TEKNIK LANGUAGE DALAM
KOMUNIKASI PUBLIK
A. Berpenampilan yang Tepat
Dalam membawakan presentasi bisnis untuk urusan pekerjaan
atau meeting online, tentu Anda bisa berpakaian selayaknya pergi ke
kantor. Sementara untuk menghadiri webinar sebagai narasumber
ataupun pembawa acara, sesuaikanlah penampilan Anda dengan
menggunakan pakaian yang satu tingkat di atas audiens.
Contoh, saat Anda membawakan materi membangun bisnis
digital dihadapan audiens muda yang berpakaian santai, Anda bisa
mengenakan kemeja atau perpaduan t-shirt dengan penambahan jas
tanpa dikancingkan.
Cara Berpakaian termasuk pakaian yang dikenakan
saat live di kamera akan menjadi fokus pertama dari audiens
yang hadir. Untuk itu, Anda harus mengenakan pakaian yang
sesuai dengan sasaran audiens. Pakaian untuk interview
online dan menjadi pembawa acara atau pembicara di webinar
tentu berbeda.
Jika menghadiri wawancara online, kenakanlah pakaian
profesional yang sesuai anjuran HRD pada pemberitahuan jadwal
wawancara. Sebab, sebagian perusahaan menetapkan pakaian
yang akan digunakan untuk wawancara. Selain itu, rapikan
bagian rambut, untuk yang mengenakan hijab formal atau casual.
B. Menampilkan Postur Tubuh yang Baik
Sudah menjadi rahasia umum jika postur tubuh dapat
memperlihatkan tingkat kepercayaan diri seseorang.
Dalam berkomunikasi virtual, Anda harus tetap menjaga
posisi duduk yang baik dan menjaga punggung tetap tegak
selama acara berlangsung. Dengan begitu, audiens bisa
melihat wajah, bahu, dan setengah tubuh Anda. Selain
profesional dan memperlihatkan rasa percaya diri Anda,
postur tubuh tegap bisa mengurangi stres dalam tubuh,
sehingga fokus Anda tetap terjaga. Postur tubuh yang baik
juga akan memperkuat suara yang dikeluarkan.
C. Mempertahankan Kontak Mata
Supaya bisa menumbuhkan kedekatan
dengan lawan bicara atau audiens Anda, pertahankanlah
kontak mata Anda. Jika secara virtual, Anda bisa
menyesuaikan posisi kamera supaya bisa sejajar dengan
pandangan Anda. Jangan lupa untuk menggunakan
metode segitiga, yaitu melihat bergantian pada audiens,
kamera, dan audiens lainnya. Dengan demikian audiens
juga merasa diperhatikan.
D. Memperlihatkan Ekspresi yang Tepat
Ekspresi wajah adalah salah satu penentu untuk
menyampaikan makna dari informasi yang disampaikan.
Saat proses public speaking berlangsung, ekspresi wajah
bisa menunjukkan berbagai emosi yang dirasakan. Jika
tidak sedang berada dalam situasi atau acara kedukaan
saat berkomunikasi secara virtual, pastikan tetap
tersenyum supaya suasana terasa hangat. Selain itu,
tunjukkanlah wajah bersemangat di depan audiens. Karena
energi yang baik akan menular, termasuk saat
menyampaikannya lewat virtual.
E. Menggunakan Gerakan Tangan
Gerakan tangan saat berbicara atau membawakan
materi secara virtual juga sama pentingnya. Perlu
meletakkan kamera dengan jarak satu lengan. Hal
ini dilakukan supaya audiens bisa melihat kepala,
bahu, dan gerakan tangan. Gerakan tangan bisa
menimbulkan antusiasme yang lebih dari peserta
yang hadir.