kelompok 3
HAKIKAT HUKUM
INTERNASIONAL
KELOMPOK 3:
DONI ELFERDO HUTAURUK
FRANS DEMAK B PANE
PARLINDUNGAN SIHOMBING
ANDRI LUMBAN GAOL
LUIS HESKY MARPAUNG
BAB 1 HAKIKAT HUKUM
INTERNASIONAL
A. PENGANTAR
Hukum Internasional merupakan ketentuan
koersif dalam artian yang sama dengan hukum
nasional. Hukum Internasional mengharuskan
negara kepada perilaku timbal balik(mutual) yg
ditentukan dengan pasti, didalamnya hukum
internasional menyediakan sanksi terhadap
perbuaan yang bertentangan.
Sifat Hakikat Hukum Internasional
Tidak adanya badan pembuat atau pembentuk hukum
Hukum Internasional tidak mempunyai sistem pengadilan yang putusannya mengikat pihak yang bersengketa.
Dalam sistem Hukum Internasional tidak mempunyai badan legislatif yang produk hukumnya mengikat.
Teori-teori tentang Dasar kekuatan Mengikat
Hukum Internasional
[Link] atau Ajaran Hukum Alam
[Link] Kehendak Negara itu Sendiri untuk
tunduk pada Hukum Internasional
[Link] Vlenna (Wina)
[Link] atau Ajaran Hukum Positif
[Link] Perancis
ungan Antara Hukum
rnasional dan Hukum
Nasional
; mendasarkan berlakunya hukum
an bahkan persoalan ada atau tidaknya
onal ini pada kemauan negara. ( Hukum
an hukum nasional adalah sebagai dua
at hukum yang hidup berdampingan dan
ngangggap ada dan berlakunya hukum
n lepas dari kemauan negara, dan sebagai
satu kesatuan perangkat hukum.
KESIMPULAN
Hukum Internasional adalah hukum yang mengatur
hubungan antar negara, memberikan hak dan
kewajiban kepada mereka dan juga memuat
ketentuan untuk situasi konflik dan perang. Hukum
internasional lebih tinggi daripada hukum nasional
baik dalam keduanya Keputusan internasional
maupun nasional.
Hukum Internasional bertujuan untuk menciptakan
ketertiban dan keadilan dalam Masyarakat
internasional.
TERIMAKASIH