabel
Memaksimalkan bitrate
Meminimumkan probabilitas error
Meminimumkan daya yang digunakan
Meminimumkan bandwidth yang
digunakan
Memaksimalkan utilitas sistem (minimum
delay, maksimum kehandalan terhadap
interferensi, maksimum jml user)
Minimum kompleksitas sistem
Minimum cost
Parameter kinerja wireless
Karakterisitik yang mempengaruhi kinerja
wireless :
Range (coverage)
Power (daya yang digunakan)
Mobility
Bandwidth
Data rate
Membuat jaringan ad-
hoc dengan laptop
Langkah-langkah: (1)
Aktifkan Wi-Fi pada laptop
Klik start windows, ketikan adhoc kemudian tekan tombol
enter
Selanjutnya akan muncul jendela Set Up an Ad-Hoc
Network, lalu klik Next
Langkah-langkah: (2)
Pada network name, isi dengan nama jaringan yang akan
digunaka, contoh: korona
Pilih security type: WEP, WPA2-Personal untuk memberi
password, atau No authentication (Open) untuk tanpa
password, kemudian klik next
Langkah-langkah: (3)
Setelah muncul jendela the korona network is ready to use,
klik close
Langkah-langkah: (4)
Cek koneksi Wi-Fi dengan mengklik
wireless icon pada taskbar sebelah
kanan, akan terlihat status korona –
waiting for users
Pengaturan jaringan ad-hoc sudah
selesai, selanjutnya gunakan laptop
lain untuk melakukan koneksi
dengan jaringan korona
Jika ada laptop lain yang terhubung,
maka status Wi-Fi akan berubah
menjadi connected
Selanjutnya, jaringan ad-hoc yang
sudah terbentuk dapat digunakan
untuk melakukan file sharing