PENGENALAN
DASAR JARINGAN
KOMPUTER
Definisi
Jaringan komputer adalah sekumpulan
peralatan komputer yang dihubungkan
agar dapat saling berkomunikasi dengan
tujuan membagi sumber daya (seperti file
dan printer).
Agar jaringan dapat berfungsi, dibutuhkan
layanan-layanan yang dapat mengatur
pembagian sumber daya.
Dibutuhkan aturan-aturan (protocols)
yang mengatur komunikasi dan layanan-
layanan secara umum untuk seluruh
sistem jaringan
Sejarah
Di Tahun 1950-an ditemukan konsep distribusi
proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS
(Time Sharing System), dan untuk pertama kali
terbentuklah jaringan (network) komputer pada lapis
aplikasi.
Pada tahun 1957 Advanced Research Projects Agency
(ARPA) dibentuk oleh Departement of Defence (DoD) USA.
Pada tahun 1967 desain awal dari ARPANET diterbitkan
dan tahun 1969 DoD menggelar pengembangan ARPANET
dengan mengadakan riset untuk menghubungkan
sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan
organik (program ini
dikenal dengan nama ARPANET).
Sejarah
Memasuki tahun 1970-an, sudah lebih dari 10
komputer berhasil dihubungkan sehingga komputer-
komputer tersebut bisa berkomunikasi
satu sama lain.
Tahun 1972 Roy Tomlinson berhasil
menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan
satu tahun sebelumnya untuk ARPANET. Program ini
begitu mudah dan langsung populer dengan
memperkenalkan
ikon @ yang berarti “at” atau “pada”.
Sejarah
Tahun 1973 jaringan komputer ARPANET berkembang luas
keluar Amerika Serikat. Komputer University College di
London merupakan komputer pertama di luar USA yang
menjadi anggota jaringan ARPANET.
Pada tahun yang sama, 2 orang ahli komputer, Vinton Cerf
dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang
lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran
International Network (Internet). Ide ini untuk pertama
kalinya dipresentasikan di Sussex University
Hari bersejarah berikutanya adalah pada tanggal 26 maret
1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirim e-mail dari
Royal Signal and Radar Enstablishment di Malvern.
Setahun kemdian sudah lebih dari 100 komputer yang
tergabung di ARPANET membentuk sebuah network.
Sejarah
Pada tahun 1979 Tom Truscott, Jim Ellis, dan Steve
Bellovin menciptakan newsgroup pertama yang diberi
nama USENET.
Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan
baru dengan meluncurkan telepon TV pertama,
dimana orang bisa menelphone sambil melihat lawan
bicaranya melalui video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin
hari semakin banyak, maka dibutuhkan suatu protokol
resmi yang diakui oleh semua jaringan
Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Contron
Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) yang kita kenal
hingga saat ini.
Sejarah
Pada tahun 1984 diperkenalkan Domain Name System (DNS)
yang merupakan sistem penamaan masing-masing komputer
yang terhubung jaringan. Telah terhubung lebih dari 1000 unit
komputer hingga tahun 1984 itu
pada tahun 1987 komputer yang terhubung melebihi angka
10.000 unit.
Pada tahun 1988 Jarko Oikarinen dari Finland menemukan da
memperkenalkan IRC dan setahun kemudian jumlah komputer
yang terhubung melonjak 10 kali lipat (lebh dari 100.000 unit
komputer)
Tahun 1992 adalah tahun yang paling bersejarah ketika Tim
Berners Lee Menemukan program editor dan browser yang bisa
menjelajah antara satu komputer dengan komputer lain.
Program ini disebut www (World Wide Web) yang kemudian
memunclkan istilah surfing (menjelajah) atau browsing.
Sistem Komunikasi
Jaringan komputer = jaringan komunikasi
data = sistem komunikasi
Pertukaran data minimal antar dua entitas
Model komunikasi umum:
Sistem
Sumber Pengirim Penerima Tujuan
Pengiriman
Sistem Sumber Sistem Tujuan
Sistem Komunikasi (...)
Contoh:
Jaringan
Telepon
komputer Modem Umum Modem Server
Sistem Sumber Sistem Tujuan
LAN
Jaringan komputer lokal yang dimiliki oleh sebuah
organisasi, dimana perangkat jaringan yang saling
terhubung terletak didalam sebuah gedung atau
antar gedung yang berjarak beberapa km.
Teknologi:
Ethernet LAN
Wireless LAN
Contoh konfigurasi LAN
MAN
Jaringan komputer yang jangkauannya mencakup
kota.
Teknologi: jaringan TV kabel
Contoh MAN
Internet melalui Sistem TV Cable
Junction
Box
Head End
Server untuk
Koneksi ke Internet
WAN
Jaringan komputer yang cakupannya lebih luas dari
LAN, yaitu dari negara sampai benua.
Teknologi:
Circuit Switching
Packet Switching
Frame Relay
Asynchronous Transfer Mode (ATM)
Jaringan wireless seluler
Contoh WAN
Router
LAN
internet
Sekumpulan jaringan berbeda (LANs, WANs, atau
keduanya) yang saling terkoneksi
Contoh internet
Router
Router
LAN
Topologi Jaringan Komputer
Topologi menggambarkan struktur dari suatu
jaringan atau bagaimana sebuah jaringan
didesain.
Pola ini sangat erat kaitannya dengan metode
access dan media pengiriman yang digunakan.
Dalam definisi topologi terbagi menjadi dua, yaitu
topologi fisik (physical topology) yang menunjukan
posisi pemasangan kabel secara fisik dan topologi
logik (logical topology) yang menunjukan
bagaimana suatu media diakses oleh host.
Topologi Jaringan Komputer
Topologi Fisik
- Point to Point (Titik ke-Titik)
- Star Network (Jaringan Bintang)
- Ring Networks (Jaringan Cincin)
- Tree Network (Jaringan Pohon)
- Bus Network
- Topologi Mesh (Tak beraturan)
- Plex Network (Jaringan Kombinasi)
Topologi Logic
- Topologi Broadcast
- Topologi Token Passing
Point to point
Jaringan kerja titik ketitik merupakan jaringan kerja yang
paling sederhana
seringkali tidak dianggap sebagai suatu jaringan tetapi
hanya merupakan komunikasi biasa.
Data dikirim dari satu simpul langsung kesimpul lainnya
sebagai penerima.
Star Network
Dalam konfigurasi bintang, beberapa peralatan yang ada
akan dihubungkan kedalam satu pusat komputer. Kontrol
yang ada akan dipusatkan pada satu titik. Semua link harus
berhubungan dengan pusat apabila ingin menyalurkan data
kesimpul lainnya yang dituju.
Star Network(..)
Kelebihan
- Kerusakan pada satu saluran hanya akan
mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut
- Tingkat keamanan termasuk tinggi.
- Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
- Penambahan dan pengurangan station dapat
dilakukan dengan mudah.
Kekurangan :
- Jika node tengah mengalami kerusakan, maka maka
seluruh jaringan akan terhenti.
Ring Networks
Pada jaringan ini terdapat beberapa peralatan saling
dihubungkan satu dengan lainnya dan pada akhirnya akan
membentuk bagan seperti halnya sebuah cincin. Jaringan
cincin tidak memiliki suatu titik yang bertindak sebagai
pusat ataupun pengatur lalu lintas data, semua simpul
mempunyai tingkatan yang sama.
Tree Network
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul
(node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya,
dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya.
Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu.
Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat
terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap
saat.
Contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri
atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk
untuk terminal penjualan.
Kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi
kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang
berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif.
Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat
Tree Network(…)
Bus Network
o Setiap komputer (setiap simpul) akan dihubungkan dengan
sebuah kabel komunikasi melalui sebuah interface.
o Setiap komputer dapat berkomunikasi langsung dengan
komputer ataupun peralatan lainnya yang terdapat didalam
network, dengan kata lain, semua simpul mempunyai
kedudukan yang sama.
o Setiap simpul yang ada memiliki address atau alamat sendiri.
Sehingga untuk meng-access data dari salah satu simpul,
o Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau
penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah
tanpa mengganggu workstation lain.
o Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di
sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan
mengalami gangguan.
BUS Network(…)
Topologi Mesh
Topologi Mesh adalah topologi yang tidak memiliki
aturan dalam koneksi.
Topologi ini biasanya timbul akibat tidak adanya
perencanaan awal ketika membangun suatu
jaringan.
Karena tidak teratur maka kegagalan komunikasi
menjadi sulit dideteksi, dan ada kemungkinan boros
dalam pemakaian media transmisi.
Topologi Mesh(…)
Plex Network
Merupakan jaringan yang benar-benar interaktif, dimana
setiap simpul mempunyai kemampuan untuk meng-access
secara langsung tidak hanya terhadap komputer, tetapi
juga dengan peralatan ataupun simpul yang lain.
Secara umum, jaringan ini mempunyai bentuk mirip dengan
jaringan bintang.
Organisasi data yang ada menggunakan de-sentralisasi,
sedang untuk melakukan perawatan, digunakan fasilitas
sentralisasi.
Plex Network
Topologi Logic
Topologi Broadcast
Secara sederhana dapat digambarkan yaitu suatu
host yang mengirimkan data kepada seluruh host
lain pada media jaringan.
Topologi Token Passing
Mengatur pengiriman data pada host melalui media
dengan menggunakan token yang secara teratur
berputar pada seluruh host. Host hanya dapat
mengirimkan data hanya jika host tersebut memiliki
token. Dengan token ini, collision dapat dicegah.
Client/Server
Definisi:
Server (back end) = penyedia layanan yang menyediakan akses
ke sumber daya jaringan
Client (front end) = komputer yang meminta layanan dari server
Client/Server yaitu jaringan komunikasi data yang terdiri dari
banyak client dan satu atau lebih server.
Keuntungan:
Penyimpanan data yang terpusat memberikan kemudahan untuk
pengelolaan dan backup data
Penggunaan spesifikasi server yang optimal mempercepat proses
komunikasi di jaringan
Kemudahan mengatur user dan sharing peralatan mahal
Keamanan lebih terjamin
Keuntungan:
Biaya pembelian hardware dan software server
Dibutuhkan administrator jaringan
Peer-to-Peer
Sebuah workgroup, dimana setiap
komputer dapat berfungsi sebagai client
dan server sekaligus
Keuntungan:
Tidak ada biaya tambahan untuk pembelian
hardware dan software server
Tidak diperlukan administrator jaringan
Kekurangan:
Sharing sumber daya membebani proses di
komputer yang bersangkutan
Keamanan tidak terjamin
Hybrid
Menggabungkan keuntungan jaringan client/server
dan peer-to-peer
User dapat mengakses sumber daya yang di-share
oleh jaringan peer-to-peer, dan secara bersamaan
dapat menggunakan sumber daya yang disediakan
oleh server
Protokol Jaringan Komputer
TCP/IP
TCP/IP TCP singkatan dari 'Transmission Control Protocol' dan
hampir semua sistem operasi modern kompatibel dengan protocol
ini. TCP adalah dasar dari koneksi, Hal ini berarti melakukan suatu
koneksi langsung antara dua komputer untuk melakukan transfer
data antara kedua host. Suatu paket mengandung header dan data
gram, pada bagian header dari paket akan mengandung informasi
penting tentang :
DSF
Source Port Total Length
Destination Port Identification
Sequence number Flags (Set Fragment bit or not)
Acknowledgement number Fragment Offset
Header Length (Standard 20 Bytes) TTL
Flags (syn, ack, psh, fin, rst, urg) Protocol (this case TCP)
Window size Header checksum
Checksum Source IP
IP_v4 or IP_v6 Destination IP
Header Length
UDP
User Datagram Protocol, adalah TCP yang
connectionless.
Hal ini berarti bahwa suatu paket yang dikirim
melalui jaringan dan mencapai komputer lain tanpa
membuat suatu koneksi. Sehingga dalam perjalanan
ke tujuan paket dapat hilang karena tidak ada
koneksi langsung antara kedua host,
UDP sifatnya tidak realibel,
UDP adalah lebih cepat dari pada TCP karena tidak
membutuhkan koneksi langsung.
Perangkat Jaringan
Alat pemroses (PC, printer, IP phone, laptop,
PDA, mobile phone, dll) = host
Network Interface Card
Media Transmisi
Kabel - wired: twisted pair, coaxial dan fibre
optic
Wireless: antena, microwave, broadcast radio,
infrared, dan bluetooth
Repeater, Hub, Bridge, Switch, Router dan
Gateways = node
Arsitektur Protokol
Perangkat lunak dari jaringan komunikasi data
Terdiri dari layer, protokol dan interface
Jaringan diorganisasikan menjadi sejumlah level
(layer) untuk mengurangi kerumitannya
Setiap layer dibuat berdasarkan layer dibawahnya
Antar layer terdapat sebuah interface yang
menentukan operasi dan layanan yang diberikan
layer terbawah untuk layer diatasnya
Layer pada level yang sama di dua host yang
berbeda dapat saling berkomunikasi dengan
mengikuti sejumlah aturan dan ketetapan yang
disebut sebagai protokol.
Dua model:
OSI (hanya sebuah konsep)
TCP/IP (digunakan secara komersial)
Hubungan antara Layer
dan
Host Layanan
1
Protokol Layer 5
Host 2
Layer 5 Layer 5
Interface antara layer 4 dan 5 Interface antara layer 4 dan 5
Protokol Layer 4
Layer 4 Layer 4
Interface antara layer 3 dan 4 Interface antara layer 3 dan 4
Protokol Layer 3
Layer 3 Layer 3
Interface antara layer 2 dan 3 Interface antara layer 2 dan 3
Protokol Layer 2
Layer 2 Layer 2
Interface antara layer 1 dan 2 Interface antara layer 1 dan 2
Protokol Layer 1
Layer 1 Layer 1
Media Fisik
Model OSI
Open Source Interconnection
Dibuat oleh International Standard
Organization untuk memberikan model
umum untuk jaringan komunikasi data
Terdiri dari 7 layer:
Physical layer
Data link layer
Network layer
Transport layer
Session layer
Presentation layer
Application layer
Model OSI
Sumber: [Link]
Physical Layer
Menangani pengiriman bit-bit data melalui saluran
komunikasi
Memastikan jika entiti satu mengirimkan bit 1, maka entiti
yang lain juga harus menerima bit 1
Fungsi utama untuk menentukan
berapa volt untuk bit 1 dan 0
berapa nanoseconds bit dapat bertahan di saluran komunikasi
kapan koneksi awal dibuat dan diputuskan ketika dua entiti
selesai melakukan pertukaran data
jumlah pin yang digunakan oleh network connector dan fungsi
dari setiap pin
Contoh: token ring, IEEE 802.11
Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah hub, repeater,
network adapter/network interface card, dan host bus
adapter (digunakan di storage area network)
Data Link Layer
Menyediakan prosedur pengiriman data
antar jaringan
Mendeteksi dan mengkoreksi error yang
mungkin terjadi di physical layer
Memiliki address secara fisik yang sudah
di-kode-kan secara langsung ke network
card pada saat pembuatan card tersebut
(disebut MAC Address)
Contoh: Ethernet, HDLC, Aloha, IEEE 802
LAN, FDDI
Perangkat yang beroperasi di layer ini
adalah bridge dan layer-2 switch
Network Layer
Menentukan prosedur pengiriman data sekuensial dengan
berbagai macam ukuran, dari sumber ke tujuan, melalui satu
atau beberapa jaringan, dengan tetap mempertahankan
Quality of Service (QoS) yang diminta oleh transport layer
Fungsi:
Routing: menentukan jalur pengiriman dari sumber ke tujuan,
bisa statik (menggunakan tabel statik yang cocok untuk
jaringan yang jarang sekali berubah) atau dinamis
(menentukan jalur baru untuk setiap data yang dikirimkan)
Pengendalian kongesti (kemacetan pada proses pengiriman
data)
Mempertahankan QoS (delay, transit time, jitter, dll)
Menyediakan interface untuk jaringan-jaringan yang berbeda
agar dapat saling berkomunikasi
Contoh: Internet Protocol (IP)
Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah router dan
layer-3 switch
Transport Layer
Menerima data dari layer diatasnya, memecah data menjadi unit-
unit yang lebih kecil (sering disebut packet), meneruskannya ke
network layer dan memastikan semua packets tiba di ujung
penerima tanpa ada error
Layer ini harus melakukan proses diatas secara efisien dan
memastikan layer diatas tidak terpengaruh terhadap perubahan
teknologi hardware
Fungsi:
Flow control
Segmentation/desegmentation
Error control
Contoh: Transmission Control Protocol (TCP), User Datagram
Protocol (UDP), Stream Control Transmission Protocol (SCTP)
Session Layer
Mengijinkan user-user yang menggunakan
mesin yang berbeda untuk membuat dialog
(session) diantara mereka
Fungsi:
Pengendalian dialog: memantau giliran
pengiriman
Pengelolaan token: mencegah dua pihak untuk
melakukan operasi yang sangat kritis dan
penting secara bersamaan
Sinkronisasi: menandai bagian data yang belum
terkirim sesaat crash pengiriman terjadi,
sehingga pengiriman bisa dilanjutkan tepat ke
bagian tersebut
Presentation Layer
Mengatur tentang syntax dan semantics dari data
yang dikirimkan
Manipulasi data seperti MIME encoding, kompresi,
dan enkripsi dilakukan di layer ini
Application Layer
Sangat dekat dengan user
Menyediakan user interface ke jaringan melalui
aplikasi
Contoh protokol aplikasi yang banyak digunakan:
hypertext transfer protocol (HTTP) yang digunakan
di world wide web, file transfer protocol (FTP) untuk
pengiriman file antar komputer, simple mail transfer
protocol (SMTP) untuk email
Model TCP/IP
Arsitektur protokol yang digunakan oleh Internet
dan jaringan komersial lainnya
Terdiri dari 4 layer:
Data link layer
Network layer
Transport layer
Application layer
Data Link Layer
Sebenarnya bukan bagian dari TCP/IP
suite.
Proses pengiriman dan penerimaan packet
untuk layer ini dapat dilakukan oleh
software device driver dari network
card/adapter yang digunakan.
Layer ini juga termasuk physical layer,
yang terdiri dari komponen fisik seperti
hub, repeater, kabel jaringan (UTP, fibre,
coaxial), network cards, network
connectors (RJ-45, BNC, dll) dan spesifikasi
untuk sinyal (level voltase, frekuensi, dll)
Network Layer
Awalnya network layer ditujukan untuk
mengirimkan packet antar host di sebuah
jaringan, contoh X.25
Pengembangan ke Internetworking, dimana
jalur pengiriman packet dari sumber ke
tujuan melalui jaringan-jaringan lainnya
(routing)
Beberapa protokol bagian dari IP yaitu ICMP
(menyediakan informasi dianostik untuk
pengiriman packet IP), IGMP (mengelola
data multicast), protokol routing seperti BGP,
OSPF dan RIP
Transport Layer
Menyediakan layanan pengiriman pesan dari ujung
ke ujung yang dapat dikategorikan sebagai:
Connection-oriented: TCP (byte-oriented) dan
SCTP(stream-oriented)
Connectionless: UDP dan RTP (datagram)
Application Layer
Layer ini mencakup presentation dan session layer dari model
OSI, dimana layanan dari layer-layer tersebut disediakan melalui
libraries
Data user yang akan dikirimkan melalui jaringan diterima
melalui application layer, baru kemudian diteruskan ke layer
dibawahnya, yaitu transport layer.
Setiap aplikasi yang menggunakan TCP atau UDP, membutuhkan
port sebagai identitas aplikasi tersebut. Contoh: port untuk HTTP
adalah 80, port untuk FTP adalah 21
Port numbers (16 bit) digunakan oleh TCP atau UDP untuk
membedakan setiap proses yang menggunakan layanan mereka
Well known ports: 0 s/d 1023 dipesan oleh Internet Assigned
Number Authority (IANA) → tidak bisa digunakan secara bebas
Registered ports: 1024 s/d 49151 → tidak dikontrol oleh IANA tapi
tidak bisa digunakan secara bebas karena sudah direserve oleh
sistem komputer
Dynamic atau private atau ephemeral (short-lived) ports: 49152 s/d
65535 → bisa digunakan user secara bebas
Sistem Operasi Jaringan
Menyediakan fungsi khusus untuk
menghubungkan sejumlah komputer dan
perangkat lainnya ke sebuah jaringan
mengelola sumber daya jaringan
menyediakan layanan
menyediakan keamanan jaringan bagi multiple
users
Sistem operasi oleh jaringan client/server yang umum
digunakan: Windows NT Server family (Windows Server
2000 dan 2003), Novell NetWare, dan Unix/Linux
Windows 98, Windows 2000 professional, Windows XP
professional, dan Windows NT Workstation tidak
digunakan oleh server, tetapi dapat digunakan untuk
menyediakan sumber daya untuk jaringan, seperti dapat
mengakses file dan printer
UNIX
Multiuser dan multitasking operating system
Dibuat di Bell Laboratories awal tahun 1970an
Tidak user friendly
Dapat menangani pemrosesan yang besar sekaligus
menyediakan layanan internet seperti web server,
FTP server, terminal emulation (telnet), akses
database, dan Network File System (NFS) yang
mengijinkan client dengan sistem operasi yang
berbeda untuk mengakses file yang di simpan di
komputer yang menggunakan sistem operasi UNIX
Trademark dari UNIX sekarang dipegang oleh the
Open Group
Linux
Turunan dari Unix yang merupakan freeware dan powerfull
operating system
Linux dapat digunakan sebagai sistem operasi server dan
client
Memiliki implementasi lengkap dari arstitektur TCP/IP dalam
bentuk TCP/IP networking software, yang mencakup driver
untuk ethernet card dan kemampuan untuk menggunakan
Serial Line Internet Protocol (SLIP) dan Point-to-Point Protocol
(PPP) yang menyediakan akses ke jaringan melalui modem
Sejumlah layanan yang disediakan oleh Linux yang
berbasiskan TCP/IP suite:
Web server: Apache
Web proxy: Squid
File dan print sharing: Samba
Email: Sendmail
Domain Name Server: menyediakan mapping antara nama dan IP
address dan mendistribusikan informasi tentang jaringan (mail
server) contoh BIND
Novell Netware
Dahulu digunakan sebagai LAN-based network operating system
Dibuat oleh Novell, Inc.
Banyak digunakan pada awal sampai pertengahan tahun1990-an
Konsep: pembagian disk space dan printer
Pengembangan:
File sharing: layanan modul file, pencarian lokasi fisik
dilakukan di server
Caching: meng-caching file yang sedang aktif
Netware Core Protocol (NCP) lebih efektif: tidak ada
perlu ada acknowledgement untuk setiap permintaan
atau data yang dikirimkan
Pelayanan selain file dan printer sharing seperti web,
email, database, TCP/IP, IPX, dll
OS/2
32-bit operating system yang dibuat oleh IBM dan
Microsoft, tetapi sekarang dikelola hanya oleh IBM
Mirip seperti windows tetapi mempunyai feature
yang dimiliki oleh Linux dan Xenix
Penggunaan akan dihentikan diakhir tahun 2006
IBM menggunakan Linux dan keluarga Windows
Windows NT
Dibuat oleh Microsoft sebagai kelanjutan
dari OS/2 versi mereka
Versi dari keluarga Windows NT:
Windows NT 3.51
Windows 2000 (NT 5.0)
Windows 2000 Professional (workstation version)
Windows 2000 Server
Windows 2000 Advanced Server
Windows 2000 Datacenter Server
Windows Server 2003
Windows XP