0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan13 halaman

Panduan Penyusunan Program Semester

Program semester

Diunggah oleh

Eviyanti Asmaul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan13 halaman

Panduan Penyusunan Program Semester

Program semester

Diunggah oleh

Eviyanti Asmaul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Desain Program

Semester
By
Rochmad Hidayat
Pengertian Program Semester
Semester adalah satuan waktu yang digunakan untuk
penyelenggaraan program pendidikan.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam semester itu ialah kegiatan
tatap muka, praktikum, keraja lapangan, mid (pertengahan)
semester, ujian semester dan berbagai kegiatan lainya yang
diberi penilaian keberhasilan.
Dalam program pendidikan semester dipakai satuan waktu
terkecil, yaitu satuan semester untuk menyatakan lamanya satu
program pendidikan. Masing-masing program semester sifatnya
lengkap dan merupakan satu kebulatan dan berdiri sendiri.
Pada setiap akhir semester segenap bahan kegiatan program
semester yang disajikan harus sudah selesai dilaksanakan dan
mahasiswa yang mengambil program tersebut sudah dapat
ditentukan lulus atau tidak.
lanjutan

Program semester berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal


yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester
tersebut.
Program semester ini merupakan penjabaran dari program
tahunan. Kalau program tahunan disusun untuk menentukan
jumlah jam yang diperlukan untuk mencapai kompetensi dasar,
maka dalam program semester diarahkan untuk menjawab
minggu keberapa atau kapan pembelajaran untuk mencapai
kompetensi dasar itu dilakukan.
Pada umumnya program semester ini berisikan tentang bulan,
pokok bahasan yang hendak disampaikan, waktu yang
direncanakan, dan keterangan-keterangan.
Urgensi Program Semester
Bila seorang guru mengajar tanpa membuat prota dan promes
maka yang terjadi adalah banyak guru yang keteteran
menyelesaikan materi yang akan diberikan kepada siswanya,
bahkan ada guru yang tidak dapat menyelesaikan materinya .
Pertama, Kemungkinan keterlambatan materi disebabkan oleh
kurangnya siswa menangkap materi yang disajikan sehingga guru
harus mengulang-ulang materi agar kelas yang diampunya dapat
tuntas. Konsekuensinya adalah menambah alokasi waktu untuk
materi tersebut, dampaknya justru berpengaruh pada SK dan KD
yang lain.
Kedua, Tidak ada peta materi dalam hitungan semester dan
tahun, peta materi penting untuk mengetahui distribusi materi
terhadap alokasi waktu. Peta materi yang dimaksud tidak lain
adalah Program tahunan (Prota) dan Program semester (Promes),
kedua program ini disusun untuk menjadi pedoman dan batasan
guru untuk menyajikan materi terhadap alokasi waktu, apakah
selama satu semester atau selama satu tahun pelajaran.
Beberapa akibat yang timbul oleh tidak adanya
program tahunan dan program semester
a. Materi tidak tuntas
b. Tidak jelas alokasi waktu per SK dan KD
c. Ulangan tidak terkontrol berdasarkan SK dan KD
d. Pemetaan SK dan KD tidak terstruktur dan sistematik
e. Pembagian materi per semester tidak jelas
Dan masih banyak lagi, karena begitu pentingnya Prota dan
Promes maka guru sebelum melaksanakan pembelajaran harus
menyelesaikan kedua program ini. Sebagian guru menjelaskan
bahwa sebelum menyusun RPP sebagai rencana skenario
pembelajaran, maka Promes dan Prota harus disiapkan terlebih
dahulu, sehingga pembagian pertemuan pembelajaran dapat
terdistribusi secara keseluruhan berdasarkan SK dan KD
dengan mempertimbangkan alokasi waktu yang tersedia.
Unsur-unsur Program Semester
a. Tujuan
Tujuan yang dicantumkan dalam program semester adalah
tujuan-tujuan yang masih bersifat umum yang diambil dari
SK KD yaitu tujuan kurikuler dan tujuan instruksional.
b. Pokok Bahasan
Pokok bahasan merupakan judul materi yang akan dipelajari
atau diajarkan dalam satu caturwulan yang bersangkutan.
Perencanaan pembelajaran menyusun pokok bahasan dan
sub pokok bahasan dalam satu semester, dengan
memperhitungkan bahwa pokok bahasan tersebut dapat
diselesaikan dalam satu semester dengan pemenuhan
kualitas yang disyaratkan.
lanjutan

c. Evaluasi
Pengajaran Dalam program semester hendaknya
dicantumkan kegiatankegiatan evaluasi yang dilaksanakan di
luar masing-masing pokok bahasan, seperti evaluasi/ tes
sumatif. Evaluasi digunakan untuk mengetahui tingkat
pencapaian tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
Evaluasi digunakan juga untuk memperbaiki bahan ataupun
juga metode pengajaran.
d. Waktu
Untuk setiap pokok bahasan dan kegiatan evaluasi dalam
semester yang bersangkutan, perlu dicantumkan jumlah
waktu yang dialokasikan, sehingga dapat diketahui sejak
awal apakah program semester yang dibuat tersebut dapat
diselesaikan tepat pada waktunya.
Lanhkah Penyusunan Program Semester
1) Memasukkan KD, topik dan sub topik bahasan dalam format
Program Semester.
2) Menentukan jumlah jam pada setiap kolom minggu dan
jumlah tatap muka per minggu untuk mata pelajaran.
3) Mengalokasikan waktu sesuai kebutuhan bahasan topik dan
sub topik pada kolom minggu dan bulan.
a. Hitung alokasi waktu dalam setahun berdasarkan kalender
pendidikan yang diterbitkan oleh satuan pendidikan.
Hal – hal yang diperhatikan adalah :
1) banyaknya pekan dalam setiap bulan
2) jumlah pekan efektif per bulan (pekan dimana terjadi KBM)
3) jumlah pekan tidak efektif (pekan dimana tidak terjadi KBM
misal HUT Sekolah, Hari libur umum dan lain-lain)
4) total pekan, pekan efektif, pekan tidak efektif per tahun.
b. Hitung alokasi waktu per semester Hal-hal yang diperhatikan
sama dengan perhitungan alokasi waktu dalam setahun.
lanjutan

c. Menentukan jumlah jam efektif per semester.


Hal-hal yang diperhatikan adalah :
1) Banyaknya pekan efektif pada perhitungan alokasi waktu per semester
dikurangi pekan tidak efektifnya. Contoh : Pekan dalam semester ini 26
pekan, yang tidak efektif 9 pekan maka pekan efektif adalah 26-9=17
Pekan.
2) Jam efektif semester adalah hasil perkalian pekan efektif dengan jumlah jam
pelajaran per minggu. Misal : Matematika kelas I Jumlah jam per minggu 2
jam/ kelas. Maka jam pelajaran efektif per semester adalah 17 x 2 jam pel
= 34 jam pel.
d. Distribusi alokasi waktu Hal-hal yang diperhatikan adalah :
1) Hitung banyaknya kompetensi dasar dalam semester berjalan.
2) Tentukan kedalaman dan keluasan materi pada Kompetensi Dasar tersebut.
3) Sebarkan jam efektif yang telah dihitung pada setiap Kompetensi Kasar
berdasarkan keluasan dan kedalamannya.
4) jabarkan hasil penyebaran tersebut pada matriks yang telah dilengkapi
dengan bulan dan minggu selama 1 semester dengan memperhatikan juga
minggu / hari tidak efektif.
5) Membuat catatan atau keterangan untuk bagian-bagian yang membutuhkan
penjelasan
Contoh Format Program Semester

Materi SK Alokasi Juli Agustus September Oktober Nopember Desember


Pokok KD Waktu 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
lanjutan

Dari format program semester tersebut, terlihat jelas bahwa


program ini pada dasarnya sebagai penjabaran dari program
tahunan.
Cara pengisian format tersebut sebagai berikut.
[Link] Standar Kompetensi (SK) yang ingin dicapai. Dalam
hal ini guru tidak perlu merumuskan SK dan KD, sebab
semuanya sudah ditentukan dalam Standar Isi (SI), yakni
pada Kurikulum 2013, kecuali kalau memang diharuskan
merumuskan SK dan KD sendiri, misalnya dalam
merumuskan kurikulum Muatan Lokal (Mulok).
b. Lihat program tahunan yang telah kita susun untuk
menentukan alokasi waktu atau jumlah jam pelajaran setiap
SK dan KD itu.
c. Tentukan pada bulan dan minggu keberapa proses
pembelajaran KD itu akan dilaksanakan.
Manfaat Program Semester
a. Mempermudah seorang guru dalam proses pembelajaran
selama satu semester.
b. Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan
pembelajaran yang dilakukan
c. Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang
bagi setiap unsur yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran
d. Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsur, baik guru maupun
murid
e. Sebagai alat ukur keefektifan suatu proses pembelajaran
sehingga setiap saat dapat diketahui ketepatan dan
kelambanan kerja
f. Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan
kerja
g. Untuk menghemat waktu, tenaga, alat-alat, dan biaya
‫واللـه أعــلم بالصــواب‬
‫والســـالم‬

Anda mungkin juga menyukai