0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan198 halaman

Sejarah dan Jenis Crane serta Tali Kawat

Surat Keterangan Kerja (Fajar)

Diunggah oleh

wg4bfdp5dd
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan198 halaman

Sejarah dan Jenis Crane serta Tali Kawat

Surat Keterangan Kerja (Fajar)

Diunggah oleh

wg4bfdp5dd
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

VRISABA MULTIMEDIA DESIGNS

Daafi
Sejak dulu, orang telah memerlukan alat untuk
mengangkat dan memindah
(gerakkan object yang berat dan besar)
Daafi
Momen angkat
Daafi
Dekomposisi
gaya

Daafi
SEJARAH PERKEMBANGAN CRANE

CRANE
merupakan alat pengangkat

alat bantu manusia yang gunanya untuk mengangkat atau


memindahkan benda/barang dimana benda tersebut
mempunyai berat yang melebihi dari kempuan angkat
(daya angkat)

Sarana pembantu manusia untuk mempermudah


penyelesaian pekerjaan

Daafi
OVERHEAD CRANE

Daafi
N E
RA
C
E R
W
TO

Daafi
Daafi
Daafi
Daafi
Daafi
PORTAL CRANE

Daafi
Daafi
Daafi
Daafi
PEDOSTEL CRANE

Daafi
CRANE MOBILE

Jib Sambungan
Lier Utama

Silinder Angkat

Lier Tambahan

Pengimbang Berat Ruang Operator

Motor Penggerak

Rumah Penumpu

Daafi
Telapak Penumpu
Lengan Kaki Penumpu
Daafi
Jib
Ruang Operator

Motor Penggerak

Lengan Kaki Penumpu

Daafi
Daafi
Daafi
Daafi
CRANE KELABANG (CRAWLER CRANE)
Pully Ujung Boom
Tali Pendan

Boom Atas (Boom Ujung)

Blok Pulli Pembagi


Beban Atas Tali Kawat Baja
Angkat Utama

Mast Boom

Boom Back Stop Blok Kait Utama

Blok Pully Pembagi


Beban Bawah

Penyambung Boom
Gunturee
Ruang Operator
Boom Bawah / Boom Pangkal

Meja Putar

Rantai Kelabang
Roller Bawah Daafi
Base Frame
Daafi
Daafi
Daafi
Daafi
HEAD CAB-OPERATED CRANE
Winch

Trolley

Truk/Pembawa/Sadle

Bridge Girder

Qutrigger Beam

Operator’s Cab
Beam & Rail

Daafi
CANTILEVER GANTRY CRANE Trolley

Winch Kaki / Leg


Girder
Hook

Truk/Pembawa
Kontrol
Rail & Pondasi

Daafi
CRANE ASSEMBLY

Type “A”

Daafi
Type “B”

Daafi
Type “C”

Daafi
Type “D”

Daafi
Type “E”

Daafi
Rangka Utama

Kerangka Kaki (Standar)

Rangka Penguat

Penyambung

Rangka Penyambung
Dasar.

Penyambung

Rangka Tetap

Daafi
Daafi
Jib Pendant

Counter Jib Pendant (Pengimbang)


Counter Jib Cat Head (Kepala Kucing)
Pengimbang Berat

Winch (Lier)

Counter Jib (Pengimbang) Jib


Climbing
Frame Pin Counter Jib
Cabin Trolley
Hook
Slew Ring

Tower Head Block

Lock
(Pengunci) Rail

Tower Section

Pin Lantai Kerja


Climbing Cage
Cotter
5 Pin Lantai
Istirahat
Safety
Pin

Fish Plate Tower


Tangga &
Rangka Penguat
Pengaman
Rangka Utama (Brace)
Climbing Yoke
Daafi
2

(2)
PENGETAHUAN TALI KAWAT BAJA
DAN TALI MANILA

Daafi
Dasar Pemilihan TKB

 Kondisi pekerjaan
 Faktor beban terhadap tarik dan puntir
 Fleksibilitas TKB
 Keausan dan korosi
 Dimensi TKB

Daafi
Syarat-syarat TKB
 Tahan terhadap kelelahan (anti fatique)
 Tahan terhadap gesekan (anti friction)
 Tahan terhadap karat (anti corrosion)
 Tahan terhadap tekukan (anti bend)
 Tahan terhadap keausan (anti wear)
 Mempunyai sifat anti putar (non rotating)
 Memiliki daya lentur tinggi (high flexibility)

Daafi
Konstruksi TKB
 TKB berisikan banyak kawat individu yang
dijalin dalam sejumlah pintalan (strand)
yang dijalin mengitari inti pusat (inti rami).
 Fungsi INTI PUSAT : menjaga bentuk tali,
menjamin kelenturan, meredam kejut /
getaran.
 Kode Struktur : Jumlah Pintalan x Jumlah
Isi Kawat.

Daafi
Tali Kawat Baja (TKB)
Steel Wire Rope

Tali yg dikonstruksikan dari kumpulan jalinan serat-serat baja (Steel Wire) yg dipintal jadi
Satu jalinan (Strand) hingga membentuk tali dg berbagai macam tipe.

Tali Kawat Baja terdiri dari : Strand, Wire, Core (inti).

Inti Terbuat dari:


- Serat Henep (Hemp)
- Asbes, baja lunak/logam lunak (steel of softer steel)
- Inti manila (fibre Core)
- Steel Wire Core.

Steel Wire Core (Inti Baja) / IWRC (Independent Wire Rope Centro) dipakai bila:
- Untuk sentakan yg berlebihan
- Tali yg didukung pd Drum dibawah tegangan tinggi
- Pemakaian tinggi temperaturnya
- Dapat dioperasikan didaerah lembab
- Tidak mudah kusut.

Daafi
Pengetahuan Dasar :

 Bahan terbuat dari baja kualitas tinggi


memenuhi grade klas 180 & 200.
 Kekuatan tali tergantung:
- bahan
- grade / klas
- ukuran / diameter
- inti (core)
 Inti (Core)
- independent wire rope core (IWRC)
- fibre core (FC)
 Kriteria pemilihan tali kawat baja:
- tahan thd kelelahan & gesekan
- tahan karat & tekukan
- anti putar (non rotating)
- high flexibility Daafi
KONSTRUKSI STRAND

25 Wire Filler Strand

6x25 Filter IWRC rope Details of


25 Wire Filter Strand

Daafi
19 Wire Seale Strand
Details of
6x19 Seale IWRC rope 19 Wire Seale Strand

Daafi
19 Wire Warrrington Strand
6x19 Warrington Details of
Fibre Core Rope 19 Wire Warrington Strand

Daafi
Pintalan Tali
• Pemintalan Tali Biasa (Reguler) : arah
anyaman kawat dalam untaian
berlawanan dengan arah anyaman
untaian pada tali.
• Pemintalan Tali Paralel (Lang) : arah
anyaman kawat dalam untaian sama
dengan arah anyaman untaian pada tali.
• Pemintalan Tali Komposit

Daafi
a y a y
la rL ng L
e gu L a
R

a. Kanan b. Kiri c. Kanan d. Kiri


Daafi
Komposit

Pilin Kiri Pilin Kanan

Daafi
Ordinary Wire Rope

(a) (b)

Daafi
a&c = Warrington Seal
b = Warrington Compound Rope

(a) (b) (c)


Daafi
Non Spinning Wire Rope:
Tali dg konstruksi khusus dari Strand & dg treatment yg khusus pula.

Keuntungan:
 Distribusi beban merata
 Fleksibel
 Keausan tali yg lebih kecil selama melewati lingkaran drum (sheave)
 Keamanan operasional yg lebih besar.

Daafi
Daafi
Tali baja dg Strand tdk bulat

120
120

Daafi
Cara Pengukuran Diameter Tali
d

a. benar b. salah

Daafi
Pemeliharaan Tali:
1. Jangan diseret
2. Jangan diikat / disimpul
3. Bersihkan dg Dry Cleaner / Penetrating Oil
4. Bebas dari air hujan & matahari
5. Syarat pelumasan tali baja:
- tidak menimbulkan karat
- memiliki daya sekat yg baik
- mudah meresap pd bundel-bundel Strand
- mampu membentuk lapisan anti air pd permukaan tali
- memiliki daya lumas tinggi
- jenis pelumasan dapat digunakan Gardium Compound.

Daafi
Pelumasan

Fungsi Pelumasan:
 Mencegah keausan
 Mengurangi Gesekan
 Membuang panas yang timbul
 Melindungi terhadap timbulnya Karat
 Meredam suara yang ditimbulkan.

Daafi
PemeRIKSAAN Tali:
1. Kawat Putus

Daafi
2. Keausan / berkurangnya diameter tali

3. Terpelintir / Kinks

Daafi
Sarang Burung (Bird Caging)

Daafi
Loncatan Strand / High Stranding

Daafi
Kusut / Protution

Daafi
Untaian / Tergencet

Daafi
Daafi
Drum (Tromol Gulung)

Berfungsi menggulung tali kawat baja yg dalam keadaan operasi / tidak


Dengan perantaraan pully-pully.

Perencanaan Drum tergantung besar kecilnya alat angkat (Crane) yang


Dapat memikul beban.

Tromol Gulung yang rusak & tidak normal dapat memperlambat


Jalannya pekerjaan karena TKB. Yang melaluinya sering macet / saling
Tumpuk sesamanya.

Daafi
Pully (Piringan)

Merupakan suatu keping yg bundar yg disebut juga Discus atau Disc.


Terbuat dari logam maupun bukan logam spt: besi tuang, kayu, atau plastik/Fibre
Pinggiran Pully beralur (groove) berfungsi sbg lintasan tali.

Daafi
Daafi
(3)
3 RIGGING
PENGETAHUAN

Tujuan Belajar:

 Menentukan faktor keamanan utk menghitung beban kerja aman dari Sling
 Menghitung beban kerja aman secara praktek pada Sling
 Mengetahui faktor-faktor yg mempengaruhi beban kerja aman Sling dibawah
kondisi kerja.

Daafi
Pengertian yg digunakan rancang bangun Sling

1. Breaking Load
Beban/gaya yg menyebabkan kegagalan tali atau rantai pada waktu mendapatkan
tegangan langsung.

2. Safe Working Load


Beban maksimum aman dari tali/rantai dlm kondisi kerja normal.

3. Rule of Thumb
Metode menghitung beban kerja aman secara empiris dimana beban putus tali
tidak diketahui

4. Factor of Safety
Untuk mencapai beban kerja aman ada tiga bahan yg digunakan membuat Sling
faktor keamanan yg digunakan ini akan bervariasi pd tiap-tiap bahan.

Daafi
Konstruksi Sling

1. Serat alam (natural fibre)


dari tumbuh-tumbuhan umumnya adalah serat Manila dan Sisal

2. Serat Buatan (Syntetic Fibre)


Serat yg dibuat pada pabrik spt: Nylon, Polyester, Terylene & Polyprophelene

3. Baja (Steel)
Digunakan untuk membuat tali kawat baja yg lentur dan rantai.

Daafi
4. Sling Pita (Webbing Sling)
Formulasi untuk menghitung SWL dari Sling tali serat tidak dapat digunakan untuk
menghitung SWL sling pita. Daafi
5. Sling Tali Kawat Baja
Diengkapi mata pada tiap-tiap ujung tali dibuat secara mekanis maupun
dg tangan.

Beban Putus Tali


SWL = Faktor Keamanan

Bila beban putus tidak diketahui, SWL dihitung dg menggunakan


Formulasi Praktis (Rule of Thumb):

SWL = 8 . D2

D = Diameter tali dalam satuan Inchi,


Hasilnya dalam satuan Ton.

Daafi
6. Sling Rantai
Mata rantai dibuat dari beberapa macam kelas (Grade) baja, tiap-tiap
kelas memiliki beban patah / putus yg berbeda-beda.
Batas kelas baja yg digunakan dari Baja Lunak (Mild Steel) sampai baja
paduan tinggi (Alloy Steel).

Beban Kerja Aman = Beban / Kekuatan Putus


Faktor Keamanan

SWL = 19 . D2
Daafi
7. Pemilihan Tali Bantu Angkat (Sling)
Dibuat dari jenis bahan apa saja, dg cara ditekuk / membentuk sudut kaki Sling akan
meningkatkan ketegangan terhadap Sling tersebut, hal ini memberikan dampak
pengurangan pada beban kerja aman.

Pertimbangan perhitungan beban kerja aman Sling:


- Berapa banyak kaki Sling yg digunakan untuk mengangkat beban ?
- Berapa beban yg harus ditanggung setiap kaki Sling ?
- Berapa besar pengurangan yg disebabkan oleh terbentuknya sudut kaki Sling
karena tekukan ?

8. Perubahan sudut kaki Sling


Setiap penyetelan / pengaturan sudut kaki Sling sampai batas yg diizinkan akan
mempengaruhi beban kerja aman.

Daafi
Cara pengikatan kaki Sling akan mengurangi 33%
Atau 1/3 dari beban kerja aman Sling.

Perhitungan Perubahan Sudut Kaki


Nip Point
Dapat menggunakan rumus:

BebanKerja Aman (SWL) = Berat Beban x 1,5

Daafi
Pengaruh dari tekukan kawat baja & rantai

Corner Protected Gambar ini akan menimbulkan ketegangan & pembebanan tidak merata
Yg berakibat pengurangan 50% atau ½ dari beban kerja aman

SWL = Berat Beban x 2


Daafi
Sling Kaki Tunggal

Berat Beban
SWL =
Jumlah Kaki Sling

Contoh:

2 ton = 2 ton
SWL =
1

2 ton
2 ton

Daafi
Pengikatan Choker dg beban berbentuk standar / bulat

B.K.A (SWL) = Berat Beban X Faktor Perkalian Contoh:


Jumlah Kaki/Sling
SWL Sling = 2 ton X 1,5 = 3 ton
1
Nip

Load
2 tonnes

Daafi
Pengikatan Choker dg beban berbentuk segi empat

B.K.A (SWL) = Berat Beban X Faktor Perkalian Contoh:


Jumlah Kaki/Sling
SWL Sling = 2 ton X 2 = 4 ton
1

Load
2 tonnes

Daafi
Pengikatan Basket dg beban berbentuk bundar / bulat

B.K.A (SWL) = Berat Beban X Faktor Perkalian


Jumlah Kaki/Sling

Contoh:

Load
SWL Sling = 2 ton X 1 = 1 ton 2 tonnes
2

Daafi
Pengikatan Basket dg beban berbentuk segi empat

B.K.A (SWL) = Berat Beban X Faktor Perkalian


Jumlah Kaki/Sling

Contoh:

SWL Sling = 2 ton X 2 = 2 ton


2

Load
2 tonnes

Daafi
Pengikatan Bridle dengan 2 Kaki

B.K.A (SWL) = Berat Beban X Faktor Perkalian Contoh:


Jumlah Kaki/Sling
SWL Sling = 2 ton X 1,15 = 1,15 ton
2
Included angle

60

Load
2 tonnes

Catatan: Daafi
Tidak dianjurkan menggunakansudut melebihi 120’
Pengikatan Bridle dengan 3 atau 4 Kaki

Contoh:

SWL Sling = 2 ton X 1,4 = 0,7 ton B.K.A (SWL) = Berat Beban X Faktor Perkalian
4 Jumlah Kaki/Sling

Rigid load

90

o ad es
L nn
to
2
Go to
Faktor perkalian…?

Daafi
c
Sin  = b/c
bCos  = a/c
S 
H Tan  = b/a
 a

Berat Beban

 Sin  Cos  Tan  Gaya tarik = X


0 0 1 0
30 ½ ½√3 1/3√3
1
45 ½√2 ½√2 1 F=massaxgravitasi
X
1kN=m kg X 10 m/dtk2
60 ½√3 ½ √3 .=1000N/10m/dtk2=100kg
90 1 0 -
120 ½√3 -½ √3
Kesimpulan Pemilihan Sling

 Sebelum memilih Sling untuk digunakan, pertama-tama ketahui


dulu berat barang.

 Untuk menentukan ukuran Sling, tentukan metode pengikatan


yang digunakan.

 Perhitungkan pula pengikatan tali Sling, tekukan & sudut kaki Sling

Daafi
Jenis Sambungan pada mata sling
1. Cara di Klem
a. Type Crossby

b. First Grip

Daafi
c. Type Wedge Sockets

d. Type Plate Clam

Daafi
1. Cara di Anyam
a. Type Flemish Eye Splices

b. Trade on Board

Daafi
1. Cara di Press

a. Type Super Sling

b. Type swedge Sockets

Daafi
c. Type swedge Sleeve

b. Type Sockets Zink

Daafi
SALAH BENAR

Daafi
SALAH

BENAR

Daafi
BENAR SALAH

Daafi
Dynamo Eye Bolts

SALAH
BENAR

Daafi
Eye Bolts Collared

45

BENAR BENAR

Daafi
BENAR

SALAH

Daafi
SALAH BENAR
Mata Pancing menghadap kedalam Mata Pancing menghadap keluar

Daafi
SALAH SALAH BENAR BENAR
Lubang Jerat Pasak Shackle
Tanpa Timbel Dapat lepas

Daafi
Benar Salah
Karena disimpul

Benar Salah
Lubang Jerat Pakai Timbel Daafi Lubang Jerat Tanpa Timbel
BENAR

SALAH

Daafi
BENAR SALAH

Daafi
BENAR

Daafi
Running Bowline

Reef Knot

Daafi
Belaying
Pin Hitch

Double Bowline

Daafi
Mid-Shipmans Hitch

Larkshead Hitch
Daafi
Snubber Turns

Daafi
Hook Mousing

Bosuns Chair Hitch


Single gantline
Daafi
Stevedores Hitch

Marlin Spike Hitch

Daafi
Hook Mousing
Throat Seizing

Daafi
Double Blackwall
Hitch

Round Turn &


2 Half Hitches

Daafi
Overhand Knot

Figure of Height Knot


Daafi
Timber Hitch &
Half-Hitch

Sheet Bend

Daafi
Fishermans Bend

Back Hitch
Daafi
Buntline Hitch

Rolling Hitch

Daafi
Clove Hitch

Single Bowline

Daafi
Diagonal Lashing for bracing poles

Square Lashing connecting pole & ledger

Daafi
Two-Flying stages hitches (marine)

Left – Double flying stage hitch


Right – single flying stage hitch
Top – Racking lashing for poles
Bottom – Flat lashing for poles Daafi
Vertical Chocker Basket Hitch
Hitch Hitch (Alternate have identical load ratings)
EYE & EYE

Vertical Angle
KIND OF SLING

ENDLESS

Vertical Angle
Vertical Angle

Daafi
VERTICAL CHOCKER BASKET HITCH
HITCH HITCH (Alternate have identical load ratings)

EYE & EYE


KIND OF SLING

Not
Not

App
App

l
l

icab
icab

le
le

Not
Not
ENDLESS

App
App

l
l

icab
icab

le
le

Daafi
Single Leg Slings
Quadruple Leg Slings
Upper end fitting

Master link

Coupling link

Master coupling link

Coupling link
Chain

Reach
Chain

Coupling link

Coupling link

Lower end fitting


Lower end fitting

Daafi
METAL MESH FABRIC
Edge View

Crossrods
Plan View Spiral

Daafi
METAL MESH SLING
Eye opening
Triangle chocker fitting Triangle fitting
Slot depth

Basket or Chocker Hitch Sling

Length

Fabric Length

Mesh width

Triangle fitting Triangle fitting

Daafi
Splitch Loop eye length

Body

Length

Daafi
Assembly Splice
Width of Sling Width of Sling

Daafi
Type 1

Type 2

Daafi
Type 3

Type 4

Daafi
Type 5

Type 6

Daafi
Angle of inclination

Angle of inclination
Daafi
Point of Chocke Angle of Chocke

Protection

Load

Daafi
Zero Degree Angle Of Choke

Supporting
Structure

Choke Angle = 0 deg

Daafi Load
Angle > 45’

S.W.L = 3/4

Angle < 45’

S.W.L = A/B

Daafi
L
H

L
H

Chocker Angle > 45’


S.W.L = ¾ x H/L x 2 B

Chocker Angle < 45’


S.W.L = A/B x H/L x 2
Daafi
For vertical legs – S.W.L
= S.W.L X 2

For inclined legs – S.W.L


= S.W.L x H/L x 2

L H

Daafi
L H

For vertical legs – S.W.L


= S.W.L X 4

For inclined legs – S.W.L


Daafi = S.W.L x H/L x 4
DETERMINATION OF
2 LEG BRIDLE HITCHES

L H

L H
H

Daafi
DETERMINATION OF DETERMINATION OF
3 LEG BRIDLE HITCHES 4 LEG BRIDLE HITCHES

L
H

Daafi
SLING ANGLES
500 lb 1000 lb
500 lb

1000 lb

513 l
lb
51 3
1000 lb

lb

51
517

7l
b
90 deg
lb

70
75 deg 07

7
60 deg 7 45 deg

lb
Horizontal 1000 lb 1000 lb 1000 lb 1000 lb
Angle

Daafi
lbs
577
500 lbs

bs
7l

s
lb
70
60’ 45’

00
30’

10
1000 lbs 1000 lbs 1000 lbs 1000 lbs

A Daafi B C
Effect of sling angle on sling load

Load Per Sling Leg Per 1000 LBS total Load

B
A

Daafi
Sling Angle in Degrees (to Horizontal)
4

(4)
Alat bantu angkat

Tujuan Belajar:

 Menunjukan fungsi semua alat bantu angkat


 Menerapkan pengetahuan yg dimiliki sesuai dg syarat keamanan yg ditentukan
 Mendeteksi kerusakan / keretakan yg terjadi
 Menentukan langkah-langkah yg diperlukan jika terjadi kelainan pd
bantu angkat
 Menunjukan & memperhitungkan beban kerja aman sesuai tabel

Daafi
Pancing Crane
Hook Attachment

Swivel Bearing

Neck of Hook
Safety Catch

Cup of Hook

Daafi
Daafi
Cara membuat Mousing
Daafi
Pemeriksaan Pancing

 Keausan max. 10%


 Keretakan: bibir, leher, dll.
 Terpelintir: bibir, leher, dll.
 Mulut terbuka: max. 15%
(std. ANSI.B.30.15-1989)
 saat pengujian beban lebih
dg beban tergantung,
max. membuka mulut pancing 5%.

Daafi
Balok Angkat

e
t onn
.L 3
S . W

Balok pengangkat harus dilengkapi S.W.L pd Beamnya.


Daafi
Adakalanya balok pengangkat tidak tertera S.W.L-nya,
Oleh karena itu ada 3 hal yg harus diperhatikan:

1. Nomor pembuatan – menunjukan pengesahaan perencanaan

2. Safe Working Load – menunjukan kapasitas/daya angkat max.

3. Tare Mass - berat lifting beam harus diketahui karena berat


tersebut sudah termasuk dalam jumlah angkatan yg diijinkan
(SWL Crane).

Daafi
Pemeriksaan Balok Pengangkat:
1. Ukuran
2. Panjang
3. Keausan
4. Keretakan
5. Terpelintir
6. Bengkok

Sakel:
1. “DEE” Shackle
2. “BOW” Shackle

Daafi
“DEE” Shackle

d Shackle body

Shackle Pin

Daafi
“BOW” Shackle

d Shackle body

Shackle Pin

Daafi
Kriteria Sakel

1. Bahan terbuat dari Alloy Steel


2. Tertera nama pabrik pembuatnya
3. Tertera beban kerja amannya
4. Tertera Diameternya
5. Diameter Pasak > 1/8” dari busurnya
6. Tertera Kerah (Collar) pada pasaknya

Pemeriksaan Sakle

1. Keausan akibat gesekan/karat (Max.10%)


2. Keretakan akibat beban kejut atau kelebihan beban
3. Busur terpelintir akibat pemasangan yg salah
4. Busur membuka akibat kelebihan beban
5. Drat pada pasak & pada busur rusak
6. Pasak bengkok akibat kelebihan beban

Daafi
tl )
B o
ye
o E
n am
D y
n (
ci
i n
t C
a u
B

Attachment Threat

Daafi
lt)
B o
y e
la rE
o l
( C
ah
K r
u t
B a
Collar

Attachment Threat

Daafi
Tabel Beban Kerja (S.W.L) baut Mata

Size
Plain Eye Bolt “A” in (mm) SVL Kg

12 320
16 630
20 1250
24 2000
30 3200
36 5000
42 6300
A
48 8000
56 12000
64
Daafi 16000
SWL Kg SWL Kg SWL Kg
Size SWL Kg

“A” in (mm) 90’

Collar Eye Bolt 30’ 60’

12 320 400 260 160


16 630 790 500 320
20 1250 1600 1000 630
24 2000 2500 1600 1000
30 3200 4000 2600 1600
36 5000 6300 4000 2500
A
42 6300 7900 5000 3200
48 8000 10000 6400 4000
56 12000 15000 9600 6000
64 16000 20000 13000 8000
Daafi
Pemeriksaan Baut Mata
1. Diameter luar / dalam mata
2. Drat Baut
3. Keausan
4. Keretakan
5. Terpelintir
6. Bengkok
Klam Angkat Plat (Plate Dog)
1. Klam mendatar / Cam action plate clamp
2. Klam plat tegak lurus / Vertical plate clamp

Pemeriksaan Klam
1. Keausan (Max.10%)
2. Keretakan
3. Terpelintir
Daafi
4. Kondisi & Ketajaman Gigi Klam
Klam Plat Tegak Lurus & Mendatar

Daafi
Screw Clam for Vertical & Horizontal Lifting

Daafi
AYO
JALAN

JANGAN NAIK
DI ATAS BEBAN

Daafi
Daafi
Daafi
Daafi
Daafi
5

(5)
TEKNIK & CARA PENGOPERASIAN
YANG AMAN

Daafi
1. Pencegahan Kecelakaan pada pekerja (Operator)
Contoh alat pengaman diri:
 sepatu kerja
 sarung tangan
 topi / helm, dll.

Daafi
Hal-hal yg harus diperhatikan oleh operator:

 lantai bersih & tidak licin


 penerangan cukup & jarak pandang luas
 tidak meninggalkan overhead crane pd waktu beban masih menggantung

Daafi
 menghentikan beban yg bergerak ketika pekerja lain melintasi daerah
lintasan overhead crane

 memperhatikan lintasan terhadap pekerja lain yg melewati lintasan tsb &


pekerja memahami bahasa isyarat pengoperasian Overhead Crane

Daafi
Daafi
Cara menggunakan peralatan Overhead Crane:

a. Pekerja memahami kemampuan angkat maksimum yg di izinkan (S.W.L)


yg tertera pada Girder / Hoist, agar tidak terjadi OverLoad.

S.W.L 5.t

Daafi
b. Sebelum overhead crane dioperasikan, sebaiknya dilakukan pemeriksaan
alat control (Pendant Control) sesuai fungsi petunjuk arah & gerakannya.

Daafi
Cara pengoperasian beban yg aman:

Hal yg harus diperhatikan ketika memindahkan / mengangkat barang


Menggunakan overhead crane:

 Jenis benda / barang yg akan diangkat


 Cara pengikatan pada kait (Hook) agar tidak lepas / jatuh
 Posisi / cara mengangkatnya.

Daafi
Cara pengoperasian / pemindahan beban yg aman:

 Pengikatan beban pada kait (hook) harus aman


 Beban masih dalam batas standar S.W.L & tidak overload
 Memperhatikan titik aman tinggi angkat beban & ruang gerak yg leluasa
(tidak terjadi benturan oleh benda lain)
 Saat pemindahan beban, usahakan beban tidak berayun

Load

Daafi
Daafi
Hal-hal yg harus diperhatikan
dalam penurunan / peletakan beban:

 pada waktu menurunkan beban, Girder harus dalam keadaan berhenti

 Penurunan benda harus tegak lurus (vertikal)

 Sebelum beban diturunkan, terlebih dahulu disiapkan tempat / lokasi


dimana beban / barang akan diletakkan

 beban tidak boleh berayun / berputar

 Penurunan beban harus perlahan agar tidak membentur lantai.

Daafi
Daafi
Alat angkat (Hoist)

Trolley

End Truck Girder


Kait (ujung penyangga Girder)
(hook)

Load

Cara pengoperasian / penurunan beban yg aman:


Daafi
Alat angkat (Hoist) Trolley

End Truck Girder


(ujung penyangga Girder)

Kait
(hook)

n a n
nu ru
p e
ia n / h:
e ras sala
g o p yg
e n a n
a r a p beb
C
Load
Daafi
6

(6)
Perawatan & pemeliharaan

Daafi
Kerusakan kecil yg sering terjadi pada overhead crane yaitu:
 kerusakan pada peralatan mekanis
 kerusakan pada peralatan elektris

1. Kerusakan pd peralatan mekanis:


“Pada komponen / peralatan yg bergerak / gesekan & getaran”, spt:

a. Girder berjalan tidak seimbang / miring,


Roda penggerak pd roda penyangga ujung Girder (end truck Girder)
tidak berjalan bersamaan antara truck kiri & truck kanan, menimbulkan
bunyi pada Girder & terjadi keretakan, patah pada as roda dan motor.

b. Beban yg tergantung / terangkat dapat turun sendiri, disebabkan oleh


alat pengereman (Hoist Brake) aus.

c. Girder tetap jalan ketika posisi off, dikarenakan alat pengereman /


sepatu rem (Brake) pd alat penggerak sudah aus / renggang.

d. Trolley sukar digerakkan, karena setelan sepatu rem terlalu rapat,


berakibat panas pd motor penggerak / sepatu rem bisa terbakar.
Daafi
Cara mengatasi kerusakan Mekanis :
 Mengatur kembali kedudukan Girder agar jalannya sejajar, & mengatur
kedudukan / setelan sepatu rem yg seimbang antara kiri & kanan,

 Mengganti komponen yg rusak / aus jika sepatu rem / kanvas sudah tidak
berfungsi lagi,

 Menyetel kembali alat rem (brake) jika Trolley sukar digerakkan / selalu
braking (mengerem).

2. Kerusakan pd peralatan Elektris:


Cara mengatasi kerusakan Elektris :
 Motor listrik / penggerak tdk berjalan, karena kabel 1 phase ada yg putus.
Cara mengatasinya dg mencari kabel yg putus & menyambung kembali
sehingga instalasi listrik pd motor penggerak berjalan normal,

 Jika motor penggerak / alat pengangkatnya terbakar, sebaiknya diganti


dg yg baru (gulungan Rotor maupun Statornya),

 Jika kabel penghubung (Contact Point) lepas, sebaiknya kedudukan kabel


diatur seperti semula, sehingga kabel penghubung bekerja normal kembali.
Daafi
Perawatan & Pemeriksaan :

Pemeriksaan Harian :

 adanya kelainan-kelainan suara

 semua gerakan lamban

 fungsi semua sakelar pembatas gerak / limit switch

 kondisi semua rem

 pelumasan terhadap block beban & gerakan bebas dari Pully & Pancing

 adanya kebocoran pada perlengkapan pengangkat utama

 pelumasan tali kawat baja, kerusakan tali bila ada, dan gulungan tali
pada tombol,

 kondisi semua peralatan, dll.


Daafi
Pemeriksaan Berkala :

 Pemeriksaan Rem:
diperiksa setiap hari

 Limit Switch & melumasi tuas (lengan penggeraknya):


agar tidak macet & berjalan sempurna

 Tali baja & alat pengatur:


agar tali baja tergulung dg baik, & memeriksa pengatur tali (rope guide) agar
tidak pecah sehingga tdk terjadi kerusakan total pd alat pengangkat (Hoist)

 Pelumasan dg Grease, minyak gemuk, pada tali baja, Drum & Rope Guide:
agar tali baja tidak kering & tidak mudah putus

 Pemeriksaan minyak pelumas pd Gear Box:


agar kekentalannya dpt diketahui sesuai dg ukurannya

 Pemeriksaan baut-baut & sambungan pengelasan:


terutama baut pengikat antara Girder & End Carriage (End Truck), mengencangkan
baut yg kendor & memeriksa keretakan sambungan pengelasan

 Pemeriksaan instalasi kelistrikan:


Daafi
alat kontrol, pendant switch serta kabel-kabel lainnya.
Pemeriksaan setiap 12 bulan / Tahunan :

 Pemeriksaan Rem (Brake):


Penyetelan jarak kerenggangan kampas rem (sepatu rem)

 Pemeriksaan jarak Rotor:


Memperhatikan jarak kerenggangan Rotor & Stator

 Pemeriksaan tali kawat baja:


- Memperhatikan Komposisi tali kawat baja

- Kawat (Wire String) = memiliki kekuatan / daya renggang 180 – 200 Kg/mm2

- Untaian (Strand), biasanya memiliki untaian (strand) 6 atau 8 buah

- Inti (Core), adalah bagian yg berada ditengah & berbentuk lurus sebagai dudukan dari
masing-masing Strand & menjaga tali tidak mudah gepeng,
Jenis inti ada 2:
1. Inti tali serat (Fibre Core)
2. Inti Baja (Steel Core)
kekuatannya berbeda sekitar 7% – 10% pada diameter yg sama.

Daafi
Konstruksi – 6 x 7 yg berarti: 6 untaian (Strand) terdiri dari 7 kawat (Wire)

Daafi
Arah Untaian Kawat :

1. Arah untaian searah dengan kawat-kawat pd untaian.

Left Langs Lay

Right Langs Lay

Daafi
2. Arah untaian berlawanan dengan kawat-kawat pd untaian.

Right Regular Lay

Left Regular Lay

Daafi
Multi Strand (Non Rotating):

Untaian berlapis-lapis, arah untaian berlawanan dg untaian bawah, sehingga jumlah untaian lebih banyak
Dari jumlah kawat-kawat setiap untaian.

Daafi
Kerusakan Tali Kawat Baja:

 Kawat Putus (Cut Wires)

 Aus (Wear)

 Karat (Corrosion)

 Memanjang (Alongation)

 Perubahan Bentuk (Deformation)

Macam Deformasi:

 Terpelintir (Kinks)
 Tergencet (Distortion)
 Sarang Burung (Bird Caging)
 Loncatan Untaian (High Stranding)
 Diameter Mengecil
 dll.
Daafi
Deformasi

Terpelintir

Daafi
Sarang Burung

Loncatan Strand
Daafi
Aus

Strand Kusut / Menonjol

Daafi
Tergencet

Daafi
Ingersoll Budgit Hoists
Daafi
Classic Manual
Chain Hoist
Electric Ultra - Daafi
Low Manual Silver Manual
Chain Hoist Chain Hoist Chain Hoist
Manual Daafi Yale Hoist
Chain Hoist (Level Hoist)
Contoh Manual Puller

Daafi
Daafi
Daafi
Thank You

Created by :

Vrisaba Multimedia Designs

Daafi

Anda mungkin juga menyukai