Hasil Rangkuman Materi
Pengantar Pelayanan
Kesehatan
Nama dosen : Ningsih Dewi S,[Link].,KKK
Nama : Muthia Fadillah Sudarsono
Nim : 10822035
Prodi : S1 administrasi rumah sakit
Fakultas Teknologi Manajemen Kesehatan
Ajaran 2023/2024
PENDAHULUAN
1. Pelayanan Kesehatan
Pelayanan kesehatan adalah serangkaian layanan untuk menjaga, mencegah,
mengobati, dan memulihkan kesehatan individu atau populasi. Ini melibatkan
promosi kesehatan, pencegahan penyakit, diagnosis, pengobatan, rehabilitasi,
hingga perawatan akhir. Pentingnya pelayanan kesehatan tak terbantahkan
karena berperan sebagai fondasi kehidupan yang produktif dan berkualitas.
Dengan pelayanan kesehatan yang efektif dan merata, masyarakat dapat
memperoleh akses terhadap perawatan yang diperlukan, meningkatkan
harapan hidup, mengurangi tingkat penyakit dan kematian, serta mendukung
pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Pelayanan kesehatan
menjadi landasan bagi pembangunan inklusif dan berkelanjutan suatu
masyarakat.
1.1 Pelayanan Kesehatan : Konsep Dasar
Jenis-Jenia Pelayanan Perbedaan
Kesehatan
Perbedaan antara pelayanan kedokteran dan
Jenis-jenis pelayanan kesehatan meliputi pelayanan kesehatan masyarakat terletak pada
pelayanan kedokteran dan pelayanan fokus dan cakupan layanan. Pelayanan
kesehatan masyarakat. kedokteran lebih menekankan pada perawatan
individu atau keluarga dengan fokus utama pada
a. Pelayanan kedokteran: Perawatan diagnosis, pengobatan, dan pemulihan dari
individu oleh dokter untuk diagnosis, penyakit. Di sisi lain, pelayanan kesehatan
pengobatan, dan pemulihan. masyarakat lebih menitikberatkan pada upaya
pencegahan penyakit, promosi kesehatan, dan
b. Pelayanan kesehatan masyarakat: intervensi populasi yang melibatkan seluruh
Upaya pencegahan penyakit, promosi masyarakat. Pelayanan kesehatan masyarakat
kesehatan, dan intervensi populasi bertujuan untuk meningkatkan kesehatan
secara menyeluruh. populasi secara menyeluruh, bukan hanya
individu tertentu.
1.2 Pelayanan Kesehatan : Karateristik
Karakteristik pelayanan kesehatan mencakup
keterjangkauan, kesinambungan, kesesuaian dengan
kebutuhan, mutu, keamanan, serta keadilan dalam akses.
Sementara syarat dalam sistem pelayanan kesehatan
meliputi tersedianya layanan yang berkesinambungan, dapat
diterima secara wajar, mudah diakses, mudah dijangkau baik
secara geografis maupun finansial, serta memenuhi standar
kualitas yang ditetapkan untuk meningkatkan kesehatan
masyarakat secara holistik.
2. Dasar Hukum & Pihak
terkait
2.1 Dasar Hukum Pelayanan Kesehatan
Dasar hukum pelayanan kesehatan Indonesia
secara umum diatur dalam pasal 53 Undang-
Undang Kesehatan. Pasal ini menegaskan bahwa
pelayanan kesehatan perseorangan ditujukan
untuk menyembuhkan penyakit dan memulihkan
kesehatan individu atau keluarga. Hal ini
menekankan pentingnya peran pelayanan
kesehatan dalam memberikan perawatan yang
spesifik dan personal kepada individu atau
keluarga untuk memulihkan dan menjaga
kesehatan mereka.
2.2 Pihak-pihak yang terlibat dalam
pelayanan kesehatan
Pihak-pihak yang terlibat dalam pelayanan kesehatan
meliputi dokter, perawat, bidan, apoteker, serta
tenaga kesehatan lainnya. Undang-Undang Kesehatan
juga mengatur mengenai hak, tanggung jawab, dan
wewenang para pelaku pelayanan kesehatan serta
perlindungan terhadap pasien.
2.3 Peran Tenaga Kesehatan
Pasal 53 dalam Undang-Undang Kesehatan
menetapkan peran penting dokter, perawat, bidan,
apoteker, dan tenaga kesehatan lainnya dalam
memberikan pelayanan kesehatan perseorangan.
Mereka bertanggung jawab dalam menyembuhkan
penyakit dan memulihkan kesehatan individu atau
keluarga. Dokter bertindak sebagai pengambil
keputusan dalam diagnosis dan pengobatan,
sedangkan perawat, bidan, dan apoteker membantu
dalam pelaksanaan pengobatan dan perawatan.
Kolaborasi tim kesehatan ini penting untuk
memberikan pelayanan yang holistik dan bermutu,
serta memastikan pemulihan yang optimal bagi
pasien.
3. Institusi Pelayanan
Kesehatan
3.1 Proses dalam Sistem Pelayanan
Kesehatan
LANGKAH-LANGKAH DALAM PELAYANAN KESEHATAN
Langkah-langkah dalam pelayanan kesehatan meliputi identifikasi
masalah kesehatan, diagnosis, perencanaan intervensi, pelaksanaan
tindakan, evaluasi hasil, dan tindak lanjut. Proses ini melibatkan
kolaborasi tim kesehatan untuk memastikan pelayanan yang holistik
dan efektif sesuai dengan kebutuhan pasien, baik dalam upaya
pencegahan, pengobatan, atau rehabilitasi.
3.1 Proses dalam Sistem Pelayanan
Kesehatan
KEGIATAN YANG DILAKUKAN DI BERBAGAI
INSTITUSI PELAYANAN
Berbagai institusi pelayanan kesehatan melaksanakan kegiatan yang
beragam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di rumah sakit,
terdapat layanan rawat inap, rawat jalan, dan pelayanan darurat.
Puskesmas memberikan pelayanan kesehatan primer, seperti
imunisasi, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan ringan.
Puskesmas Pembantu memberikan layanan kesehatan dasar di tingkat
desa. Sementara itu, Posyandu menyediakan layanan kesehatan
masyarakat, seperti imunisasi dan konseling gizi. Poskesdes
memberikan layanan kesehatan primer di tingkat desa. Bidan Praktek
Swasta memberikan layanan kesehatan ibu dan anak, serta
pelayanan kesehatan primer lainnya di masyarakat.
Kesimpulan
PELAYANAN KESEHATAN MERUPAKAN ASPEK PENTING DALAM
MENJAGA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT. MELALUI PELAYANAN
YANG HOLISTIK DAN BERKESINAMBUNGAN, BAIK DARI
PELAYANAN KEDOKTERAN MAUPUN KESEHATAN MASYARAKAT,
DIHARAPKAN DAPAT MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP SERTA
MEMASTIKAN AKSES YANG ADIL DAN BERMUTU TERHADAP
LAYANAN KESEHATAN BAGI SEMUA INDIVIDU.
Thank you!