Digestive Surgery
ILEUS
Pembimbing :
dr. Mizar Erianto, Sp.B (K) Onk
Disusun Oleh :
Mike Nourmaditha Putri / 22360007
Ria Ajisa / 22360151
Rizky H. Rahman / 223360166
KEPANITERAAN KLINIK DEPARTEMEN BEDAH
RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI
2024
ANATOMI
Atlas Anatomi Sobbota hal 227 dan 198
FISIOLOGI
Fungsi usus halus terdiri atas
transportasi, pencernaan
makanan, serta absorpsi
cairan, elektrolit dan unsur
makanan.
Isi usus digerakkan oleh
peristalsis yang terdiri atas
dua jenis gerakan, yaitu
segmental dan longitudinal.
Gerakan intestinal ini diatur
oleh sistem saraf otonom dan
hormon.
Buku Ajar Ilmu Bedah Sistem Organ dan Tindak Bedahnya vol 3. Sjamsuhidajat dan De Jong hal 784
DEFINISI
Ileus didefinisikan sebagai
hambatan pasase usus
yang dapat disebabkan oleh
obstruksi lumen usus atau
gangguan peristaltis usus
Sumber : Buku Ajar Ilmu Bedah Sistem Organ dan Tindak Bedahnya vol 3.
Sjamsuhidajat dan De Jong hal 760
Gerakan usus terhenti
sehingga menyebabkan
makanan tidak dapat
terdorong ke saluran
cerna bawah dan
menyebabkan sumbatan
pada usus.
EPIDEMIOLOGI
Merupakan salah satu keadaan
darurat bedah yang paling umum
terjadi secara global, mencakup
20% presentasi bedah perut akut di
Amerika. Dengan angka kematian
mencapai 10%
KLASIFIKASI
ILEUS PATOLOGI ILEUS
PARALITIK OBSTRUKTIF
Ileus adinamik/ Ileus Fungsional Ileus dinamik / Obstruksi usus / Obstruksi mekanik
Keadaan dimana usus gagal/tidak Disebabkan karena strangulasi,
mampu melakukan kontraksi peristaltik invaginasi, atau sumbatan di dalam
untuk menyalurkan isinya, dapat lumen usus dan dapat juga
disebabkan karena berbagai penyakit disebabkan oleh kelebihan
primer, tindakan operasi yang dinamik seperti spasme
berhubungan dengan rongga perut,
Obstruksi
toksin dan obat-obatan yang dapat Obstruksi Sederhana
Strangulasi
mempengaruhi kontraksi otot polos usus
Buku Ajar Ilm Penyakit Dalam Edisi Keenam Jilid 1 Buku Ajar Ilmu Bedah Sistem Organ dan Tindak
Hal 1924 Bedahnya vol 3. Sjamsuhidajat dan De Jong hal 760
KLASIFIKASI
ANATOMI
LBO SBO
(LARGE BOWEL OBSTRUCTIONS) (SMALL BOWEL OBSTRUCTIONS)
Ileus Letak Rendah Ileus Letak Tinggi
ETIOLOGI
ILEUS
PARALITIK
Metabolik
Ggn elektrolit,
sepsis, uremia dll Obat-obatan
Narkotik, opium,
Infeksi antikolinergik, dll
Pneumonia,
empiema, Iskemia usus
peritonitis dll
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi Keenam Jilid 1 Hal 1924
ETIOLOGI
ILEUS OBSTRUKTIF
SMALL BOWEL OBSTRUCTIONS
Hernia Inkarserata
Invaginasi
Adhes
i
Volvulus
Obstruksi Askariasis
Tumor Usus
ETIOLOGI
ILEUS OBSTRUKTIF
LARGE BOWEL OBSTRUCTIONS
Penyebab obstruksi kolon yang
paling sering ialah karsinoma,
terutama pada daerah
rektosigmoid dan kolon kiri distal.
Obstruksi dapat pula disebabkan
oleh divertikulitis, striktur
rektum, stenosis anus, volvulus
sigmoid, dan penyakit
Hirschsprung.
DIAGNOSIS
Anamnesis MANIFESTASI KLINIS
• Durasi gejala : akut atau kronis
• Nyeri colic abdomen
• Nausea / vomitting
• Riwayat defekasi
• Keluhan distensi abdomen
• Faktor Resiko :
Riwayat operasi abdomen
Riwayat Keganasan Colon atau Ovarium
Riwayat penyakit sebelumnya seperti inflammatory bowel
disease
Riwayat obat obatan
DIAGNOSIS
Pemeriksaan Fisik
• Status generalisata : dehidrasi, vital sign
• Pemeriksaan fisik Abdomen:
Ileus Obstruktif Ileus Paralitik
Inspeksi Abdominal Distention
(darm countour, darm steifung)
Abdominal Distention
Perkusi Hyperperistaltic Tympanic percussion
Auskultasi Metalic Sound (+) Silent Abdomen
• Rectal Touch Ampullarecti kolaps Ampullarecti intak
DIAGNOSIS
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan Laboratorium
• Tidak ada tes laboratorium khusus untuk
menilai ileus mekanis yang disertai iskemia
usus.
• Evaluasi lanjutan:
Parameter infeksi sistemik
Elektrolit
Peningkatan serum kreatinin karena dehidrasi
DIAGNOSIS
Pemeriksaan Radiologi
Foto Polos Abdominal 3 posisi : supine, semierect/erect, LLD
ILEUS OBSTRUKTIF
Herring Bone Appearance Multiple Air Fluid Level –
Coiled Spring
step ladder appearance
DIAGNOSIS
Pemeriksaan Radiologi
ILEUS PARALITIK
Dilatasi Difus pada Usus
Air fluid level ditemukan berupa suatu gambaran line up
(segaris)
DIAGNOSIS
Pemeriksaan Radiologi
CT – Scan dan MRI Abdomen
CT – Scan Enteroclysis
dapat dipakai sebagai
sarana diagnostik
sekaligus terapi pada
beberapa kasus
TATALAKSANA
Dekompresi dengan NGT
ILEUS PARALITIK
menjaga keseimbangan
cairan dan elektrolit
KONSERVATIF
DAN mengobati kausa atau
SUPORTIF penyakit primer
pemberian nutrisi yang
adekuat
TATALAKSANA
ILEUS OBSTRUKTIF
Manajemen Awal
• Resusitasi cairan
• Dekompresi dengan memasang NGT dan kateter
• Antibiotic broad spectrum untuk gram negatif dan anerobik
• Steroid, pada obstruksi karena inflammatory bowel disease atau
radiation enteritis yang akut
• Terapi suportif: analgetik, antiemetik;
TATALAKSANA
• Terapi non operatif untuk obstruksi partial atau simple dapat
dikerjakan maksimal selama 3 hari dengan pengawasan dari dokter
bedah
• Operasi dapat dilakukan bila sudah tercapai rehidrasi dan organ-
organ vital berfungsi secara optimal. Tetapi yang paling sering
dilakukan adalah pembedahan sesegera mungkin.
Tindakan bedah dilakukan bila :
o Strangulasi
o Obstruksi lengkap
o Hernia inkarserata
o Tidak ada perbaikan dengan pengobatan konservatif (dengan
pemasangan NGT, infus, oksigen dan kateter)
PROGNOSIS
• Mortalitas ileus obstruktif ini dipengaruhi
ILEUS
banyak faktor yaitu umur, etiologi, tempat dan
OBSTRUKTIF lamanya obstruksi
• Pada obstruksi kolon mortalitasnya lebih tinggi
dibandingkan obstruksi usus halus.
ILEUS • Prognosis ileus paralitik baik bila
PARALITIK penyakit primernya dapat diatasi.
THANK YOU