0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan50 halaman

Sistem Gerak Manusia: Rangka dan Otot

Diunggah oleh

intanmuliasari2000
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan50 halaman

Sistem Gerak Manusia: Rangka dan Otot

Diunggah oleh

intanmuliasari2000
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SISTEM

GERAK

Oleh Kelompok 5
GAMBAR APAKAH INI ?
GERAK
 Gerak adalah suatu tanggapan
terhadap rangsangan baik dari
dalam maupun luar.
 Gerak pada manusia terjadi
karena adanya kerjasama antara
tulang (sebagai alat gerak pasif)
dan otot (sebagai alat gerak
aktif)
RANGKA TUBUH
Berdasarkan letaknya rangka terdiri dari :
1. Endoskeleton (rangka dalam) adalah
rangka yang terletak didalam tubuh.
Contoh pada seluruh Vertebrata,
kecuali Reptilia.
2. Eksoskeleton (rangka luar) adalah
rangka yang terletak di luar tubuh.
Contoh : rangka pada hewan
avertebrata, seperti Arthropoda dan
Molusca
APAKAH ITU SISTEM
RANGKA?
 Sistem rangka merupakan satu rangkaian tulang yang berfungsi
untuk menyokong dan melindungi beberapa organ yang lembut
pada tubuh badan kita.
 Sistem gerak yaitu terdiri dari rangka penyusun tubuh, tulang,
sendi, otot rangka, gangguan sistem gerak dan teknologi sistem
gerak
 Terdapat kira-kira 206 tulang dalam badan manusia dewasa
yang normal.
 Sistem ini tebagi kepada dua bahagian utama iaitu :
a) Rangka aksial
b) Rangka apendikular
RANGKA TUBUH MANUSIA
Fungsi Rangka :
1. Memberi bentuk tubuh
2. Tempat melekat otot
3. Alat pergerakan
4. Sistem kekebalan tubuh
5. Perlindungan
6. Produksi sel darah
7. Penyimpanan
SISTEM GERAK

TULANG SENDI

SISTEM GERAK

TEKNOLOGI
SISTEM OTOT
GERAK
GANGGUAN
SISTEM
GERAK
TULANG
Berdasarkan Jenisnya

tulang rawan tulang keras (tulang


(kartilago) sejati)

Tulang
rawan
Tulang
rawan
Tulang rawan
fibrokartilag
Tulang Tulang
kompak spons
hialin elastis o
Berdasarkan
Bentuk dan ukurannya

Tulang Pipa Tulang Pipih

Tulang Pendek

Tulang tak beraturan


PERKEMBANGAN
DAN PERTUMBUHAN
TULANG
TULANG

TULANG TULANG
BERAWAN BERMEMBRANE

Terbentuk secara
Berkembang di dalam langsung daripada tisu
rawan (kondral) hialin mensikima (tisu lapisan
tengah embrio)

-) Tulang panjang
-) Tulang pipih
-) Tulang pendek
PROSES
PEMBENTUKAN
TULANG
PROSES OSIFIKASI Bermula pada sekitar bulan kedua
kehidupan intrauterus.

Osifikasi Cepat berlaku


intramembra
ne

Berlaku dalam pembentukan


Osifikasi tulang anggota kerana tulang
Endokondol ini diperlukan sebagai
penyokong hanya selepas
beberapa bulan bayi
dilahirkan
OSIFIKASI INTRA MEMBRANE
Kawasan tempat tulang akan berkembang akan dipenuhi
dengan sel mesenkima. Selsel
ini membiak dan kaya dengan bekalan darah.

Sel mesenkima akan mengalami pembezaan menjadi sel


osteoprogenitor sebelum bertukar menjadi sel tulang
muda, osteoblas.

Osteoblas merembeskan matriks organic ke sekitarnya. Sel- sel ini


menjadi sel tulang matang iaitu osteosit, dan terletak di dalam
lakuna yang dikelilingi oleh matriks.
Disebabkan oleh tindakan enzim alkalin fosfatase daripada
osteoblas, matriks mengalami kalsifikasi.

Osteosit di dalam lakuna yang dikelilingi oleh bahan matriks yang


dikalsihkasi dikenali sebagai spikul.

Proses kalsifikasi bahan matriks ini berlangsungberterusan di


periferi spikul. Spikul ini menjulur keluar
secara radial (radiate out) dan berkembang membentuk
trabekula.
Trabekula-trabekula akan bercantum saling memaut dan
membatasi satu sama lain, lalu membentuk
ruang di antaranya seperti sponj yang dikenali sebagai
tulang spongiosa (kanselus).

Berhampiran dengan permukaan tulang spongiosa, terjadi


pengendapan berterusan lapisan tulang
segar di atas [Link] ini akan menebalkan trabekula,dan
lantas menyempitkan dan akhirnya
menutupi ruang di antaranya. Disebabkan proses ini, bahagian
padat tulang terbentuk di periferi
tulang.
OSIFIKASI ENDOKONDROL
Tisu rawan hialin akan dibentuk melalui proses
pembentukan rawan pada kawasan tulang akan
berkembang. Rawan hialin ini berfungsi sebagai model
untuk pembentukan tulang.

Bahagian sentral rawan akan mengalami proses degenerasi


iaitu kalsiflkasi matriks di sekitar sel
rawan yang akan menyekat pembekalan nutrien dan lantas
menyebabkan sel rawan di dalam lakuna mati. Lakuna di
kawasan ini menjadi kosong.
Sementara itu kawasan di sekitar model rawan ini menjadi lebih kaya
dengan pembekalan darah.
Oleh itu, sel-sel mesenkima di lapisan bersel perikondrium mengalami
pembezaan lalu bertukar kepada sel osteogenik (pembentuk tulang)
dan seterusnya menjadi osteoblas. Melaluinya matriks tulang akan
terhasil.
Rangka tubuh

Aksial Apendikular
RANGKA AKSIAL DAN RANGKA
APENDIKULAR

RANGKA
AKSIAL
Tulang Dada

Tengkorak

Tulang Tulang
Telinga Belakang
Dalam
dan
Tulang
Hioid
Tengkorak

Bagian Tulang Tengkorak Bagian Muka

1 tl dahi 2 tl rahang atas


2 tl ubun-ubun 2 tl rahang bawah
1 tl kepala belakang 2 tl pipi
2 tl baji 2 tl langit-langit
1 tl tapis 2 tl hidung
2 tl pelipis 2 tl air mata
1 tl pangkal lidah
Tulang Telinga Dalam

2 tulang martil

2 tulang landasan

2 tulang sanggurdi

1 tulang berbentuk
huruf U
Tulang Belakang
Tulang Dada dan Tulang Rusuk
RANGKA APENDIKULAR

Gelang Bahu Anggota


Gerak Atas Gelang Anggota Gerak
(Pektoral) Panggul
- Skapula (belikat) - Humerus Bawah
- Ulna (Pelvis) - Femur
- Klavikula
(selangka) - Radius - Patella
- Karpal - Fibula
- Metakarpal - Tibia
- Falangus - Tarsals
- Metatarsals
- Falanges
Gelang Bahu
(Pektoral)
Anggota Gerak Atas
Gelang Panggul (Pelvis)
Anggota Gerak Bawah
HUBUNGAN ANTAR TULANG
(ARTIKULASI/PERSENDIAN)

ARTIKULASI

SINARTROSIS AMFIARTROSIS DIARTROSIS


SINARTROSIS (SENDI MATI)

Persendian yang tidak dapat digerakkan,


misalnya hubungan antar tulang kepala
Sinartrosis sinfibrosis
Sinartrosis sinkondrosis
AMFIARTROSIS
Amfiartrosis : Hubungan antartulang yang
memungkinkan terjadinya gerak yang sangat
terbatas. Penghubung antartulang pada amfiartrosis
adalah tulang rawan.

Amfiartrosis

Simfisis Sindemosis Gomposis


Symphysis
Syndesmosis
Gomphosis
Diartrosis (Sendi Sinovial)
Hubungan antartulang yang dapat digerakkan dengan
bebas. Diartrosis memudahkan tulang untuk bergerak
karena adanya struktur tertentu dan juga
dimungkinkan adanya bentuk-bentuk tertentu dari
ujung-ujung tulang yang berhubungan
Sendi
peluru

Sendi Sendi
engsel pelana

Diartrosisi (Sinovial)

Sendi
Sendi
putar
kondiloid Sendi
luncur
SENDI DIARTROSIS
a. Sendi Peluru : Bentuk
hubungan dua tulang yang
memungkinkan terjadinya
gerakan ke segala arah.
Contoh : Sendi antara lengan
dan bahu

b. Sendi Engsel : Bentuk


hubungan dua tulang yang
hanya memungkinkan gerak
ke satu arah.
Contoh : Sendi pada siku dan
lutut
c. Sendi Putar : Bentuk hubungan
dua tulang yang memung-kinkan
tulang yang satu berge-rak
mengitari ujung tulang yang lain
sehingga terjadi gerak rotasi
(memutar).
Contoh : Sendi pada leher

d. Sendi Pelana : Bentuk hub.


dua tulang yg memung-
kinkan terjadinya gerakan
melengkung dan memutar
Contoh :Sendi pada ibu jari
e. Sendi Geser (luncur) :
Bentuk hubungan dua
tulang yang memungkin-kan
terjadinya sedikit gerakan
atau pergeseran
Contoh : Sendi di ruas
tulang belakang
f. Sendi kondiloid : Bentuk
hubungan dua tulang yang
memungkin-kan terjadinya
sedikit gerakan atau
pergeseran
Contoh : Sendi di ruas tulang
OTOT
• Otot lurik : otot lurik di sebut juga otot rangka,atau
skeletel muscle,karena otot ini menempel di tulang
pada manusia. otot ini bekerja secara sadar,dan
mudah capai. sel otot ini panjang dan memiliki banyak
inti.
berikut adalah gambar otot lurik :
OTOT
• otot jantung : seperti namanya kita sdah dapat
tahu,bahwa otot jantung adalah otot yang menempel
pada [Link] ini bekerja secara tidak sadar. sel otot
ini pendek,dan hanya memiliki satu sel inti.
berikut adalah gambar dari sel otot jantung:
OTOT
• Otot polos : otot polos adalah otot yang menyusun
organ-organ yang penting seperti lambung,dll.
otot ini Terletak pada otot usus, otot saluran peredaran
darah otot saluran kemih, dan lain lain. otot ini bekerja
secara tidak sadar,dan tidak cepat [Link] otot ini
panjang,dan hanya berinti sel satu.
berikut adalah gambar dari otot polos:
OTOT

KERJA OTOT
Otot bekerja karena memiliki kemampuan untuk mengkerut
(kontraksi) dan mengembang kembali (relaksasi). Otot akan
berkontraksi bila ada rangsang yang mengenai sel otot
tersebut. Kerja otot dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. Otot sinergis
2. Otot Antagonis
OTOT
Perbedaan Otot lurik Otot jantung Otot polos
Garis (lurik) Ada Ada Tidak ada
Inti sel Banyak Banyak Satu
Posisi Inti Tepi Tengah Tengah
Percabangan Tidak bercabang Bercabang Tidak bercabang
Sifat Gerakan Sadar Tidak sadar Tidak sadar
Kemampuan Cepat,cepat lelah Lambat, tidak cepat Lambat, tidak
Berkontraksi lelah cepat lelah
Bentuk Tabung Lonjong Glendong
Warna Merah berlurik- Merah berlurik-lurik Merah terang
lurik, gelap
Contoh Pergelangan tangan Dinding jantung Dinding usus,mata,
saluran ekskresi
Ganguan dan penyakit
pada tulang
Kelainan Pada Tulang

KIFOSIS
OSTEOPOROSIS

SKOLIOSIS

PATAH
TULANG
LORDOSIS

Anda mungkin juga menyukai