Pemrograman I/O, Timer, Counter
Yuwono Indro Hatmojo, [Link].
Logika OR
Secara bahasa, OR berarti "Atau". Secara makna, OR
berarti jika salah satu input bernilai aktif maka output
akan juga akan aktif. Table kebenaran dari logika OR
Input 1 Input 2 Output
0 0 0
0 1 1
1 0 1
1 1 1
Logika AND
Pada logika AND, output akan aktif jika semua
masukannya aktif. Tabel kebenaran dari logika AND
Input 1 Input 2 Output
0 0 0
0 1 0
1 0 0
1 1 1
Logika NOT
Pada PLC Zelio, NOT berfungsi untuk membalik logika.
Misalkan ada sebuah tombol dan sebuah lampu. Secara
normal lampu akan menyala jika tombol ditekan dan mati
saat tombol tidak ditekan. Jika menggunakan logika NOT,
maka lampu akan mati saat tombol ditekan dan akan
menyala saat tombol tidak ditekan.
Timer
Pada zelio, terdapat fasilitas timer dengan 11 karakteristik
yang berbeda.
a. T1 T dengan diikuti angka atau timer di belakangnya, berfungsi sebagai
kontak. Kontak tersebut bisa dirubah menjadi NC atau NO sesuai
dengan kebutuhan
b. T T (tanpa diikuti huruf maupun angka) adalah set timer
c. R R adalah kependekan dari Reset. Berfungsi untuk mereset timer
kembali ke keadaan semula
Timer On Delay: Pada timer On Delay, Output akan aktif
setelah beberapa waktu
Timer On Delay (Start / Stop): Pada timer on delay
(start / stop) output akan aktif beberapa waktu setelah
"Set" ditekan 1 kali. Untuk mematikan output, timer harus
direset. Jadi pada timer jenis ini harus ada 2 masukan
yaitu masukan untuk set dan masukan untuk reset.
Dst
Counter
Pada PLC, counter difungsikan untuk menghitung siklus
suatu sistem misalkan berapa banyak benda yang
melewati sebuah konveyor, atau berapa kali PLC
menggerakkan pneumatic untuk menutup botol dan
sebagainya.
C1 C dengan diikuti angka atau huruf di belakangnya adalah merupakan
suatu kontak.
C C tanpa diikuti angka atau huruf di belakangnya adalah koil (Set
Counter)
D D berfungsi untuk counter Down
R R adalah Reset, berfungsi untuk mengembalikan counter ke dalam
nilai awal.