0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan27 halaman

Panduan Lengkap Tes Psikologi

Diunggah oleh

OSN BIOLOG1
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan27 halaman

Panduan Lengkap Tes Psikologi

Diunggah oleh

OSN BIOLOG1
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TES PSIKOLOGI

Pertemuan 5
Sulis Mariyanti
FAKULTAS PSIKOLOGI
KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
Setelah mengikuti materi perkuliahan ini mahasiswa
diharapkan mampu :
1. Memahami sejarah perkembangan tes
2. Menjelaskan jenis-jenis tes & kegunaannya
3. Memahami persyaratan tes yang baik
TES PSIKOLOGI
Sejarah Tes
Psikoanalisa Graphologi Tes Grafis
1900 (Kloges, 1916)

Inkblot
Personality Rorschach Projective
1912 Technique Thematic
Psikiatri Test
1848
Bernreuter, Personality Inventories
MMPI

Genetika Inteligensi Thurstone Tes Inteligensi


1882 1938 Aptitude Test, dll.
Binet-Simon
[Link] 1905
1890
Observasi Teknik Observasi
Antropologi
12/08/2024 wien/pd1 4
Pengertian Tes Psikologi
• Berasal dari bhs latin ‘Testum/Testatio’ yg berarti bukti,
keterangan, pernyataan.
• Pertama dikenalkan oleh James Cattel 1890  suatu
metode psikologis utk mengukur aspek-aspek tertentu dari
kepribadian seseorang.
• Tes : suatu metode utk menjaring data berupa perilaku
individu, yg berlangsung dlm suatu situasi yg baku
(Sundberg, 1977).
– Situasi yg baku :
• Sama utk semua orang yg dites.
• Ada ketentuan yg baku mengenai pelaksanaan, perhitungan &
interpretasi  shg objektif.

12/08/2024 wien/pd1 5
Manfaat Penggunaan Metode Tes

• Efisiensi dlm waktu utk mengetahui gambaran


kepribadian individu.
• Hasil-hasil tes dpt dikomparasikan dg hasil tes
lain.

12/08/2024 wien/pd1 6
Aturan Pelaksanaan Tes
Tidak setiap orang diperkenankan membeli alat tes Psikologi
(penggunaan dibatasi).
Alasan2 pembatasan, a.l :
– Pembatasan yg ketat dikenakan thd alat2 tes yg sulit utk
menginterpretasikannya, krn kesalahan dlm interpretasi akan
mengakibatkan sesuatu yg sangat serius.
– Utk mencegah copy2 pertanyaan tdk jatuh ke tangan orang-orang yg
akan menempuh tes tsb.
– Alat tes yg sdh diteliti & memenuhi syarat akan diberikan kpd suatu
penerbit tertentu & badan penerbit itulah yg berhak
mempublikasikannya sesuai dg pembatasan2 yg dikeluarkan oleh APA
(American Psychologist Association)

12/08/2024 wien/pd1 7
Ada 3 tingkatan dalam pembatasan Tes
• Tes tingkat A
– Terdiri dr alat2 tes yg dapat digunakan, di skor & diinterpretasikan dg
bantuan manual tes serta suatu pengetahuan ttg macam organisasi dmn
seseorang bekerja.
– Misal : achievement test
• Tes tingkat B
– Alat2 tes yg pemakaiannya membutuhkan persyaratan2 tertentu spt
pengetahuan teknis ttg konstruksi tes, penggunaan tes & mengetahui /
menguasai psikologi.
– Misal : Tes kecerdasan, tes bakat, tes minat, Personality Inventories.
• Tes tingkat C
– Alat2 tes yg mempersyaratkan pengertian ttg tes yg baik serta
mempersyaratkan pengetahuan psikologis serta pengalaman dlm
menggunakan alat2 tes tsb.
– Misal : Tes2 psikologi utk kepentingan klinis.

12/08/2024 wien/pd1 8
Syarat-syarat Tes yang baik
• Valid  memiliki validitas (kesesuaian), sejauhmana tes mengukur
aspek yg akan diukur.
• Reliabel  memiliki derajad kepercayaan tertentu, yaitu skor yg
diperoleh relatif tetap walaupun pengambilan tesnya dlm waktu yg
berbeda.
• Distandardisasikan / dibakukan  Yg dibakukan : materi tes,
prosedur tes, skoring & interpretasi.
• Memiliki Norma  dipakai utk menginterpretasikan skor dg cara
membandingkan hasil skor seseorang dg norma kelompok.
• Obyektif respon hanya memiliki 1 alternatif benar & memberikan
hasil yg sama bila dinilai oleh pemeriksa yg bbd.
• Komprehensif  dapat mengungkap banyak hal.
• Diskriminatif  memiliki daya pembeda, yaitu mampu
menunjukkan perbedaan2 mengenai sifat/faktor tertentu pd individu
satu dg lainnya.
• Mudah digunakan  mudah penyelenggaraannya .

12/08/2024 wien/pd1 9
Prosedur pelaksanaan Tes yg benar

Subjek yg
Pemeriksa
diperiksa

Tes

12/08/2024 wien/pd1 10
Yang dapat mempengaruhi
hasil Tes Psikologi
• Karakteristik rangsang tes
– Isi tes, format tes, keterikatan pd kultur.
• Karakteristik Situasi tes.
– Metode pelaksanaan, konteks interpersonal (pengaruh
Tester), gangguan lingkungan fisik, konteks sosial
(individual/klasikal), pencatatan data.
• Karakteristik Individu.
– Tujuan pemeriksaan, gaya berespon, kondisi fisik, keadaan
emosi.

12/08/2024 wien/pd1 11
Fungsi Tes (menurut Kouwer)
• Meramalkan
– Prognosa
– Prediksi ttg sikap, T.L di kemudian hari.
• Menggambarkan / mendeskripsikan.
– Utk tujuan2 yg telah ditetapkan (seleksi, evaluasi, dll)
– Pentingnya intuisi & empati.
– Perlu adanya pengertian yg mendalam ttg subjek yg diperiksa.
• Menemukan diri sendiri.
– Memberi pengertian yg mendalam pd diri subjek ttg gambaran
kepribadianya
– Hasil tes dibicarakan dg subjek yg bersangkutan (dikonsultasikan).
– Subjek diharapkan ‘insight’ ttg dirinya.

12/08/2024 wien/pd1 12
Wujud Tes
Tes yg lengkap terdiri dari :
1. Material Tes
Misal :
• Pertanyaan2 / persoalan2 praktis
• Alat2 tertentu
• Gambar2 tertentu
• Kertas kosong, dsb.
2. Formulir Tes
Berupa lembar jwb / catatan2 khusus.
3. Manual Tes
Berupa buku yg berisi :
• Instruksi Tes
• Prosedur skoring & Administrasi Tes
• Indikasi2 mengenai : Reliabilitas Tes, Validitas Tes, Arah prediksi
Tes, Norma Tes, dll

12/08/2024 wien/pd1 13
Instruksi Tes
Yang harus diinformasikan dalam Instruksi Tes :
• Membicarakan prosedur Tes
• Kondisi2 yg baik utk menyelenggarakan Tes.
• Instruksi sebenarnya
• Contoh Tes
• Urutan Tes yg harus dikerjakan.
• Tanda-tanda yg harus diberikan.
• Jawaban-jawaban tertentu.

12/08/2024 wien/pd1 14
Prosedur Skoring & Administrasi
– Cara Skoring
– Kunci Tes
– Kesimpulan
– Norma / Tabel

Inteligensinya ?

Interpretasi & Prediksi


Hasil Tes Arah Emosinya ?

Relasi Sosialnya ?

12/08/2024 wien/pd1 15
Tujuan Tes
• Untuk seleksi, klasifikasi & penempatan (Placement
Tes).
• Evaluasi prosedur2 pendidikan & ‘treatment’ (suatu
usaha penyembuhan).
• Untuk penolakan atau penerimaan Hypotesa2 ilmiah.

12/08/2024 wien/pd1 16
Klasifikasi Tes Psikologi

Menurut Itemnya (soal2 dlm tes):


• Verbal Test
• Non-verbal Test
• Numerical Test

12/08/2024 wien/pd1 17
Menurut Bentuknya
• Paper & Pencil Test
– Tes tertulis
• Performance Test
– Tes yg harus dikerjakan dg tangan
• Oral Test
– Tes lisan

12/08/2024 wien/pd1 18
Menurut Jumlah Testee
• Tes Individual
– Satu tester berhadapan dengan satu orang yg dites
(testee)
• Tes Klasikal / kelompok
– Satu tester mengetes sekelompok orang.

12/08/2024 wien/pd1 19
Menurut ada tidaknya batas waktu
Speed Test Power Test
• Ada batas waktu • Tanpa batas waktu
• Biasanya mengukur ability • Biasanya mengukur
• Skor = jumlah benar yg capacity / potensi
dapat dikerjakan dlm batas • Skor = jumlah skor benar &
waktu tertentu jumlah waktu yg diperlukan
• Testee tidak boleh dlm mengerjakan tes
membetulkan item yg telah tersebut
dikerjakan, jika waktunya • Testee boleh memeriksa
sudah habis. kembali pekerjaannya, dan
bila ada yang salah boleh
membetulkan.

12/08/2024 wien/pd1 20
Menurut cara menjawab tes
• Essay
• True False (benar / salah)
• Multiple Choise
• Matching

12/08/2024 wien/pd1 21
Menurut Isinya
(apa yg akan diukur)
• Intelligency Test (tes kecerdasan)  capacity,
ability, specific ability.
• Aptitude Test (tes bakat)
• Personality Test (tes kepribadian)
• Interest Test (tes minat)
• Achievement Test (tes prestasi / tes hasil
belajar)

12/08/2024 wien/pd1 22
Tes Inteligensi
• Tes Inteligensi utk anak-anak
– Tes Stanford – Binet
– WPPSI (Wechsler Preschool & Primary Scale of Intelligence)
– WISC (Wechsler Intelligence Scale for Children)
– CPM (Coloured Progressive Matrices)
– CFIT (Culture Fair Intelligence Test) skala 1 & 2
– TIKI dasar
• Tes Inteligensi utk Remaja – Dewasa
– TIKI menengah & TIKI tinggi
– WAIS (Wechsler Adult Intelligence Scale)
– SPM (Standard Progressive Matrices)
– RPMA (Raven Progressive Matrices Advanced)
– CFIT skala 3
– FRT (Figure ReasoningTest)
– IST (Intelligence Structure Test)
• Tes Inteligensi utk Tuna Rungu
– SON test (Snijders Oomen Nonverbal Test)
• Tes Inteligensi utk Tuna Netra
– KIT (Kant Intelligence Test)

12/08/2024 wien/pd1 23
Tes Bakat
• DAT : Differential Aptitude Test
• GATB : General Aptitude Test Baterry
• FACT : Flanagan Aptitude Classification Test.
• Tes Sensory
• Tes Artistik
• Tes Clerical
• Tes Kreativitas
• Tes Motor Dexterity
• Tes Kraeplin / Pauli

12/08/2024 wien/pd1 24
Tes Minat
• SVIB : Strong Vocational Interest Blank
• Tes Kuder
– KOIS : Kuder Occupational Interest Survey
– KPR-V : Kuder Preference Record- Vocational
– KGIS : Kuder General Interest Survey
• MVII : Minnesota Vocational Interest Inventory.
• GPII : Geist Picture Interest Inventory
• SDS Holland : the Self Directed Search Holland
• CAI : Career Assessment Inventory.
• RMIB : Rothwell Miller Interest Blank

12/08/2024 wien/pd1 25
Tes Kepribadian
• Suatu alat ukur yg disusun untuk mengungkap
kepribadian seseorang.
• Dalam penggunaannya  perlu melihat landasan
teoritisnya.
• Dikelompokkan berdasar :
– Teknik pengungkapannya :
• Proyektif
• Non-proyektif
– Bentuk alat tes :
• Verbal
• Non-verbal

12/08/2024 wien/pd1 26
Tes Kepribadian
Bentuk
Teknik Verbal Non-verbal
SSCT (Sack Sentence Completion Rorschach,
Proyektif Test), TAT (Thematic
EPPS (Edward Personal Preference Apperception Test), CAT
Schedule), Forer, MTS (Madeleine (Children Ap.T) SAT
Thomas Stories), MSCT (Murray (Senior Ap.T), Grafis
Sentence Completion Test) (baum, DAM, HTP, WZT)
Non-proyektif MMPI (Minnesota Multiphasic -
Personality Inventory), CPI
(California Personality Inventory),
NSQ (Neurotic Scale Questionaire),
PF16, CAQ (Clinical Analysis
Questionaire)

12/08/2024 wien/pd1 27

Anda mungkin juga menyukai