0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan22 halaman

Manfaat dan Tantangan Cloud Computing

Diunggah oleh

Pristi Landari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan22 halaman

Manfaat dan Tantangan Cloud Computing

Diunggah oleh

Pristi Landari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Cloud Computing

Infrastructure As A
Servive

Kelompok 1
Anggota Kelompok
01 02
Khairul Fadhilah
Sanjaya
2208100042 Yasmin
2208100022

03
Salmaisyah
2208100084
A. Latar Belakang
Cloud computing dapat didefinisikan sebagai kemudahan
berbagi dan pengguna aplikasi serta sumber daya dalam jaringan untuk
pekerjaan yang dilakukan tanpa khawatir tentang kepemilikan dan
pengelolaan sumber daya jaringan dan aplikasi.

Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat telah


membuat banyak perubahan bagi kehidupan manusia. Salah satu sistem
informasi yang berkembang saat ini adanya sistem informasi awan, atau
disebut juga dengan Cloud Computing. Cloud Computing adalah sebuah
model client-server, di mana resources seperti server, storage, network
dan software dapat dipandang sebagai layanan yang dapat diakses oleh
pengguna secara remote dan setiap saat.


A. Pengertian dan Manfaat Cloud Computing
Cloud Computing (komputasi awan) adalah metode penyampaian berbagai layanan
melalui internet. Sumber daya yang dimaksud contohnya adalah aplikasi penyimpanan data,
server, database, jaringan, dan perangkat lunak. Daripada menyimpan banyak file di hard drive
atau penyimpanan lokal di komputer atau handphone, penyimpanan berbasis cloud
memungkinkan Anda menyimpan file selama Anda memiliki akses ke internet.
Cloud computing merupakan opsi yang populer karena memiliki banyak keuntungan,
seperti irit biaya, meningkatkan produktivitas, kecepatan, efisiensi, performa, dan keamanan.
Maka itu, tak heran banyak perusahaan atau orang-orang yang menggunakan cloud untuk
menyimpan data.
Dinamakan Cloud Computing karena informasi yang diakses secara remote di
“awan” atau ruangan virtual. Perusahaan-perusahaan yang menyediakan layanan cloud,
memungkinkan para penggunanya menyimpan file dan aplikasi dari server jarak jauh. Mereka
juga bisa mengaksesnya asalkan ada sambungan internet. Ini berarti, seorang pengguna tidak
perlu berada di tempat tertentu untuk mendapatkan akses file-nya.
Cloud computing bisa bersifat public atau private. Public cloud menyediakan
layanannya secara publik di internet. Sementara di lain sisi, private cloud hanya menyediakan
layanannya ke orang-orang tertentu. Juga ada opsi hybrid, yang mengombinasikan baik public
Manfaat Dari Cloud Computing
●Hemat biaya operasional
Cloud computing bisa menghemat biaya operasional perusahaan menjadi lebih rendah.
Dengan begitu, perusahaan atau pengguna bisa lebih fokus pada keberjalanan sistem mereka. Pengguna
tidak perlu lagi repot dalam mengelola infrastruktur jaringan secara langsung. Sebagai gantinya, mereka
membayar biaya berlangganan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
●Pengelolaan Data lebih optimal
Sistem ini juga memungkinkan perusahaan lebih mudah untuk menambah atau
mengurangi sumber daya perusahaan sesuai kebutuhan dan urgensi user. Perusahaan atau pengguna
tidak perlu lagi membeli hardware atau software tambahan. Semua akses pengelolaan dan pemantauan
jaringan dapat dilakukan melalui satu sistem terpadu, yaitu cloud computing.
●Keamaan data terjamin
Manfaat lainnya adalah layanan ini biasanya dilengkapi dengan fitur keamanan seperti enkripsi
data dan proteksi akses. Sistem proteksi ini dapat meningkatkan keamanan data perusahaan dan melindungi
dari ancaman serangan siber.
Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing

Kelebihan Cloud Computing


1. Biaya Lebih Hemat Dibanding On Site Server
Salah satu keuntungan utama dari menggunakan cloud computing adalah biaya
yang lebih hemat dibandingkan dengan memiliki server fisik (on-site server).
Dengan cloud computing, Anda hanya perlu membayar untuk kapasitas yang sebenarnya Anda
gunakan, dan Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk perangkat keras, perangkat lunak,
dan pemeliharaan yang dibutuhkan untuk server on-site. Selain itu, Anda juga tidak perlu
membayar untuk listrik dan ruang khusus untuk menyimpan server.

2. Memudahkan Menejement Bisnis


Cloud computing memungkinkan Anda untuk mengelola bisnis dengan
lebih mudah karena data dan aplikasi dapat diakses dari mana saja dengan koneksi
internet. Ini memungkinkan Anda untuk bekerja dari mana saja dan membuat proses
bisnis menjadi lebih efisien. Selain itu, cloud computing juga menawarkan fitur-fitur
seperti otomatisasi, analitik, dan integrasi yang dapat membantu meningkatkan
produktivitas dan efisiensi bisnis Anda.
3. Kecepatan Load yang Tinggi
Kecepatan load yang tinggi merupakan salah satu keuntungan dari
menggunakan cloud computing. Silahkan cek kecepatan melalui Aplikasi SpeedTest.
Cloud computing menyediakan infrastruktur yang handal dan canggih yang dapat
meningkatkan kinerja aplikasi dan sistem. Dengan kapasitas yang cukup besar, cloud
computing dapat menangani jumlah permintaan yang tinggi sekaligus, sehingga
memastikan aplikasi dan sistem dapat bekerja dengan cepat dan responsif.
Ini sangat penting bagi bisnis yang mengandalkan kinerja aplikasi dan sistem untuk
meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

4. Adanya Fitur Back Up dan Pemulihan Data


Adanya fitur back up dan pemulihan data di cloud
computing memungkinkan Anda untuk mengamankan data yang Anda
miliki dan memulihkannya jika terjadi kerusakan atau kehilangan data.
Fitur ini sangat berguna bagi bisnis yang memerlukan data yang aman
dan dapat dipercayai. Anda dapat mengatur waktu dan frekuensi back up
data, dan juga dapat mengakses data yang telah dibackup dari jarak jauh.
5. Integrasi Software Secara Otomatis
Cloud computing menyediakan integrasi software yang otomatis, sehingga Anda tidak perlu mengkonfigurasi
software secara manual. Ini membuat proses integrasi software menjadi lebih cepat dan mudah. Selain itu, ini juga
memungkinkan Anda untuk mengakses software dari berbagai perangkat dan lokasi, sehingga Anda dapat bekerja secara efisien
dari mana saja.

6. Reliability

Reliability atau keandalan merupakan salah satu keuntungan dari penggunaan cloud computing. Penyedia
layanan cloud memiliki sistem yang handal dan canggih untuk menjaga ketersediaan data dan aplikasi yang ditawarkan. Hal ini
memastikan bahwa data dan aplikasi Anda akan selalu tersedia dan dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Selain itu, cloud
computing juga menyediakan fitur backup dan recovery data yang dapat digunakan untuk mengamankan data Anda dari
kehilangan atau kerusakan.

7. Kapasitas Penyimpanan Tanpa Batas

Cloud computing menawarkan kapasitas penyimpanan yang tidak terbatas, sehingga Anda tidak perlu khawatir
tentang ruang penyimpanan yang terbatas. Anda dapat menyimpan sebanyak mungkin data tanpa harus khawatir akan
keterbatasan ruang penyimpanan. Ini sangat bermanfaat untuk perusahaan yang berkembang dan membutuhkan kapasitas
penyimpanan yang lebih besar.
Kekurangan Cloud Computing
1. Isu Teknis
Isu teknis dalam penggunaan cloud computing dapat meliputi masalah kompatibilitas dengan perangkat lunak atau
sistem yang digunakan, masalah konfigurasi, atau masalah performa. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan dalam
mengimplementasikan dan mengelola layanan cloud serta mempengaruhi kinerja aplikasi dan sistem yang digunakan.
2. Ancaman Keamanan

Ancaman keamanan adalah salah satu tantangan utama dalam menggunakan cloud computing. Data yang disimpan di
cloud dapat dibuka oleh pihak yang tidak berwenang jika tidak dilindungi dengan baik. Ini bisa terjadi melalui serangan hacker,
pencurian identitas, atau kerentanan dalam sistem keamanan cloud provider. Hal ini penting untuk memastikan bahwa data Anda di
cloud aman dengan mengikuti standar keamanan yang ditentukan oleh cloud provider dan melakukan audit keamanan secara berkala.
3. Downtime

Downtime adalah masa ketika sistem atau server tidak tersedia untuk digunakan.
Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan seperti perbaikan rutin, masalah teknis, atau gangguan jaringan. Downtime dapat
menyebabkan kerugian produktivitas dan pemasukan bagi perusahaan yang menggunakan cloud computing. Oleh karena itu,
perusahaan harus memastikan bahwa penyedia layanan cloud memiliki sistem yang handal dan dapat diandalkan untuk mengurangi
waktu downtime.
4. Konektivitas Internet
Konektivitas internet merupakan salah satu tantangan dalam menggunakan
cloud computing. Kecepatan dan kualitas koneksi internet yang buruk dapat menyebabkan
gangguan dalam akses dan penggunaan layanan cloud, seperti latency atau delay dalam
akses data dan aplikasi. Hal ini dapat menyebabkan masalah dalam produktivitas dan
efisiensi bisnis. Oleh karena itu, perusahaan harus memastikan bahwa koneksi internet
yang digunakan stabil dan cukup untuk mendukung kebutuhan cloud computing.

5. Bandwith Terbatas
Bandwidth terbatas adalah kondisi di mana jumlah data yang dapat ditransfer
dalam jangka waktu tertentu terbatas. Hal ini dapat menyebabkan kinerja sistem cloud
computing menjadi lambat atau terganggu jika terlalu banyak data yang ingin ditransfer. Hal
ini dapat menjadi tantangan dalam implementasi cloud computing karena dapat
mempengaruhi kinerja sistem dan produktivitas bisnis.
Pengertian dan manfaat dari Infrastructure as a service(iaas)

Infrastructure as a Service (IaaS) adalah layanan cloud computing berbasis internet yang memungkinkan pengguna
mengakses sumber daya seperti jaringan, storage (penyimpanan), dan software.
Dalam pelaksanaannya, penyedia layanan cloud ini bertanggung jawab untuk menyediakan infrastruktur fisik yang
terdiri dari hardware, ruang server, koneksi jaringan, dan sumber daya komputasi.
Sebagai seorang user, Anda bisa berperan untuk mengelola sumber daya tersebut sesuai dengan kebutuhan
perusahaan. Hal inilah yang memungkinkan user untuk memiliki skalabilitas dengan lebih efektif dan efisien. Dengan begitu, Anda
bisa menghindari menghindari biaya infrastruktur yang terlalu besar jika dibandingkan harus membangun cloud computing sendiri.
Dalam prosesnya, sistem IaaS disediakan oleh cloud provider atau penyedia layanan cloud computing. Pihak
penyedia akan membuat dan mengelola sistem penyimpanan seperti storage, jaringan, server, software, dan lain sebagainya. Semua
infrastruktur ini diperlukan untuk menjalankan program layanan IaaS.
Setelah itu, user akan diarahkan untuk membuat akun yang disediakan oleh cloud provider dan memilih layanan yang
ingin digunakan. Layanan tersebut dapat berupa jumlah server yang akan dipakai, jumlah ruang penyimpanan, besaran bandwidth,
dan masih banyak lagi.
Layanan yang sudah ditentukan tersebut kemudian akan diatur dan dikonfigurasikan oleh user agar sistem data dapat
berjalan. Setelah konfigurasi selesai, user dapat mengakses layanan mereka melalui internet dengan mudah. Mereka juga dapat
mengelola layanan, memonitor performa, dan mengatur keamanan server sesuai kebutuhan perusahaan.
Dengan cara kerja tersebut, sistem IaaS memungkinkan user untuk mengatur pengeluaran perusahaan atas fitur layanan yang
digunakan.
Manfaat dari infrastructure as a service

 Scalability
Pengguna dapat mengubah jumlah resources yang digunakan sesuai dengan kebutuhan tanpa harus mengeluarkan biaya
tambahan.
 Flexibility
Pengguna dapat mengakses resources dari mana saja dan kapan saja, sehingga memberikan fleksibilitas dalam mengelola
bisnis.
 Cost-effective
Pengguna hanya perlu membayar resources yang digunakan saja, sehingga dapat menghemat biaya dibandingkan dengan
membeli perangkat keras dan perangkat lunak sendiri.
 Security
Penyedia IaaS menyediakan keamanan yang baik untuk melindungi data pengguna, sehingga pengguna tidak perlu khawatir
tentang keamanan data.
 Automatic updates and maintenance
Penyedia IaaS akan menangani semua perawatan dan pembaruan secara otomatis, sehingga pengguna dapat fokus pada bisnis
utama mereka.
Kelebihan dan kekurangan inftastructure as a service(iaas)

Berikut beberapa kelebihan dari Infrastructure as a


Service yang bisa Anda ketahui seperti:

●Dapat Mengurangi Biaya Modal


Kelebihan pertama dari IaaS adalah dapat mengurangi biaya
modal perusahaan. Apalagi modal termasuk faktor utama dalam membangun
kelancaran bisnis,sehingga pemilihan untuk menggunakan jenis layanan cloud IaaS
dinilai tepat. Hal ini dikarenakan harga pembeliannya sangat terjangkau membuat
perusahaan menjadi lebih hemat biaya. Selain itu juga tidak akan ada biaya
tambahan yang dikenakan karena semua terinclude di dalamnya.

●Dapat Meminimalisir Kehilangan Data


Biasanya data perusahaan jumlahnya sangat banyak, sesuai dengan
jumlahnya maka data sangat dijaga privasinya. Dengan menggunakan IaaS yang
merupakan bagian dari cloud computing membuat perusahaan tidak perlu
mengkhawatirkan data akan hilang. Karena layanan ini dapat meminimalisir
kehilangan akan data.
●Dapat Memaksimalkan Sumber Daya
Selanjutnya, dapat memaksimalkan sumber daya menjadi kelebihan dari IaaS. Jika ada sebuah
lonjakan permintaan pada aplikasi milik perusahaan atau milik Anda maka secara cepat sumber daya akan
diproses, inilah yang membuat sumber daya semakin lama semakin meningkat. Namun sebaliknya jika
lonjakan menurun maka sumber daya juga ikut menurun.

●Dapat Meningkatkan Stabilitas


Bukan hanya dari segi stabil terhadap jaringan akan tetapi stabil untuk segala sektornya. Ini
menjadi kelebihan dari IaaS karena setiap perusahaan yang menggunakan layanan ini tidak perlu memikirkan
biaya perbaikan jika sewaktu-waktu server down. Semua biaya sudah disediakan oleh penyedia layanan ini
begitupun dengan biaya peningkatan stabilitasnya

●Infrastruktur Lebih Bisa Diandalkan


Berikutnya adalah infrastruktur lebih bisa diandalkan, maksudnya infrastruktur dalam server
sudah memenuhi service-level agreement sehingga tidak perlu diragukan lagi performa dari IaaS. Tidak hanya
itu, apabila terjadi maintenance penyedia layanan ini juga memastikan infrastruktur bekerja dengan baik.
Berikut beberapa kekurangan dari Infrastructure as a Service yang bisa Anda ketahui
seperti:

 Gangguan Pada Sistem Keamanan


Meskipun IaaS sudah terjamin keamanannya, bukan tidak mungkin akan ada berbagai gangguan yang bisa saja
mengancam keamanan data. Gangguan ini bisa saja bersumber dari virtual machine atau lainnya. Dengan adanya gangguan ini
membutuhkan pengawasan yang ekstra untuk keamanan data.

 Memerlukan Pelatihan Infrastruktur


Kekurangan dari IaaS adalah perlu untuk mengadakan pelatihan terkait infrastruktur yang akan digunakan.
Tersedianya berbagai macam infrastruktur membuat perusahaan bisa saja mengelola baik itu sistem operasinya maupun database
secara mandiri. Sehingga perlu untuk membuat pelatihan secara internal perusahaan,agar pemakaian infrastruktur bisa bekerja
lebih maksimal.

 Tidak Support Ke Sistem Lama


Pada layanan ini, pengguna masih bisa mengoperasikannya dalam cloud versi lama. Akan tetapi, bisa saja ada
infrastruktur yang tidak mendukung akan hal tersebut karena tidak memiliki kontrol khusus. Ini membuat pengguna harus
upgrade aplikasi terlebih dahulu jika ingin memasukkannya dalam cloud .
Cara Kerja IAAS

Dalam prosesnya, sistem IaaS disediakan oleh cloud provider atau penyedia layanan cloud computing. Pihak
penyedia akan membuat dan mengelola sistem penyimpanan seperti storage, jaringan, server, software, dan lain sebagainya.
Semua infrastruktur ini diperlukan untuk menjalankan program layanan IaaS.
Setelah itu, user akan diarahkan untuk membuat akun yang disediakan oleh cloud provider dan memilih layanan
yang ingin digunakan. Layanan tersebut dapat berupa jumlah server yang akan dipakai, jumlah ruang penyimpanan, besaran
bandwidth, dan masih banyak lagi.
Layanan yang sudah ditentukan tersebut kemudian akan diatur dan dikonfigurasikan oleh user agar sistem data
dapat berjalan. Setelah konfigurasi selesai, user dapat mengakses layanan mereka melalui internet dengan mudah. Mereka juga
dapat mengelola layanan, memonitor performa, dan mengatur keamanan server sesuai kebutuhan perusahaan.
Dengan cara kerja tersebut, sistem IaaS memungkinkan user untuk mengatur pengeluaran perusahaan atas fitur
layanan yang digunakan.
Contoh aplikasi yang digunakan pada infrastructure as a service(iaas) yaitu:
●Amazon Web Services (AWS)
AWS ( Amazon Web Services) adalah kumpulan layanan
komputasi jarak jauh (juga disebut layanan web) yang membentuk
platform komputasi awan yang ditawarkan oleh [Link] . Layanan
ini beroperasi dari 12 wilayah geografis di seluruh dunia dan
menyediakan berbagai layanan, seperti daya komputasi, penyimpanan,
database, dan analitik, sehingga memudahkan bisnis untuk mengukur dan
menjalankan aplikasi dan layanan. Pelanggan AWS mendapat manfaat
dari keamanan, keandalan, dan skalabilitas yang ditawarkan oleh
platform komputasi awan terbesar di dunia dan berbagai alat untuk
memantau dan mengelola sumber daya mereka.
AppMaster adalah platform no-code yang memberikan solusi mudah bagi individu dan bisnis untuk
mengembangkan dan meluncurkan aplikasi mereka tanpa harus menulis kode. Platform
inovatif ini menggunakan infrastruktur AWS yang tangguh untuk menghosting aplikasi
pengguna dan server produknya. Platform ini memanfaatkan kekuatan server AWS yang
dilengkapi dengan prosesor Graviton3 terbaru berdasarkan arsitektur ARM, memastikan
kinerja yang andal dan efisien. Kombinasi teknologi mutakhir dan antarmuka yang ramah
pengguna menjadikan AppMaster aset berharga bagi siapa pun yang ingin meluncurkan
aplikasi dengan cepat dan efisien. Dengan kemampuannya untuk menyederhanakan proses
pengembangan, AppMaster merupakan pilihan ideal bagi mereka yang memiliki sedikit atau
tanpa pengalaman pengkodean.
Berikut Cara Kerja Amazon Web Service (AWS)

AWS ( Amazon Web Services) beroperasi sebagai platform komputasi awan, menyediakan akses jarak jauh ke
berbagai sumber daya TI melalui internet. Layanan yang ditawarkan oleh AWS mencakup daya komputasi,
penyimpanan, database, dan berbagai alat dan layanan untuk pengembangan , penerapan, dan manajemen aplikasi.
Untuk menggunakan AWS, pelanggan mendaftar akun AWS, lalu mengakses sumber daya yang mereka perlukan
melalui AWS Management Console, API , atau alat baris perintah. Pelanggan dapat memilih layanan yang mereka
butuhkan dan hanya membayar untuk sumber daya yang mereka konsumsi, memberikan solusi yang hemat biaya dan
fleksibel.
AWS beroperasi secara global, dengan pusat data yang berlokasi di beberapa wilayah geografis di seluruh dunia. Hal
ini memungkinkan pelanggan untuk memilih lokasi penyimpanan data mereka, memberikan kontrol tambahan atas
privasi dan keamanan data. AWS juga menawarkan serangkaian sertifikasi keamanan dan kepatuhan, seperti SOC, PCI,
dan HIPAA , yang membantu pelanggan memastikan bahwa data mereka aman dan mematuhi peraturan yang relevan.
AWS memberikan solusi yang dapat diskalakan, fleksibel, dan hemat biaya untuk mengakses berbagai sumber daya TI
melalui internet tanpa perlu memelihara dan mengelola infrastruktur dasar.
Keuntungan AWS
 Skalabilitas : AWS menawarkan akses sesuai permintaan ke berbagai sumber daya komputasi, memudahkan bisnis untuk
menskalakan infrastruktur TI sesuai kebutuhan.

 Efektivitas biaya : Pelanggan AWS hanya membayar untuk sumber daya yang mereka konsumsi, memberikan solusi hemat
biaya tanpa biaya di muka atau komitmen jangka panjang.

 Keandalan : AWS mengoperasikan jaringan global pusat data yang sangat aman dan andal, memberikan ketersediaan tinggi dan
kemampuan pemulihan bencana.

 Fleksibilitas : AWS menawarkan berbagai layanan, termasuk komputasi, penyimpanan, database, dan analitik, memungkinkan
pelanggan membangun dan menjalankan berbagai aplikasi dan layanan.

 Inovasi : AWS banyak berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan, secara rutin merilis layanan dan fitur baru dan inovatif
serta memberi pelanggan akses ke teknologi terbaru.

 Keamanan : AWS menerapkan berbagai langkah keamanan dan sertifikasi untuk membantu melindungi data pelanggan dan
memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang relevan.

 Jangkauan global : Dengan pusat data yang terletak di beberapa wilayah geografis, AWS memungkinkan pelanggan
menyimpan data lebih dekat dengan pelanggan mereka, meningkatkan kinerja, dan mengurangi latensi.
Kekurangan AWS
 Kompleksitas : AWS menawarkan berbagai layanan dan fitur, yang mungkin rumit untuk dikelola dan dinavigasi, terutama untuk
organisasi yang baru mengenal komputasi cloud.

 Biaya : Meskipun AWS memberikan solusi hemat biaya, model penetapan harganya bisa menjadi mahal untuk bisnis dengan
penggunaan tinggi atau persyaratan khusus.

 Ketergantungan pada internet : AWS mengandalkan koneksi internet yang stabil dan cepat, dan gangguan apa pun dapat
memengaruhi kinerja dan ketersediaan layanan.

 Penguncian vendor : Setelah bisnis berinvestasi di AWS, beralih ke penyedia lain bisa jadi sulit dan mahal, membuat vendor terkunci.

 Masalah keamanan : Meskipun AWS mengimplementasikan serangkaian tindakan keamanan, masih ada risiko dan masalah keamanan
yang terkait dengan penyimpanan data sensitif di cloud.

 Kurangnya kontrol : Pelanggan AWS harus memercayai Amazon untuk mengelola dan memelihara infrastruktur dan layanan yang
mendasarinya, yang dapat mengurangi kontrol dan visibilitas mereka atas sumber daya TI mereka.

AWS memberikan banyak manfaat, juga dilengkapi dengan kerugiannya, termasuk kompleksitas, biaya,
ketergantungan pada internet, vendor lock-in, masalah keamanan, dan kurangnya kontrol. Bisnis harus mempertimbangkan faktor-
faktor ini dengan hati-hati saat mengevaluasi AWS dan opsi komputasi cloud lainnya.
Kesimpulan
Cloud computing system telah dipakai oleh beberapa perusahaan yang sudah cukup besar, tetapi ada beberapa
kendala salah satunya adalah di Indonesia kecepatan internetnya termasuk lamban. Hal ini menjadi masalah karena kecepatan
upload yang rendah mengakibatkan upload file akan memakan waktu yang lama. Alasan cloud computing system belum
digunakan oleh perusahaan yang masih melaksanakan proyek yang belum terlalu besar karena jumlah tenaga kerja yang masih
belum terlalu banyak sehingga koordinasi masih dapat berjalan dengan lancar sehingga cloud computing system masih belum
dibutuhkan. Ada beberapa pengaruh positif yang dialami oleh pengguna cloud computing system diantara lain fleksibel untuk
digunakan kapan saja dan dimana saja, mudah untuk digunakan karena User Interface yang mudah dipahami, keamanan yang
baik dengan notifikasi login perangkat sehingga pengguna dapat mencegah peretas yang mencoba masuk secara paksa.
Infrastructure as a Service, bisa menjadi cara yang bagus untuk menyediakan sumber daya perangkat keras dan
perangkat lunak yang Anda butuhkan untuk menjalankan operasi bisnis. IaaS memberi Anda kemampuan untuk mengontrol
hampir semuanya dari satu tempat yang nyaman – membuatnya lebih mudah dari sebelumnya untuk tetap aktif dan berjalan. Jadi,
apa yang harus Anda ketahui tentang IaaS? Penting untuk memahami struktur biaya sehingga Anda mendapatkan nilai terbaik
untuk biaya yang Anda keluarkan. Keamanan juga sangat penting ketika berinvestasi dalam layanan IaaS, jadi pastikan Anda tahu
siapa yang bertanggung jawab untuk menjaga kontrol dan melindungi data Anda. Terakhir, jangan lupa untuk memperhatikan
skalabilitas saat membuat keputusan IaaS Anda: pastikan vendor IaaS dapat tumbuh sesuai kebutuhan Anda. Semua hal
dipertimbangkan, IaaS bisa menjadi aset yang tak ternilai bagi bisnis dari semua ukuran.
Thank you

Anda mungkin juga menyukai