PROSES ROUTING
Muhammad Rois Dien – SMK Ma’arif Banyuresmi
Routing
• Jaringankomputer adalah himpunan sejumlah perangkat yang
terhubung satu dengan yang lain menggunakan media komunikasi.
Perangkat dalam jaringan computer bisa berupa computer/PC,
Laptop, Smartphone, Printer, Modem, Hub, Switch, Router dan
sebagainya.
• Suatu jaringan bisa terbentuk hanya terdiri dari dua buah
perangkat, hingga terbentuk dari jutaan perangkat diseluruh dunia
yang disebut dengan internet. Internet itu merupakan interkoneksi
jaringan- jaringan lain yang ada di seluruh dunia.
• Suatu jaringan komputer yang mengandung beberapa segmen
jaringan sering disebut internetworking. Didalam suatu jaringan
komputer, komputer atau perangkat jaringan bisa saling
berhubungan dengan komputer lain dalam jaringan yang sama
atau jaringan yang berbeda.
• Agar computer bisa berhubungan dengan komputer yang lain di
jaringa yang berbeda, maka dibutuhkan suatu mekanisme atau
prosedur tertentu agar komunikasi ini bisa terjadi, yaitu suatu
proses memindahkan atau mengirimkan paket data kekomputer
lain di jaringan yang berbeda menggunakan suatu alat atau
perangkat jaringan yang bernama router. Sedangkan mekanisme
atau prosedur ini disebut dengan IP routing atau disingkat dengan
routing.
Router
• Router adalah sebuh perangkat jaringan yang dapat
menghubungkan dua atau lebih jaringan yang berbeda. Router ini
bekerja pada lapisan ketiga (network layer) pada model OSI Layer.
Walaupun sama-sama berfungsi untuk menghubungkan suatu
jaringan, router berbeda dengan switch.
• Switch adalah suatu perangkat dalam jaringan yang
menghubungkan antara komputer atau perangkat dalam suatu
jaringan komputer lokal (LAN). Diibaratkan suatu jalan, router
adalah penghubung antara jalan atau jalan raya sedangkan switch
adalah jalan perumahan yang menghubungkan rumah-rumah yang
masing-masing memiliki alamat yang berbeda-beda.
• Router
adalah satu perangkat yang sangat penting dalam jaringan
komputer.
• Internetadalah jaringan computer yang banyak menghubungkan
berbagai jenis router. Contohnya adalah router yang digunakan
dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP yang disebut
dengan IP router, kemudian router yang berbasis teknologi
AppleTalk, Apple Open Transport dan berbagai jenis router lainnya.
• Dibeberapa topologi jaringan computer, router juga bisa
menghubungkan dua buah jaringan yang menggunakan media
yang berbeda seperti Access Point (AP) yang digabungkan dengan
router, sehingga router ini bisa menghubungkan jaringan dengan
media radio (wireless) dan jaringan dengan media kabel.
• Router juga bisa berbentuk suatu perangkat yang menghubungkan
jaringan lokal dengan suatu layanan komunikasi seperti layanan
Digital Subscriber Line (DSL) atau dalam bentuk layanan leased
line.
Jenis Router
• Secara
umum berdasarkan cara mengonfigurasi, router dibagi
menjadi dua jenis yaitu:
• 1. Static Router (router statis)
• 2. Dynamic Router ( router dinamis)
Static Router (router statis)
• Adalah suatu router yang mampu untuk melakukan proses routing
suatu jaringan, dalam prosesnya dilakukan secara manual.
Sedangkan konfigurasi dilakukan secara manual pula oleh seorang
administrator jaringan yang memiliki table routing statis yang
dikonfigurasi secara manual oleh para administrator jaringan.
• Pengaturandengan menggunakan routing statis ini adalah
pengaturan paling sederhana yang dapat dilakukan dalam
jaringan.
• Next hop dalam routing statis paling cocok digunakan untuk
jaringan multi-access network atau point to multipont sedangkan
untuk jaringan point to point, cocok dengan menggunakan exit
interface dalam konfigurasi statis routing.
Kelebihan menggunakan routing
statis
a) Terhadap metode spoofing lebih aman menggunakan routing
statis daripada dynamic routing.
b) Tidak ada overhead (waktu pemrosesan) pada CPU router (router
lebih murah dari pada router dinamis).
c) Tidak ada bandwitch yang digunakan diantara router.
d) Administrator dapat memilih untuk mengisikan akses routing ke
jaringan tertentu saja sehingga routing statis dapat menambah
keamanan.
Kelemahan
• Saatmenggunakan routing statis rentan terhadap kesalahan
penulisan sehingga lebih merepotkan jika dibandingkan dengan
routing dinamis.
• Agardapat mengonfigurasi router dengan benar maka seorang
administrator harus benar-benar memahami internetwork dan
bagaimana setiap router yang dihubungkan.
• Jika
sebuah network ditambahkan ke inter network, administrator
harus menambahkan sebuah route kesemua router secara manual.
• Routing statis tidak sesuai dengan network-network yang besar.
• Menjadi pekerjaan fulltime sendiri menjaga network besar
Dynamic routing (router dinamis)
• Router dinamis adalah sebuah router yang memiliki dan membuat
tabel routing secara otomatis dan dinamis, dengan mendengarkan
lalulintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan
router lain. Protokol routing mengatur router-router sehingga dapat
berkomunikasi satu dengan yang lain dan saling memberikan
informasi satu dengan yang lain.
• Apabilajaringan memiliki lebih dari satu kemungkinan rute untuk
tujuan yang sama maka perlu digunakan dynamic routng. Protokol
routing mengatasi situasi routing yang kompleks secara cepat dan
[Link] roting didesain tidak hanya untuk mengubah ke
rute backup bila rute utama tidak berhasil, namun juga didesain
untuk menentukan rute mana yang terbaik untuk mencapai tujuan
tersebut.
Kelebihan routing dinamis
• Hanyamengenalkan alamat network yang terhubung langsung
dengan routernya.
• Tidak perlu mengetahui semua alamat network yang ada.
• Bila
terjadi penambahan suatu network baru tidak perlu semua
router mengonfigurasi. Hanya router-router yang berkaitan.
• Lebih mudah untuk mengatur network yang besar. Akan memilih
jalur lain yang ada bila suatu jaur rusak.
Kekurangan routing dinamis
• Beban kerja router lebih berat karena selalu memperbaharui IP
tabel pada tiap waktu tertentu
• Kecepatan
pengenalan network terbilang lama karena router
membroadcast ke semua router hingga ada yang cocok
• Setelahkonfigurasi harus menunggu beberapa saat agar setiap
router mendapat semua alamat IP yang ada
• Susah melacak permasalahan pada suatu topologi jaringan lingkup
besar
• Update ARP (Address Resolution Protocol) tabel dibagikan kesemua
computer, berarti mengkonsumsi – butuh RAM untuk menentukan
jalur terbaik bila terjadi down - bandwitch jalur ditentukan oleh
sistem bukan admin.