PT ADI JAYA NUSANTARA PERKASA
Daftar Materi :
1. Pengertian dan Tujuan
2. Basic Life Support/ Bantuan Hidup Dasar
3. P3K pada Luka dan pendarahan
4. P3K pada Kasus Jatuh dari Ketinggian
5. P3K pada Kasus Keracunan
6. P3K pada kontak bahan Kimia
P3K
Permen RI [Link]-15/Men/VIII/2008, tentang Pertolongan Pertama Pada
Kecelakaan di tempat kerja
01 Pengertian
Pemberian pertolongan
segera kepada penderita
sakit/cedera/kecelakaan
yang membutuhkan
penanganan medis dasar.
02 Tujuan
• Menyelamatkan nyawa dan
meminimalkan ancaman kematian
• Mencegah bahaya (keparahan atau
kecacatan) lebih lanjut
• Memberikan rasa nyaman dan aman
pada penderita
Basic Life Support
Serangkaian usaha awal untuk
mengembalikan fungsi pernafasan
dan atau sirkulasi pada seseorang
yang mengalami henti nafas dan
henti jantung.
Langkah – Langkah BLS
Penilaian Penilaian
Penilaian Awal
3A
Keadaan Penderita
A-S-N-T
5W + 1H
1
1 2
2 3
3
5
5 4
4
RJP Emergency Call
Resusitasi Jantung Ambulance/Tim Rescue/Tim Fire Fighting
PENILAIAN AWAL
Aman Diri
3A Aman Korban
Aman Lingkungan
Aman Diri : pastikan anda memakai APD yang
sesuai, pastikan anda tidak mengalami cidera yang
sama, pastikan anda tidak terluka akibat dari
menolong korban.
Aman Korban : pastikan korban terbebas dari
hazard yang berbahaya, pastikan korban
mendapatkan pertolongan yang tepat.
Aman Lingkungan : pastikan lokasi tempat anda
melakukan pertolongan bebas
dari bahaya / hazard.
PENILAIAN KEADAAN
5W + 1H
WHAT ? (KASUS MEDIS / KASUS TRAUMA)
WHO ? (IDENTITAS KORBAN)
WHY ? (KRONOLOGI KEJADIAN)
WHEN ? (WAKTU KEJADIAN)
WHERE ? (LOKASI KEJADIAN)
+
HOW ? (PROSES PERTOLONGAN)
PENILAIAN PENDERITA
A – Awas (Sadar penuh atau tidak)
S – Suara (Respon apabila dipanggil)
N – Nyeri (Respon bila dirangsa nyeri)
SEMAKIN T – Tidak Respon
BERBAHAYA
EMERGENCY CALL
Ambulance PKG :
Tim Rescue PKG :
Tim Fire Fighting PKG :
PENGECEKAN NADI
RJP (Resusitasi Jantung Paru)
C-A-B
RJP (Resusitasi Jantung Paru)
C-A-B
RJP (Resusitasi Jantung Paru)
C-A-B
RJP (Resusitasi Jantung Paru)
C-A-B
RJP (Resusitasi Jantung Paru)
C-A-B
RJP (Resusitasi Jantung Paru)
C-A-B
RJP (Resusitasi Jantung Paru)
C-A-B
Berikan 20x dalam semenit
Jika bantuan nafas diberikan saat
dilakukan pijat jantung, Lakukan pemberian nafas dgn ratio 30:2
30x pijat jantung – 2 nafas
bantuan (di ulang)
Indikator keberhasilan pemberian nafas bantuan – dada mengembang
RJP (Resusitasi Jantung Paru)
C-A-B
Jika kondisi sudah stabil, atasi kegawatan yg lain dan lakukan
monitoring
P3K pada Luka dan
Perdarahan
Langkah – langkah penanganan segera
pada luka :
[Link] luka dengan air bersih
2. Lakukan disinfeksi dengan antiseptic yang
tersedia
—Someone
3. Tutup dengan pleseter / band aid / wound
dressing
Famous
Jika luka lebar dan dalam, dan tidak bisa di
tutup dengan pleseter / band aid / wound
dressing. Pertimbangkan untuk jahit luka
(hecting). Jika tidak ada fasilitas tersebut di
tempat anda, tetap lakukan pembersihan,
Kasus
KasusLuka
LukaBakar
Bakar::
Keparahan
Keparahanluka
lukabakar,
bakar,sangat
sangat
bergantung
bergantung pada dalamnya
pada dalam nya
luka
luka dan
danluas
luasluka.
luka.
Penanganan
Penangananawal awalyang
yangbisa
bisa
dilakukan pada luka bakar
dilakukan pada luka bakar
adalah
adalah dinginkan
dinginkanluka
lukadengan
dengan
air bersih dan tutup dengan
air bersih dan tutup dengan
kasa
kasa//kain.
kain.
—Someone
Famous
—Someone
Famous
Jika terjadi perdarahan, lakukan bleeding
control dengan menekan sumber perdarahan
dengan metode T-E-T. Lakukan secara kontinyu
sampai perdarahan tertangani atau sampai
mendapatkan pertolongan lanjutan (jahit luka)
Luka pada Patah
Tulang
Prinsip Penangan Awal Patah Tulang :
• Control Bleeding
• Imobilisasi
• Jika memungkinkan perhatikan alignment
P3K pada Kasus
Jatuh dari
Ketinggian
•• Cidera
Ciderayang
yangsering
seringterjadi
terjadiadalah
adalahspinal
spinalinjury
injury(trauma
(trauma
pada syaraf, akibat benturan saat jatuh atau terjerat
pada syaraf, akibat benturan saat jatuh atau terjerat
tali
talipengait)
pengait)dan
danSuspension
SuspensionTrauma
Trauma
•• Cari
Caritanda-tanda
tanda-tandacedera
cederasaraf
saraf::
•• kaki/tangan
kaki/tangantidak
tidakterasa/kebas/kesemutan
terasa/kebas/kesemutan
•• Anggota
Anggota gerak pucattidak
gerak pucat tidakbisa
bisadigerakkan
digerakkan
•• Deformitas
Deformitas
•• Note
Note::Jika
Jikaada
adakejadian,
kejadian,hub
hubtim timrescue
rescueagar
agardapat
dapat
dievakuasi
dievakuasi segera, untuk first aider melakukanelevasi
segera, untuk first aider melakukan elevasi
setelah
setelahkorban
korbandievakuasi
dievakuasidengan
denganmeninggikan
meninggikankakikaki
dari
dari jantung sehingga supply darahdan
jantung sehingga supply darah danOksigen
Oksigenke ke
otak dapat mengalir sambil dirujuk ke RS terdekat
otak dapat mengalir sambil dirujuk ke RS terdekat
P3K pada
Keracunan
Kenali
Kenalisumber
sumberkeracunan
keracunandan dancara
caramasuknya
masuknyake ketubuh
tubuh
(port
(portde
deentry)
entry)
•• Tertelan
Tertelan––Induksi
InduksiMuntah
Muntah
•• Terhirup
Terhirup (inhalan) –berikan
(inhalan) – berikanoksigen
oksigen
•• Lewat
Lewatmata
mata––irigasi
irigasiMata
Mata
•• Lewat
LewatKulit
Kulit––bersihkan
bersihkanracun
racundi
dikulit
kulitjika
jikamasih
masihada
ada
P3K pada kontak
Bahan Kimia
Potensi Bahaya Bahan
Kimia
Hydrog Sekitar Tangki Digester
en Asam Korosif
Beracun, Korosif
Flouride Phosp
at
Berbahaya bg
Asam Kesehatan, Korosif Belera Irritant, Mudah
Sulfat ng terbakar
Penanganan Pertama
• Pindahkan ke area
berudara bersih.
• Jangan dirangsang • Berikan bantuan
untuk muntah,
pernafasan jika tidak
• Basuh mulut dengan
bernafas.
air bersih • Berikan oxygen jika
Tertelan Terhirup kesulitan bernafas
• Lepaskan pakaian
yang kontak dengan
• Basuh mata dengan air bahan
±15 menit • Basuh daerah kontak
dengan air bersih
Mata Kulit mengalir ±15 menit
Segera tindak lanjuti dengan pertolongan medis
KAMU NANYEAH ???
TERIMAKASIH
PTANEKA JASAGRHADIKA