TEORI JEAN WATSON
Oleh :
Shania ellisa 240101101
[Link] Belakang Teori dan Sumber untuk
Pengembangan Teori
Dasar dari teori keperawatan Jean Watson di terbitkan pada tahun 1979 di
keperawatan yaitu ”The Philosphy and Science of Caring”. Pada tahun 1988,
teorinya diumumkan dalam “nursing: Human Science and Human Care”.
Postmodern Nursing and Beyond (1999). Assessing and Measuring Caring in
Nursing and Health Sciences (2002).
Watson berpendapat bahwa fokus utama dalam keperawatan ada di faktor
carative. Dia percaya bahwa bagi perawat untuk mengembangkan filsafat
humanistik dan sistem nilai, seorang liberal dengan latar belakang seni yang
kuat diperlukan. Sistem filsafat dan nilai memberikan fondasi yang kokoh
bagi science of caring. Dalam pandangan keperawatan menurut Jean Watson
bahwa manusia diyakini sebagai sosok yang utuh dan fungsional. Karena itu,
setiap manusia adalah mahluk yang unik dan berbeda satu sama lain.
Manusia juga diyakini sebagai sistem terbuka (openned system), yang
berinteraksi dengan manusia lain dan lingkungannya secara dinamis,
berkesinambungan dan itu semua penting untuk perkembangan personalnya.
2. konsep umum dan defenisi serta temuan empiris
caring: jean Watson
• Watson (1988) dalam George (1990), mendefinisikan caring lebih
dari sebuah exisestensial philosophy, dasar
spiritual. Caring adalah ideal moral dari keperawatan. Manusia
akan eksis bila dimensi spiritualnya meningkat, yang ditunjukkan
dengan penerimaan diri, tingkat kesadaran diri yang tinggi,
kekuatan dari dalam diri, dan intuitif. Caring sebagai esensi dari
keperawatan berarti juga pertanggungjawaban hubungan antara
perawat-klien, di mana perawat membantu partisipasi klien,
membantu klien memperoleh pengetahuan, dan meningkatkan
kesehatan (Cara, 2003).Berdasarkan Watson (2004), konsep
mayor dalam teorinya adalah:(a) Faktor Carative, (b) The
Transpersonal Caring Relationship, dan (c) Momen/Waktu Caring.
3. Paradigma Keperawatan Menurut Watson
[Link] (Human Being)
Menurut pandangan Watson orang yang bernilai bagi dirinya atau orang lain dalam
memberikan pelayanan keperawatan harus dapat memelihara, menghargai, mengasuh,
mau mengerti dan membantu orang yang sedang sakit.
[Link]
Watson mempercayai bahwa ada beberapa faktor lain yang dibutuhkan untuk
dimasukkan dalam definisi sehat ini, yaitu:
• Fungsi manusia secara keseluruhan baik fungsi fisik, mental, dan sosial seimbang/serasi.
• Adaptasi secara umum terhadap pertahanan dirinya sehari-hari dengan lingkungannya.
• Tidak adanya penyakit.
• Asuhan kesehatan yang benar fokusnya pada gaya hidup, kondisi sosial, dan lingkungan
• Kesehatan adalah hubungan yang harmonis antara pikiran, tubuh, dan jiwa.
• Kesehatan juga dihubungkan dengan tingkat kesesuaian antara apa yang dirasakan
dengan apa yang dialami.
[Link] social
Watson menyatakan bahwa merawat, dan
keperawatan itu ternyata sangat dibutuhkan oleh setiap
lingkungan sosial yang mempunyai beberapa orang
yang saling peduli dengan yang lainnya.
[Link]
Menurut Watson keperawatan fokusnya lebih pada
promosi kesehatan, pencegahan penyakit, merawat
yang sakit, dan pemulihan keadaan fisik. Keperawatan
pada promosi kesehatan awalnya sama dengan
mengobati penyakit.
[Link] utama yang membentuk aktivitas
perawatan
• Membentuk sistem nilai humanistik altruistik.
• Membangkitkan rasa percaya dan harapan.
• Mengembangkan kepekaan kepada diri sendiri, maupun kepada orang lain.
• Mengembangkan hubungan yang sesuai harapan pasien / “helping trust”.
• Meningkatkan intuisi dan peka terhadap ekspresi perasaan baik positif,
maupun negative.
• Menggunakan metoda ilmiah “problem solving” yang sistematik untuk
mengambil keputusan.
• Meningkatkan hubungan interpersonal “teaching-learning”.
• Memberi dukungan/support, melindungi, dan membantu memperbaiki
kondisi mental, fisik, sosial-kultural, serta spiritual.
• Bantuan yang diberikan dapat memuaskan kebutuhan manusia.
• Menghargai terhadap kekuatan yang dimiliki pasien.
Referensi
• Sismanto, B. A., & Nursanti, I. (2024). APLIKASI
PHILOSOPHIES TEORI CARING OLEH JEAN WATSON PADA
PASIEN SEBELUM TINDAKAN
ESHOPAGOGASTRODUODENOSKOPI DI UNIT ENDOSKOPI RS
PRIMAYA BEKASI TIMUR. ZAHRA: JOURNAL OF HEALTH AND
MEDICAL RESEARCH, 4(1), 98-105.
• Eva, T. Y., Rosdiana, Y., & Trishinta, S. M. (2023). ASUHAN
KEPERAWATAN DENGAN STUDI KASUS ISOLASI SOSIAL
DENGAN PENDEKATAN CARING TEORI JEAN WATSON:
Nursing Care with a Case Study of Social Isolation using
Jean Watson's Caring Theory Approach. ASSYIFA: Jurnal Ilmu
Kesehatan, 1(1), 8-15.
THANK
YOU