0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
56 tayangan77 halaman

Struktur dan Klasifikasi Shell

Diunggah oleh

Nur Aini Arsitektur
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
56 tayangan77 halaman

Struktur dan Klasifikasi Shell

Diunggah oleh

Nur Aini Arsitektur
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SHELL STRUCTURE KELOMPOK 6

Ayu Komalasari Dewi Shaleh Kadzim


Alviansyah Yudhistiro
Yolla Ristyani Dewi

Devi Dwi Erianti M,Luthfi Hawari


Pengertian Struktur Bentang Lebar

BENTANG LEBAR KOMPLEKS


BENTANG LEBAR SEDERHANA

Konstruksi bentang lebar yang ada Struktur bentang lebar yang


dipergunakan langsung pada melakukan modifikasi dari bentuk
bangunan berdasarkan teori dasar dasar, bahkan kadang dilakukan
dan tidak dilakukan modifikasi pada penggabungan terhadap beberapa
bentuk yang ada sistem struktur bentang lebar.
Shell Structure
SHELL adalah struktur tipis berupa plat lengkung yang terbuat dari beton
bertulang. Cangkang dibentuk untuk menyalurkan gaya yang
diaplikasikan oleh tegangan membaran; gaya tekan, tarik dan geser pada
bidang permukaannya. Karena ketipisannya tesebut struktur shell
memiliki ketahanan tekuk yang rendah, serta tidak cocok untuk beban
terpusat.

SHELL OCCURING IN NATURE

Istilah shell digunakan untuk menggambarkan struktur yang mempunyai


kekuatan dan kekakuan karena bentuknya yang tipis, natural, dan
melengkung seperti cangkang telur, kerang, kura-kura, dan tengkorak
manusia.
FUNGSI STRUKTUR

Struktur shell biasanya digunakan


PERSYARATAN STRUKTUR
hanya dalam keadaan dimana
persyaratan struktur khusus
diperlukan untuk mencapai tingkat
efisiensi struktur yang tinggi, baik
karena diperlukan bentang yang  Harus memiliki bentuk lengkung,
sangat panjang atau karena tunggal, maupun ganda (single or
diperlukan berat struktur yang sangat double curved)
ringan.
 Harus tipis terhadap permukaan
atau bentangannya

 Harus dibuat dari bahan yang


keras, kuat, ulet dan tahan
terhadap tarikan dan tekanan.
MATERIAL

Material yang paling cocok untuk konstruksi struktur shell adalah beton, karena beton adalah
material yang ketika dicampur dengan air dapat membentuk berbagai macam bentuk yang berpusat
di dalam bekisting. Bagian kecil tulangan bisa ditekuk untuk mengikuti kelengkungan shell.

Saat semen sudah mengering dan beton sudah mengeras, R.C.C. Membran berperan sebagai shell
yang kuat dan kaku dan berfungsi sebagai struktur sekaligus penutup bangunan.
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
KEUNTUNGAN
1. Konstruksi yang sangat ringan. Untuk
Shell rentangan 30 meter dibutuhkan
ketebalan sekitar 60 mm
2. Beban mati dapat mengurangi beban
pondasi dan sistem penopangnya
3. Mendapatkan keuntungan dari fakta
bahwa bentuk yang melengkung dapat
terentang lebih panjang
4. Secara estetika, Shell terlihat lebih
bagus dibandingkan dengan bentuk
konstruksi lainnya

KERUGIAN
5. Shuttering problems
6. Diperlukan akurasi yang lebih besar
pada bekisting
7. Diperlukan tenaga kerja dan
pengawasan yang baik
SISTEM GAYA

Pada shell, tekanan yang diberikan


Pada shell, gaya-gaya dalam bidang
oleh gaya-gaya melingkar tidak
yang berarah mereditional diakibatkan
menyebabkan timbulnya momen
oleh beban penuh
lentur dalam arah meredional

Cangkang adalah struktur yang Variasi pola beban yang ada,


unik. Cangkang dapat bekerja bagaimanapun, harus merupakan
secara funicular untuk banyak transisi perlahan (perubahan halus dari
jenis beban yang berbeda kondisi beban penuh kekondisi
meskipun bentuknya tidak benar- sebagian agar momen lentur tidak
benar funicular. timbul).
KLASIFIKASI STRUKTUR CANGKANG
BERDASARKAN BENTUK
TERJADINYA
1. Rotational Surface
suatu garis lengkung yang datar diputar terhadap suatu sumbu. Shell dengan
permukaan rotasional dapat dibagi tiga yaitu:

a. Spherical Surface [Link] c. Parabolic


Surface Surface

[Link] surface
[Link] shell yang bidang permukaaanya terbentuk c. Parabolic surface
bidang permukaanya jika ½ ellips berputar terhadap bidang permukaaanya terbentuk jika ½
terbentuk jika suatu segment sumbu vertikal (kurang mampu parabola berputar terhadap sumbu vertikal
lingkaran berputar terhadap memikul beban vertikal (lebih kuat memikul beban vertikal
sumbu vertikal. dibandingkan Spherical dome dibandingkan Spherical dome Surface.
Surface
KLASIFIKASI STRUKTUR CANGKANG

3. Translational surface
2. Spherical Surface Eliptical Surface
Adalah bidang yang diperoleh jika suatu
Adalah bidang yang diperoleh bilamana ujung-ujung garis lengkung yang datar digeser sejajar
suatu garis lurus digeser pada dua bidang sejajar. diri sendiri terhadap garis lengkung yang
Shell dengan permukaan transasional dibagi dua datar lainnya. Shell dengan permukaan
yaitu cylindrical surface dan eliptic paraboloid.
ruled ada dua macam, yaitu Hyperbolic
Paraboloid dan Conoid.

Conih surface
Eliptical Contoh:translatio
nal
KLASIFIKASI STRUKTUR CANGKANG
BERDASARKAN KEDUDUKAN KURVA
BERDASARKAN MELENGKUNGNYA
BIDANG

1. Single curved shell,


terbentuk dari perpindahan bidang
[Link] permkaaanya
digeser atau dibentuk konus yang
sama

2. Double curved shell with


principle curves in the same direction
(domical shell) dibentuk dengan
memutar bidang lengkung terhadap
sumbu pada bidang tersebut dan 1. Kurva-kurva membuka ke arah yang [Link]-kurva kearah yang
membentuk lengkungan kearah sama (synclastic) saling berlawanan
sumbunya. (antisynclastic)
1SINGLE CURVED 2DOUBLE CURVED
Arah lengkungannya dalam Arah lengkungannya dalam dua
satu arah serta permukaannya Arah serta permukaan yang dibentuk
dengan menggeserkan 2 ujung
tidak
segmen garis pada 2 kurva bidang
diputar/digeser, dan dibentuk (misalnya permukaan bentuk
oleh konus yang sama. hiperbolik parabolid)
Single
Curved
SINGLE CURVED [Link] OF REVOLUTION

A. Surfaces of revolution dibentuk


dari putaran lengkungan bidang
yang disebut lengkungan
meredional, pada sebuah garis axis
yang disebut putaran axis.

 Pada kasus kasus


tertentu, bentuk
permukaan silindris dan
konikal, lengkungan
(kurva) meredional
terdiri dari sebuah ruas
garis

 Contoh: silinder, kerucut,


bola, atau eliptikal dome,
putaran hyperboloid,
toroid
SINGLE CURVED
[Link] OF TRANSLATION

 Surfaces of translation (perubahan permukaan) dibentuk


dengan menggeser lengkungan bidang sepanjang
lengkungan bidang yang lain, sambil mempertahankan
orientasi pergeseran lengkungan tetap konstan.

HYPERBOLIC
PARABOLOID

Lengkungan yang terakhir yang


berasal dari lengkungan awal
disebut generator permukaan.
Pada kasus tertentu dimana
generator merupakan garislurus
menjadikan permukaan tersebut
silindris

CYLINDRICAL ELLIPTIC PARABOLOID


PARABOLOID
[Link] OF TRANSLATION

Jika dua parabola memiliki bentuk yang serupa, maka permukannya


menjadi sebuah permukaan yang berevolusi, disebut Paraboloid of
Revolution.
[Link] RULED

Ruled surface dihasilkan dari


pergeseran/pelengkungan setiap
Garis garis ini tidak selalu pada sudut akhir garis lurus pada
yang tepat untuk permukaan yang lengkungan atasnya.
memiliki lengkungan pada ujungnya.
[Link] SHELLS

Barrel termasuk pada Developable Surface yang


gulungannya bisa dibuka menjadi bidang datar
tanpa merobek atau meregangkannya.
Barrel terbentuk dengan cara membengkokkan
sebuah bidang datar, dan barrel membentuk
hanya ke satu arah.
Barrel terbentuk dari gabungan arch action dan
beam action. Ada dua jenis utama dari barrel,
yaitu :

o Long Barrels, arch action yang menonjol


o Short Barrels, beam action yang menonjol
[Link] Barrel Shells biasanya di
support pada sudut-sudutnya dan
berperilaku sebagai balok besar pada
arah longitudinal.

Akibat tekanan pada Shell yang


menyerupai tekanan pembengkokan pada
balok, maka pada bagian atas mengalami
tekanan di sepanjang baloknya, sedangkan
pada bagian bawahnya mengalami
tegangan.

Peran diafragma pada shell yang tipis


memberikan perlawanan yang diperlukan
pada pergeseran secara horizontal dan
vertikal yang memiliki sifat yang mudah
membengkok.
[Link] Barrel Shells biasanya di support
pada sudut-sudutnya dan berperan pada satu
atau beberapa kombinasi.

Cara pertama adalah Cara kedua yaitu untuk


membuat setiap setiap tepian longitudinal Karena ketebalan
sisinya menjadi yang lebih rendah dibuat minimum dari shell
lengkungan yang menjadi balok yang lebih yang diperlukan untuk
kaku, lalu dengan shell kaku, dengan shell tipis practical konstruksi
yang berperan yang berperan sebagai jauh melebihi dari yang
sebagai lempengan rangkaian dari rentangan diperlukan, maka dari
yang membentang di antara sisi balok dengan itu shell jenis ini tidak
antara sisi lengkung yang efisien dan jarang
lengkungan. berdekatan. digunakan.
EDGE CONDITION

Agar struktur berperilaku sebagai shell yang


sebenarnya (dalam hal tegangan dan
tekanan saja). Hal itu diperlukan untuk
menjaga bentuk desain shell dengan cara
mengkakukan kedua ujung dan tepian
longitudinalnya, dan dengan cara menahan
dorongan dari luar.

Diagram tekanan pada long barrel shell dikenai beban yang terdistribusi secara
merata. Tekanan dan tegangan yang terjadi selalu memiliki arah yang tegak lurus satu
sama lain. Jarak dari kontur tekanan menunjukan konsentrasi dari tekanan pada
daerah itu (semakin dekat jarak berarti semakin terjadi tekanan yang semakin besar)
•Sangat penting membatasi ujung Shell
untuk mempertahankan bentuknya di
bawah kondisi pembebanan yang tidak
menggunakan kabel.

•Hal ini biasanya dilakukan dengan


mengkakukan ujung-ujungnya, (a) Ujungnya dikakukan menjadi
dengan cara menebalkannya menjadi lengkungan pada kolom dengan
menggunakan tie-rods untuk
lengkungan pada kolom penopang menahan gaya lateral.
untuk menahan dorongan lateral atau
(b) Ujungnya menggunakan bearing
dengan cara menggunakan bearing wall yang memberikan
wall (yang memberikan topangan topangan vertikal,
mempertahankan bentuk dari
vertikal, mempertahankan bentuk ujung shell itu sendiri, dan
dari ujung-ujung Shell tersebut, dan berperan sebagai shear wall yang
menahan dorongan dari arah luar
berperan sebagai shear walls untuk
Gaya lengkung dari Ketika Shell diulang-
barrel shell terjadi ulang dalam bentuk
di sepanjang lekukan (multibay), gaya
bangunan itu dari arah luar shell yang
sendiri (tidak hanya berdekatan menjadi
pada ujungnya). seimbang satu sama
Akibatnya, gaya lain, hanya ujung yang
dari arah luar tidak bertumpu pada
berkembang di shell pertama dan
sepanjang terakhir yang harus
bangunan itu juga. menahan gaya dorong.

Flange sebagai Ujung Shell bagian luar


stiffener (pengkaku) berperan sebagai balok tipis
untuk menahan gaya yang akan mentransfer gaya
lateral yang bisa dorong sampai ujung yang
menyebabkan tertopang dan harus
terjadinya tekukan pada dikakukan untuk menghindari
ujung Shell. terjadinya tekukan.
BARREL SHAPES
Barrel Shells bisa
dibentuk menjadi
bermacam-macam
bentuk silinder dan
conical (lengkungan
pada satu arah saja).
Selain itu, kubah
intersecting juga
bisa digunakan
Double
Curved
1. ROTATIONAL ROTATION
SHELL SYSTEM CURVED
SHELL

HEMISPHERE ELLIPSOID PARABOLOID

Dome merupakan revolusi permukaan yang


dibuat melengkung sesuai garis axis.
Potongan vertical pada rotational shell
disebut garis meridian/ longitudinal dan
potongan horizontal disebut hoop atau
parallel.
Synclastic/ rotation/ dome shape shell
merupakan salah satu jenis doubly curved
shell dan memiliki lengkungan yang sama
disemua arahnya.
ROTATIONAL
[Link] SHELL SYSTEM

Pada rotation shell berbentuk


hemisphere, karena garis-garis
lengkung berbentuk setengah
lingkaran,terdapat kecenderungan
dome akan stabil diatas tapi melendut
dibagian bawah.

Pada spherical dome yang landai hanya


menahan kompresi horizontal/hoop
saja, tetapi pada spherical dome yang • Gambar A menunjukan dome
tinggi berada di kompresi horizontal yang landai.
diatas 45 derajat dan kompresi
dibawah • Gambar B menunjukan
kompresi pada dome yang
lebih dalam.
[Link] ROTATIONAL
[Link]
SHELL SYSTEM
D
Ellipsoid dome adalah bentuk dome yang • Paraboloid dome yang memiliki bentuk

lebih datar dibagian atas daripada keatas


• Memiliki kecenderungan yang lebih sedikit
dibagian bawah, mampu menahan
untuk melendut dibagian bawah dan
kecenderungan untuk melendut dibagian
• Menghasilkan tekanan ring/hoop yang
bawah sehingga lebih bergantung pada
lebih rendah.
ketegangan ring untuk stabilitas
Sistem anticlastic biasanya terdapat pada bentuk
struktur cangkang Translational surface, yaitu
[Link]-CLASTIC
bidang yang diperoleh dengan garis lengkung SHELL SYSTEM
yang datar digeser sejajar diri sendiri terhadap
garis lengkung yang datar lainnya

Anti-clastic shell system


merupakan salah satu jenis
struktur double curved shell.
Strukturnya berbentuk pelana
dengan arah lengkungan yang
berbeda pada setiap arahnya.

HYPERBOLIC
PARABOLOID SHELL

TRANSLATIONAL SURFACE
CONOID SHELL
A. HYPERBOLIC PARABOLOID •
ANTI-CLASTIC
Merupakan suatu bidang
SHELL SYSTEM
(HYPAR) SHELL geseran (translational
surface) yang terbentuk jika
kedua garis lengkung
tersebut merupakan garis
lurus yang saling bersilangan
(rulled surface)
ANTI-CLASTIC
SHELL SYSTEM
ANTI-CLASTIC
hypar with curved edges SHELL SYSTEM
• HYPAR WITH STRAIGHT
(tepi-tepi lengkung) HYPAR EDGES (TEPI-TEPI LURUS
[Link]
SHELL
 Sama seperti hypar shell, conoid
merupakan bidang berbentuk pelana.
Namun tegangan pada
membrannya tidak dapat
disimpulkan sesederhana tegangan
pada membran hypar. Secara
keseluruhan, conoid lebih susah
terbentuk

 Bidang conoid dapat dibentuk dengan


memindahkan salah satu tepi
megikuti garis lengkung dan tepi
yang lainnya mengikuti garis lurus
CONTOH ANTI CLASTIC
SHELL SYSTEM
Zarzuela Hipodrome

Nama : Zarzuela Hipodrome


Fungsi : Stadion Pacuan Kuda
Lokasi : Madrid, Spanyol
Arsitek : Carlos Arniches
Structural Engineers : Eduardo Torroja
Dibangun : 1934-1941
Merupakan salah satu struktur atap
Konsep pada awalnya diusulkan menggunakan atap datar, bangunan yang terkenal baik dalam
pengaplikasian struktur cangkang
namun pada akhirnya berdasar pertimbangan, desain atap hyperbolic paraboloid. Susunan
kantilevernya menjadikan kolom
diganti dengan lembaran atap silinder. dengan adanya penunjang utama berada di bagian
belakang kursi penonton, sehingga tidak
lengkungan pada bagian ujung, membentuk bagian ada yang menghalangi pandangan
penonton ke area pacuan kuda.
pendukung yang berperan seperti kantilever
Gaya dan
pembebanan

GAYA
BEBAN
CONTOH
SINGLE CURVED Cangkang Bacardi tidak terhubung
SHELL SYSTEM ke pondasi secara langsung, setiap
ujung dari keempat sudutnya
didukung oleh kaki yang mengirim
BACARDI BOTTLING PLANT beban dari kubah ke pondasi, yang
kemudian akan disalurkan ke
tanah. Baja yang berputar untuk
menghubungkan pondasi dapat
menahan beban horizontal,
penahan-penahan ini sepenuhnya
tersembunyi dari pandangan.

Lengkungan-lengkungan diletakan
secara langsung di dinding kaca
untuk memastikan jika terjadi
tekanan angin yg tidak terduga,
cangkang cukup kaku untuk
Nama : Bacardi Bottling menahan kristal agar tidak
Plant bergerak.
Lokasi : Metropolitan Area Dalam konstruksi ini, material yg
of Mexico City, Cuautitlan. digunakan adalah kubah beton,
Arsitek : Mies Van der Rohe struktur, baja dan jendela besar
sebagai pencahayaan alami.
Bacardi Bottling Plant terdiri dari
enam lengkungan yg terletak
sejajar tiga baris membetuk
sebuah persegi.

Setiap bagiannya tersusun atas


empat lengkungan yg terhubung ke
tanah secara diagonal.
TEATER IMAX KEONG MAS, TMII
JAKARTA

Teater Imax Keong Emas didirikan atas prakarsa Almarhumah Hj. lbu Tien Soeharto, dan mulai dioperasikan pada tanggal 20 April 1984
yang dimaksudkan sebagai sarana rekreasi yang mendidik guna memperkenalkan kekayaan alam dan budaya bangsa melalui tayangan film
(audio-visual) layar raksasa dengan menggunakan kecanggihan teknologi sinematografi modem Proyektor IMAX dengan memutar film
"Indonesia Indah".
Analisa Struktur :
Struktur Rangka : Kolom, Balok, Plat Lantai, dan
Atap Cangkang Bentuk Spiral (Shell)
Diameter Atap : 46 M
Tebal Atap : 20 Cm
Bahan Atap : Beton Bertulang
Pondasi Tiang Pancang Kedalaman 18 M
Analisa Bentuk Bangunan :
Mengambil estetika bentuk cangkang keong
(Sinitral Shell)
Cangkang depan sebagai hall
Cangkang belakang sebagai ruang teater
Warna emas berdasarkan warna keong yang eye-
Data
catching
Teknis :
Lokasi : Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur
Fungsi : Teater IMAX
Arsitek : Dpl. Ing. Eddy W Utoyo, IAI, Ir. Timmy
Setiawan, IAI, Ir. Frangky Du Ville, IAI, Ir. Djoeachir,
IAI, Ir. Iman Sudibyo, IAI
Ahli Struktur : Ir. Paul Retika, Msc
Pembangunan : 1982
Luas lahan : 7245 m2
Luas bangunan : 3250 m2
Material struktur : Beton dan baja
ANALISA JENIS STRUKTUR BANGUNAN

Bangunan kubah yang menggunakan sistem struktur cangkang, merupakan bangunan


kubah beton yang terbasar di Indonesia yang memiliki bentangan/diameter 46m. Dan
ketebalan beton yang memiliki Teater Imax Keong Emas ini adalah 15 – 20cm.
Ketebalan beton yang tebalnya 20cm digunakan pada bagian bawah sebagai penahan
beban terbasar, sedangkan ketebalan yang 15 cm digunakan untuk ketebalan pada
bagian atasnya.
ANALISA STRUKTUR ATAP
BENTUK BANGUNAN

Pada gedung Keong Mas terdapat hall besar


berbentuk lingkaran yang difungsikan sebagai
tempat untuk bioskop.

Bentuk dari bangunan menyerupai keong


mas dimana bentuk tersebut diambil dari
sebuah cerita lakon cerita panji.
Apabila dilihat dari tampak potongan bangunan
, pada posisi atap dibagian bioskop, atap Keong
Mas berbentuk setengah lingkaran.
PEMBEBANAN
PENYALURAN GAYA
CENTER OF NEW INDUSTRIES AND
TECHNOLOGIES
CONCEPT

Tujuan awal pembangunan CNIT adalah sebagai tempat


penyimpanan serta pusat pameran industri mesin dan Insinyur Nicolas Esquillan
peralatan. Selama konstruksi, CNIT terkenal dengan terinspirasi oleh kubah gothic
keberaniannya. Atapnya yang tinggi 50 meter yang
dibangun di atas segitiga sama sisi 218 meter bisa dengan tulang rusuk untuk
menutupi Place de la Concorde. memecahkan masalah yang
ditimbulkan oleh struktur atap
segitiga.
STRUCTURE ANALYSIS

• BANGUNAN
Ketebelan
beton
STRUCTURE ANALYSIS

Seperti penutupnya, lantai utama sebenarnya terdiri dari dua pelat yang saling tumpang
tindih, bagian atas tebal 8cm dan 6cm lebih rendah, terpisah dari masing-masing 1,80 m,
bertumpu pada 51 pilar yang membentuk sisi grid segi enam sisi equilateral. Unsur-unsur yang
menopang lantai ini tingginya 10 m dan berdiameter 80 cm di dasar. Mereka berlabuh di
lubang pondasi beton yang dibentuk oleh enam meter dan diameter 1,40 m, bertumpu pada
batu kapur marl.
STRUCTURE ANALYSIS

Pemasangan Rangak
penunjang
STRUCTURE ANALYSIS • KUBAH

Kubah beton dibangun menggunakan beton tanpa Prinsip sampul ini diambil secara langsung untuk
dukungan apapun dibawahnya. Struktur ini didukung pada mendukung upaya titik-titik konvergensi arah, yaitu
tiga titik atau pilar yang terletak pada simpul segitiga sama menujui jalur yang paling lemah.
sisi dengan jarak 218m antar sisinya. Tingginya 50 meter Keseimbangan lengkungan kubah berada di dasar, pada
dan mencakup volume 900.000 m3, dan bebas dari daya lengkungan dan bagian atas. Tiap bagian yg memiliki
dukung apapun atau pilar. eardrum menahan lengkungan yang berlawanan di tiap
sisi sehingga terpusat pada bagian tengah.
STRUCTURE ANALYSIS

Pembuatan kubah terdiri dari 3 fase


pembangunan, yaitu :

• Tahap pertama adalah


membangun format bintang
berujung tiga, terlihat dari atas.
• Tahap kedua dibangun
kemudian juga terdiri dari tiga
elemen, satu di depan masing-
masing dan berlanjut dari yang
sebelumnya.
• Tahap ketiga, menghilangkan
perancah dan hanya
menggunakan reaksi pilar dan
eardrum.

.
STRUCTURE ANALYSIS
STRUCTURE ANALYSIS

Proses pembeton pada


atap
STRUCTURE ANALYSIS

Rangka sebelum
dibeton
STRUCTURE ANALYSIS

• BETON

Selama konstruksi CNIT, analisis kekuatan beton yang


digunakan sangat [Link] beton untuk lemari
besi didirikan sebagai berikut, dengan 1m3: Kerikil: 1200
kg, pasir 560kg, semen 400kg, air 166 liter. Pada
konstruksi total CNIT 37.100m3 menggunakan beton
bertulang, dimana 6070 adalah untuk lemari besi.
OPERA HOUSE
Lokasi : Sydney, Australia
Arsitek : Jorn Utzon
Tahun Berdiri : 1958
Fungsi : Gedung Pertunjukan Seni
SISTEM STRUKTUR

Shell pada Sydney opera house terbentuk dari proses


rotasional kearah vertical dengan lengkung dua arah
(vertical dan horizontal)/ double curved shell dengan
permukaan lengkung sinklastik. Dan gaya yang
bekerja antara lain adalah :
– Gaya meredional
– Gaya rotasional
– Beban Lentur
– Kondisi Tumpuan
Gaya Meredional

Gaya meredional pada atap Sydney opera house


berasal dari berat itu sendiri yang kemudian gaya
itu disalurkan melalui tulangan baja kekolom
penyangga atap. Gaya meredional yang bekerja
pada atap diatasi dengan mempertebal permukaan
dan membentuk permukaannya menyerupai sirip-
sirip dengan tujuan agar permukaan lebih kaku
Gaya Rotasional Dan Beban Lentur
• Gaya rotasional bekerja
kearah vertical mengikuti
lengkung atap kemudian beban
disalurkan ketanah melaui tiga
kolom yang ada. Beban tekan
dan tarik disalurkan melalui
tulangan atap.

•Beban Lentur
Pertemuan atap dan dinding
dibuat lebih tebal agar dapat
menyokong gaya yang
bekerja pada arah vertical
dan horizontal dari gaya
meredional, yang juga agar
dapat menahan gaya dorong
keluar yang terjadi.
Kondisi Tumpuan
Kondisi tumpuan pada atap Sydney
opera house sudah memenuhi syarat
tumpuan layak yang diizinkan untuk
shell struktur.
• Tumpuan yang disalurkan kekolom
mampu mengerahkan reaksi dari
membrane baik itureaksi tekan
maupun tarik. Perpindahan gaya
tekan tarik yang bekerja pada
permukaan cangkang.
• Perpindahan- perpindahan membrane
pada perbatasan kulit kerang yang
timbul akibat tegangan dan regangan
membrane diatasai dengan
memperkaku sudut- sudut pertemuan
permukaan shell
Detail Potongan
East
Elevation
West
Elevation
South Elevation
North
Elevation
West Elevation Detail
North Elevation Detail
Gambar
Kerja
Sydney
Opera
House
Konstruksi
Sydney
Opera House
Konstruksi
Sydney Opera
House
Prototype

Anda mungkin juga menyukai