0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
64 tayangan21 halaman

Analisis Faktor Konfirmatori dalam Statistik

Diunggah oleh

Linda Hapsari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
64 tayangan21 halaman

Analisis Faktor Konfirmatori dalam Statistik

Diunggah oleh

Linda Hapsari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Confirmatory Factor Analysis

Mahmudah
Fungsi
 Menguji atau mengkonfirmasi model
yang dihipotesiskan
 Untuk membuktikan bahwa satu faktor
terdiri dari beberapa variabel yang
dapat diukur (observable)
 Faktor disebut sebagai variabel
laten/unobservable
 Salah satu metode analisis multivariat,
hampir sama dengan analisis faktor
(exploratory)
 Terdiri dari banyak variabel (yang dapat
diukur), yang tergabung dalam
beberapa variabel laten
Analisis Faktor
Mengurangi jumlah variabel dengan
mengabungkannya menjadi
beberapa faktor

Faktor yang terbentuk :


 Saling independen
 Variabel yang ada dalam satu faktor
berkorelasi
Analisis Faktor bisa dilakukan
dengan :
 Principle Componen Analysis(PCA)
disebut juga dengan Analisis Komponen Utama
adalah sebuah metode yang dipakai untuk
melakukan Analisis Faktor
 Confirmatory Factor Analysis
Exploratory Factor Analysis
 Faktor yang terbentuk didasarkan pada korelasi
antar variabel. Variabel yang berkorelasi tinggi
akan membentuk faktor (yang merupakan
kumpulan variabel dengan korelasi tinggi)

Confirmatory Factor Analysis


 Peneliti sudah dapat membuat hipotesis
berdasarkan konsep/teori tertentu
 Perlu dibuktukan dengan analisis statistika
Model
Model dari CFA dapat ditulis dengan :

𝑋 = Λ𝑥ξ + δ
Keterangan :
X adalah vektor dari variabel/ indicator, yang berukuran q
x1

Λx adalah matriks faktor loading (λ ), koefisien yang


menunjukan hubungan X dengan ξ, yang berukuran q x
n

ξ (ksi) adalah vektor variabel laten, yang berukuran n x 1

δ adalah vektor error pengukuran, yang berukuran q x 1


Model Hubungan dapat digambarkan :
Untuk mengkaji apakah
parameter yang diuji
signifikan, maka bisa
dikeluarkan nilai statistic uji

Dari hasil disamping, tampak


ada beberapa nilai statistika
uji yang berwarna merah, hal
ini menunjukkan bahwa
parameter tersebut tidak
signifikan

Langkah berikutnya adalah


membuat model baru,
dengan menghilangkan
hubungan yang tidak
signifikan
Dengan mengeluarkan bahasa Indonesia dan
bahasa Inggris, maka akan diperoleh hasil
sebagai berikut:
Jika analisis hanya dilakukan pada satu variabel
laten saja, maka akan diperoleh hasil:
Goodness Of Fit Statistics

Statistic Kriteria “ fit ”

P > 0,05

RMSEA < 0,08

CGI, GFI, AGFI, RFI > 0,9

Anda mungkin juga menyukai