SISTEM KELISTRIKAN
KENDARAAN RINGAN
MULAI
C A PA I A N P E M B E L A J A R A N
• Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan perawatan baterai serta
perawatan dan overhaul (pembongkaran, pemeriksaan, perbaikan dan
pemasangan) pada: jaringan kelistrikan, sistem penerangan dan sistem lampu
tanda, sistem wiper dan washer, sistem power window dan central lock,
elektrical mirror, sistem starter, sistem pengisian, sistem pengapian, sistem AC,
sistem audio-video. Setiap pekerjaan dilakukan sesuai Prosedur Operasional
Standar (POS).Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) atau peraturan
keselamatan kerja yang berlaku.
TUJUAN PEMBE LAJARAN
• Siswa dapat melakukan perawatan baterai
• Siswa dapat melakukan perawatan system stater
• Siswa dapat melakukan perawatan system pengapian
• Siswa dapat melakukan perawatan system pengisian
• Siswa dapat melakukan perawatan system kelistrikan body
• Siswa dapat melakukan perawatan system AC
PERAWATAN BATERAI/AKI
PENGERTIAN BATERAI
• Baterai merupakan sumber energi listrik yang digunakan oleh sistem starter
dan sistem kelistrikan yang lain. Baterai ada dua tipe yaitu baterai kering dan
baterai basah. Baterai yang digunakan untuk motor, mobil maupun truk adalah
baterai jenis basah.
FUNGSI BATERAI
• Pada kendaraan secara umum baterai berfungsi sebagai sumber energi listrik
pada kendaraan, namun bila kita amati lebih detail maka fungsi baterai adalah:
1. Saat mesin mati sebagai sumber energi untuk menghidupkan asessoris,
penerangan, dsb.
2. Saat starter untuk mengidupkan sistem starter.
3. Saat mesin hidup sebagai stabiliser suplai listrik pada kendaraan, dimana pada
saat hidup energi listrik bersumber dari alternator.
KOMPONEN BATERAI
JENIS BATERAI
Baterai basah
Baterai kering
Baterai hybrid
Baterai
calcium
PRINSIP KERJA BATERAI
• Baterai adalah suatu proses kimia listrik, dimana pada saat
pengisian/cas/charge energi listrik diubah menjadi kimia dan saat
pengeluaran/discharge energi kimia diubah menjadi energi listrik. Baterai
(dalam hal ini adalah baterai kapal), terdiri dari sel-sel dimana tiap sel memiliki
tegangan sebesar 2 V,
METODE PENGISIAN BATERAI
Pengisian cepat
Pengisian lambat
P E NGI S I AN C EPAT( FAS T
C HAR GI NG)
• Pengisian cepat (fast charging) dilakukan pada arus yang besar yaitu mencapai
60 - 100 A pada waktu yang singkat kira-kira 1 jam dimana baterai akan terisi
sebesar tiga per empatnya. Fungsi pengisian cepat adalah memberikan baterai
suatu pengisian yang memungkinkannya dapat menstarter motor yang
selajutnya generator memberikan pengisian ke baterai.
P E N G I S I A N L A M B AT ( L O W
CHARGING)
• Pengisian lambat (slow charging) adalah suatu pengisian yang lebih normal.
Arus pengisian harus sebesar 1/10 dari kapasitas baterai. Bila baterai memiliki
kapasitas 45 Ah maka besarnya arus pengisian lambat adalah 4,5 A. Waktu
pengisian ini bergantung pada kapasitas baterai, keadaan baterai pada
permulaan pengisian, dan besarnya arus pengisian. Pengisian harus sampai
gasnya mulai menguap dan berat jenis elektrolit tidak bertambah walaupun
pengisian terus dilakukan sampai 2 - 3 jam kemudian. .
KODE BATERAI
SOAL
1. APA YANG DIMAKSUD BATERAI (AKI)..?
2. SEBUTKAN DAN JELASKAN KOMPONEN KOMPONEN DARI
BATERAI (AKI)..!
3. APA YANG DIMAKSUD DENGAN FAST CHARGING DAN LOW
CHARGING
4. JELASKAN KODE BATERAI ( AKI ) BERIKUT
a. 34B19LS.
b. NS50ZLS