MATHEMATICAL
MODELING
Pengantar
Mengapa Melakukan Modelling?
Sebagai cara untuk memahami dan
mengkuantifikasi dan menganalisis sistem
yang kompleks atau fenomena
Sebagai pelengkap untuk teori dan
eksperimen
Menjadi cabang ilmu di Fisika komputasi,
kimia komputasi, mekanika dst.
Modeling matematis?
Modeling matematis digunakan untuk mendapatkan
pemahaman ilmu menggunakan model matematis
di komputer
Modeling matematik memerlukan
kerjasama disiplin ilmu
Modelling matematis
Saling melengkapi tapi bukan menggantikan,
teori dan eksperimen dalam riset akademik.
Eksperimen Teori
Komputasi
Modelling matematik
Sering digunakan pada eksperimen
manakalah eksperimen terlalu panjang,
berbahaya dan boros waktu
Merupakan alat yang modern untuk
investigasi saintifik
Modelling matematis
Telah menjadi sangat dibutuhkan terutama
untuk mengkaji problem saintifik yang
kompleks, pengembangan proses dan
pembuatan produk.
• Seismology • Drug design
• Climate modeling • Manufacturing
• Economics • Medicine
• Environment • Biology
• Material research
Proses Modeling Matematik
Problem sebenarnya
Identifikasi Problem sebenarnya:
Kaji latar belakang penelitian, fokus pada
problem yang bisa dicari solusinya
Melakukan modeling di lab
Pelajari beberapa software komputasi: Matlab,
Mathematica, Excel, Java.
Pahami aktivitas sekarang, prediksi behavior
mendatang.
Cara bekerja model
Simplifikasi
Asumsi simplifikasi
Tentukan prinsip yang menentukan
Identifikasi variabel model dan interaksinya
Modelling matematik
Keterwakilan
Menunjukkan model yang dijalankan secara
matematik; Ditulis persamaan
matematisnya
Sukses modelling : mudah digunakan dan akurat
Model komputasi
Ditransformasikan Model Komputasi: Model
yang bisa dihitung dengan komputer.
Solusinya unik
Memilih metode numeriknya
Memilih algoritma nya
Software
Hasil Kesimpulan
Simulasikan Hasil/Kesimpulan:
Di Running “Model Komputasinya Tarik
Kesimpulan
Verifikasi Program Komputernya; Validitasnya
Gunakan grafik, tabel atau yang lain untuk
menampilkan model.
Real World Problem
Interpret Conclusions:
Compare with Real World
Problem behavior.
If model results do not “agree” with physical
reality or experimental data, reexamine the
Working Model (relax assumptions) and repeat
modeling steps.
Often, the modeling process proceeds through
several iterations until model is“acceptable”.
TUGAS
Cari nama software dan rumus
matematiknya.