Pengantar
Teknologi Informasi
Pert. VII: Sistem Operasi
Evangs Mailoa ([Link])
Fakultas Teknologi Informasi UKSW
OPERATING SYSTEM
Perangkat lunak yang bertindak sebagai perantara
antara pemakai komputer dan perangkat keras.
Pemakai komputer: “common user”,
programmer, aplikasi (program).
Tujuan:
1. Menjalankan program‐program dari user dan
membantu user dalam menggunakan komputer.
2. Menyediakan sarana sehingga pemakaian
komputer menjadi mudah (convenient)
3. Memanfaatkan perangkat keras komputer yang
terbatas secara efisien (resource manager)
Arsitektur komputer tradisional (Von
Neumann)
Arsitektur ini yang menjadi dasar
perkembangan sistem operasi karena
dengan arsitektur ini operasi pada
komputer dapat dijalankan bergiliran.
TIMELINE
MIT OS IBSYS (IBM) UNIX MS-DOS
SHARE OS DOS (1966) (1975) Novell Netware
Macintosh OS
Windows 2000 LINUX (1991)
Win XP (2001) FreeBSD
Windows NT (1993)
Windows 95 & 98
SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI
Generasi Pertama (1945‐1955)
Belum ada sistem operasi, sistem komputer diberi
instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
Generasi Kedua (1955‐1965)
Komputer masa ini adalah batch processing system.
Sistem komputer belum dilengkapi SO, tetapi
beberapa fungsi dasar SO telah ada.
Generasi Ketiga (1965‐1980)
Sistem komputer masa ini ciri‐cirinya adalah:
• Multiuser • Time Sharing
• Multiprogramming • Spooling
SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI
Generasi Keempat (1980‐199x)
• Sistem Operasi dikembangan untuk banyak mode,
yaitu mendukung batch processing, timesharing
dan realtime applications.
• Ditandai dengan berkembangnya dan
meningkatnya kemampuan komputer desktop dan
teknologi jaringan.
• Jaringan TCP/IP telah mulai digunakan secara luas.
JENIS SISTEM OPERASI
Desktop Operating System
Windows xp, mac os
Server Operating System
Win Server 2003
Realtime Operating System & Embendded
Operating System
Mobile Phone Operating System
Windows Mobile, Iphone, BlacBerry OS
Game Console Operating System
DexOS, Linuc for PS 2 & 3, Xbox 360 system
KOMPONEN SISTEM OPERASI
Manajemen Proses
Membuat, antrian, menunda, menghentikan proses.
Manajemen Memori Utama
Mengatur kecepatan penyimpanan, posisi.
Manajemen Sistem Berkas
Buat, hapus, baca, tulis, simpan berkas di media
penyimpanan.
Manajemen Sistem I/O
Buffering, scheduling, driver.
Manajemen Penyimpanan Sekunder
Penyimpanan sekunder tidak melewati bus sehingga
diatur melalui I/O.
Proteksi dan Keamanan
Hak akses.
LAYANAN SISTEM OPERASI
Berikut ini adalah kategori kategori‐kategori layanan
yang diberikan oleh sistem operasi kepada user:
Antarmuka
Command Line Interface (CLI) & Graphical User Interface (GUI)
Eksekusi Program
Operasi Masukan/Keluaran
Manipulasi Sistem Berkas
Open, save, delete
Komunikasi
Antar aplikasi yang berbagi proses
Deteksi Error
STRUKTUR SISTEM OPERASI
STRUKTUR SEDERHANA
Sistem Operasi UNIX awal
KERNEL
Kernel adalah komponen sentral dari sistem
operasi. Kernel mengatur hal‐hal seperti
interrupt handler (untuk menyediakan
layanan interupsi), process scheduler
(membagi‐bagi proses dalam prosesor),
memory management, I/O, dan sebagainya.
Dengan kata lain, kernel adalah jembatan
antara hardware dengan software.
SYSTEM CALLS
Komputer digunakan untuk melakukan
suatu proses yang dikehendaki user,
karena itu harus ada suatu bentuk
komunikasi antara user dan hardware.
Komunikasi itu terjadi dalam bentuk
system calls.
Sistem Operasi melalui shell‐nya akan
menangkap perintah dari user yang
kemudian akan diikomunikasikan
melalui system calls. Disinilah peran
SO sebagai jembatan komunikasi
antara user dan hardware itu terjadi.
System calls umumnya ditulis dalam
bahasa C dan C++.
SHELL
Shell, secara umum adalah layer yang berfungsi
sebagai interface antara user dan inti dalam
sistem operasi (kernel).
Melalui shell, user dapat memberi perintah‐
perintah yang akan dikirim ke sistem operasi
sehingga shell merupakan layer yang menerima
interaksi dari user secara langsung.
Shell dalam SO secara umum dibagi menjadi 2,
Command Line (CLI) dan Graphical (GUI).
Dengan kata lain, system calls berperan sebagai
interface dalam layanan‐layanan yang disediakan
oleh sistem operasi.
Application program interface (API)
Seperti contoh program sederhana di atas, dibutuhkan
setidaknya ribuan system calls per detik. Karena itu
kebanyakan programmer membuat aplikasi dengan
menggunakan Application Programming Interface (API).
Dalam API tersebut terdapat fungsi‐fungsi/perintah‐
perintah untuk menggantikan bahasa yang digunakan
dalam system calls dengan bahasa yang lebih terstruktur
dan mudah dimengerti oleh programmer.
Fungsi yang dibuat dengan menggunakan API tersebut
kemudian akan memanggil system calls sesuai dengan
sistem operasinya.
Contoh API: OpenGL, DirectX, Windows API
Mau bertanya?