0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
48 tayangan8 halaman

Dasar-Dasar Hipnosis dan Hipnoterapi

Diunggah oleh

Rima Lubis
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
48 tayangan8 halaman

Dasar-Dasar Hipnosis dan Hipnoterapi

Diunggah oleh

Rima Lubis
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DASAR - DASAR HIPNOSIS DAN HIPNOTERAPI

OLEH :

NURUL HARIMA AL – AQISHA LUBIS ( P07520221085)

4B SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN


Defenisi Hipnosis dan Hipnoterapi

Hipnosis pada umumnya terkait dengan pengenalan sebuah prosedur selama subjek tersebut disugesti untuk
mengalami suatu pengalaman imajinatif. Induksi hipnosis merupakan sugesti inisial yang luas menggunakan imajinasi
seseorang dan mungkin mengandung perincian lebih lanjut pada introduksinya. Sebuah prosedur hypnosis biasanya
digunakan untuk memberikan dukungan dan mengevaluasi respon sugesti.

Hipnoterapi adalah suatu rangkaian proses yang digunakan seorang hipnoterapis untuk menyelesaikan masalah klien dengan
ilmu hipnosis. Hipnoterapi dapat diartikan sebagai suatu metode dimana pasien dibimbing untuk melakukan relaksasi,
dimana setelah kondisi relaksasi dalam ini tercapai maka secara alamiah gerbang pikiran bawah sadar sesesorang akan
terbuka lebar, sehingga yang bersangkutan cenderung lebih mudah untuk menerima sugesti penyembuhan yang diberikan.

Adapun secara istilah hipnotis adalah suatu keadaan yang muncul secara alami dimana kesadaran seseorang menjadi
lebih mudah untuk menerima sugesti dari luar. Keadaan hipnotis meningkatkan memori dan persepsi, serta bisa menjadi
pemicu penyembuhan, peningkatan kreatifitas dan perbaikan kualitas hidup lainnya. Kemudian terapi adalah pengobatan.

2
Dasar - Dasar Hypnosis
Untuk memahami Hypnosis secara mudah dan benar, sebelumnya kita harus
memahami bahwa aktivitas pikiran manusia secara sederhana dikelompokkan
dalam 4 wilayah yang dikenal dengan istilah Brainwave, yaitu : Beta, Alpha, Theta,
dan Delta
Beta adalah kondisi pikiran pada saat sesorang sangat aktif dan waspada. Kondisi
ini adalah kondisi umum ketika seseorang tengah beraktivitas normal. Frekwensi
pikiran pada kondisi ini sekitar 14 – 24 Cps (diukur dengan perangkat EEG)
Alpha adalah kondisi ketika seseorang tengah fokus pada suatu hal (belajar,
mengerjakan suatu kegiatan teknis, menonton televisi), atau pada saat seseorang
dalam kondisi relaksasi. Frekwensi pikiran pada kondisi ini sekitar 7 – 14 Cps.
Theta adalah kondisi relaksasi yang sangat ekstrim, sehingga seakan-akan yang
bersangkutan merasa “tertidur”, kondisi ini seperti halnya pada saat seseorang
melakukan meditasi yang sangat dalam. Theta juga gelombang pikiran ketika
seseorang tertidur dengan bermimpi, atau kondisi REM (Rapid Eye Movement).
Frekwensi pikiran pada kondisi ini sekitar 3.5 – 7 Cps
Delta adalah kondisi tidur normal (tanpa mimpi). Frekwensi pikiran pada kondisi ini
sekitar 0.5 – 3.5 Cps

3
Manfaat Hypnosis

Manfaat Hipnosis
Dalam beberapa kasus, orang mungkin mencari hipnosis untuk
membantu mengatasi rasa sakit kronis atau untuk mengurangi rasa
sakit dan kecemasan yang disebabkan oleh prosedur medis seperti
operasi atau melahirkan.
Berikut ini adalah beberapa aplikasi hipnosis yang telah dibuktikan
melalui penelitian: a. Pengurangan gejala yang terkait dengan sindrom
iritasi usus besar (IBS)
b. Kontrol rasa sakit selama prosedur gigi
c. Penghapusan atau pengurangan kondisi kulit termasuk kutil dan
psoriasis
d. Manajemen gejala tertentu dari ADHD
e. Pengobatan kondisi nyeri kronis seperti rheumatoid arthritis
f. Pengobatan dan pengurangan rasa sakit saat melahirkan
g. Pengurangan gejala demensia
h. Pengurangan mual dan muntah pada pasien kanker yang menjalani
kemoterapi

4
Pengertian Hipnoterapi

Hipnoterapi adalah praktik menggunakan kekuatan sugesti untuk membawa perubahan positif pada
klien atau pasien yang berada di bawah hipnosis. Seorang hipnoterapis akan bertemu dengan klien
sebelum melakukan hipnosis dan mendiskusikan riwayat medis, penyakit, dan tujuan perawatan.
Karena pikiran bawah sadar klien lebih terbuka terhadap sugesti dari seorang hipnoterapis, mereka
lebih mungkin untuk menerima kata-kata dan nasihat terapis selama sesi hipnoterapi, yang dapat
menjadi katalis untuk perubahan positif ( Diyah,2018)

Misalnya, Beverly takut laba-laba, suatu kondisi yang dikenal sebagai arachnofobia. Dia ingin
dibebaskan dari ketakutan mereka, karena hal itu berdampak negatif pada hidupnya (dia menolak
untuk piknik bersama keluarganya atau memelihara kebun sayurnya). Ketika Beverly dihipnotis, ahli
hipnoterapi menyarankan bahwa laba-laba ramah dan membantu karena mereka membunuh hama
dan serangga lainnya. Idenya adalah bahwa Beverly akan lebih menerima saran positif dari
hipnoterapisnya tentang laba-laba dibandingkan jika dia dalam keadaan kesadaran normal
(Ashadi,2017)

6
Tahapan Hipnoterapi
[Link] - Induction (Interview)
Pada tahap awal ini hipnoterapis dan klien untuk pertama kalinya bertemu. Setelah klien mengisi
formulir mengenai data dirinya, hipnoterapis membuka percakapan untuk membangun kepercayaan
klien, menghilangkan rasa takut terhadap hipnotis/ hipnoterapi dan menjelaskan mengenai
hipnoterapi dan menjawab semua pertanyaan klien.
2. Suggestibility Test
Maksud dari uji sugestibilitas adalah untuk menentukan apakah klien masuk ke dalam orang yang
mudah menerima sugesti atau tidak.
3. Induction
Induksi adalah cara yang digunakan oleh seorang hipnoterapis untuk membawa pikiran klien
berpindah dari pikiran sadar (conscious) ke pikiran bawah sadar (sub conscious), dengan
menembus apa yang dikenal dengan Critical Area.
4. Deepening (Pendalaman Trance)
Jika dianggap perlu, hipnoterapis akan membawa klien ke trance yang lebih dalam.
5. Suggestions / Sugesti
Pada saat klien masih berada dalam trance, hipnoterapis juga akan memberi Post Hypnotic
Suggestion, sugesti yang diberikan kepada klien pada saat proses hipnotis masih berlangsung dan
diharapkan terekam terus oleh pikiran bawah sadar klien meskipun klien telah keluar dari proses
hipnotis.
6. Termination
Akhirnya dengan teknik yang tepat, hipnoterapis secara perlahan – lahan akan membangunkan klien
dari “tidur” hipnotisnya dan membawanya ke keadaan yang sepenuhnya sadar.

5
Dasar - Dasar Hipnoterapi

Selama sesi hipnoterapi, orang-orang dipandu melalui proses untuk menginduksi keadaan seperti trance
yang membantu mereka memfokuskan pikiran mereka, lebih siap menanggapi saran, dan menjadi sangat
santai. Hipnoterapi memanfaatkan kesadaran yang meningkat dari keadaan hipnosis untuk membantu Anda
fokus pada masalah lebih dalam. Hipnoterapi menurut Meisil (2018) menggunakan teknik termasuk:
a. Relaksasi: Anda akan dipandu oleh hipnoterapis untuk memvisualisasikan diri Anda dalam keadaan damai
dan rileks, bahkan saat menghadapi perilaku bermasalah atau objek ketakutan Anda.
b. Suggestion: Ahli hipnoterapi Anda dapat memberikan saran lembut untuk perubahan perilaku yang dapat
membantu Anda mengatasi masalah Anda. Misalnya, Anda mungkin diajarkan untuk melihat diri Anda
sebagai penasihat yang mendukung selama reaksi fobia, sehingga belajar untuk mempercayai diri sendiri dan
kemampuan Anda untuk melewati situasi tersebut.
c. Coping skills: Anda mungkin diajari keterampilan mengatasi perilaku kognitif tertentu, seperti imajinasi
terbimbing dan STOP! teknik, yang dapat Anda gunakan saat menghadapi ketakutan atau kecemasan.
6

d. Exploration of past experiences: Anda bahkan mungkin didorong untuk berbicara tentang pertama kali
Anda mengalami perilaku atau masalah yang Anda coba atasi dan bagaimana perasaan Anda saat
itu( Meisil,2018)

6
TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai