BIMBINGAN TEKNIS PEKERJA
SOSIAL MASYARAKAT
OLEH :
AGUS SALIM HUTAGALUNG, [Link]
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : AGUS SALIM HUTAGALUNG, [Link]
Hp. : 0813 9683 3771
Aktivitas : 1. Ketua LSM Tanjungbalai Children Community Foundation (TC2) Kota Tanjungbalai
2013 s/d Sekarang
2. Ketua Forum Komunikasi Keluarga Dengan Anak Cacat (FKKDAC) Kota
Tanjungbalai 2013 s/d sekarang
3. Technical Assistance (TA) Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (TA) Kota
Tanjungbalai 2018
4. Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Tanjungbalai 2022 s/d 2027
Penghargaan : 1. Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Teladan II Tingkat Provinsi Sumatera Utara
tahun 2014
2. Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2015
3. Sertifikasi Tenaga Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial RI. Tahun 2017
4. Penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Disabilitas dan Pemerhati Sosial
Kota Tanjungbalai Tahun 2015
5. Penghargaan sebagai pegiat sosial pemerhati anak dan perempuan kota
Tanjungbalai Tahun 2018
SIAPA PSM ITU?
adalah warga masyarakat yang atas dasar rasa kesadaran
dan tanggung jawab serta didorong oleh rasa
kebersamaan, kekeluargaan, dan kesetiakawanan sosial
secara sukarela mengabdi untuk membantu pemerintah
dan masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan
sosial.
MENGAPA PERLU DIBENTUK PSM?
Memberikan kesempatan dan menumbuhkan
kepedulian warga masyarakat untuk berperan serta
dalam melaksanakan Penyelenggaraan
Kesejahteraan Sosial;
Meningkatkan kepedulian warga masyarakat dalam
menangani masalah sosial dan Sebagai mitra
pemerintah/institusi dalam Penyelenggaraan
Kesejahteraan Sosial.
TUJUAN DIBENTUKNYA PSM UNTUK
Terwujudnya Penyelenggaraan Kesejahteraan
Sosial
Terlaksananya pelayanan sosial masyarakat
Terpenuhinya kebutuhan masyarakat terhadap
pelayanan sosial
DIMANA PSM BERADA?
PSM berkedudukan di
desa/kelurahan dan atau nama lain
di dalam wilayah hukum Negara
Kesatuan Republik Indonesia.
APA TUGAS PSM?
Mengambil inisiatif dalam penanganan masalah sosial
Membantu mendorong, menggerakkan, dan mengembangkan
kegiatan Penyelenggaraan Kesejahteraaan Sosial
Mendampingi warga masyarakat yang membutuhkan layanan
sosial
Mendampingi program Kesejahteraan Sosial di tingkat desa
atau kelurahan atau nama lain
Berperan aktif dalam program nasional Sebagai mitra
pemerintah/institusi dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan
Sosial
APA FUNGSI PSM?
(PERMENSOS NO. 10 TAHUN 2019 TENTANG PSM)
a. Inisiator
Inisiator sebagaimana dimaksud pada pasal 6 ayat (1) huruf a
adalah mengambil inisiatif dan inovasi dalam menangani masalah
Kesejahteraan Sosial.
b. Motivator
Motivator sebagaimana dimaksud pada pasal 6 ayat (1) huruf b
adalah melakukan sosialisasi, memberikan informasi, dan
memotivasi masyarakat
[Link]
Dinamisator sebagaimana dimaksud pada pasal 6 ayat (1) huruf
c adalah menggerakkan masyarakat dalam menghadapi dan
mengatasi masalah Kesejahteraan Sosial
[Link] Administrator sebagaimana dimaksud
pada pasal 6 ayat huruf d adalah melakukan pencatatan dan
pelaporan
SIAPA YANG BISA JADI PSM?
1. Warga negara Indonesia;
2. Memiliki kemauan, kepedulian, dan komitmen
sebagai relawan sosial;
3. Memiliki kartu tanda penduduk di wilayah
desa atau kelurahan atau nama lain sesuai
dengan domisili;
4. Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun;
5. Mampu membaca dan menulis;
6. Berkelakuan baik; dan
7. telah mengikuti bimbingan teknis dasar di
bidang Kesejahteraan Sosial.
BAGAIMANA LANGKAH-LANGKAH
UNTUK MENJADI PSM?
1. CalonPSM mengusulkan diri menjadi PSM kepada IPSM
kelurahan/desa atau meminta bantuan kepada PSM yang ada di wilayahnya;
2. IPSM kelurahan/desamemberikan rekomendasi kepada kepala desa atau lurah
atau nama lain;
3. Berdasarkan rekomendasi sebagaimana dimaksud pada angka huruf b, kepala
desa atau lurah atau nama lain mengusulkan calon PSM kepada dinas sosial daerah
kabupaten/kota untuk mengikuti proses rekrutmen
4. dinas sosial daerah kabupaten/kota melakukan verifikasi dan validasi terhadap m
calon PSM yang diajukan oleh lurah/ kepala desa;
5. dinas sosial daerah kabupaten/ kota melaksanakan kegiatan bimbingan teknis dasar
terhadap calon PSM yang diajukan oleh kepala desa/lurah atau nama lain
6. dinas sosial daerah kabupaten/ kota menetapkan calon PSM menjadi PSM dan
menyampaikan data PSM yang telah ditetapkan kepada Kementerian Sosial untuk
dimasukkan ke dalam data potensi sumber Kesejahteraan Sosial serta tembusan
disampaikan kepada dinas sosial daerah provinsi dan IPSM daerah kabupaten/kota
IDENTITAS PSM TERDIRI ATAS:
1. Seragam (Resmi dan Operasional)
2. Atribut (Tanda pengenal dan lambang)
3. Mars
APA SAJA KEGIATAN PSM
Melakukan pendataan tentang kebutuhan masalah, dan sumber yang dapat
didayagunakan untuk penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
Mengusulkanrencanaprogrampenyelenggaraan kesejahteraan sosial
berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat.
Meningkatkan dan menggunakan secara lebih efektif kemampuan
masyarakat untuk mellaksanakan tugas tugas kehidupan dan pemecahan
masalah.
Menghubungkan antara Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS)
dengan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS).
Menyediakan informasi mengenai sumber sumber kesejahteraan sosial yang
tersedia dan prosedur yang diperlukan untuk memperoleh manfaat dari
sumber tersebut.
Memberikan bantuan bagi perubahan dan perbaikan masyarakat.
EVALUASI, PENCATATAN DAN LAPORAN
Monitoring adalah proses pengumpulan dan analisa informasi
secara sistimatis dan terus menurus tentang suatu kegiatan atau
program sehingga dapat dilakukan perbaikan dalam
penyempurnaan pada tahap selanjutnya.
Evaluasi adalah proses penilaian terhadap
pencapaitujuansuatukegiatan/ program dan memberikan umpan
balik bagi peningkatan dan kualitas kegiatan/ programnya.
Pencatatan adalah kegiatan atau proses pendokumentasian aktivitas
yang dilakukan oleh PSM baik dalam bentuk tulisan atau foto
Laporan adalah dokumen tertulis tentang proses kegiatan yang
dilakukan oleh Pekerja Sosial Masyarakat sebagai dokumentasi
kegiatan, pertanggungjawaban, penyempurnaan, dan
pengembangan program.
IKATAN PEKERJA SOSIAL MASYAKARAT
(IPSM)
wadah berhimpunnya pekerja sosial masyarakat yang
berfungsi sebagai media koordinasi, konsultasi, pertukaran
informasi, dan pengalaman serta pengembangan
kemampuan administrasi dan teknis di bidang
Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.
FUNGSI IPSM
1. Wadah kaderisasi PSM
2. Wahana Konsultasi dan Koordinasi kegiatan
PSM
3. Alat perjuangan peningkatan kesejahteraan
sosial masyarakat
4. Sarana pembinaan dan pengembangan karakter
PSM
5. Pelopor kepedulian dan kesetiakawanan dalam
memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan
PERANAN IPSM
1. Potensi dan sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) di
desa/kelurahaan pada khususnya, dan seluruh bangsa
indonesia pada umumnya.
2. Sumberdaya penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial
secara partisipatif, setara dan berkelanjutan
3. Wadah pengembangan jaringan dan kemitraan PSM
4. Wahana pembelajaran bagi segenap potensi
kesukarelawanan Indonesia
TUGAS IPSM
1. Menumbuh kembangkan spirit Kesetiakawanan, toleransi,
kesukarelawanan dan kegotong royongan untuk mewujudkan cita-
cita bangsa.
2. Menangani Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PSKS)
untuk mengembalikan dan meningkatkan keberfungsian
sosialnya.
3. Meningkatkan kapasitasias PSM dalam bidang Kelembagaan, Pekerja
Sosial, meningkatkan kesanggupan PSM dalam mengemban amanah
luhur mewujudkan Indonesia yang sejahtera.
4. Berpartisipasi aktif dalam setiap penyelenggaraan Kesejahteraan
Sosial di desa/kelurahan dan segenap masyarakat Indonesia
5. Meningkatkan kemitraan dengan pemerintah, Organisasi
Kemasyarakatan (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),
Coorporate, Perseorangan dan multiskeholder baik di dalam maupun
luar negeri, atas dasar prinsip kesetaraan, keadilan dan kesejahteraan
sosial
BIMBINGAN TEKNIS IPSM
dasar;
berisi pengetahuan dan pemahaman mengenai konsep dasar
Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial yang dilaksanakan
oleh pemerintah daerah kabupaten/kota
lanjutan;
bimbingan berisi pemahaman lebih lanjut mengenai
permasalahan kesejahteraan sosial dan teknik pemecahan
masalah yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah provinsi.
khusus.
bimbingan bagi PSM yang ditugaskan menjadi pendamping
program Kesejahteraan Sosial tertentu yang dilaksanakan
oleh Kementerian Sosial, kementerian/lembaga, atau
pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan program
TUJUAN BIMBINGAN PSM
meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan
meningkatkan kemampuan problem solver seorang PSM
dalam menghadapi masalah sosial dan pelayanan di
wilayah
PEMERLU PELAYANAN
KESEJAHTERAAN SOSIAL (PPKS)
Anak terlantar
Wanita tuna susila
Anak balita terlantar
Orang dengan HIV/AIDS
Anak yg memerlukan pengembangan
fungsi sosial Gelandangan
Anak jalanan Pengemis
Anak yang memerlukan perlindungan Kelompok minoritas
khusus Korban bencana alam
Lanjut usia terlantar Korban bencana sosia
Penyandang disabilitas lPerempuan rawan sosial ekonomi
Korban penyalahgunaan narkotika, Orang tidak mampu
psikotropika, dan zat adiktif lainnya Fakir miskin
Warga negara Indonesia migran korban Keluarga yang memiliki masalah
perdagangan orang psikososial
Korban trafficking komunitas adat terpencil
Korban tindak kekerasan
Bekas narapidana terorisme
PENDAMPINGAN SOSIAL
Proses jalinan Relasi Sosial antara PSM dan Penerima
manfaat dalam rangka memecahkan masalah, memperkuat
dukungan, mendayagunakan berbagai sumber dan potensi
dalam pemenuhan hidup, serta meningkatkan akses
terhadap pelayanan sosial dasar dan fasilitas pelayanan
publik lainnya
LANGKAH-LANGKAH
PENDAMPINGAN SOSIAL :
Merencanakan.
Memobilisasi
Memecahkan masalah
Menciptakan/membuka akses
Menjalin kerjasama dan kemitraan, dan Memantau.
TERIMA KASIH
"Tidak ada manusia yang dapat
hidup sendiri. Tumbuhkan rasa
peduli untuk saling
melindungi."